NovelToon NovelToon
TAWANAN BERUJUNG CINTA

TAWANAN BERUJUNG CINTA

Status: tamat
Genre:Duda / Beda Usia / Tamat
Popularitas:704.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: REZ Zha

Karena tindakan kriminal yang dilakukan oleh Grace Renata, dia harus menerima hukuman atas tindakan yang dilakukan bersama kekasihnya. Namun, karena kemurahan hati istri dari pria yang ingin dia celakai, akhirnya Grace terbebas dari jeruji besi.

Walaupun dia terlepas dari hukuman penjara, tidak membuat Grace terbebas begitu saja. Dia mendapatkan sanksi harus bekerja secara sukarela di sebuah Panti Wreda. Tapi, karena sifat keras kepala Grace dan selalu membuat onar di tempat yang banyak dihuni orang tua. Sehingga akhirnya dia ditarik untuk membantu usaha milik Rizal Gunawan yang bergerak di bidang jasa penyelidik swasta.

Sampai pada suatu waktu Grace memperbantukan suatu kasus yang membuatnya harus menyamar menjadi anak dari seorang pengusaha untuk memperdaya seorang pria bernama Rivaldi Wijaya. Dari sanalah dimulai kisah cinta segitiga Grace dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maafkan Anak Saya

Ddrrtt ddrrtt

Rizal yang baru sampai di rumahnya dan baru mematikan mesin mobilnya mendapatkan sebuah panggilan masuk dari David Richard. Sebelumnya dia memang sudah memberi kabar via chat kepada David jika Grace sudah berhasil dilumpuhkan.

" Selamat malam, Om." sapa Rizal saat mengangkat panggilan masuk dari David.

" Malam, Zal. Bagaimana? Apa yang terjadi sebenarnya?" David langsung menanyakan kronologi yang sebenarnya soal penangkapan Grace dan kenapa Grace sampai berada di rumah sakit.

" Teman pria Nona Grace ternyata sangat licik, Om. Dia mengumpan Nona Grace untuk melarikan diri." Rizal menjelaskan apa yang terjadi di apartemen milik Grace

" Lalu bagaimana kondisi Grace? Apa dia terluka parah?" Sekalipun Grace berusaha mencelakai putranya, akan tetapi David tetap menaruh perhatian pada kondisi Grace.

" Lukanya tidak terlalu parah dan tidak sampai mengenai urat nadi lehernya, Om." jawab Rizal.

" Syukurlah jika Grace tidak sampai terluka parah. Lalu bagaimana dengan teman prianya itu? Apa dia tidak dapat dilumpuhkan?" tanya David menanyakan soal Joe.

" Sayang sekali dia berhasil lolos, Om. Tapi kami akan berusaha mencari dia!" tekad Rizal.

" Oke, Zal. Om harap kamu bisa menangkap pelaku lainnya. Om tidak ingin dia bisa terbebas begitu saja dari hukuman." David kecewa karena salah satu pelaku berhasil kabur.

" Baik, Om. Kami akan berusaha sebaik mungkin!" janji Rizal.

" Ya sudah, kalau begitu Om tutup dulu teleponnya." David mengakhiri percakapan teleponnya setelan mendapatkan sahutan dari Rizal.

" Baik, Om."

Rizal kemudian keluar dari mobilnya setelah sambungan teleponnya dengan David terputus.

" Pih, Papih baru pulang?"

Saat Rizal melangkahkan kaki menaiki anak tangga, dia mendengar suara Isabella dari arah dapur. Rizal menoleh ke arah arlojinya. Saat ini sudah menunjukkan pukul 22.30 menit.

" Kamu belum tidur, Sayang?" Rizal memutar tubuhnya, menunggu Isabella menyusulnya, karena kamar Isabella juga berada di lantai atas.

" Bella habis ambil air minum di dapur, Pih." Isabella menunjukkan botol air mineral dalam genggaman tangannya kepada Rizal.

" Bagaimana pestanya tadi?" Saat Isabella berhasil menyamai langkahnya dengan Rizal, Rizal langsung merangkulkan tangannya di pundak Isabella lalu berjalan bersamaan menaiki anak tangga.

" Seru sekali, Pih." sahut Isabella yang masih merasakan euforia atas pesta ulang tahun temannya tadi.

