NovelToon NovelToon
Dibuang Suami, Diratukan Adik Ipar

Dibuang Suami, Diratukan Adik Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Nikah Kontrak / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Suami Tak Berguna
Popularitas:18.3k
Nilai: 5
Nama Author: To Raja

Regina, memilih bercerai dari sang suami yang telah menikahinya selama 5 tahun.

Dia selalu tidak terlihat di depan sang suami karena perempuan lain yang dicintai suaminya.

Namun setelah bercerai, ternyata malah menjadi awal dari kisah cintanya bersama sang adik ipar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Pengakuan cinta

"Tolong dengarkan aku dulu," Arvin menyela ucapan sang ibu lalu mengulurkan tangannya memegang tangan Regina membuat semua orang di sana terkejut. 

Regina menggigit Bibir bawahnya saat melihat tangan yang sedari tadi ia letakkan di paha kini digenggam erat oleh Arvin. 

Jantung nya berpacu dengan cepat, dan dia merasa gugup serta cemas akan apa yang terjadi berikutnya. 

"Kenapa kau tidak sopan pada kakak iparmu?!" Christina meneriaki putranya setelah tersadar dari keterkejutannya. 

"Regina akan menjadi calon istriku," ucap Arvin kembali mengejutkan semua orang yang ada di sana sampai-sampai Christina yang tidak tahan akhirnya meraih penggaris kayu untuk papan yang kebetulan diletakkan di dekatnya dan langsung mengarahkannya pada Sang putra. 

Saat penggaris kayu itu hampir mengenai Arvin, Regina dengan cepat berdiri dan melindungi Arvin. 

Plak!

Seketika penggaris panjang yang terbuat dari kayu itu memukul punggung Regina sampai patah. 

"Regina!" Christina berteriak dengan cepat menghampiri menantunya, Dia sangat terkejut. 

"Maafkan aku Bu," ucap Regina langsung berlutut di hadapan sang ibu mertua membuat situasi menjadi semakin panik. 

"Ada apa ini? Kenapa kau meminta maaf?! Cepat berdiri!" Christina dengan cepat menarik tubuh menantunya, namun Regina bersikukuh terus berlutut di sana. 

Ayah Arvin yang duduk di tempatnya pun langsung melototi Arvin hingga Arvin dengan cepat menarik tubuh Regina sampai duduk di sofa. 

Setelah memastikan Regina duduk, Arvin dengan cepat berkata, "Kevin telah selingkuh dengan seorang perempuan bernama Selena, Bahkan mengusir istrinya dari rumah dan membiarkan selingkuhannya itu tinggal di rumahnya. Kevin juga memberikan surat cerai pada Regina, jadi untuk menyelamatkan reputasi keluarga, aku akan menikah dengan Regina menggantikan kakakku. Kami sudah membicarakan masalah ini, dan akhirnya hanya jalan keluar ini saja yang kami miliki, lagi pula aku dan Regina sudah berkenalan sejak kami masih kecil, jadi--"

"Omong kosong apa ini!" Tuan besar sangat terkejut, pria itu sampai memegangi dadanya. 

"Ayah, tenanglah," Christina bersama dengan suaminya langsung menghampiri tuan besar dan menenangkan pria tua itu. 

"Aku baik-baik saja kakek, lagi pula dari awal sebenarnya pernikahan kami memang tidak pernah bisa disebut sebagai pernikahan yang benar-benar terjadi. Bahkan sampai hari ini, Kevin tidak pernah menyentuhku dan,, aku tidak masalah jika menikah dengan Arvin untuk melindungi reputasi keluarga," kata Regina. 

"Hah! Hah! Anak sialan itu! Pantas saja selama ini dia tidak pernah mau mempublikasikan pernikahan kalian, itu karena dia memikirkan perempuan lain! Memangnya sehebat apa perempuan itu?!" Tuan besar benar-benar syok, tidak menyangka cucu pertamanya akan melakukan hal sekejam itu untuk menipu semua orang dan menyakiti seorang perempuan berhati malaikat seperti Regina. 

"Ayah, tenangkan dirimu," ucap Christina ketika melihat dada sang ayah mertua tampak terus naik turun. 

"Bagaimana aku bisa tenang?! Panggil anak sialan itu ke sini sekarang juga, aku akan memberinya pelajaran! Dia harus meminta maaf pada Regina!" Tegas sang kakek. 

