NovelToon NovelToon
NAMA LAIN DIBIBIRNYA

NAMA LAIN DIBIBIRNYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:17.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mamany Ali

Raya tidak menyangka kalau Suami yang sudah sepuluh tahun menikah dengannya , jatuh cinta lagi dengan wanita lain. Andini adalah nama wanita itu. Saat Bagas suami Raya mengaku mencintai Andini. Dunia Raya terasa runtuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mamany Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pikiran Bagas

"Pilih sekarang Aku sama anak anak...atau Andini kamu?"

kalimat Raya tersebut masih memutar dikepala Bagas seperti kaset rusak.

Setelah perdebatan panjang dengan Raya siang tadi. Bagas mencoba menenangkan pikirannya dibalkon belakang rumahnya, sambil membakar rokok yang untuk pertama kalinya setelah lima tahun dia tidak menghirupnya. Asapnya sama sekali tidak membuat hati Bagas tenang.

Sementara itu Raya masuk kedalam kamar nya guna menenangkan pikirannya yang sedang kacau balau.

Bagas merasa muak dengan dirinya sendiri. Goblok. Itu adalah satu satunya kata yang pas untuk dia sekarang.

Siang tadi mulutnya enteng sekali menyebut nama Andini dihadapan Raya, seperti beban besar yang menghimpit dan harus segera dikeluarkan. Bagas kira jujur itu akan melegakan hatinya, ternyata jujur itu bisa menjadi pisau. Dan dia baru saja menusuk istrinya yang selama sepuluh tahun ini dirawatnya.

Bagas menarik rambutnya. Dia mengingat mata Raya. Mata yang hangat biasanya hangat tiap kali dia pulang kerja. Menyambut dengan baju daster bunga bunga dan senyuman khasnya . Mata yang sama sekarang isinya pecahan kaca. Dan dia memecahkan kaca itu.

ANDINI.

Nama itu muncul dikantor empat bulan lalu, anak baru pindahan dari daerah lain. Smart, cekatan, tidak jam, beda sama staf lainnya. Andini mendengarkan Bagas saat cerita pusingnya saat mengejar target, tekanan dari bos, bahkan keluh kesah tentang kopi pahit yang sering dibuat office boy untuknya. Semuanya didengarkan oleh Andini dengan seksama tanpa menghakimi.

Lama lama,jam lembur jadi tidak terasa. Diskusi pekerjaan geser menjadi obrolan soal musik tahun sembilan puluhan. Geser lagi jadi curhat soal rumah. Dan Bagas, sialnya, nyaman.

Dia tidak mencari, tapi Andini datang pas Bagas merasa kosong, pas dia merasa menjadi ATM dan papanya anak anak, pas dia merasa obrolannya dengan Raya cuma muter di" udah makan belum, pa?"," uang spp anak anak sudah ditranfer belum?", " besok jemput anak anak pulang les ya, pa!".

Bagas merasa bosan dengan semua hal itu, karena dia hanya ingin didengar sekali saja tanpa tahu kalau Raya juga sudah sibuk ,lelah saat mengurus rumah dan anak anaknya.

Saat Bagas pulang kerumah, dia biasanya sibuk dengan hpnya tanpa mau mendengar cerita Raya yang dianggapnya itu itu saja dan ujung ujungnya Raya pasti mengeluh capek, tanpa tahu dia juga capek.

Dia yang buat Raya menjadi wanita yang dulu cerewet dan suka bercerita apa saja yang dialaminya. Tapi setelah semua ceritanya tidak digubris oleh Bagas, Raya memilih tidak banyak bicara lagi.

Pikiran Raya. Bagas lelah dan ingin istirahat tanpa diganggu oleh siapapun, Nyatanya semua itu hanyalah hal yang menjadi alasan untuk Bagas bisa bersama dengan Andini, wanita lain yang lebih menarik dari Raya yang hanya ibu rumah tangga bau bawang.

Andini sering menanya kabarnya, Andini sering tertawa mendengar ocehannya yang garing dan sama sekali tidak lucu. Andini juga sering memujinya" kamu hebat sekali mas Bagas." waktu persentasenya berhasil.

Puncaknya minggu lalu, Bagas lembur sampai jam sebelas malam. Hujan deras. Andini tidak membawa mobil. " Mas, aku nebeng ya, kosku searah."

Di mobil, wangi parfum Andini campur dengan bau hujan. Andini cerita dia baru saja putus dengan pacarnya, cerita tentang bapaknya galak sehingga dia memutuskan untuk kos sendiri, cerita dia capek kerja dan ingin segera menikah, namun calonnya belum ada. Bagas hanya menyetir dan nyahut seperlunya. Sampai pas didepan kos. Andini menengok.

