NovelToon NovelToon
Takdir Kaisar Bintang

Takdir Kaisar Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Di Benua Langit Azure, kekuatan bela diri dan kedalaman Qi menentukan segalanya. Ye Chen, seorang jenius dari keluarga cabang klan Ye, dikhianati dan "Akar Roh" miliknya dicuri oleh saudara sepupunya sendiri demi ambisi klan utama. Menjadi cacat dan dibuang ke pinggiran desa, nasibnya berubah ketika sebuah meteorit hitam jatuh di dekatnya. Meteorit tersebut menyimpan warisan dari "Kaisar Kekosongan" dari era kuno, memberikannya seni kultivasi terlarang yang tidak membutuhkan Akar Roh, melainkan menyerap energi bintang. Ye Chen kini harus merangkak dari bawah, bersembunyi dari musuh-musuh kuat, dan menapaki jalan kultivasi untuk membalas dendam serta mencari kebenaran di balik hancurnya para Dewa Kuno

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2: Roh Kaisar Lin Tian dan Nama yang Terlupakan

​Hutan Kematian bukanlah tempat bagi manusia fana. Pepohonan raksasa dengan akar melilit seperti ular berbisa menutupi cahaya bulan, menciptakan labirin bayangan yang menyimpan aura buas dari para Binatang Roh. Namun malam ini, hutan itu sunyi senyap. Hewan-hewan buas tingkat rendah hingga menengah bersembunyi di sarang mereka, gemetar oleh tekanan luar biasa yang memancar dari pusat kawah yang baru saja terbentuk.

​Seorang pemuda dengan pakaian abu-abu usang terus berlari menembus semak berduri, mengabaikan ranting-ranting yang menggores lengan dan wajahnya. Napasnya memburu, namun matanya menyala terang.

​Selama lima belas tahun, ia hidup menumpang dan menahan hinaan di bawah nama Ye Chen. Namun, di sudut terdalam hatinya, ia tak pernah melupakan pesan terakhir sang ibu sebelum meninggalkannya di gerbang Keluarga Ye. “Sembunyikan margamu. Bertahan hiduplah, Lin Chen. Sampai kau memiliki kekuatan untuk menembus langit, jangan pernah mencari asal-usulmu.”

​Kini, dengan Dantian yang telah dihancurkan oleh klan yang seharusnya melindunginya, Lin Chen merasa tidak ada lagi yang perlu disembunyikan. Kematian terasa lebih baik daripada hidup sebagai cacing di tanah.

​Hawa dingin yang menusuk tulang tiba-tiba menghantam wajahnya. Lin Chen menghentikan langkahnya. Di depannya, pepohonan telah rata dengan tanah, menyisakan sebuah kawah raksasa yang masih mengepulkan asap. Anehnya, asap itu tidak panas, melainkan membekukan embun di dedaunan sekitarnya menjadi kristal es hitam.

​Di dasar kawah, tidak ada batu meteorit raksasa seperti yang ia bayangkan. Yang ada hanyalah sebuah fragmen kecil seukuran telapak tangan, berbentuk seperti pecahan lempengan batu giok yang gelap gulita. Pecahan itu melayang beberapa inci di atas tanah, dikelilingi oleh api hitam yang menari-nari tanpa suara.

​Panggilan di dalam kepalanya semakin kuat, beresonansi dengan darah di nadinya. Terdorong oleh kekuatan tak kasat mata, Lin Chen melangkah turun ke dalam kawah. Setiap langkah yang ia ambil membuat tubuh fananya menggigil hebat, paru-parunya seakan diisi oleh serpihan kaca. Namun, tekad di matanya tidak goyah.

​Saat ia berdiri tepat di depan pecahan giok tersebut, tangan kirinya yang gemetar terulur. Buku jarinya yang masih berdarah akibat latihan keras tadi menyentuh permukaan giok yang sedingin es.

​Tess.

​Setetes darahnya jatuh dan terserap ke dalam batu giok gelap itu.

​WUUUSSSHHH!

​Dalam sekejap, api hitam yang mengelilingi giok itu meledak dan menelan tubuh Lin Chen. Rasa sakit yang melampaui toleransi manusia meledak di kepalanya, sebelum akhirnya kesadarannya ditarik paksa ke dalam sebuah ruang hampa yang tak berujung.

​Lin Chen membuka matanya. Ia tidak lagi berada di dasar kawah, melainkan mengambang di lautan bintang yang luas. Galaksi-galaksi berputar lambat di sekelilingnya, memancarkan cahaya purba.

​"Ribuan tahun... Akhirnya, darah yang mampu menahan resonansi Kekosongan muncul juga."

​Sebuah suara yang sangat dalam dan kuno bergema dari segala penjuru, mengguncang lautan bintang. Di hadapan Lin Chen, kumpulan debu bintang menyatu, membentuk proyeksi transparan seorang pria paruh baya dengan jubah hitam bermotif konstelasi emas. Pria itu berdiri dengan kedua tangan di belakang punggung, memancarkan aura dominasi yang membuat langit dan bumi seakan harus tunduk padanya.

