NovelToon NovelToon
Jodoh Ku Mas Kades

Jodoh Ku Mas Kades

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Romansa pedesaan / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Prettyies

Anggika Rosalia, gadis cantik berusia 27 tahun, baru kembali dari Jakarta dan harus menerima kenyataan dijodohkan dengan calon kepala desa. Luka hatinya belum sembuh setelah ditinggal menikah sang kekasih, ditambah gosip kejam yang melabelinya perawan tua. Demi kepentingan masing-masing, Rosalia akhirnya menikah kontrak dengan Mario Langit Pradana, pria tampan yang membutuhkan pasangan untuk maju sebagai lurah. Lalu, bagaimana kelanjutan rumah tangga mereka? Saksikan kisah selengkapnya hanya di sini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Prettyies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lamaran ditolak

Seseorang tiba-tiba keluar dari balik semak-semak sambil meringis kesakitan.

“Aduh … aduh … sakit—”

Anggika langsung menoleh tajam.

“HAH?!”

Begitu melihat siapa orangnya, matanya langsung membesar.

“Maryono?!”

“Ngapain kamu sembunyi di situ?! Jangan bilang kamu lagi ngintipin cewek-cewek! Dasar mesum! Awas aja mata kamu bintitan!”

Mario mendengus sambil memegangi jidatnya.

“Sembarangan kamu! Aku lagi pasang baliho kampanye, jatuh ke sini!”

“Alasan!” bentak Anggika.

“Dari dulu juga kamu tukang ngeles! Buktinya tim sukses kamu gak ada tuh. ”

Mario menunjuk jidatnya yang memerah.

“Lihat nih! Gara-gara kamu! Jidat aku benjol segede bakpao!”

Anggika melirik sekilas, lalu menyeringai sinis.

“Bagus. Cocok sama kelakuan kamu.”

“Enak aja!” Mario mendelik.

“Kamu tadi yang lempar batu, kan?!”

Anggika melipat tangan di dada.

“Iya, terus kenapa?”

Mario melongo.

“Ngaku pula?!”

“Biarin,” sahut Anggika enteng.

“Satu sama kamu tadi udah nyipratin baju aku pakai air comberan. Anggap aja itu sebagai karma.”

“Hah?!”

“Dasar cewek kejam!”

Belum sempat Mario bicara lagi, Anggika sudah berbalik dan lari terbirit-birit ke rumahnya.

“SUEK KAMU, ANGGIKA!” teriak Mario frustasi.

“AWAS YA! AKU BALAS!”

Anggika tertawa kecil sambil berlari.

“Balas aja aku gak takut! Aku mah bodo amat!”

Sambil ngos-ngosan, Anggika masuk ke halaman rumah.

“Resek emang si Maryono!” gerutunya.

“Baju aku jadi kotor, tapi jidat dia benjol. Impas!”

Begitu masuk rumah, Kulsum langsung melotot melihat kondisi putrinya.

“YA AMPUN!”

“Kenapa kamu lari-lari kaya dikejar setan? Terus kenapa ini bajumu comot begitu!”

“Kamu guling-guling di sawah, hah?!”

Anggika manyun.

“Mak, ini anaknya lagi kena musibah malah dimarahin.”

“Musibah apaan?”

“Kamu tuh kaya anak kecil tau gak!”

“Ini gara-gara si Maryono!” Anggika mendumel kesal.

“Dia nyipratin baju aku pakai air genangan! Tau nggak? Rasanya pengen aku sobek-sobek itu baliho gambar muka jeleknya!”

Kulsum terkejut.

“ASTAGA! Jangan sembarangan!”

“Biarin!Biar dia kapok!”

Kulsum menggeleng-geleng.

“Anggi, kamu tuh jangan kebanyakan benci sama orang. Siapa tahu malah jadi jodoh.”

“Amit-amit jabang bayi!” sergah Anggika cepat.

“GAK SUDI, MAK!”

Ia mengibaskan tangan dramatis.

“Mending aku nggak nikah seumur hidup kalau cowok terakhir di dunia cuma dia!”

Kulsum langsung menepuk lengannya.

“Jangan ngomong sembarangan!”

“Ucapan itu doa, Gi!”

Anggika cemberut.

“Ya Allah, jangan dikabulin, ya.”

“Sudah!” kata Kulsum tegas.

“Sana ganti baju! Habis itu bantu Mak masak di dapur!”

Anggika berjalan ke kamar sambil menggerutu pelan.

“Iya, Mak … kenapa hari ini aku sial banget … ”

Kulsum hanya bisa menghela napas sambil menggeleng.

“Anak satu ini selalu … bikin darah Mak naik tensi.”

Anggika menutup pintu kamar dengan dengusan kesal—

Setelah berganti pakaian, Anggika ikut membantu ibunya di dapur. Tangannya sibuk mengaduk sayur, sementara pikirannya berlari ke mana-mana.

“Anggi, itu bawang jangan kebanyakan,” tegur Kulsum.

“Iya, Mak,” sahut Anggika asal.

Beberapa jam kemudian diluar sudah gelap, Kulsum menepuk tangannya.

“Sudah. Sana kamu mandi, siap-siap.”

Anggika menelan ludah.

“Iya, Mak …”

Selesai mandi, Anggika masuk ke kamar. Ia menatap pantulan wajahnya di cermin, napasnya terasa berat.

“Pokoknya … aku harus membatalkan lamaran ini,” gumamnya tegas.

Ia mondar-mandir gelisah.

“Tapi gimana caranya, ya?”

“Kalau nolak langsung … bapak bisa ngamuk.”

“Celurit bisa melayang ke leher ku … tamat sudah riwayat ku.”

Ia berhenti mendadak.

“Ngaku punya pacar …”

Alisnya terangkat.

