Di paksa menikah dengan pilihan ayah nya membuat Vivian kabur dari rumah untuk menemui sang kekasih tetapi bukan tempat perlindungan yang di dapatkan Vivian dia justru melihat pengkhianat sang kekasih dan adik tirinya.
Vivian pergi meninggalkan apartemen Dika sang kekasih tapi karena berlari terlalu cepat Vivian menabrak mobil seseorang dan dia meminta pertolongan agar bisa membawa nya pergi.
Siapa yang sudah menyelamatkan Vivian?
Lalu bagaimana dengan nasib Vivian selanjutnya yuk baca cerita nya di novel terbaru ku Nikah Dadakan hanya di Nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kabur
"Aww....." ringis Vivian merasa tubuh nya sakit karena terjatuh,dia berusaha bangkit dengan semua kekuatan nya lalu berjalan pelan sambil sesekali melihat ke belakang takut-takut kalau ketahuan.
Vivian menyetop siapa pun yang lewat dia ingin meminta bantuan tapi tak ada yang mau berhenti membantu nya dia terus berjalan pelan.
"Rrr.......Wuuss......." bunyi cipratan air mengenai tubuh Vivian yang tengah berjalan.
"Mobil sialan..... berhenti" maki nya membuat mobil itu berhenti seketika dan keluar si pengendara.
"Kau punya mata atau tidak,lihat baju ku basah semua karena kau" marah Vivian
"Seharusnya saya yang katakan pada anda demikian,anda punya mata kan! Ini bukan tempat pejalan kaki,anda berjalan di aspal yang mana tempat lalu lalang mobil" jawab nya
"Kau harus ganti rugi"
"Kau ingin memeras,ck..... seperti nya ini kerja mu ya, pura-pura berjalan lalu memeras orang yang melintas"
"Sial!" umpat Vivian dalam hati tadi nya dia memang berniat meminta uang pada si pengendara ini karena Vivian sama sekali tidak membawa uang nya,dia ingin naik ojek atau angkutan apapun ke apartemen Dika tapi sepertinya niat nya di ketahui pengendara.
"Ada apa Alan?"tanya lelaki yang baru keluar dari pintu belakang mobil.
"Hanya pengemis pak" jawab Alan
"Berikan saja lalu pergi saya masih ada rapat penting"ujar nya membuat sang sopir bernama Alan tersebut mengeluarkan uang 100 ribu lalu melemparnya pada Vivian.
"Ambil itu dan bertobat lah" ujar nya lalu pergi.
Vivian mengambil uang nya dan menangis.
"Begini rasa nya menjadi orang miskin tak pernah di hargai" batin nya pelan.
Sejak ibu nya meninggal Vivian selalu di siksa oleh sang ayah,belum genap empat puluh hari sang ibu ayah nya membawa istri baru dan seorang anak perempuan dari Vivian sekolah dia sudah bekerja dan uang hasil kerja kerasnya di ambil oleh ibu tirinya dengan alasan ayah nya sakit jadi butuh pengobatan padahal Vivian melihat ayah nya sehat-sehat saja,Vivian bertahan di rumah itu karena permintaan ibu nya,Rumah itu peninggalan nenek Vivian untuk ibu nya jadi ibu nya meminta Vivian menjaga rumah itu tapi sekarang dia harus pergi selain tidak tahan dengan kelakuan ayah dan ibu tirinya Vivian juga tidak ingin di jodohkan dengan lelaki tua bangka.
Vivian menyetop taksi yang tengah lewat dan segera masuk.
"Puri Residence pak"ucap Vivian dan diangguki sopir taksi nya.
Di sepanjang jalan perempuan ini hanya menangis dalam diam.
"Maaf kan aku bu,aku tidak bisa menjaga amanah ibu" batin Vivian
"Aku lemah bu,aku butuh ibu"lanjut nya membantin.
Vivian terus saja menyalahkan dirinya sebagai anak yang tidak berguna karena meninggalkan rumah peninggalan sang ibu tapi mau bagaimana lagi dia sudah tidak tahan dengan semua ini.
"Mbak sudah sampai" ujar sang sopir tapi tak di jawab oleh Vivian yang masih melamun.
"Mbak..... sudah sampai" ulang nya membuat Vivian tersadar.
"Maaf pak" jawab Vivian sambil menyeka air matanya lalu memberikan selembar uang merah tadi.
Setelah mendapat kembalian Vivian segera turun.
"Semoga Dika ada di apartemen nya"
****
"Ayah..........!" pekik Erika
"Kenapa bu?"tanya Pak Rudi yang mendengar teriakan istri nya itu.
"Vivian kabur,dia nggak ada di kamar yah, bagaimana ini pernikahan nya besok akan di laksanakan pak Sobirin pasti marah besar yah kalau Vivian Nggak ada"ucap Erika
"Anak sialan itu berulah lagi, hubungi Olivia bu suruh pulang bantu cari Vivian,malam ini kita harus menemukan nya"perintah pak Rudi
"Iya yah"
"Lewat mana dia kabur?" tanya pak Rudi yang memeriksa kamar Vivian.
"Lihat itu yah,anak sialan itu menghancurkan plafon kamar mandi"tunjuk Erika
"Benar-benar anak pembangkang kamu Vivian,awas kalau ketemu akan aku ikat kamu dan langsung di nikahkan sama pak Sobirin"omel pak Rudi
"Iya yah dia tidak bisa di diamkan, Vivian anak yang tidak tau di untung" kompor Erika membuat pak Rudi semakin kesal.
kacau...saling tuduh...
padahal biang keroknya dari Karina
lagian yang menafkahi tugas bapak elo,bukan abg lo😆😆😆
Ngadi Ngadi nih Leo
biar semua orang juga tau klo sekarang kamu sudah punya istri,Vivian istrimu
yang di perebutkan malah sudah jadi suami orang ,suami Vivian
udah jelas itu mantan istri dan Bagas udah dekat ma cewe lain,masa masih make Anita .blom lagi ntar Sarah bakalan marah karena kamu depak ,siap2 kmu bakalan dibelit ular mu sendiri
orang jahat akan selalu mendapatkan balasan nya