NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Bos Menyebalkan

Terjerat Cinta Bos Menyebalkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: wahyoeni"23

Aleta merasa dunia tidak berpihak padanya. Banyak masalah terus menimpanya, dari kehilangan sang Ayah tercinta hingga kehilangan tunangannya , yang direbut oleh orang terdekatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

02. Mantan Pengganggu

Arleta tengah menikmati makan siangnya yang terlambat. Ia sengaja membawa makananya ke pantry dan memakannya di sana.

" Mbak Leta ,ini minumannya ya ". Andi meketakkan minuman jeruk hangat di depan Aleta.

" Terima kasih ya Ndi , kamu memang yang terbaik ". Aletta mengacungkan jempolnya pada Andi , seorang OB yang umurnya masih cukup muda, selepas SMA Andi langsung bekerja menjadi OB di kantor tempat Aleta bekerja.

Tanpa di perintah, pemuda itu langsung menbuatkan minuman kesukaan Aleta.

" Sama - sama Mbak , Mbak Leta juga yang terbaik di hati saya ". canda Andi seperti biasa.

" Alamak.....aku di gombali sama berondong manis ". Aleta terkekeh sambil melanjutkan makan.

" Rayu terus Ndi , jangan kasih kendor ". ucap Bu Eli , senior di pantry.

" Iya dong Bu , siapa tau rejeki anak sholeh ". Andi pun ikut terkekeh.

" Kamu nya yang dapat rejeki , Mbak Leta nya yang dapat musibah ". ucap Bu Eli lagi.

Mereka tertawa bersama...Di sini ...Aleta merasa lebih hidup , karena ada di kelilingi orang- orang yang benar- benar tulus padanya , tanpa topeng.

Ia teringat kejadian kemaren , di mana semuanya terungkap, tentang penghianatan tunangannya dan kenyataan bahwa Mama Nur ternyata hanya pura - pura menyayanginya.

Dan Kartika , sayang tulusnya pada gadis itu hilang sudah. Tapi ia tidak membencinya , malah ia bersyukur bisa mengetahui sifat buruk Bastian sebelum menjadi suaminya.

Aleta terkekeh pelan , " Kayaknya aku harus berterima kasih dengan Mbak Tika ". gumamnya lirih, sebelum kembali ke meja kerjanya.

" Ta , kamu di panggil Pak Gunawan ". ucap Bayu , asisten setia Pak Gunawan , ia meneruskan pekerjaan Ayahnya , yang memilih pensiun karena mulai sakit - sakitan.

" Iya ". Mereka berdua masuk ke ruangan Pak Gunawan.

" Duduklah Bay....Leta !".perintah Pak Gunawan setelah Leta dan Bayu berdiri di hadapannya.

" Begini , tak lama lagi saya akan pensiun , ada putra saya yang akan mengantikan saya sebagai pemimpin perusahaan ".

" Saya harap kalian membantunya untuk semakin memajukan perusahaan ini bersama dengan putra saya ,selama ini ia bekerja di perusahaan cabang , karena itu permintaannya , dan sekarang saya membutuhkannya untuk menggantikan saya di sini, karena sudah saatnya dia harus bertanggung jawab penuh pada perusahaan yang nantinya akan di wariskan padanya ". jelas Pak Gunawan membuat Leta dan Bayu mengangguk lirih.

Rasanya mereka berdua tidak rela kehilangan sosok pemimpin yang sangat baik seperti Pak Gunawan.

" Kalian sanggup ?". tanya Pak Gunawan lantang.

" InsyaAllah kami sanggup Pak ". jawab Leta dan Bayu bersamaan.

" Terima kasih, saya tau kualitas kamu dan Bayu , saya harap kalian berdua tidak mengecewakan saya ".

" Siap Pak Gun ". ucap Bayu.

" Iya Pak ". jawab Leta.

" Maaf Pak , apa kita perlu melakukan penyambutan khusus buat putra Pak Gun ?". tanya Leta.

" Tidak perlu , putra saya tidak menyukainya, jadi jangan kaget jika tiba - tiba dia datang ke perusahaan ini ". Pak Gunawan terkekeh pelan , putranya memang lain dari pada yang lain.