“Sepertimya ide terbaik aku bilang aja udah punya calon suami.”

Wajahnya kembali muram.

“Tapi … siapa yang masuk akal?”

Anggika memijat pelipisnya.

“Aduh, Gi … mikir dong!”

Tiba-tiba terdengar suara Kulsum dari luar kamar.

“ANGGI!”

“Cepetan keluar! Juragan Huda sama rombongan udah datang!”

Anggika terlonjak.

“I-Iya, Mak!”

Ia menarik napas panjang.

“Bismillah … nekat aja.”

Anggika melangkah ke ruang tamu. Di sana, juragan Huda duduk santai dengan senyum lebar, ditemani beberapa orang rombongan. Aisyah, istrinya, tersenyum ramah.

“Selamat malam, Juragan,” sapa Anggika sopan.

“Malem, Nduk,” jawab Juragan Huda.

“Wah, kamu cantik banget malam ini.”

Aisyah mengangguk setuju.

“Iya, Anggika kamu kelihatan cantik banget malam ini.”

“Terima kasih atas pujiannya, Tante,” ujar Anggika pelan.

Kulsum tersenyum bangga, sementara Herry—bapaknya—mengangguk kecil.

Anggika menelan ludah, lalu melangkah satu langkah ke depan.

“Maaf… sebelum pembicaraan dilanjutkan, saya ingin menyampaikan sesuatu.”

Suasana langsung hening.

Juragan Huda menaikkan alis.

“Apa itu, Nduk?”

Anggika menggenggam ujung bajunya.

“Saya sebenarnya … sudah punya calon suami.”

Semua orang terdiam.

“Apa?” Kulsum membelalak.

“Kamu ngomong apa, Gi?”

Herry ikut menatap tajam.

“Anggika … ini maksudnya apa? Jangan bercanda kamu! ”

Anggika menguatkan diri.

“Karena itu … dengan segala hormat, saya menolak lamaran Juragan Huda.”

Aisyah saling pandang dengan rombongan.

“Calon suami?” ulangnya pelan.

“Siapa?”

Kulsum dan Herry saling berpandangan panik.

“Gi…” bisik Kulsum.

“Jangan bercanda di depan tamu!”

Anggika membuka mulut, tapi suaranya tercekat.

Tiba-tiba—

PINTU TERBUKA.

Seorang pria masuk dengan langkah mantap. Ia mengenakan jas rapi, wajahnya tenang, tatapannya tajam.

“Permisi maaf saya terlambat.”

Semua mata langsung tertuju padanya.

Anggika langsung nyeletuk.

“D-dia orangnya …”

1
Ayu
lanjut
Ayu
lanjut kak
wagiyah baru
lanjut
Nabila Nabil
promagh kok pedes... 🤣🤣🤣🤣🤣
Prettyies: oh iya lupa 😭 efek lapar kayanya kak gagal fokus padahal aku punya asam lambung😭
total 2 replies
Anonymous
lanjut
Nabila Nabil
seneng lu ye tiap malam gempur si anggi mulu... 🤣🤣🤣🤣
Nabila Nabil
harus sehat banget ya... di kampungku yg 2 orang aku ceritain itu perempuannya gendut semua... makanya orang bilang pada bilang "diet nak menowo iso meteng" tapi ya gak didepan orang banyak bilanginnya,,, bisa bicara dari hati ke hati,,, itu mah namanya ngeledek, aku kalo ada yg bilang gitu mulutku rasanya gatal pengen belain tapi suami ku selalu bilang jangan ikut campur urusan orang.... hiiiihhh gatel mulutku.....
sundusiyah86
lanjut Thor lanjut
Prettyies: ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
sundusiyah86
wkwkw cuma semcama aja Mario 🤣... lanjut Thor lanjut
sundusiyah86: hayuu gass keun Thor....jangan sampai berhenti 🤭🤭
total 2 replies
Nabila Nabil
pingit aja seminggu.... walau udah nikah tapi jangan diketemuin dulu🤣🤣
Prettyies: Sulit sepertinya😂
total 1 replies
Nabila Nabil
pukul pukulan mulut mereka... 🤣🤣🤣
Prettyies: Belum tahap berantem diranjang😅
total 1 replies
Nabila Nabil
dasar buaya... semua laki mah sama ngomongnya gitu.... eh tapi ada lho tetanggaku nikah udah lama ada 2 pasangan malahan,, lama banget gak punya anak... nah ada yg bilang suruh ganti jago atau ganti pasangan... ya gak mau lah.... edan aja... tapi respek sih pada setia banget....
Prettyies: Aamiin Terima kasih doaanya😊
total 3 replies
sundusiyah86
lanjut Thor lanjut keyen ceritanya....semoga Anggi SM Mario cepet nikah
Prettyies: Terima kasih Kak. Ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
Ayu
lanjut kak
Ayu
lanjut thor
wagiyah baru
lanjut
wagiyah baru
lanjut thor
Nabila Nabil
othornya pinter,, jadiin si tasya tumbal... padahal kan yak yg bikin marah nggak itu.... 🤣🤣🤣🤣
Prettyies: Daripada nyalahin Pak Huda gak lucu banget kak😭
total 1 replies
Nabila Nabil
kasihan banget Anggika.... makanya terbuka Anggika.... terbuka sama Mario.... mario kalo dilihat tipe tipe sengklek tapi setia..... 🤣🤣🤣🤣🤣
Prettyies: Anggika masih trauma Kak. Semoga bisa luluh dengan perjuangan Mario. Mario memang setia.
total 1 replies
Nabila Nabil
perbaiki lagi ya kakak othor banyak yg typo... tapi tetep semangat... mungkin efek lapar.... 🤭🤭🤭
Prettyies: Siap Kak nanti aku revisi lagi🙏😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!