NovelToon NovelToon
Bima & Bopo Muda

Bima & Bopo Muda

Status: tamat
Genre:Epik Petualangan / Fantasi / Tamat
Popularitas:874.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fernanda Syafira

Novel ini adalah sequel dari Novel karya author yang berjudul Perjalanan Istimewa.

Novel ini berkisah tentang Shima Killa Danurdara, Adik bungsu dari Bopo Arjuna dan juga Bahuraska Adiwangsa, putra Arjuna yang merupakan Bopo Muda Desa Banyu Alas.

Tak hanya itu, di Novel ini juga menceritakan mengenai Bima, adik angkat Aka yang menjadi orang paling dekat dengan Aka dan selalu menemani setiap langkah Aka.

Bagaimanakah perjalanan masa kecil mereka?
Ikuti kisah Shima dan Bahuraska (Aka) juga Bimantara di Novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fernanda Syafira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Random

"Cim... Cepetan ayo." Ajak Arsha yang akan mengantar Shima sekolah pagi itu.

"Gak mau! Aku ngambek sama Ayah. Aku mau berangkat sama Bopo aja." Kata Shima.

"Gek salah apa lagi sih, Ayah ini? Kok ya perasaan salah terus." Tanya Raina.

"Ayah tuh, gak ngertiin anak perempuan loh, Bu. Aku kan juga pingin pake skin care. Minta beliin skin care aja, kata ayah gak boleh." Jawab Shima.

"Ayah tuh takut, nanti kulitmu malah rusak lho, Nduk. Kulitmu kan masih bagus, masih mulus." Ujar Arsha.

"Ya kan biar jadi tambah mulus dan halus lho, Yah. Ah, Ayah ini. Pantesan dulu di bilang sama Aka dan Bima, lahirnya zaman Dinosaurus." Cicit Shima yang membuat Arsha dan Raina tertawa.

"Kan skin care itu buat Ibu - Ibu. Emang mau, kamu di bilang kayak Ibu - Ibu?" Tanya Arsha.

"Skin care juga kan ada yang buat remaja. Aku kan udah remaja." Kata Shima.

"Masih anak - anak kamu tuh, Nduk." Sahut Arsha yang selalu merasa jika Shima masihlah anak - anak.

"Udah ah, aku mau berangkat dulu sama Bopo. Aku ngambek sama Ayah." Kata Shima sambil menyalami kedua orang tuanya.

Shima yang kini duduk di bangku kelas enam Sekolah Dasar itu kemudian berjalan menuju ke rumah Aksa.

"Assalamualaikum, Bopo..." Panggil Shima.

"Waalaikumsalam, Nduk." Saira yang menyahut.

"Kenapa? Mau di anter Bopo?" Tanya Saira yang di jawab anggukan oleh Shima.

"Lho! Anak cantiknya Buna kenapa? Kok merengut pagi - pagi." Ujar Saira sambil memeluk Shima yang tubuhnya tak segemuk dulu.

"Masak mau beli skin care aja, gak boleh sama Ayah. Padahal kan aku udah remaja, Na. Kata Ayah, aku masih kecil terus." Adu Shima.

"Oalah, ya Allah." Kekeh Saira.

"Perasaan kemarin masih TK lho, Nduk. Kok sekarang udah remaja." Kekeh Saira.

"Aah, Buna..." Rengek Shima.

"Lho! Anak Bopo kok udah di sini? Mau minta anter Bopo sekolah?" Tanya Aksa.

"Iya. Sekalian beliin aku skin care, Po." Pinta Shima.

"Buat apa to, Nduk?" Tanya Aksa.

"Ya buat merawat kulitku lah, Po. Masak buat kulitnya Panav." Sahut Shima yang membuat Saira dan Aksa menyemburkan tawa.

"Memang ada, skin care buat anak - anak?" Tanya Aksa.

"Adalah, Po. Sekarang tuh banyak skin care buat anak - anak dan remaja. Bopo sama aja kayak Kakaknya, gak update." Ujar Shima yang kembali membuat Aksa tertawa.