" Lain kali, jika menghubungi Papih tidak ada jawaban, kamu langsung telepon Papih. Jadi tidak membuat Papih cemas, oke!?" Rizal menasehati Isabella karena tadi sepertinya komunikasi mereka terhambat, karena pesan yang dikirim Isabella tetap tidak masuk ke ponsel Rizal.

" Iya, Pih." Isabella dengan bermanja melingkarkan tangan di pinggang Papihnya.

" Papih kok baru pulang? Ada kasus yang berat ya, Pih? Papih harus jaga kesehatan." Isabella memang sangat memperdulikan kesehatan Rizal. Karena tidak ada sosok istri yang memperhatikan Papinya itu beberapa tahun ini.

" Iya, Papih baru saja menangkap orang yang melakukan kejahatan kriminal," sahut Rizal.

Isabella menghentikan langkahnya, hingga langkah Rizal pun tertahan. Sejujurnya Isabella tidak terlalu suka dengan profesi yang digeluti oleh Papihnya itu. Terlalu beresiko menurutnya, apalagi jika harus menanggani kasus yang berbau kriminal seperti yang sedang Rizal tangani saat ini.

Dia takut orang-orang yang merasa sakit hati kepada Rizal akan membalaskan dendam kepada Rizal. Padahal Rizal hanya mengemban tugas dari orang yang menyewa jasanya. Apa jadinya jika mereka membalaskan dendam dengan menyakiti dan menculik dirinya. Membayangkan hal itu, bulu kuduk seketika berdiri hingga dia mengedikkan bahunya.

" Pih, apa Papih tidak bisa mencari pekerjaan lain? Bella khawatir sekali dengan pekerjaan Papih sekarang ini." Isabella menyandarkan kepala ke dada Rizal sebagai tanda kecemasan dengan pekerjaan yang dijalani oleh Rizal.

" Kenapa harus mencari pekerjaan lain? Papih sudah sangat senang dengan pekerjaan yang Papih jalani ini. Lagipula sudah lima belas tahun Papih menekuni pekerjaan ini, tidak pernah ada masalah, kan?." Ini bukan pertama kalinya Rizal mendapati putrinya itu mengkhawatirkan profesinya sebagai penyidik swasta.

" Apa kamu ingin Papih siapkan bodyguard supaya kamu merasa aman?" Tiba-tiba Rizal menyampaikan ide yang menurut Isabella terlalu berlebihan.

Membayangkan dirinya selalu diawasi oleh bodyguard, membuat hidupnya tidak bebas dan nyaman. Lagipula untuk apa dijaga bodyguard? Isabella merasa bukan orang penting yang harus dilindungi sejauh itu.

" Tidak, Pih. Bella tidak mau! Bella itu 'kan bukan artis, bukan orang terkenal, bukan anak jendral, bukan anak presiden. Untuk apa pakai bodyguard segala, Pih? Yang ada nanti teman-teman menertawakan Bella lagi ..." Isabella memutar Bula matanya menanggapi tawaran Papihnya tersebut.

***

Sebelum berangkat ke kantornya, Rizal menyempatkan diri berkunjung ke rumah sakit untuk menggantikan Vito sementara waktu yang semalam menjaga Grace.

" Apa ada sesuatu yang terjadi semalam, Vit?" tanya Rizal kepada Vito seraya melongok ke kaca pintu kamar rawat Grace. Dia melihat Agatha sedang duduk di tepi brankar Grace.

" Tidak ada, Pak. Semua normal-normal saja, kecuali Nyonya Agatha yang beberapa kali menangis." Vito menjelaskan apa yang terjadi selama dia menjaga Grace.

" Dia pasti tidak ingin anaknya dilaporkan ke pihak yang berwajib." Rizal tahu apa yang ada di pikiran Agatha.

" Apa Tuan David dan Tuan Gavin tetap ingin memperkarakan Nona Grace, Pak?" tanya Vito.

" Iya." Jawaban Rizal diakhiri dengan hembusan nafas panjang.

" Sayang sekali jika Nona Grace harus mendekam di penjara," ucapan Vito membuat membuat Rizal melirik ke arahnya.

" Apa kau menyukai dia, Vito?" Dengan senyuman terkulum di bibirnya, Rizal menebak jika Vito menaruh hati terhadap Grace.

" Hahh??" Vito tercengang. " Oh, tidak, Pak. Saya tidak tertarik dengan wanita seperti Nona Grace itu." Dengan cepat Vito menyangkal dugaan Rizal yang mengatakan jika dia menyukai Grace.