" Makasih ya, mas. kalau tidak ada mas Bagas aku tidak tahu harus bagaimana dikantor baru."

Terus Andini tiba tiba tersenyum, senyum yang tidak seharusnya membuat jantung Bagas berantakan.

Malam itu Bagas tidak bisa tidur. Yang terbayang bukan Raya yang sudah menunggu di rumah sambil ketiduran disofa. Yang terbayang malah senyum Andini.

Dan pagi ini. Bagas merasa sangat bersalah atas apa yang terjadi, namun dia sama sekali tidak bisa menepis bayang bayangkan Andini dari pikirannya.

Dari dalam, terdengar suara piring dicuci kasar. pasti Raya. Raya kalau sudah marah pasti melampiaskan kepekerjaanya, seperti sekarang ini, saat dia mencuci piring.

Bagas mematikan rokok dan menaruhnya diasbak. Tangannya masih bergetar.

Dia sayang sama Raya, sepuluh tahun bukan waktu yang sebentar untuk secepatnya melupakan, Galang dan Gilang adalah nyawanya, rumah ini dibangun dengan kerja kerasnya dari yang mengontrak dan sekarang sudah bisa membeli apa yang dia mau.

Lalu kenapa dia tiba tiba menyebut nama perempuan lain dihadapan istrinya, yang selama ini sangat setia mendampingi setiap perjalanan suksesnya.

Jawabannya cuman satu, karena dia adalah lelaki bodoh yang dengan gampangnya jatuh cinta kepada wanita baru yang sama sekali tidak tahu proses hidupnya.

Pintu balkon terbuka. Galang sudah berdiri disitu dengan wajah yang tidak enak dipandang.

" Papa jahat sama mama." Ucapnya.

Ucapan itu lebih menyakitkan daripada kata kata Raya saat dia marah. Bagas jongkok dihadapan Gilang, supaya tingginya sama sejajar dengan Galang. " Tidak sayang," tapi lidahnya kelu, karena pada kenyataannya dia memang sudah jahat kepada Raya, istrinya, mamanya Galang dan Gilang.

" Kalau Papa tidak jahat sama mama, kenapa mama menangis setelah bicara dengan Papa?" Lagi pertanyaan Galang.

" Papa membuat kesalahan bang, makanya mama marah!" Bagas mencari kata kata yang pas saat bicara dengan Galang, karena dia tahu anak sebesar Galang ini akan terus mencari jawaban yang pas dengan logikanya.

" Dan mama marah sama papa, karena Papa sudah membuat kesalahan!" lanjut Bagas.

" Seperti saat Galang tidak mau makan sayur ya pa?"

Bagas hanya tersenyum mendengar ucapan Galang, andai kesalahannya sama dengan yang dilakukan Galang,pasti otaknya tidak akan pusing seperti sekarang ini.

Namun kesalahannya sudah cukup fatal dan tidak mungkin lagi bisa diperbaiki, hati Raya mungkin sudah sangat sakit sekarang.

Galang menatap lama, lalu mengeluarkan hp Bagas yang ada didalam saku celananya. Tadi hp Bagas ketinggalan di meja makan.

" Hp Papa bunyi..!" Galang memberikan hp Bagas.

" Ada pesan dari nama Andini!" lanjutnya.

Galang tidak tahu siapa itu Andini, yang dia tahu Hp papanya berbunyi dan dia harus segera memberikan hp itu kepada papanya.

" Terimakasih sayang," Bagas mengambil hpnya dari tangan Gilang.

" Sama sama pa."

Dibayar Hpnya tertera notifikasi dari nomor Andini. "Mas, besok kita jadikan makan siang bareng ,ditempat yang sedang viral itu? aku besok pakai baju pink ya mas!"

Isi pesan dari nomor Andini. Bagas tidak tahu harus menjawab apa, lama Bagas menatap layar hpnya.

" kamu sudah janji lo mas, janji adalah utang yang harus dibayar!" kembali Andini mengirim pesan kepada Bagas.

Bingung, itulah yang dirasakan oleh Bagas sekarang ini.