"Tidak kakek!" Regina menggeleng sambil menghampiri sang kakek, berlutut di depan sang kakek dan memegang tangan Tuan besar dengan erat. 

"Aku jugalah yang salah, akulah Yang tidak bisa memenangkan hatinya. Lagi pula dia memang berhak bahagia bersama perempuan yang dia cintai, jadi kumohon kakek tidak perlu menghukumnya. Aku tidak ingin orang-orang berpandangan buruk terhadap keluarga kita jika mengetahui masalah rumah tangga kami," kata Regina dengan mata berkaca-kaca memohon pada sang kakek. 

Christina menatap Ayah mertuanya, pria itu tampak berpikir sangat dalam sehingga dia kembali menatap menantunya dan berkata, "lalu kau memutuskan untuk menikah dengan Arvin, Apakah kalian berdua dari awal sudah saling menyukai atau bagaimana? Ibu tidak mau ada pernikahan yang terhenti di tengah jalan lagi, ini sangat memalukan bagi keluarga dan terutama untukmu."

"Ibu jangan khawatir, aku akan memastikan Regina tidak mengalami pernikahan yang buruk untuk kedua kalinya," Arvin menjawab pertanyaan sang ibu. 

"Kalian,,," suara sang kakek tampak begitu berat, dipenuhi dengan beban memikirkan persoalan cucu-cucunya. 

"Sebaiknya Ayah tidak perlu memikirkan masalah ini dulu, kesehatan Ayah jauh lebih penting. Lagi pula Regina dan Arvin sudah berusaha untuk memperbaiki situasinya. Meski ini terlihat aneh, tapi kalau memang mereka sudah saling menyukai sejak awal, maka aku rasa membiarkan mereka berdua menikah adalah jalan terbaiknya daripada Regina terus menderita dalam pernikahannya dengan Kevin," ucap Christina. 

"Baiklah, Regina, simpan kalung itu, itu sudah menjadi milikmu apapun Yang terjadi!" Kata Tuan besar Seraya berdiri, lalu dia keluar meninggalkan ruang kerja diantar oleh putranya, sementara Christina menghela nafas melihat dua anaknya yang kembali duduk di sofa dengan tangan Regina memegang kotak perhiasan berisi kalung pemberian sang kakek. 

"Kenapa dari awal,,," Christina hendak memarahi dua orang dihadapannya, namun dia merasa dia tidak pantas untuk memarahi mereka. 

Bagaimanapun, memang sejak awal pernikahan Regina dan Kevin adalah pernikahan yang dipaksakan sehingga jika akhirnya menjadi seperti ini, itu bukan kesalahan Regina maupun Kevin, namun kesalahan mereka yang telah mempersatukan dua orang yang tidak pernah memiliki perasaan satu sama lain. 

"Ibu, Tolong jangan terlalu menekan Regina, dia sudah cukup banyak menderita," ucap Arvin. 

"Baiklah, sekarang kalian berdua pergilah beristirahat, kakekmu dan ayahmu membutuhkan waktu untuk mendiskusikan masalah ini. Lagi pula Kevin,,, anak itu benar-benar keterlaluan!" Christina menggerutu dengan kesal sambil berdiri, akhirnya dia keluar dari ruang kerja kakek mertuanya dalam perasaan buruk. 

Arvin pun mengulurkan tangannya untuk membantu Regina berdiri, Namun karena tangan Arvin tepat mengenai punggung Regina yang telah dipukul menggunakan mistar kayu, maka Regina dengan cepat mengeluh, "ah,,,."

"Maafkan aku, Ayo kita mengobati lukamu," ucap Arvin. 

Regina mengangguk, lalu mereka keluar dari tempat itu dan segera pergi ke kamar Regina. 

"Aku bisa sendiri, lagi pula tidak terlalu jauh dari jangkauan tanganku," ucap Regina saat melihat Arvin membawakan kotak P3K untuknya. 

"Jangan bicara omong kosong, jelas-jelas itu berada di tengah punggung mu," ucap Arvin melangkah ke arah sofa dan duduk di sana membuka kotak P3K, tidak memberi kesempatan bagi Regina untuk menghindarinya. 

Regina akhirnya pergi ke ruang ganti, mengganti pakaiannya dengan pakaian yang bisa dibuka di bagian belakang dan kembali menghampiri Arvin lalu membiarkan pria itu mengobati luka di punggungnya. 

"Kenapa kau melakukan hal bodoh? Kalau aku yang terkena mistar itu, setidaknya lukanya tidak akan separah ini," gerutu Arvin.

