NovelToon NovelToon
Mereka Kebahagiaanku

Mereka Kebahagiaanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Persahabatan / Penyelamat / Keluarga / Teen School/College / Teen / Anak Yatim Piatu
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: FZR

ini karyaku yang ke enam, mohon dukungan nya ya....
*************

Eltav Aarav Exellenza (baxter), seorang cowok berusia 17 tahun dan hidup seorang diri dengan ketiga maid nya meskipun ia masih memiliki keluarga. keluarga nya tidak peduli pada nya kecuali abang nya apalagi ia baru mengetahui bahwa diri nya hanyalah seorang anak angkat.

ia sangat tertutup dan enggan menceritakan kisah hidup nya pada orang lain termasuk sahabat satu satu nya. ya, hanya sahabat nya lah yang mau berteman dengan nya sedangkan yang lain hanya menganggap nya seperti sampah, namun semua itu tidak pernah di hiraukan oleh nya.

hingga suatu saat, ia menemukan dua anak kecil yang berbeda usia yang tertidur di bawa guyuran air hujan tepat di depan gerbang rumah nya.

siapakah dua anak kecil tersebut? apakah Eltav akan menolong dan merawat mereka atau akan membiarkan nya begitu saja? silahkan ikuti kisah nya dan jangan lupa berikan like, komentar, subcribe dan vote ya, terima kasih dukungan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FZR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MK 2 |BERDUEL|

Istirahat pun tiba, Regan pun mengajak Eltav ke kantin dan Eltav pun mau karna ia tadi tidak sarapan. Saat ia melewati koridor, banyak siswa siswi yang menghina Eltav dan menyayangkan Regan yang mau saja berteman dengan Eltav.

Regan yang mendengar sahabat nya di hina dan di caci pun geram serta langsung menghampiri salah satu siswa di sana dan mencengkram kerah seragam nya.

Sedangkan Eltav sama sekali tidak peduli dan ia hanya fokus mengirim pesan pada orang suruhan nya bahwa bu Ika akan ikut bersama, dan juga mengirim pesan pada Veer bila hari ini ia tidak bekerja.

"maksud lo apa hina sahabat gue hah!!!"

"kok lo yang marah? Tuh anak biasa aja kok" ujar siswa tersebut dengan senyum mengejek.

"udah Gan, gue gak papa" ucap Eltav datar.

"gue tanda in muka lo pada" ucap Regan penuh penekanan.

Mereka pun berlalu pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah minta di isi, Eltav sempat melirik sekilas ke arah siswa tersebut dan ternyata siswa tersebut melihat nya dan mengira Eltav meremehkan nya lewat lirikan mata tersebut membuat siswa tersebut tidak terima.

"woy miskin!!!" panggil nya.

Eltav tau bahwa siswa tersebut memanggil nya, namun ia tidak mengindahkan panggilan itu dan terus berjalan.

"Woy Eltav!!!!" panggil nya lagi dan kali ini memanggil nama nya.

Eltav pun berhenti tanpa berbalik apalagi menghampiri siswa tersebut, dan Regan juga berhenti.

"mau apa lagi lo hah?" tanya Regan.

"gue Roky Satria kelas as 11 b nantang lo duel di lapangan sekolah sepulang sekolah nanti" ucap nya dengan lantang.

Eltav tersenyum tipis tanpa di sadari oleh yang lain nya kemudian mengangguk sekali dan kembali berjalan ke kantin bersama Regan yang terlihat heran dan khawatir.

Sedangkan Roky tersenyum miring melihat anggukan Eltav tadi, kemudian ia mengajak kedua teman nya yang sedari tadi diam untuk pergi dari sana.

Devan yang mendengar bahwa Eltav di ajak duel oleh Roky pun langsung memberitahu ke empat sahabat nya yang berada di rooftop.

………………………………

Di mansion Exellenza, bu Ika menyampaikan pada majikan nya bahwa mulai hari ini Eltav tidak lagi tinggal di mansion atas permintaan Eltav sendiri dan ia juga mengundurkan diri karna ingin ikut dengan Eltav.