"Ayahmu lho itu." Kekeh Aksa.

"Ya itu, aku kan lagi sebel sama Kakaknya Bopo. Mau beli skin care aja gak boleh." Adu Shima.

"Yaudah, nanti biar di belikan Buna." Kata Aksa.

"Iya, nanti Buna belikan." Jawab Saira.

"Yeeeyy! Yuhuuuu." Seru Shima dengan girang.

"Makasih, Bopo... Buna..." Girang Shima yang kemudian memeluk dan mengecupi Saira dan Aksa.

Keesokan harinya di hari libur, Saira mengajak Meshwa untuk pergi ke Kabupaten. Dengan senang hati, Meshwa menemani Saira yang mengajaknya ke Mall yang ada di Kabupaten.

"Romo anter aja, Mbun. Sekalian ajak anak - anak jalan. Kasihan udah lama gak di ajak main." Kata Arjuna.

"Mbak Ara gak ikut, Mo?" Tanya Bima.

"Nanti Romo telfon Bu Aci. Kalau Mbak Ara mau ikut, nanti kita jemput di rumah Neneknya." Jawab Arjuna.

"Horeee!" Seru Aka dan Bima dengan girang.

Pagi hari, Arjuna, Meshwa, Saira, Shima, Aka dan Bima yang sudah siap, langsung berangkat ke Kabupaten dengan menggunakan mobil milik Arjuna.

"Kok Kung - Kung, Uti sama Opa gak ikut?" Tanya Aka ketika mereka berada dalam perjalanan.

"Kung - Kung sama Uti mau ke acara pernikahan anak temannya Uti." Jawab Meshwa.

"Kalo Opa, mau tidur." Sahut Saira.

"Ah, Opa. Emang gak bosen tidur terus?" Kata Aka.

"Enggak lah, Mas. Opa kan kayak beruang di musim dingin itu, Mas. Kerjaannya hipertensi." Sahut Bima.

"Kok hipertensi sih, Bim?" Protes Shima.

"Hibernasi yang bener. Kalau Hipertensi itu darah tinggi." Imbuhnya yang meluruskan. Tak ayal, hal itu membuat seisi mobil tertawa.

"Ya kan mirip loh, Nty." Kata Bima sambil cengar - cengir.

"Beda jauh lah. Hibernasi sama Hipertensi." Sergah Shima sambil terkikik geli.

"Ya Allah, gini banget punya ponakan dua. Ngomong aja sering typo." Imbuh Shima.

"Persis kayak kamu kecil dulu, Cim. Kamu juga sering typo kalo ngomong." Kata Arjuna.

"Ngomong syirik jadi musyrik. Masnya sampe ngomel - ngomel karna gak terima di bilang musyrik." Sahut Meshwa yang masih selalu mengingat kejadian itu.

"Nty... Nty... Waktu itu Mbun hebat loh." Kata Aka tiba - tiba.

"Hebat kenapa, Ka?" Tanya Shima yang penasaran.

"Waktu itu Mbun jalan - jalan, naik darah." Kata Aka.

"Maksudnya?" Kini Saira yang bertanya. Sementara Arjuna dan Meshwa sudah terbahak - bahak lagi.

"Itu loh, Oma, itu waktu Mbun marah sama Mamas, Adek dan Romo. Mbun bilang katanya, Mbun mau jalan - jalan, naik darah di rumah lama - lama." Kata Bika yang menjelaskan.

"Padahal Mbun jalan kaki, tapi bilangnya naik darah." Timpal Aka yang langsung membuat Saira menyemburkan tawa, menyusul Arjuna dan Meshwa yang sudah tertawa lebih dulu.

"Itu tuh kata kiasan loh, Nang, Le. Bukan beneran naik darah. Maksud Mbun, Mbun itu emosi kalau di rumah terus. Jadi, naik darah itu artinya emosi." Kata Saira yang menjelaskan.