Regina tidak berkata apapun, dia hanya menggigit Bibir bawahnya sambil menahan rasa sakit ketika lukanya terkena obat. 

Setelah lukanya selesai diobati, Regina menutup pakaiannya, lalu menatap Arvin, "menurutmu apa yang akan dilakukan kakek?"

"Jangan khawatir, kakek akan mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan, dan tentunya dia tidak akan mau membuat reputasi keluarga kita terlihat hancur di masyarakat. Kevin juga memegang peranan penting dalam perkembangan perusahaan, jadi butuh pertimbangan besar jika harus membuat nama baik Kevin tercoreng. Satu-satunya hal yang bisa disetujui oleh kakek adalah dengan membiarkan kita menikah, itu adalah jalan keluar terbaik yang tidak akan meninggalkan masalah, baik masalah untuk keluarga maupun untuk Kevin sendiri," ucap Arvin. 

"Aku masih tidak percaya ini," ucap Regina menghela nafas. 

Arvin meraih kedua tangan Regina, memegangnya dengan erat dan menatap Regina dengan dalam "Aku berjanji akan memperlakukanmu lebih baik dari seorang raja memperlakukan ratunya, aku,,, Aku sebenarnya dari awal telah melihatmu sebagai seorang wanita, dan alasanku tidak pernah memiliki wanita disisi ku adalah karena semua hatiku telah kuberikan padamu. Ideku untuk mencari jalan keluar agar bisa menikahi mu hanya sebuah alasan semata untuk keserakahanku. Aku--"

"Kalau begitu cepat lingkarkan cincin di jariku!" Tegas Regina langsung berdiri melepaskan tangannya dari genggaman tangan Arvin dan berlari menjauhi pria itu, wajahnya merah padam ketika ia masuk ke kamar mandi dan mengunci pintu. 

Dia malu, malu telah mengakui cintanya! 

Sementara Arvin yang ditinggalkan, dia akhirnya bisa mengukir sebuah senyuman di wajahnya, bernafas lega dan merasakan hatinya seketika berubah menjadi padang bunga yang penuh aroma cinta.

1
Nayi Siti
Arvin bukan Kevin Selena ,kalau Kevin bisa drebut tu semata Kevin GK cinta sama Regina, sedangkan Arvin dari dulu sudah cinta sama Regina
Susi Akbarini
emanng mau tykar kevon ama laki2 lain..
ya gak ada yg mau ama selwna yg pwnyakiran..
❤❤❤❤😉
Warijah Warijah
Arvin bukan Kevin Selena, smg niatnya untuk merayu Arvin diketahui oleh Kevin. jd Kevin tahu siapa Selena sebenarnya...yaitu jalang klas kakap /Grin//Grin//Grin//Grin/
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
🍏A↪(Jabar)📍
bukankah si Selena udh pernh bertemu Arvin pas di taman🤔
🍏A↪(Jabar)📍
semoga aja tuh dipatuk ular😂
🍏A↪(Jabar)📍
paling" mati😂
Lyvia
mimpimu ketinggian selena n kau kevin tunggu saja kehancuranmu n penyesalanmu karna menghianati regina
Mrs.Riozelino Fernandez
ayoooo jalankan rencana licik mu...🤣🤣🤣🤣
Kamiem sag
bener kan Selena itu ular beludak
begitu tau kepastian pisisi Kevin di perusahaan dan dan dikeluarga dia langsung berniat merebut Arvin
haa... betapa bodohnya kau Kevin
Mrs.Riozelino Fernandez
memastikan apakah Kevin masih layak diperjuangkan atau tidak 🤣🤣🤣🤣
Kamiem sag
Selena cuma mau memastikan kesejahteraannya saja
Susi Akbarini
masih mending gak jadi OB..

😀😀😀❤❤❤❤
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
Kamiem sag
kakek memang the Best
Warijah Warijah
Kpn Kevin tahu kebutuhan Selena?
Mrs.Riozelino Fernandez
kenapa gak dikeluarkan aja sih dari keluarga,dengan begitu Kevin bisa lihat siapa itu Selena...
Mrs.Riozelino Fernandez: gedeg banget kk 🤣🤣🤣🤣
Lyvia: g seru nanti 😄
total 2 replies
Mrs.Riozelino Fernandez
lama lama kamu bisa ompong nih Kev,suka banget menggeretakkan gigi...
Soraya
lanjut thor
ros
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!