" Eemm Pak Gun , apa boleh saya melihat foto putra Pak Gun , agar saya bisa mengenalinya ". pinta Leta.

" Pintar, baru saja saya juga mau menanyakan itu Pak ". sambung Bayu.

" Baiklah , padahal putra saya melarangnya , tapi ini khusus buat kalian berdua ". Pak Gunawan mengeluarkan ponselnya , dan memperlihatkan foto seorang laki - laki yang tampan

" Tampan ". gumam Leta dalam hati. mengagumi laki - laki di foto itu.

Sejenak ia sadar , lalu kembali berkata dalam hatinya ...Sadar Leta, dia akan jadi Bos kamu, ia kalau baik kayak Pak Gun, kalau enggak.....hari - hari mu akan berat Leta....

Leta dan Bayu sudah keluar dari ruangan Pak Gunawan. Waktu berlalu dengan cepat , jam kerja berakhir sudah.

Leta menyelesaikan tugasnya sebelum beranjak dari tempat duduknya. Wajahnya terlihat sangat lelah , tapi lebih lelah hatinya saat ini.

Berjalam dengan langkah pelan menuju lift , suasana sudah mulai sepi. Langkahnya terhenti ketika melihat sosok laki - laki yang sudah menghianatinya.

Melihat Leta berhenti , Bastian pun maju menghampiri mantan tunangannya itu. " Leta, kita perlu bicara tentang hubungan kita ". ucap Bastian pelan.

" Hubungan kita ?". Leta tertawa sinis. " Kamu lupa kalau di antara kita sudah tidak ada hubungan apapun Bas ".

" Tidak , kamu harus dengar penjelasan aku , itu semua tidak seperti yang kamu pikirkan Leta , aku dan Tika ......".

" Apa ??? Memangnya kamu tau apa yang aku pikirkan ?? bahkan aku tidak sudi memikirkan apapun tentang kamu dengan Mbak Tika , itu tidak penting bagiku Bas ".

" Leta......aku khilaf , dan kakak kamu, dia terus saja merayuku ". Bastian mulai membela diri , merasa dirinya hanya korban yang tidak berdaya.

Cih....benar - benar laki - laki pengecut...

" Kurasa kamu tidak khilaf Bas , karena aku melihat kamu sangat menikmati sentuhan Mbak Tika ".

" Ak.....".

" Cukup Bas , kurasa kalian sangat cocok , jadi selamat ya Bas , aku do'akan kalian berbahagia, dan mulai sekarang jangan ganggu aku lagi, anggap saja kita tidak saling kenal ".

Leta melewati Bastian yang berdiri mematung , lidahnya kelu, ia bingung mau ngomong apa lagi. Sejujurnya ia tidak ingin kehilangan Leta, gadis yang benar - benar ia cintai, dengan Kartika ....niatnya ia hanya ingin bersenang - senang saja , mana kucing tahan jika ikannya terus menggodanya.

Tapi sayang , ia kebablasan....ia terjerat dengan kenikmatan sesaat yang berbalut dosa , dan ia terlambat mengakhirinya , karena Leta keburu memergokinya.

" Sial....". umpat Bastian setelah sadar Leta sudah tidak ada di hadapannya.

Bastian berbalik , ia setengah berlari untuk mengejar Leta , tapi terlambat, gadis itu sudah berlalu dengan motornya.

Bastian kembali mengumpat, ia tidak bisa mengejar dan menemui Leta di rumah gadis itu , karena Kartika pasti akan marah . Dan hanya di tempat kerjalah ia bisa menemui Leta karena mereka satu kantor meski beda divisi.

Seharian ini ia susah untuk menemui Leta karena kesibukannya. Menunggu Leta di kantin pun sia - sia , karena gadis itu tidak turun untuk makan siang tadi.

Tapi dia tidak akan menyerah , ia akan menemui Leta besok.....ia harus mendapatkan hati gadis itu kembali.

*****

1
Rian Moontero
lanjuuuutt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!