1
Anonim
RAYA BALASKAN DENDAM IBU MU..
TAK APA JIKA KAMU MENGHARAPKAN PADA YANG LAIN.. BUNUH SEMUA MUSUHMU BUNUH SEMUA ORANG YANG MEMBUNUH IBU MU
sunaryati jarum
Semoga Bu Sri Selamat dan Andini ditangkap
Anonim
BUNUH ANDINI.. SIKSA DIA DENGAN SIKSAAN YANG PEDIH..
MATA DI BALAS MATA.. HIDUNG DIBALAS HIDUNG .. KEJAHATAN DIBALAS KEJAHATAN
sunaryati jarum
Perempuan sakit jiwa seperti itu Bagas , yang kau masukkan dalam rumah tangga kamu yang akhirnya menghancurkan hati Raya.Seharusnya kamu yang harus dapat karma,tapi ini tindakan kamu yang tanpa memikirkan perasaan istri dan anak- anakmu, bahkan sudah cerai masih membayang Raya dan anak- anakmu.Kamu harus tanggung jawab pada keselamatan mereka.Walau konsekuensinya kamu akan kehilangan Kedua putramu, karena pastinya Andini tidak akan membiarkan kamu bertemu.Dan kau sama Andini tidak akan diberikan keturunan.
sunaryati jarum
Syukurin itulah yang kau inginkan dan ibumu? Bahkan kau pernah menghina Raya baju bawang dan kau bandingkan dengan selingkuhan kamu Andinini.Nikmati hidupmu jadi suami boneka yang tak punya kuasa apapun setelah menikahi Andini.Anak - anakmu makin lupa padamu.
sunaryati jarum
Raya mendapatkan masalah karena kamu menerima pelakor yang terobsesi menjadi Ny Bagas.Karena kamu mengabaikan Andini ,maka mantan istri sasarannya,puas kamu Bagas Ibu dari anak- anakmu dirundung masalah karena pelakor itu.
Vivi Zenidar
udah ga guna... sakit hati nya
Anonim
KEADILAN KIRA HARUS DITEGAKKAN...
sunaryati jarum
Kau tahu ya sekarang rasanya bagaimana melihat orang yang kita cintai.bersama orang lain, itulah dulu yang dirasakan oleh Raya, padahal kamu masih berstatus suami,nah sekarang kamu tidak berhak karena Raya telah bercerai denganmu.Satria minta detektif untuk menyelidiki Wijaya, bergerak lebih dulu tanpa mereka sadari
sunaryati jarum
Nah , ceritakan semuanya secara detail.,Raya.Pasti Satria punya solusinya.Tunggu Pak Wijaya, bukan perusahaan Satria yang hancur,bukan Raya yang dipermalukan tapi perusahaan anda yang hancur dan putrimu Andini yang dipermalukan
sunaryati jarum
Emak lega , akhirnya Raya menolak , emak berharap perusahaan orang tua Andini.yang hancur.
sunaryati jarum
Perselingkuhannya kamu dengan Andini membawa kerugian besar.Terutama mental Galang.Karenan pergi meninggalkan istrimu di depan mata putramu Galang
sunaryati jarum
Benar kasih sayang ibu tidak akan putus kita sudah berumah tangga.Semoga harapan ibumu dan kakakmu tentang Satria terkabul.Dan untuk ayah Andini yang ingin membuat usaha hancur dan Raya menderita , gagal dan berbalik pada mereka.
Datu Zahra
Raya 👎
Vivi Zenidar
kejam amat Andini dan papa nya
Datu Zahra
enggak Elegant ah, bego Raya. Harusnya di depan Andini jangan terpancing, panasin, mesra sama Bagas. giliran pelakor pergi baru hajar bagas. Enggak seru,
Datu Zahra
suami keparat kalo udah berani jelekin istri ke perempuan lain.
sunaryati jarum
Yang akan malah perusahaan papamu,Andini.Kalian main- main dengan Satriya , kalian.sendiri.Didikan orang tua Andini sudah salah.Mencintai tidak harus mengabulkan semua permintaannya, apalagi permintaan yang salah sampai menghancurkan rumah tangga orang,maka kehancuran hidupmu yang kau dapat
sunaryati jarum
Jelas- jelas yang gatal itu kamu.Lebih terhormat Raya yang janda bebas menjalin hubungan dengan pria lajang.Sedangkan kamu statusmu gadis tapi berhubungan dengan lelaki beristri hingga berakhir bercerai.Yang akan hancur kamu dan Bagas,Raya makin bersinar
sunaryati jarum
Segera tumbuh subur benih cinta kalian dan merambat saling mengikat kuat.Tak ada lagi pelakor yang berani masuk, karena mereka berdua sama - sama setia tetap kokoh walau banyak godaan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!