NovelToon NovelToon
Tak Kalah Tampan

Tak Kalah Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action
Popularitas:84.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma Rahmawati

Kenalin,gua Nata Ghifari Ananjar.
Umur 18 tahun dan punya abang namanya
Rafa Ghifari Ananjar.
Abang gua ganteng ,banyak cewe yang nempel bahkan sampai nenek -nenek sekalipun nge- fans sama dia.
Abang gua paling suka tebar pesona didepan umum ,beda banget sama gua yang jengah liat kelakuannya.Walaupun begitu
gua sayang sama abang gua,begitupun sebaliknya.Dan
satu hal yang paling males buat gua,yaitu nganter abang gua yang keinginannya selalu aneh-aneh,kaya orang ngidam.Kalo nganter nya jalan kaki,gua harus ridho dikejar nyampe ngos-ngosan oleh ibu dan bapak kompleks ,yang lihat gua kaya maling.
Apabila gua kena sama kejaran mereka,bakalan abis ni muka gua ,bahkan nama gua juga bakalan tak kalah terkenal sama abang gua.
Dan gua juga diberi gelar" Tak kalah Tampan" oleh cewe-cewe yang bikin gua ilfil sama mereka.
Dah lah yah bang neng,ikutin aja kisahnya, Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Nata dan Tasya

Sesampai dirumah sakit.....

"Gimana kabar Arian?"Tanya David kepada teman-temannya yang masih termenung

"Dokter belum memberi kepastian,sama seperti dia"Jawab Lais dengan manja

"Idih ,boneka santet mulai berkoar"Ujar Rafgan yang membuat seluruh temannya ngakak seketika

"Hahahha....yaudah kalian udah makan belum?pasti kalian cape kan nungguin Arian?"Tanya Nata

"Udah sih tapi masih laper,mandi juga belum "Kata Aaric yang diberi acungan ibu jari dengan mantap oleh para sahabatnya

"Yaudah tunggu disini,biar gue yang beli makanan"Kata Nata kembali yang langsung dicegah oleh Rafgan

"Gak usah Nat,biar gue sama Rizki dan Reza aja yang beli"Cegah Rafgan

"Iya tuh,lagian lo masih cape baru datang kesini masa harus balik lagi"Ucap Rizki dan Reza yang membuat Nata harus pasrah dengan keputusan mereka

"Yaudah deh nih uangnya,hati-hati juga ya di jalan"Peringatan Nata yang membuat mereka bertiga mengangguk tanda mengerti

"Iya Nat,kita berangkat dulu,bayy"Ujar mereka serempak yang diberi anggukan oleh Nata.

Di sisi lain, ada seseorang yang tengah memperhatikan gerak-gerik mereka(Nata dan kawan-kawannya) tanpa ada yang menyadari dirinya seorang pun.

Pria berjaket dan berkacamata hitam itu menyunggingkan senyum miringnya dipenuhi dendam yang sudah meliputi dadanya.

Namun seketika dia berbalik badan saat Rafgan Rizki dan Reza melewati tempat dirinya bersembunyi.

Lalu dia pergi begitu saja tanpa meninggalkan jejak kecurigaan kecuali oleh seseorang yang memperhatikan dirinya sedari tadi dengan tatapan yang tajam.

"Cih...ternyata ada tikus yang sedang bahagia menonton adegan kita rupanya"Batin Nata yang melihat kehadiran seseorang yang bersembunyi di balik tembok berwarna putih polos itu.

Ya dia sudah merasa aneh melihat gerak gerik pria itu dari awal masuk rumah sakit sampai kedalam ruang tunggu,Nata juga telah mengetahui sosok pria dibalik kacamata hitam yang penampilan sebenarnya biasa-biasa saja.

"Hallo Devian gue punya informasi penting,Nata dan kawan-kawannya sekarang berada di rumah sakit tengah mengantarkan Arian yang sepertinya bunuh diri oleh tusukan pisau dibagian perutnya"Ucap pria berjaket hitam itu yang tak lain adalah Yonan tengah menelpon Devian dengan rasa dendam yang sama bersarnya pada Nata karena telah mempermalukan dirinya saat disekolah.

