NovelToon NovelToon
Takdir Hidup Anak Brokem Home

Takdir Hidup Anak Brokem Home

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Keluarga / Balas Dendam
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: ariyanteekk09

"Rania apa yang kamu lakukan di kamar berdua'an dengan papa kamu" teriak Ririn.

"ini tidak seperti yang bunda pikiran. om haikal yang memaksa aku masuk kamar bunda" Rania ketakutan.

"bohong itu sayang, anakmu ini yang goda mas" haikal memfitnah Rania.

plak

"kurang ajar kamu Rania.. berani banget goda suami bunda.. mending sekarang kamu pergi dari sini!! biar kamu tinggal dengan ayahmu saja" Rania di usir sama Ririn dari rumah nya.

Rania azura rinjani, gadis 16 tahun yang harus menjalani hidup sengsara semenjak kedua orang tuanya memilih berpisah dan mempunyai keluarga baru.

Rania dia abaikan oleh kedua orang tuanya dan lebih perhatian dengan keluarga barunya.. baik rumah ayah maupun bunda nya seperti neraka baginya.

"Tuhan gue harus kemana ini.. pulang ke rumah ayah gue pasti di siksa habis-habisan sama istri baru ayah.. menetap di sini pun tidak aman karena suami bunda yang bajingan itu pasti kembali melecehkan gue" Rania menangis di kamar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 02

"Nia bunda sudah transfer uang 10 juta untuk mu.. Kamu harus hemat dan harus bisa cukup selama 1 bulan. Maaf bunda tidak bisa me jemput mu karena bunda masih banyak kerjaan di kantor. Bunda sudah pesan kan kamu taksi bersiap-siap lah sebentar lagi taksi nya pasti datang" pesan Ririn.

Meskipun Ririn sudah tidak perhatian dengan sang putri lagi karena kesibukannya tapi Ririn tidak melupakan tanggungjawab nya. Tiap bulan Ririn selalu ngirim uang bulanan untuk Rania.

10 juta lebih dari cukup untuk anak seusai Rania, apalagi Rania tidak pernah kelayapan di mall untuk menghabiskan uang nya.

Sedangkan raihan, semenjak menikah dia menyuruh sang istri untuk kasih uang bulanan untuk Rania tapi istri baru nya tidak pernah kasih sepeserpun pada Rania.

"Untung bunda masih kirimin gue uang bulanan kalau tidak entah seperti apa hidup yang harus gue jalani" Rania melihat notif uang masuk.

Dia pun bersiap-siap untuk berangkat menuju rumah sang bunda. Minggu ini giliran nya tinggal di rumah sang bunda.

Karena rumah sepi, Rania cuma pamit sama mbok darmi saja. Taksi yang di pesan bunda nya sudah tiba.

Rumah bundanya sepi karena artnya tidak menetap , sore dia pulang ke rumahnya nya.

Ceklek.

"Rumah sebesar ini sepi. Kenapa bunda tidak menyuruh pembantu nya tinggal di sini aja sih" oceh Rania.

Baru tiba di ruang tamu, Rania di kejutkan dengan kehadiran haikal bapak sambung nya.

"Baru datang ya Nia" haikal menatap Rania dengan penuh nafsu.

Rania tidak menjawab, dia langsung berlari menuju kamar nya dan tidak lupa mengunci nya dari dalam..

"Rania ayok lah layanin papa.. Papa ingin sekali menikmati tubuh indahmu itu.. Papa sudah bosan dengan bunda mu" teriak haikal.

Setiap mereka lagi berdua di rumah, haikal sering ingin melecehkan Rania tapi Rania selalu berhasil lolos.. Laki-laki itu benar-benar menginginkan Rania.

Rania meringkuk ketakutan di bawah selimut.. Dia benar-benar takut sama haikal.

"Tuhan lindungi gue.. Jangan sampai laki-laki bajingan itu menyentuh gue" Rania terisak.

Hidup Rania benar-benar tersiksa, di rumah sang ayah dia selalu dapat pukulan sedangkan di rumah sang bunda hidup nya tidak aman juga.

Rania turun dari kamar nya karena merasa lapar dan yakin papa tirinya sudah tidak ada di rumah jam segini.

Sesampainya di dapur Rania langsung makan saja.. Tiba-tiba dia di peluk dari belakang oleh haikal.

Degg!!!

"Lepasin gue om" Rania memberontak.

"Malam ini kamu tidak bisa lolos sayang. Mumpung bunda mu lembur di kantor ayok layani papa sayang" haikal sudah di penuhi nafsu.

"Jangan om.. Ingat gue ini anak dari istri lo" ucap Rania.

"Papa tidak perduli sayang.. Papa sudah tidak tahan. Ayok kita ke kamar sekarang.. Papa akan membawa mu ke surga dunia".

Rania terus memberontak, dia berharap bunda nya cepat pulang.. Karena sudah habis kesabarannya haikal langsung menarik tangan Rania.

Sia-sia Rania memberontak, karena tenaga haikal lebih besar ketimbang dirinya.. Rania hanya pasrah sekarang ini.

" percuma kamu teriak Rania karena tidak akan ada yang denger.. Di rumah ini cuma ada kita berdua.. Hari ini kamu tidak bisa lolos" haikal langsung melempar Rania ke ranjang dengan tertawa bahagia.

Haikal sudah tidak sabar untuk menikmati tubuh anak tirinya nya itu.. Dari awal melihat Rania haikal sudah terpikat.

"Gue mohon om jangan" mohon Rania.

Haikal tidak mendengar itu semua, tubuhnya sudah panas dan pikiran nya sudah di penuhi birahi.. Laki-laki bejat itu langsung merobek pakaian Rania.

