NovelToon NovelToon
LOVE IN MAFIA GROUP <another Series>

LOVE IN MAFIA GROUP <another Series>

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Mafia / Berondong / Romansa-Tata susila / Tamat
Popularitas:51.6k
Nilai: 5
Nama Author: DeviRazRhasti

Berawal dari Kasihan...
Berlanjut dengan Cinta...
Berakhir pada Kesedihan...

Setelah 15 tahun lamanya, impian Sang Gadis terwujud dan dimulailah Perubahan untuk segalanya, namun perubahan itu mengubah segalanya begitu juga dengan keasliannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviRazRhasti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2.5 Masalah Sebenarnya

Saat Mei selesai mandi dan berpakaian mewah, Mei turun ke meja makan untuk sarapan, namun mata Mei memincing setelah melihat Raeya duduk disana dan sedang memakan bubur, Mei melihat Bulkrish keluar dari dapur dengan milkshake coklat ditangannya, Bulkrish melihat Mei sudah di ruang makan pun tersenyum,

"Mei, ayo sarapan, kamu harus minum obat kan," Bulkrish

Mei mendekat,

"Kenapa ada pelayan di meja makan?? Makanannya jadi kotor kan?" Mei

"Mei, Raeya bukan pelayan, dan juga makanannya aku sendiri yang buat, gak mungkin kotor kan," Bulkrish

"Ck sudahlah, aku mau sarapan di tempat lain aja," Mei

Mei kembali ke kamarnya dan diikuti Bulkrish,

"Mei, kamu jangan seperti ini, Raeya itu-" Bulkrish

"Aku tau dia udah donorin sumsum tulang belakangnya untukku, kau sudah mengatakan itu ratusan kali, aku bosan," Mei

Mei mengambil kunci mobil dan dompetnya, lalu pergi, Bulkrish berusaha mengejar Mei namun tak terkejar,

"Arghh!! Apa Mei marah sekali padaku?? Jika terjadi sesuatu, aku tak bisa memaafkan diriku sendiri," lirih Bulkrish.

.

Malam hari tiba dan Mei belum juga pulang, Bulkrish mencoba menelepon Mei namun ponselnya tak di bawa bahkan alat pelacak di mobil dan dompet Mei semua dimatikan.

Bulkrish pun mencarinya kemana mana, namun tak juga ketemu, hingga telepon Bulkrish berdering,

"Hallo," Bulkrish

"Boss, Nyonya Besar sudah ditemukan," bawahan Bulkrish

"Dimana Mei sekarang??" Bulkrish

"Nyonya sepertinya menuju ke- Bandara," Bawahan Bulkrish

"Apa!?" Bulkrish

Bulkrish tanpa membuang waktu langsung melajukan mobilnya dengan sangat cepat.

.

.

.

Saat sampai Bandara, Bulkrish melihat Mei sedang dipeluk seorang pria yang ia sangat kenal,

"Aji," Bulkrish#

Bulkrish segera mendekat ke mereka dan memisahkan mereka,

"Jauhi Mei!!" marah Bulkrish

"Bulkrish tahan emosimu, jangan membuatku malu, ayo kita pulang dulu," Mei

Bulkrish melemparkan kunci mobil miliknya ke Aji lalu menarik pergi Mei,

"Dia memang tak pernah berubah, masih sama saja menyebalkan," Aji

Aji pergi.

.

.

.

Diperjalanan pulang, Mei menatap Bulkrish yang menyetir cukup kencang,

"Bulkrish, bisa lebih pelan, kata Dokter kan jantungku tak boleh sampai tertekan," Mei

Bulkrish tersadar lalu memelankan laju mobilnya,

"Maafkan aku," Bulkrish

"Dasar tempremental, kenapa kau berteriak teriak gitu di Bandara hanya karena aku menjemput Aji," Mei

"Kenapa  kamu menyuruh Aji kembali?" Bulkrish

"Karena pertama kau itu selalu sibuk, aku juga butuh perhatian, dan kedua kau- ah yang kedua itu rahasia, jika kau peka, itu lebih bagus," Mei

Bulkrish terdiam dengan ekspresi tak terbaca,

"Bulkrish, jika saat itu aku meninggal??" Mei

"Aku akan meledakan seluruh dunia ini dan menyusulmu," Bulkrish

"Kukira kau akan menikah dan nenjalani hidup, ahhh aku merasa seperti penghalang," Mei

Bulkrish menghentikan mobilnya, lalu mencium bibir Mei lalu menatap Mei,

"Jangan bicara omong kosong, aku hanya milikmu, aku tak akan biarkan orang lain memilikiku, aku bisa kehilangan apapun kecuali dirimu, aku mencintaimu Mei, hanya dirimu," Bulkrish

Bulkrish memeluk Mei.