​Lin Chen menelan ludah, menahan rasa takut yang merayap di jiwanya. Ia mengepalkan tangan dan menangkupkan tinjunya sebagai tanda hormat. "Junior yang tidak berguna ini memberi salam kepada Senior. Bolehkah saya mengetahui di mana ini, dan siapa Senior yang mulia?"

​Pria berjubah hitam itu menatap Lin Chen lekat-lekat, matanya seolah bisa menembus segala rahasia di dalam tubuh sang pemuda. "Dantianmu hancur, Akar Rohmu dicabut. Fondasi yang benar-benar bersih... atau lebih tepatnya, dikosongkan secara paksa." Pria itu tersenyum tipis, sebuah senyum yang mengandung kebanggaan misterius. "Aku adalah penguasa dari lautan bintang ini. Di masa lalu yang jauh, mereka memanggilku Kaisar Kekosongan. Namaku adalah Lin Tian."

​Mata Lin Chen melebar. Lin Tian? Marga yang sama denganku?

​Seolah bisa membaca pikiran pemuda itu, Lin Tian tertawa kecil. "Marga Lin adalah garis keturunan kuno yang telah tercerai-berai. Aku bisa merasakan resonansi darah di nadimu. Siapa namamu, Nak?"

​"Nama asliku adalah Lin Chen," jawab pemuda itu mantap, membuang jauh-jauh identitas palsunya.

​"Lin Chen..." Lin Tian mengangguk perlahan. "Takdir bekerja dengan cara yang misterius. Lin Chen, kau telah kehilangan segalanya di jalan kultivasi tradisional. Dengan Dantian yang hancur, tidak ada sekte di Benua Langit Azure yang akan menerimamu. Namun, di mataku, kau adalah wadah yang paling sempurna."

​"Wadah yang sempurna?" Lin Chen mengerutkan kening.

​"Teknik yang aku ciptakan, Seni Kekosongan Bintang, tidak membutuhkan Dantian fana untuk menampung Qi. Teknik ini menjadikan seluruh tubuhmu, setiap meridian, otot, dan tulangmu sebagai miniatur alam semesta. Kau tidak akan menyerap Qi bumi, melainkan melahap kekuatan dari jutaan bintang di langit."

​Mendengar itu, napas Lin Chen tertahan. Menggunakan tubuh sebagai alam semesta? Itu adalah konsep yang sepenuhnya menentang Dao yang diketahui dunia!

​Ekspresi Lin Tian berubah menjadi sangat serius. "Namun, ketahuilah ini, Lin Chen. Jalan kultivasi ini sangatlah lambat dan menyiksa. Jika kultivator biasa hanya membutuhkan beberapa tahun untuk membangun fondasi, kau mungkin harus melewati proses yang menyakitkan untuk membuka ratusan hingga ribuan titik meridian bintang di tubuhmu. Jalan ini membentang tanpa akhir, sebuah perjalanan yang tidak akan selesai bahkan setelah kau menaklukkan ribuan musuh dan melewati pergantian zaman. Apakah kau siap menanggung rasa sakit dari kesabaran yang tak berujung demi kekuatan mutlak?"

​Mata Lin Chen berkaca-kaca, mengingat wajah sepupunya yang sombong, dan pengkhianatan klan Ye. Ia tidak peduli seberapa panjang dan lambat jalan yang harus ia tempuh. Selama ada harapan untuk bangkit kembali, ia akan merangkak menembus neraka sekalipun.

​Tanpa ragu, Lin Chen berlutut di atas ruang hampa itu, bersujud sebanyak tiga kali dengan suara yang bergema di alam kesadaran.

​"Guru ada di atas, terimalah sujud dari muridmu, Lin Chen! Mulai hari ini, biarkan jalan ribuan bintang ini menjadi takdirku!"

1
nanonano
kapan gelutnya nih
Arinto Ario Triharyanto
joss gandozzz 💪
Gege
mantabb...💪👍
Gege
hancurkan lawan, sita harta rampasan, pergi...💪🤣
Gege
biar nambah kosakatanya "dan tak lupa cincin ruang penyimpanan segera diamankan" lumayan buat genapin 10k kata Thor...🤣
Arinto Ario Triharyanto
mantaappp... ga usah malu-malu, yg pamer sok kuat sok keras, tenggelam kan saja, ga pake lama 😎
Arinto Ario Triharyanto
Yoi joss gandozzz💪
Arinto Ario Triharyanto
joosss Thor 💪👍
Arinto Ario Triharyanto
bagus 👍👍👍
Arinto Ario Triharyanto
lanjut ya Thor, jangan berhenti di tengah jalan 😎
Arinto Ario Triharyanto
bagus bagus, sekalian biji nya di cabut 🤭
Arinto Ario Triharyanto
cabut aje, ambil lagi
Arinto Ario Triharyanto
bantai... kagak usah basa-basi
Gege
mantap Thor... gass teroos 10k kata tiap update
Nanik S
Keren sekali Tor👍👍👍
Nanik S
Bijih Api Surgawi
Nanik S
Akhirnya naik menjadi penunggu Api
Nanik S
Lin Chen.... menarik sekali dengan kekuatan Fisiknya
Nanik S
Shiiiiiip
Nanik S
Masuk Sekte pedang awan walau sebagai murid Luar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!