"Ooh, gitu. Kirain naik darah itu beneran jalan - jalan naik darah, kayak jalan - jalan naik mobil." Kata Aka sambil cengengesan.

"Emang harus hati - hati ngomong sama anak - anak ini. Meleset dikit aja, bisa salah tangkep ya kemana - mana." Kata Arjuna.

"Imajinasinya terlalu tinggi." Kekeh Meshwa.

"Ini kok Buna tumben ngajakin ke Kabupaten?" Tanya Meshwa.

"Ini lho, udah janji sama Den Ayu mau belikan skin care." Jawab Saira.

"E..e... Lha kok udah kenal skin care?" Tanya Arjuna sambil melihat ke arah Shima dari sepion depan.

"Aku kan udah besar, Mas. Ya mau merawat diri, lah." Jawab Shima.

"Ya Allah, anak es de zaman sekarang." Kata Arjuna sambil geleng - geleng kepala.

"Kenapa sih, Mas. Wong adeknya ya memang sudah besar kok." Kata Meshwa.

"Lha kamu dulu waktu zaman EsDe apa udah kepikiran pake skin care lho, Mbun?" Tanya Arjuna.

"Ya belum sih, pupuran (bedakan) aja, jarang - jarang kok." Sahut Meshwa sambil tertawa.

"Tapi ya beda lah, zaman kita dulu sama zaman sekarang. Kan kita harus tetap mengikuti perkembangan. Apa lagi, sekarang banyak skin care buat anak - anak remaja." Imbuh Meshwa.

"Tuh! Dengerin, Mas. Emang Mas Juna itu sama kayak Ayahnya. Cuma Bopo yang ngertiin aku," Kata Shima.

"Ayahmu juga to!" Kata Arjuna.

"Ya Ayahnya Mas Juna itu." Sergah Shima lagi.

"Kung - Kungnya Dek Bima itu, Nty." Timpal Aka yang buka suara, hingga membuat mereka tertawa.

"Iya, memang itu Kung - Kung ku." Jawab Bima.

"Kung - Kung ku, Sayangku, yang udah tuek ngeklek. Kerjaannya loro boyok (sakit pinggang)" Ujar Bima yang kembali memecah tawa mereka.

1
Toetoet Purie
endingnya masih bikin penasaran apakah nyambung ke karya berikut nya...
ditunggu kisah selanjutnya kakak...
Lhia Alimin
lanjut lagi episodenya kodonge🙏🙏🙏
Sri Mulyani Yani
lanjut to thoorrr
Gusri Rantika
Thor tlong buat lanjutan nya ,,please🙏🙏
Dehan_1
suka banget cerita ini.semoga ada lanjutan dari cerita keluarga para bopo
Ita Rcwt
yah...ko end sihh..ka free lanjut dicerita baru yah... baca kelurga bopo banyu alas slalu ada aja gebrakannya ga akan pernah bosen ..🙏
Aviv200502
selalu nunggu² karya mu yg baru kak
Asyfa Ayni
di tunggu cerita selanjutnya Thor💪💪💪
Maulia Dewi
mau nangiss karna udah selesaii
OORers 0693
harus menjadi salah satu revensi untuk dibaca
OORers 0693
Kak..Kok udah tamat..baru juga aka Jadi Bopo /Sob//Sob/
Elizabeth
beneran tamat thor belum rela aku.. 😭😭. 😭
Muslimah
bagus ceritanya,, alurnya runtut
tidak membosankan, selalu ada saja gebrakannya
sukses buat othor, d tunggu karya2 kainnya
Kamalia123
di tunggu kelanjutan cerita aka ya thor
falea sezi
looo kok end thor gk ada aka pas gede nya apa
Eka
ya kok sdh ndak seru tjor bikin crota mamas sama kakang tjor yg lebih seru thor aq tunggi
Yesaya
novel baru lg y thor
Sunarsih Sumarno
tau2 wes entek....anak e belang kok tumben oran ngancani
rizky tria
lah ko tamat 😭😭
Ita Xiaomi
Aka senyum aku malah mewek😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!