".."Devian

"Baik akan gue rencanakan secepatnya"Ucap Yonan kembali dengan penuh penekanan .

Setelah itu dia pergi menuju parkiran dan melajukan mobilnya entah ke mana arah tujuannya.

****Tempat Tasya berada****...

Seorang gadis terlihat tengah mengetikan sesuatu dibantu berberapa jari lentiknya diatas sebuah ponsel bermerk buah di gigit setengah itu dengan berberapa gerakan lihainya.

Kadang dia tersenyum kadang juga memasang wajah datarnya kembali seakan-akan yang ada di dunianya hanya diri sendiri.

Bagaimana tidak?

Baru saja pertama kali sekolah di tempat meraup ilmu barunya sudah banyak masalah yang berdatangan menghampiri dirinya.

Untung saja dia kini mempunyai sahabat baru yang tak lain teman sebangkunya bernama Nia.

Walaupun tak kenal akrab tapi cukup asik dan bisa menjaga rahasia dengan baik.Tasya sebenarnya selalu merasa sendiri karena tidak ada seorang pun yang berani mendekatinya dan semuanya selalu berbanding sebaliknya dengan harapan yang ia angankan.

Dia juga sebenarnya gadis yang tidak mempunyai aura galak sedikitpun,tetapi disekolah barunya dia sangat terkenal dengan sebutan gadis terkiller yang penah mereka jumpai di jenjang pendidikan(oke ini terlalu berlebihan).

Realita kehidupan yang sebernanya dari sosok Tasya adalah seorang gadis baik yang menjungjung tinggi harga diri untuk melindungi dirinya dari dunia luar yang amat kejam.

Tasya juga seorang gadis yang memang merasa bahagia saat berada di lingkungan keluarganya.Tapi tidak saat diluar lingkungannya,semua orang menatap iri dan benci padanya walau dia masih bisa menahannya dengan rasa sakit yang digantikan oleh senyuman tulus yang selalu terukir dari bibir kecilnya.

"Aku sama seperti mereka,manusia yang mempunyai kebahagiaan tapi kebahagiaanku itu masih tertunda.Jikalau kau masih memberiku cobaan dan rintangan yang harus kuhadapi,maka kuatkanlah hati dan raga ini.Sesungguhnya aku hanya mahluk yang lemah tapi penuh keegoisan dan melupakan siapa yang sebenarnya memberiku kebahagaiaan.

Ya tuhan ,tunjukanlah jalan yang terbaik untukku agar aku bisa meraih kebahagiaan sebenarnya yang telah terukir cantik dalam rencana indahmu.

Dan lindungilah aku dari orang-orang yang ingin merusak kehidupanku dan keluargaku.Sesungguhnya aku manusia yang dipenuhi dosa yang meminta beribu doa kepadamu"Tasya membatin dan mulai mengeluarkan cairan bening dari sudut matanya.

"Tidak,aku tidak boleh menangis.Aku harus kuat "Lirih Tasya memotivasi dirinya sendiri dan mengusap air matanya yang tadi turun dan mendarat di pipi putihnya.

Tiba-tiba ponselnya bergetar menandakan sebuah notif chat masuk kedalam aplikasi chat kesayanganya.

08xxxxxxxxxx

Tas

Gue Nata

Gue perlu bantuan lo

gue temuin lo nanti malam ya!!

Jangan lupa di save nomor gua

Begitulah notif chat yang masuk ke ponsel Tasya yang membuat jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.

Tasya

Udah aku save

Tasya

Tumben kamu cerewet kalau lagi butuh

Tasya

Mau apa?

Nata Kulkas

Intinya gue akan jemput lo nanti malam.

Share lokasi rumah lo berada.

Ini hal penting!!

"Kenapa dia?tumben-tumbenan"Batin Tasya

Tasya

Apa ini ada sangkut pautnya dengan penyalahgunaan Narkoba?

Nata Kulkas

Iya

Tasya

Yaudah nanti gue share lokasinya

Nata kulkas

MAKASIH

TASYA

Sama-sama

 

Read

 

"Huftt napa jadi deg-deg an gini ya di chat sama si cabe"Lirih Tasya yang kemudian tersenyum mengingat kembali kejadian yang menimpanya disekolah.