" Kau yakin, Vit?" Rizal justru terkekeh meledek Vito.

" Tentu saja, Pak. Saya punya kriteria wanita yang saya idamkan, Pak." Dengan menyeringai, Vito menggaruk tengkuknya yang tidak terasa gatal. Dia bisa membayangkan, Rizal akan kaget jika dia mengatakan wanita idamannya adalah putri dari Rizal sendiri.

" Memangnya wanita seperti apa yang kamu sukai, Vit?" Rizal berjalan menjauh dari pintu kamar dan duduk bersebelahan dengan Vito. Rizal pun merasa penasaran dengan tipe wanita yang disukai anak buahnya itu.

" Yang pasti wanita baik-baik dan dari lingkungan keluarga yang baik juga " Vito mendadak salah tingkah ketika Rizal bertanya tentang ciri-ciri wanita yang disukainya.

" Semoga kau akan mendapatkan apa yang kamu inginkan, Vit." Rizal menepuk pundak Vito, seolah memberi semangat agar Vito berhasil mendapatkan wanita idamannya.

" Aamiin, Pak. Terima kasih ..." sahut Vito dengan senyum mengembang. " Ah, seandainya Bapak tahu, putri Bapak lah yang saya sukai," batin Vito.

" Ya sudah, sementara ini kamu boleh pulang, Vit. Beristirahatlah dulu." Rizal menyuruh Vito kembali ke rumah karena semalaman Vito menjaga kamar Grace. Rizal bukan hanya takut Grace akan kabur atau Agatha akan membawa pergi Grace. Dia juga berjaga, siapa tahu Joe menampakkan diri di rumah sakit itu.

" Baik, Pak. Saya permisi dulu." Vito berpamitan, sebelum akhirnya pergi meninggalkan Rizal yang sendirian menunggu di depan kamar rawat Grace.

"

"

*

*

*

Bersambung ...

Happy Reading ❤️

1
Umrotul Khasanah
luar biasa menarik,,,walaupun dibaca berulang-ulang gak ngebosenin,, tetap semangat dalam berkarya kak😍
Puji Rahayu
gk twnya bodyguard bwt si bel..
trnyta mkn umpan...
Puji Rahayu
😊dy kt sekutuuu...
lo kira mo maju perang..😄😄😄
Puji Rahayu
yang pinter tuh si grace ..
kong kali kong ma vito.
good job...👍👍
Puji Rahayu
oh bahaya tah grace...????😄😄😄
akoh aj jg pasangan nya pak tua..
jd ikut2 grace to manggil misua ku.
ya beda 13 thn lah..
tp ttp aj pak tua😃😃😃
Puji Rahayu
kelamaan thor flashblacknya...
💗vanilla💗🎶
menurut aq si grace ini menyebalkan sekali 😤
💗vanilla💗🎶
ni cew gak ada nyadar2nya ..hadehh
💗vanilla💗🎶
nah lho
💗vanilla💗🎶
sabar2 bgt org2 di panti ngadepin si grace
💗vanilla💗🎶
gak sadar tempat si grace
💗vanilla💗🎶
ijin mampir thor 😊
fhittriya nurunaja
Luar biasa
runma
huuuu
Fiah Fazah Melinda
bagus, seru n ada lucunya tpi ada sedihnya,
Endang Prihatin
mama aneh...apa jgn2 mama Agatha maunya P Rizal melamar dia ya 🤭
Bundanya Pandu Pharamadina
favorit
👍❤
Marahon satu² biar kelar🙏
ifaa mtk
author kaya nya nya ngantuk banget nulis di bagian akhir ini 😂
Wie Yanah
alhmdlh akhrya tamat jg...mdh" an ad boncap,dan ad kisah klnjtn untk selnjtya....aq berhrp 15 thn kemdian ...papih mnggl dan grace jd ibu tunggal,hdp brsma ank " dan bella brsma vito,dan dstu aldipn di tggl istri yg trkna penykt akrua mnduda.di dlm prjlnn cinta aldi dan grace bella krg setuju,sy tggu crta spnjtya untk mrka thor sukses sllu untk karya" mu🙏
Wie Yanah
emg jln satu" y itu hrs mmh y grace y hrs ke jerman🤭😄🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!