" Ia yang selalu terlihat bersinar! " gumam Lana saat memandang wajah lelaki dihadapannya.
Pria yang selama ini hanya ada didalam angan - angannya, kini secara nyata berdiri tepat dihadapannya. Kebahagiaan Lana sungguh tiada tara, seolah ia telah memiliki dunia dengan segala. Sejenak ia lupa akan lukanya yang masih basah - basahnya.
Lelaki tampan yang suara merdunya hanya ia dengar dari media pemutar musiknya, lelaki yang senyumannya hanya bisa ia lihat dari layar kaca, lelaki dengan kemisteriusannya mengundang banyak tanya kini benar - benar berdiri dihadapan Lana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Peony, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PEMBALASAN NOAH UNTUK LANA
Lana dengan sedikit gontai kembali masuk dalam ruangan kaca, hatinya yang semula dipenuhi dengan bahagia kini menjelma kembali penuh lara. Luka nya yang belum benar – benar kering kini kembali terkelupas, rasa nyerinya masih sama seperti semula. Terasa sakit seluruh dadanya, ia ingin menangis namun sudah tidak kuasa.
Perempuan itu kembali pada bangkunya, rasanya sungguh berkecamuk bercampur aduk menghimpit ulu hatinya. Segera ia mengisi gelas kosongnya dengan air minum, namun pikirannya mengudara entah kemana. Tanpa sadar gelas terlampau penuh dengan air putih, hingga isinya meluber kemana – mana. Bahkan airnya tumpah dan membasahi celana Min Yoongi.
“ Ah, Nona Lana air mu penuh “ Yoongi yang terkaget serta merta bangkit dari kursinya, suaranya yang cukup keras kemudian membuyarkan segala lamunan Lana. Noah yang tengah berdiskusi bersama Bang Si Hyuk PD Nim dan Pak Song Pyung Ahn turut terkejut dengan kecerobohan Lana.
“ Min Yoongi-ssi, saya meminta maaf, saya benar – benar tidak sengaja “ Lana dengan gugup segera menarik tisu diatas meja dan berusaha membantu lelaki itu membersihkan celana nya.
“ Nona, biarkan saja. Aku bersihkan di toilet, tidak apa – apa “ Min Yoongi mengulum senyum kemudian berlalu menuju toilet.
Lana masih tergagap dengan sikap cerobohnya, hatinya begitu kacau. Apa yang sudah ia tata selama beberapa bulan belakangan runtuh seketika kerena perjumpaannya dengan pria itu baru saja. Bahkan tanpa rasa bersalah lelaki yang membawa perempuan lain itu mengejar Lana, entah dengan maksud apa.
“Ada dengan mu Lana? “ Noah mendekatkan bibirnya pada telinga Lana.
Perempuan itu kemudian menyesap air minumnya, tangannya gemetar tidak beraturan. Begitu cepat Noah menyadari ada sesuatu yang benar – benar mengganggu Lana, dari sudut mata Lana terlihat telaga air mata yang akan siap pecah kapan saja. Namun Lana masih belum membuka suaranya, ia tampak masih mengatur hatinya.
“ Ada apa? “ kini Noah sedikit tidak sabar dan mencengkeram pergelangan tangan Lana.
“ Lana ada apa? “ Noah masih bersitegang menunggu jawaban Lana.
“ Jason, aku baru saja bertemu dengannya “ bisik Lana sembari menahan tangisnya sekuat hatinya.
“ Dimana? “ Noah bertanya lagi, kini ia tidak berbisik justru ia meninggikan suaranya.
Sontak saja seluruh orang yang berada di dalam ruangan tersebut melempar pandangan curiga juga terkejut pada Noah. Diantara semua yang ada didalam ruangan kaca itu hanya Pak Song Pyung Ahn yang tahu persis hubungan persahabatan Noah dan Lana.
Lana masih terdiam, ia tidak menjawab pertanyaan Noah baru saja dan itu membuat Noah menjadi sedikit naik darah. Lelaki itu kemudian bangkit dari kursinya menelisik keluar ruangan kaca transparan dan untuk mencari keberadaan pria hidung belang itu. Bang Si Hyuk dan para member BTS termasuk Lee Dan - Ah tampak semakin terkejut dengan perubahan sikap Noah yang tiba – tiba.
“ Pak Noah, hentikan “ Lana dengan lembut berusaha meraih tangan Noah agar ia kembali duduk.
Namun terlambat, tepat saat ia berdiri Noah langsung mendapati keberadaan Jason yang tengah memadu rasa bersama seorang wanita diluar sana. Tanpa berpikir panjang Noah menghempaskna begitu saja tangan Lana, ia dengan cepat berjalan keluar dari ruangan kaca dengan penuh emosi.
Sejujurnya sejak kali pertama ia mendengar cerita perpisahan Lana hatinya sudah begitu dikuasai dengan angkara. Lalu hari ini terasa begitu sempurna bagi Noah membalaskan segala Lara yang dirasa oleh Lana sahabatnya sekaligus wanita yang berada didalam hatinya.
Sekelebat Noah yang sudah berada didepan meja Jason langsung mencengkeram kerah baju dokter muda itu lalu melempaskan kepalan tinjunya tanpa ampun dan mendarat tepat dihidung Jason. Darah segar mengalir begitu
saja dari sana, lelaki itu siap melayangkan lagi pukulannya tetapi Lana berlarian menghentikannya.