Malam harinya

"Bun Tasya izin ya mau berangkat sama teman Tasya"Izin Tasya kepada bundanya yang tengah melihat majalah

"Baiklah ,tapi jangan malam-malam ya"Jawab bunda Tasya

"Makasih bund..muachh ,samlekommm"Ucap Tasya yang kini meninggalkan bundanya sendiri di ruang keluarga

"Kalo salam tuh yang bener Taysa"Bunda memperingati

"Hehe iya maaf,Asalamualikummm"Salam Tasya

"Waalikum salam"jawab bunda nya dengan senyuman yang terukir di bibir kecilnya.

Di depan rumah Tasya,telah terparkir sebuah mobil membawa seorang pemuda yang tengah berdiri dengan gaya coolnya.

"Kita mau kemana?"Tanya Tasya setelah berada didekatnya

"Taman"Jawab Nata sekenanya

"Yaudah ayo"Ajak Tasya yang langsung dipersilahkan masuk oleh Nata

Mobil pun melaju perlahan dan sekarang telah berada dalam kecepatan sedang.Di dalam mobil

hanya aura dingin yang meliputi mereka karena sama -sama merasa canggung untuk berbicara terlebih dahulu.

Hingga Tasya memilih untuk membuka suara dengan sendirinya karena memang dia tidak suka akan keheningan.

"Nat "Tasya

"Iya"Jawab Nata

"Mmm gak jadi deh"Ujar Tasya yang membuat Nata jengkel

"Gaje lo"Umpat Nata

"Hehe maaf"Pinta Tasya

"Kaki lo masih sakit?"Tanya Nata tanpa menghiraukan permintaan Maaf Tasya

"Enggak ko"Jawab Tasya

"Oh yaudah"Nata

"Kita mau apa sih?ngomongin tentang penyalahgunaan narkoba doang gitu?"Tanya Tasya

"Kita susun rencana"Ucap Nata dengan tegas yang membuat Tasya mengangguk mengerti.

Hallo kakak readers,gimana ceritanya?makin menarik apa bosan?

mohon maaf ya atas segala kekurangannya !!See you next time

Tasya and Nata

1
Bang Regar
👍👍👍👍
pembaca dalam hati
kaya anak tiktok laki maen tiktok di pager gigi ny gaya nyeleneh astga narsis gelayy ihhhh 😂
Mara_Lee
jangan lupa !!!!Like nya ya
Mara_Lee
terima kasih Abang ku ,teteh ku
xxxxxx
semangat kk 💪🔥
alexxa leana
lanjuttttt thor
Mara_Lee: insyaallah,betah-betah ya mbakkk ku
total 1 replies
Mara_Lee
ayooo semangat!!!dukung juga karyanya
Mara_Lee
semngat terus bacanya!!!
aku akan membantumu menyelesaikan misterinya
Wina Amara01
aaa lupa alur aku:(
Wina Amara01
otor ayuk up hehe
Daisy bell
THOR INI UDAH HAMPIR 4 BULAN YA TAPI GK UP UP JGA👿👿
KEMANA AJA KAU THOR😭😭
SEMANGAT DONG!!!! 🔛🔥
JANGAN PHP'IN KITA SEMUA DONG THOR LANJUTIN DONG CERITANYA😭
AWAS KALO GK DI UP AKU GENTAYANGIN RUMAH MU👿
Daisy bell: gk akan aku gentayangin kok tenang aja kecuali klo kmu menduakan aku👿
total 3 replies
Pororo 🐻‍❄️
knp g lanjut thor
Mara_Lee: asiyapp semoga berkenan menunggu neng hiksss
total 1 replies
Pororo 🐻‍❄️
knp g lanjut thor
Spring
Thor lanjut
senja...
lanjut thor n semangat ya buat nlisx
Jungkook~sfna~
lanjut Thor
semangat 😊
Mara_Lee: spirit to yang
total 1 replies
Barazam
semangat💪ceritanya bagus👍
senja...
lucu abis..
senja...: Hahahaha masak...😏
total 2 replies
My Harry
itu udah kerren thor..semangat😘😘😘
Priska Anita
Like dari Rona Cinta sudah mendarat disini 💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!