NovelToon NovelToon
Sang Penjaga (The Guardian)

Sang Penjaga (The Guardian)

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Fantasi Timur / Penyelamat / Romansa Fantasi / Action / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Abdullah Perwira Ginting

100.000 tahun yang lalu, dunia ini telah ditaklukkan oleh sebuah sekte bernama Sekte Sang Raja! Pemimpinnya dijuluki Huang atau Sang Penjaga. Huang telah menjelajahi dunia dan menciptakan legendanya sendiri.

Hingga suatu saat ia pergi dari dunia untuk menjelajahi dunia lain. Sebelum kepergiannya, ia mewariskan posisinya kepada para muridnya yang ia pilih. Selama 10.000 setelah kepergiannya, dunia masih baik-baik saja.

Hingga pada tahun 10.001 setelah kepergiannya, portal raksasa terbuka diberbagai penjuru dunia, makhluk-makhluk aneh dan menyeramkan keluar dari portal itu, membunuh dan membantai apapun yang mereka lihat. Orang-orang menyebutnya, RAS IBLIS!

Sejak saat itu, dunia yang dulunya damai dan tentram, kini kembali kedalam kekacauan, demi melindungi dunia sekte Sang Raja jatuh hingga titik terendah dan memaksanya untuk menutup diri. Kini 90.000 tahun lagi telah berlalu, dunia hampir sepenuhnya dikuasai oleh ras iblis.

Huang kembali, tapi orang sudah hampir lupa dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdullah Perwira Ginting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 02 "Peperangan di Kota Pahlawan!"

Disisi Wang Ji saat ini, ia telah tiba ditanah para leluhur. Dihadapannya ada sebuah altar yang dikelilingi oleh 4 patung mahkluk suci yaitu Naga, Phoenix, Harimau, dan Kura-kura berekor ular.

Wang Ji berdiri ditengahnya dan mulai membentuk segel tangan yang rumit.

"Demi tanah para legenda, saya kaisar yang hina ini meminta para leluhur dan mahkluk suci untuk datang, lindungi tanah kami!"

Wung!!!

Altar itu bergetar, energi Qi Kaisar Wang Ji mulai disedot secara gila-gilaan kedalam altar itu. Wang Ji yang merasakan itu merasa kesakitan, jelas sekali bahwa sebenarnya kekuatannya terlalu lemah untuk memanggil para leluhur nya dan mahkluk suci itu. Ini adalah alasan mengapa tidak pernah ada reaksi selama ini.

Energi Qi Wang Ji hampir habis disedot, membuat Wang Ji memuntahkan seteguk darah dan semakin melemah. Seperti sebelumnya, harusnya ia sudah menyerah sekarang karena ia hampir mati ditengah altar ini. Tapi situasi sekarang memaksanya untuk tetap melanjutkan, satu-satunya harapan untuk menyelamatkan Ras Manusia hanyalah para leluhur dan mahkluk suci itu.

"Begitu mengerikan, baru saja dimulai tapi rasanya aku hampir mati!. Tapi apapun itu, kali ini aku tidak bisa berhenti bahkan jika aku mengorbankan jiwaku!"

Semangat didalam diri Wang Ji semakin membara, detik berikutnya ia pun mengerahkan kekuatan jiwanya untuk Altar. Wang Ji mempertaruhkan segalanya disini, jika gagal dia akan mati sia-sia, tapi jika berhasil meskipun ia mati tapi setidaknya Ras manusia masih bisa diselamatkan.

Beberapa menit kemudian, Wang Ji terjatuh tak bisa bangkit. Rasa sakit di sekujur tubuh nya menyerang, matanya hampir tertutup dan kesadaran nya hampir menghilang, pandangannya sudah mulai kunang-kunang.

"Aku sudah mengerahkan segalanya, tapi masih tidak ada reaksi apapun, apakah... Benar-benar tidak ada harapan..."

...****************...

Di benteng kota para Legenda, Long Yu dan pasukan kekaisaran bertempur habis-habisan untuk melindungi kota. Sampai sekarang, karena adanya Long Yu di benteng itu, Ras iblis masih belum bisa menembus benteng meskipun serangan sudah berlangsung selama satu jam.

Seseorang pergi menghadap pada jendral besar pasukan iblis.

"Tuan Jendral, pasukan kita masih belum bisa menembus benteng kota Legenda. Kerugian dipihak kita sudah tidak terhitung..." Ucapnya takut-takut.

"Kota Legenda ini, benar-benar kuat. Sama seperti pertama kalinya ras iblis kami menyerang dunia ini. Tapi karena perintah Kaisar iblis, apapun resikonya kota ini harus tunduk." Ujarnya memperhatikan, pandangannya masih fokus pada Long Yu yang juga memandangnya dengan keganasan.

"Kerahkan panglima iblis Ashura!" Titahnya.

"Baik!"

Dump!

Dump!

Dump!

Seorang iblis raksasa bertubuh merah, tangannya dibakar oleh api yang membara, tanduk di kepalanya menjulang kelangit, matanya merah menyala menatap remeh benteng dihadapannya.

Long Yu menatap raksasa itu dan bergumam, "Akhirnya mengerahkan iblis Ashura."

Terlihat iblis Ashura melemparkan bola api raksasa kearah benteng. Pasukan kekaisaran dan murid-muridnya memandang bola api itu dengan mata terbelalak. Seolah, sebentar lagi adalah waktu kematian mereka.

Tapi....

Roarr!!

Auman menggema menggetarkan langit dan bumi, seekor Naga Raksasa hitam terbang diatas langit, menghalau bola api itu.

