Alvero Reynaldi Pewaris Kerajaan bisnis sang daddy sekaligus mewarisi kepemimpinan mafia Black Wolf
Nadila Nurtan Zillia di jual oleh paman nya untuk menanam modal untuk perusahaan Nurtan Group
bagaimana jika mereka tidak sengaja menghabiskan malam bersama yang menumbuhkan benih di rahim nadila
dan bagaimana kisah mereka setelah malam itu!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AGSM 4
perlahan dila turun dari ranjang dengan menahan perih di selangkangan nya lalu memunguti pakaian nya, setelah berpakaian dila pergi meninggalkan kamar hotel tanpa dila sadari kalung yang di gunakan vero terkait di baju dila
setelah dila keluar dari hotel dila buru buru mesan taxi karena dila melihat ada anak buah paman nya
"pak ke bandara!", ujar dila saat di dalam taxi
"baik nona", jawab supir taksi
dila berencana meninggalkan kota J dan pergi ke kota B di mana tempat sahabat nya berada untuk menenangkan diri
sedangkan di dalam kamar hotel vero baru saja terbangun dan tidak mendapati wanita yang bermalam dengan nya
"kemana wanita itu?", ujar vero
lalu vero membuka selimut yang di gunakan nya dan menemukan sebuah bercak darah
"ternyata benar ini pertama kali buatnya" gumam vero, dia sedikit merasa bersalah
"aku harus menemukan nya!", ujar vero
kemudian vero menghubungi cio
"cari siapa wanita yang semalam dengan ku!", ujar vero pada cio
"memang apa yang terjadi tuan muda? kenapa anda menanyakan seorang wanita?", tanya cio
"dia sudah bermalam dengan ku! cari dia sampai ketemu! perintah vero
"baik tuan muda", jawab cio
kemudian vero melangkah masuk ke kamar mandi lalu keluar dengan pakaian casual nya karena vero tidak ingin terlihat mencolok maka dari itu vero menggunakan pakaian biasa
saat akan pergi meninggalkan kamar hotel vero melihat sebuah anting di dekat sisi ranjang dan kemudian mengambil nya lalu di simpan di saku celana nya
vero tidak menyadari bahwa kalung yang di gunakan nya hilang
1 minggu berlalu vero masih mencari wanita yang sudah bermalam dengan nya
"bagaimana?", tanya vero
"maaf tuan muda kami belum bisa menemukan wanita yang tuan muda maksud", terang cio
"apa susah nya mencari satu wanita saja! bagaimana dengan cctv?", seru vero
"wanita itu tertutup tuan muda, wajah nya terhalang oleh rambut nya", ujar cio
vero menghela nafas nya dan wanita selalu memenuhi pikiran vero
"tuan muda anggota kita melaporkan bahwa mereka sudah mengetahui pemimpin Red Tiger yang baru!", ucap cio yang baru saja menerima laporan dari anak buah nya
"baiklah kita kembali ke negara A sekarang!", ucap vero
"tapi bagaimana dengan wanita yang tuan muda cari?", tanya cio
"perintahkan anak buah ku untuk terus mencari wanita itu!", ucap vero
"baik tuan muda", cio
vero dan cio akhirnya kembali ke negara A, di dalam pesawat
"setelah urusan ku selesai! aku akan kembali dan mencari mu"gumam vero sebari memperhatikan sebuah anting di tangan nya
sedangkan di kota B dila tinggal bersama sahabat nya alea
"lea aku ingin ikut bekerja bersama mu", ucap dila
"tapi dila kerjaan ku hanya pelayan cafe", jawab alea
"tidak apa apa, dari pada aku hanya diam saja", terang dila
"baiklah nanti aku bicarakan sama bos ku!", jawab alea
ke esokan harinya alea membawa dila bertemu bos nya
"bos ini teman saya yang saya ceritakan kemarin", ucap alea
"baiklah kita lihat cara mu bekerja 1 hari ini", ujar bisma bos alea
dila mulai melakukan pekerjaan nya mengikuti arahan dari alea dan tanpa terasa hari pun sudah mulai gelap
"bagus alea teman mu ini cukup cepat belajar dan mudah memahami, jadi teman mu ini saya terima kerja disini", terang bisma
"terima kasih bos", ucap dila sedikit membukukan badan nya
"yasudah lebih baik kalian segera pulang hari sudah malam", ucap bisma
"baik bos", jawab dila dan alea
di perjalanan pulang dila sangat senang karena di terima bekerja
"akhirnya aku bisa bekerja", ucap dila
"dan aku sekarang aku pnya partner bekerja", ucap alea