____

Ririn pulang dari kantor, dia heran kenapa rumah nya sepi. Kemana anak dan suaminya itu.

"Mas haikal, Rania kalian di mana.. Ini bunda bawakan kamu martabak kesukaan kamu Rania" teriak Ririn.

Karena tidak ada jawaban, Ririn pikir putri nya itu sudah tidur karena ini sudah jam 10 malam. Ririn pun menuju kamar nya.

Ceklek.

Ririn terkejut melihat suami dan anaknya ada di kamarnya, apalagi haikal berada di atas tubuh Rania.

"Apa yang kalian lakukan di sini" teriak Ririn dengan tatapan tajam.

Haikal langsung turun dari tubuh Rania. Rania pun berlari menuju sang bunda.

"Bunda tolong Nia.. Om haikal mau melecehkan Nia bunda" adu Rania.

Ririn melihat baju Rania robek.. Dia masih shock dengan apa yang dia lihat sekarang.

"Kamu jangan percaya sayang.. Anakmu ini duluan yang goda mas.. Mas tidak mau tapi dia terus merengek sama mas supaya di sentuh" haikal memfitnah Rania.

"Om haikal bohong bunda!! Aku tidak pernah menggoda nya kok" bela Rania.

Haikal terus bicara yang tidak-tidak supaya Ririn percaya padanya. Dia tidak mau Ririn luluh dengan anak nya itu.

Plak plak

"Kamu ingin jadi pelacur Rania. Masih kecil kamu sudah berani goda suami bunda.. Dasar berengsek kamu Rania" Ririn lebih percaya omongan haikal ketimbang sang putri.

"Bunda harus percaya sama aku" mohon Rania.

"Bagaimana bunda bisa percaya sedangkan bunda melihat dengan mata kepala bunda sendiri kamu menggoda suami bunda.. Sekarang juga kamu angkat kaki dari sini" usir Ririn.

"Ini sudah malam bunda.. Aku takut".

"Bunda tidak perduli sekarang juga kamu harus pergi dari rumah ini.. Bunda jijik melihat mu" teriak Ririn.

Rania pun berlari menuju kamar nya.. Bunda nya sudah mengusir nya jadi buat apa dia bertahan.. Dengan berlinang air mata Rania membereskan beberapa bajunya.

Rania mendengar Bunda nya menghubungi raihan. Ririn menyuruh mantan suaminya itu untuk me jemput Rania di rumah nya.

"Aku tidak mau tahu! Sekarang mas jemput Rania.. Aku sudah tidak sudi menampung nya lagi".

" tidak bisa Ririn ini udah malam.. Lagi pula ini kan jadwal Rania tinggal di rumah mu" raihan menolak menjemput Rania.

"Tapi Rania selama tinggal di sini kerjaan nya menggoda suami ku aja mas raihan" Ririn menceritakan apa yang terjadi.

"Maaf Ririn,, aku juga sudah tidak sudi merawat Rania lagi.. Disini kerjaan terus mencuri milik jihan.. Biarkan dia hidup di jalan supaya dia sadar" raihan melarang Rania balik ke rumahnya juga.

"Rania masih kecil mas! Bahaya kalau dia tinggal di luar sana".

" saya tidak perduli Ririn.. Istri dan anak saya tidak setuju dia tinggal selama nya di sini. Mau di mati sekalipun saya tidak perduli " ucap raihan.

"Terserah kamu sudah mas" ujar Ririn.

"Biar dia hidup di jalanan sana supaya hidup kita tidak di recokin anak itu lagi Ririn.. Kamu mau bahagia dengan keluarga baru mu kan".

" ya lah.. Aku tidak mau Rania selalu hadir di hidup ku lagi ".

"Ya udah kalau gitu biarkan dia pergi dari sana dan jangan cegah dia".

Ririn setuju dengan perkataan Raihan.. Dia ingin memulai hidup baru tanpa kehadiran Rania lagi.

Rania yang mendengar itu tersenyum kecut.. Setidaknya perdulikah orang tuanya sekarang terhadap nya..

"Baik lah kalau kalian berdua tidak menginginkan kehadiran ku lagi.. Aku akan pergi dari hidup kalian untuk selama nya" batin Rania.

Sebelum pergi Rania menaruh hpnya dan kartu pemberian bundanya.. Dia akan benar-benar pergi jauh dan tidak akan pernah muncul di hadapan mereka semua lagi..

Rania pun pergi dari rumah itu tanpa pamit sama Ririn.. Dia yakin Ririn saat ini pasti membencinya.

"*sial kenapa Ririn malah mengusir Rania pergi dari sini.. aku gagal menikmati tubuh anak itu.. benar-benar sial" haikal mengumpat di dalam hati nya*.

1
Baek chanhun
Alhamdulillah, akhirnya Rania menepati rumah Raihan, karena Raihan sudah ngomong pd Rania, DI HARAMKAN RANIA MENGINJAK RUMAH KEMBALI,, eh tiba2 Rania balik lagi ke rumah Raihan, gua mulai kecewa dengan jln cerita novel ini, tapi sekarang Ng ada niatan untuk kembali ke rumah Raihan, 🙏💪❤️
Zainul Ariyanti: dia kembali untuk balas dendam bukan menetap kak.
total 1 replies
falea sezi
lanjut
falea sezi
telat buk demi otong mokondo amak sendiri di buang ibu bangsattt laknatt najis
falea sezi
nunggu rania di sayangi bapak angkat nya
Baek chanhun
lihatkan cctv waktu mantan suaminya mokondo , melecehkan anaknya
Baek chanhun
buat hitam di atas putih, agar jelas Rania bukan anak Raihan lagi.
agar jelas Ng ada sangkut pautnya lagi.
thanks teh 💪❤️
Watini Salma
semoga bagus ceritanya 👍🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!