.

.

.

Saat sampai mansion, Mei ketiduran, Bulkrish pun menggendong Mei kekamarnya, sampai di kamar Mei, Bulkrish menurunkan Mei dengan perlahan agar Mei terbangun, Bulkrish melepaskan ikat pinggang di dress dan sepatu Mei lalu menyelimutinya dengan perlahan,

"Tidurlah yang nyenyak Mei," Bulkrish

Bulkrish mencium kening Mei lalu pergi, namun saat sampai depan pintu, Bulkrish melihat Aji sudah disana,

"Mau apa kau?" Bulkrish dingin

"Aku hanya tau kamar Mei saja dan aku mau tidur," Aji

"Seharusnya kau tau malu Aji, Ayahmu yang telah membuat Mei koma 3 tahun, jika waktu itu Mei kenapa napa, aku akan menghancurkanmu juga," Bulkrish

"Kau tak perlu melakukan itu, aku akan menghabisi diriku sendiri jika Mei kenapa napa. Sudah 5 tahun aku tak melihat Mei, Mei semakin cantik ya, Ibu dari calon anak anakku memang yang terbaik," Aji

"Sebaiknya kau diam Aji, Mei adalah milikku," Bulkrish

Saat Bulkrish akan melangkah,

"Kau yakin?? Kau, Bara, ataupun diriku sendiri adalah pria pria yang paling dekat dengan Mei, tapi apa kau yakin tak ada masalah lebih besar?" Aji

Bulkrish menatap Aji, Aji tersenyun kecil,

"Kau dipanggil Bulkrish oleh Mei, apa kau yakin nama itu adalah milikmu atau seperti kau merebut seluruh negara dan mengklaimnya sebagai milikmu, kau yakin Mei juga milikmu," Aji

Bulkrish mengepalkan tangannya,

"Eka- namamu aslimu adalah Dewa Maha Asaputra, nama Putu Eka Putra Galung adalah nama pemberian yang Mei berikan padamu saat menemukanmu di tempat sampah, tapi kau yakin tak ada yang memiliki nama itu selain dirimu, popularitas yang sama denganmu, jika dia kembali, jika Mei memanggil dirinya, kau mungkin tak ada apa apanya," Aji

Bulkrish terdiam,

"Asaputra, sebaiknya aku belajar memanggilmu begitu, karena Eka Galung itu bukan namamu, sebaiknya kau memberikan semua yang telah kau rebut darinya, sebelum masalah lebih besar datang, karena kau hanya salinan pemilik Mei sebenarnya," Aji

Aji pergi,

"Aku hampir melupakan sesuatu, sesuatu yang harusnya paling aku takuti," bathin Bulkrish.

.

.

.

Kebesokan harinya, saat waktunya sarapan bersama, Ayah Mei yang sudah tua namun masih sehat bugar menjadi kepala keluarga,

"Papa, makanlah yang banyak," Mei

"Mei kamu kemarin kemana aja?? Eka mencarimu kemana mana," Ayah

"Tuh aku menjemput cucu kesayangan Papa, perjalanan dari Amerika kan lama banget," Mei

"Tapi kenapa kamu mengosongkan satu bangku," Bulkrish

"Kamu akan tau nanti," Mei

"Oi Aji, oleh oleh Amerika mana??" Dinara

"Kau mau??" Aji

"Ngak deh, tinggal beli aja di mall. Kak Derick, belikan aku yaaa," Dinara

"Hm baiklah," Derick

"Tak perlu, aku sudah membelikan oleh oleh untuk semua, nanti aku kasih," Aji

"Horeee," Dinara

"Aji dan Derick sudah pulang, Mei apa-" ujar Kakak Kedua Mei yang bernama Dwi terpotong karena-

Ting... Tong...

Mei dengan cepat pergi dari meja makan dan pergi ke depan pintu yang diikuti oleh semuanya, saat sampai depan pintu,

"Mei!!!"