Bola api itu menghilang dalam sekejap. Orang-orang memandang Naga itu dengan kagum.

"Itu adalah pemimpin Sekte Naga Jatuh Long Yu!"

"Kita diselamatkan lagi olehnya!"

Orang-orang berkata dengan syukur dan senang.

"Semuanya teruslah berperang, fokus pada musuh. Iblis besar itu biar aku yang tangani, kalian jangan khawatir!" Ucap Long Yu.

Pasukan kekaisaran dengan ini kembali bersemangat, membunuh setiap iblis yang hendak memanjat dinding benteng.

"Ras iblis kalian apakah sudah kehabisan orang! Mengirim Ashura kecil ini untuk bertarung denganku!" Long Yu berkata memprovokasi dan berubah kembali menjadi manusia.

Long Yu membentuk segel tangan, kemudian bayangan manusia Raksasa berdiri dibelakangnya. Long Yu kemudian masuk kedalam dada bayangan itu.

"Proyeksi kaisar? Menarik!" Jendral besar iblis mengulas sebuah senyuman.

Long Yu mengangkat pedangnya,

"Ashura kecil, terimalah kematianmu!"

Wuuunggg!!!

Energi pedang yang mengerikan menebas kearah iblis Ashura. Iblis Ashura itu menyilangkan tangannya, tapi itu percuma karena selanjutnya dia sepenuhnya terbelah menjadi dua dan mati dalam sekejap.

Pasukan kekaisaran dan murid-muridnya berseru kagum melihat itu.

"Iblis Ashura ditebas dengan mudah! Luar biasa!"

"Pemimpin Long Yu luar biasa!"

"Jendral besar Iblis! Datang dan hadapi aku, mari kita selesaikan ini!" Teriak Long Yu.

Jika berlama-lama dengan situasi saat ini, jelas bukan hal baik baginya dan pasukannya. Satu-satunya cara untuk menyelesaikan ini dengan cepat dan mempertahankan benteng adalah dengan menantang Jendral besar pasukan iblis. Jika dia bisa membunuh Jendral besar itu, maka pasukan iblis pasti akan mundur. Karena kekuatan sebenarnya pada sebuah pasukan ada pada Jendral mereka.

Disisi jendral besar pasukan iblis, ia berdiri dan terbang menuju Long Yu dengan kecepatan yang mustahil dilihat.

"Hanya seekor cacing kecil yang dibuang oleh tuannya, juga berani berteriak padaku?" Ucapnya remeh.

Dihadapan proyeksi kaisar milik Long Yu, Jendral besar itu terlihat sangat kecil, tapi ia masih memandang rendah kearah Long Yu.

"Jendral besar iblis, mulutmu tajam juga. Pandai menghina dan sombong sama seperti Ras Nagaku. Biar kulihat, apakah kekuatan jendral besar iblis sama besarnya dengan mulutnya!"

Long Yu menebaskan kembali pedangnya, energi pedang yang besar kembali melesat.

Jendral besar iblis itu hanya tersenyum, lalu mengulurkan tangannya kedepan dan menahan serangan Long Yu dengan satu tangan.

Busshh!!

Serangan Long Yu hancur dalam sekejap. Long Yu menatap itu dengan serius. Itu adalah 30 persen kekuatannya, tapi ditahan dengan mudah oleh Jendral besar iblis itu.

"Harus kuakui, kau memiliki kekuatan yang hebat. Baiklah, Namaku adalah Mao Jun, Panglima besar iblis peringkat 100. Adalah sebuah kehormatan bagimu mengetahui namaku sebelum mati.." Ucapnya dengan sombong.

"Hahaha.... yang tadi hanyalah serangan lemah, sekarang aku akan serius!"

Detik berikutnya, dengan proyeksi kaisar masih menyelimuti dirinya, ia melesat dengan cepat menyerang Mao Jun. Sementara Mao Jun tampak seperti bermain-main dengannya, hanya bertahan dengan tubuh kecilnya dan menghindar kesana kemari.

Long Yu menjadi kesal karena itu, "Tehnik Naga pertama, Kebangkitan Naga!"

Energi besar terbentuk menjadi kepala Naga, menyerang Mao Jun. Mao Jun yang terlalu meremehkan Long Yu terkena serangan, dan melesat ke tanah seperti peluru.

Tidak ingin memberikan kesempatan, Long Yu kembali menginjak Mao Jun dan menghasilkan ledakan yang keras. Ketika Long Yu mengangkat kakinya, sebuah kawah raksasa berbentuk kaki terlihat dengan jelas.

Pasukan kekaisaran bersorak gembira seakan ini adalah kemenangan besar.

"Uhuk...uhuk...uhuk..." Mao Jun terbatuk dan perlahan berdiri, terlihat aliran sedikit darah dari sudut bibirnya.

"Lumayan juga kau cacing kecil sialan! Sekarang adalah giliranku!!"

Mao Jun berteriak marah dan membentuk kuda-kuda, selanjutnya dia melesat kelangit dengan kecepatan gila, meninggalkan tanah yang retak dibawah kakinya.

Long Yu membelalak terkejut, dalam seketika Mao Jun telah ada dihadapannya dan meninjunya dengan kuat!

"Uaahkk!!"

Long Yu terlempar keluar dari proyeksi kaisar.

1
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Uhuk... uhuk... sialan cacing kecil
Nanik S
Hadir
Haryati Tti
mantap 👍💪💪
Haryati Tti
gas💪
Haryati Tti
mantap 👍
Haryati Tti
👍
Haryati Tti
mantap
Haryati Tti
mantap 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!