“ Oppa cukup! “ isak Lana sembari menengahi Noah dan Jason.
Wanita itu merengkuh tubuh Noah dan memegangi tangan lelaki itu agar segera luruh emosinya. Noah benar – benar teredam, perlahan ia mengatur nafasnya yang naik turun itu. Ia sedikit mendorong Lana yang masih memeluk tubuhnya, ia meraih dompet dari dalam saku jasnya dan menarik selembar kartu nama dan melemparkan pada Jason.
“ Telpon aku untuk asuransi biaya pengobatanmu lelaki brengsek! “ ucap Noah dengan kasar.
Min Yoongi yang baru saja kembali dari toilet menjadi begitu terkejut saat mendapati keramaian didepan ruang kaca. Ia melihat para member keluar dari ruang kaca, ia juga melihat Noah dengan tatapan matanya yang masih menyala – nyala penuh amarah memandang tajam pria yang tersungkur diatas lantai. Sementara Lana yang dengan tangisnya mendekap erat tubuh berisi Noah.
“ Jung Noah! Apakah ini benar persahabatan? Kamu melakukan ini karena masalah sepele yang terjadi antara aku dan Lana? Kamu yakin ini hanya sebatas pertemanan antara lelaki dan wanita? “ Jason bangkit dari lantai, ucapannya sesaat kembali membuat Noah terpancing.
“ Brengsek! Masalah sepele katamu?! Kamu meniduri wanita lain sementara kamu akan bertunangan dengan Lana dan kau katakan ini sepele? “ Noah begitu marah.
Kini Noah berhasil melepaskan Lana dari pelukannya dan ia segera menghambur ke arah Jason lalu mencengkeram kembali kerah baju Jason. Min Yoongi yang berada pada jarak terdekat dengan Noah lantas berlari ke arahnya dan berusaha menahan badan petinggi Hyungsun Motor itu agar tidak memukul Jason.
“ Cukup kamu ingat lelaki sampah, dalam persahabatan kami aku bersama Ryu bisa memperlakukan Lana sebagai seorang putri! Tidak seperti dirimu yang selalu semena – mena padanya! Bagus saja mata Lana bisa terbuka melihat kebusukanmu! Jangan ku pikir aku tidak pernah tahu apa yang kau lakukan pada Lana selama ini! Dia tidak butuh lelaki bodoh sepertimu! Dia terlalu berharga untukmu! “ meski penuh emosi Noah lantas melepaskan tangannya dan sedikit mendorong tubuh Jason.
Pria tampan itu kemudian menarik tangan Lana agar segera keluar dari dalam restoran, sebab banyak mata memandang keduanya. Noah mendorong dengan paksa tubuh Lana agar masuk kedalam mobilnya, sesudah berhasil membuat perempuan itu terduduk disana ia segera menutup pintu mobil. Lana berusaha meraih tangan Noah namun ia terlambat, lelaki itu sudah kembali masuk kedalam restoran. Noah berkali – kali menggaruk kepalanya saat berjalan menuju ruangan kaca, ia menyadari betapa cerobohnya ia sebab meluapkan emosi tanpa berpikir panjang didepan koleganya.
“ Bang Si Hyuk PD Nim, secara pribadi saya memohon maaf atas tindakan kasar yang PD Nim saksikan sendiri hari ini. Ini benar – benar tidak sopan, namun sungguh ini tidak ada hubungannya dengan masalah perusahaan. Saya harap Bang PD Nim dapat memakhlumi ini “ Noah yang baru saja masuk kedalam ruang kaca dengan segala penyesalannya menunduk penuh hormat didepan koleganya.
“ Ah Bapak Jung Noah, jangan seperti ini. Memang mengejutkan tetapi saya yakin ada alasan kuat yang membuat Pak Noah melakukan tindakan sefrontal ini “ Bang Si Hyuk terlihat memaksa Noah agar mengangkat kepalanya.
“ Terima kasih Bang Si Hyuk PD Nim, saya berharap ini tidak akan mempengaruhi apapun didalam kerjasama kita “ Noah masih tertunduk.
“ Tidak seperti biasanya Bapak Noah seperti ini, jadi kami sungguh meminta maaf atas kejadian baru saja PD Nim “ Pak Song Pyung Ahn turut membungkukkan badannya seolah juga memohon pengampunan.
“ Hmm, iya saya berusaha memahami dan saya yakin ada alasan kuat Bapak Noah melakukan itu “ meski tidak dapat dipungkiri bahwa Bang Si Hyuk PD Nim sangat terkejut, namun lelaki itu dengan bijak menanggai permintaan maaf Noah.
“ Jika demikian saya pamit undur terlebih dahulu, sekali lagi atas nama pribadi sekaligus Hyungsun Motor saya mengucapkan permintaan maaf yang sebesar – besarnya untuk Bang Si Hyuk dan juga Bangtan. Saya permisi “ Noah kembali menundukkan kepalanya penuh penyesalan.
“ Baik Pak Noah, sampai bertemu dalam penandatangan kontrak “ Bang Si Hyuk bangkit berdiri kemudian menjabat tangan Noah. Pria itu kemudian segera berkemas, termasuk membereskan barang – barang milik Lana. Sesudahnya ia undur.
dan biasanya Suga 🤣
kita satu server thorr kalo emang bias nya Suga 🤣🤣
tuing.... lampu hijau mulai menyala...
hai thor... maaf, baru bisa mampir lagi...