Mei melihat seorang pria tampan dan berperawakan sama seperti Bulkrish,

"Eka!!!" Mei

Mei memeluk pria yang adalah Keponakan Ketiga Mei yang bernama sama seperti Bulkrish yaitu Putu Eka Putra Galung,

"Lama tak berjumpa Mei, aku merindukanmu," Eka

"Aku juga, kamu udah tumbuh besar ya," Mei

"Tentu saja, aku bukan anak usia 17 tahun lagi," Eka

Mei melepaskan pelukannya,

"Beri salam pada Kakek dan Ibumu sana," Mei

Eka mengangguk, Eka pun salim ke Ayahnya Mei,

"Kakek, aku pulang," Eka

Ayahnya Mei memeluk Eka,

"Maafkan Kakekmu ini nak, karena Kakek kamu terasingkan di luar negeri," Ayah

"Tidak apa Kek, jangan menyalahkan diri Kakek," Eka

Ayahnya Mei melepaskan pelukannya dan Eka berpindah ke Dwi,

"Ibu," Eka

Dwi memeluk Eka,

"Akhirnya kamu kembali sayang," Dwi

"Ibu, aku merindukan Ibu," Eka

"Ibu juga Eka," Dwi

Dwi melepaskan pelukan Eka, Dinara mendekati para sepupunya, Dinara memeluk Eka,

"Eka, akhirnya kau kembali juga," Dinara

"Kau masih sama Mumuk, demen banget ngelengket sama aku," Eka

"Eka, bagaimana kabarmu?" Derick

"Aku baik Kak Der. Aji kau juga dipanggil sama Mei," Eka

"Tentu saja," Aji

"Dan- kau Asaputra," Eka menatap Bulkrish

Eka mendekati Bulkrish setelah melepaskan pelukan Dinara,

"Akhirnya aku tak perlu memanggilmu dengan namaku karena kau memiliki nama asli, ini cukup menyenangkan bertemu dengan rival lama," Eka

"Tapi aku tak senang bertemu denganmu," Bulkrish

Mei menyela antar kedua pria tampan itu disaat suasana menjadi dingin dan mencekam,

"Hei, ayo kita lanjutkan sarapannya, aku lapar," Mei

Mei menggandeng kedua pria itu pergi kembali ke meja makan.

1
SaranghaeV
semangat terus upnya thorrr
SnowySecret
Akhirnya dongggg update~ Makasih Thor! Kamulah makhluk Tuhan paling debest :*
HotBabe
Ceritanya menarik jujur! Tapi aku keseeeeel.. soalnya berhentinya nanggung banget haaaa:(((( ditunggu next upnya ya thor
stellarflower
kapan up LG....??? LG seru nih
Dinda Natalisa
Hai author aku mampir nih kasih like jangan lupa mampir di novel ku "menyimpan perasaan" mari saling mendukung.
rowiethelabel
cepat up tor di tunggu tiap hari nie
🌼 Nie-tha 🌼
kasihan
SoftMambo
semangat up nya thorr
isntit darling
kapan lanjutan nya thor
MEIV: hai,, untuk kelanjutannya aku berusaha untuk 3 hari sekali up ya,, jadi tunggu di hari dari tanggal up sebelumnya ya,,
total 1 replies
flower bean
thor up lgi dan kurangin typo yaaa
SaranghaeV
lanjut thorrrrr
RainbowSweety
Ealah tanggung jawab thor! Aku jadi lupa waktu gini grgr baca ceritanya
margoandme
jangan gantung Thorr Cepetan Up ya Thorr Semangat
Widya Pertiwi
up dunk ku tunggu yhaaaa semoga sukses
SaranghaeV
lanjut thorrrrr
SaranghaeV
Versi terakhir disini ternyata di up,, padahal udah cari dimana mana,,
salt sand and smoothies
rate bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ biar semangat 😇 saling mendukung ya Thor 😇
Anh Thư Anna
Novel hebat, layak mendapatkan 5 bintang
Rozh
Hai Thor👋
selamat siang👍

semangat terus ya💖

mampir juga di novel terbaruku "Suami dadakan" ya💖

salam dari kisah danau hijau buatan kakek
Mumut Sah
mampir ya
aku tunggu nih😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!