Majikan nya pun mempersilahkan nya bahkan mereka merasa sangat senang bahwa Eltav pergi dari mansion dengan sendiri nya tanpa perlu di usir. Mereka pun memberikan pesangon pada bu Ika.

"permisi tuan nyonya, di depan ada orang yang mencari bik Ika" ucap salah satu maid.

"terima kasih Ti, permisi tuan nyonya, saya ke depan dulu" ucap bu Ika.

"hm"

Bu Ika pun pergi ke depan untuk menemui orang yang mencari nya. Di teras mansion, ia melihat dua orang pria yang satu memakai seragam sopir sedangkan satu nya memakai pakaian biasa namun badan nya tampak gagah.

"maaf, kalian siapa ya?" tanya bu Ika.

"apa benar anda bu Ika?" tanya balik orang yang berpakaian biasa.

"benar, saya bu Ika"

"kami suruhan den Eltav untuk mengambil barang den Eltav dan menjemput anda, saya Irfan kepala pelayan dan ini Joy sopir"

"kalo begitu, mari saya antar ke kamar Eltav, barang nya sudah di bereskan jadi tinggal membawa nya saja"

Bu Ika pun mengantar kedua pria itu ke kamar Eltav untuk mengambil barang barang Eltav, setelah itu bu Ika izin untuk mengambil barang nya di kamar nya dan akan menyusul mereka nanti.

Setelah semua barang di masukkan ke bagasi mobil, Irfan pun membukakan pintu mobil untuk bu Ika kemudian ia duduk di samping pengemudi.

Setelah 40 menit perjalanan, akhir nya mereka sampai di sebuah rumah yang tidak besar juga tidak kecil, gerbang dan rumah hanya berjarak 50 meter. Bu Ika, melihat halaman depan rumah yang luas dan bersih.

Di sana ada air mancur, ada tiga pohon besar yang berjarak dan di bawah nya masing masing ada sebuah bangku.

Irfan memerintahkan anak buah nya untuk membawa barang barang Eltav ke kamar Eltav sedangkan ia sendiri mengantarkan bu Ika ke paviliun di belakang rumah.

Halaman belakang rumah lebih luas dari halaman belakang. Rumah dan paviliun hanya berjarak 50 meter, di sana ada kolam ikan, gazebo, ayunan dan taman mini.

✴✴✴

Roky sudah bersiap di lapangan sekolah, semua murid pun juga sudah berkumpul di tepi karna penasaran dengan pertandingan antara Roky dan Eltav.

Tak lama Eltav datang bersama Regan dan Alga cs, Alga cs dan Regan menepi tak lupa Regan juga membawakan tas Eltav.

Roky melepas seragam atas nya hingga menyisakan kaos abu abu gelap, sedangkan Eltav hanya melepas almamater nya dan memelinting lengan seragam nya hingga siku lalu memasukkan kedua tangan nya ke saku celana nya bahkan terlihat santai.

"lo ngeremehin gue?" tanya Roky.

"gak" jawab Eltav datar dan singkat.

"kalo lo kalah, lo harus keluar dari sekolah ini, bagaimana?"

"hm"

"aturan nya sampe mengaku kalah"

"hm"

Roky pun langsung menyerang Eltav yang masih terlihat santai dan saat hampir terkena pukulan nya, Eltav menghindar. Tidak hanya sampai di situ, Roky terus menerus melayangkan pukulan dan tendangan nya, namun lagi lagi Eltav dapat menghindari nya dengan mudah.

"apa lo cuma bisa menghindar doang hah" kesal Roky.

Roky terus melayangkan serangan ke arah Eltav dan kali ini Eltav menangkis dan sesekali membalas serangan Roky. Cukup lama mereka berduel hingga Roky mengaku kalah karna kelelahan apalagi semua pukulan nya tidak ada yang mengenai Eltav.

"udah cukup, gue capek" ucap Roky.

"hm"

Eltav pun menghampiri Regan dan mengambil tas dan almamater nya yang tadi ia lempar ke arah Regan lalu menghampiri Roky yang duduk di tengah lapangan sambil minum minuman yang di berikan oleh salah satu teman nya.

"jangan putus latihan" ucap Eltav.

Eltav pun berlalu dari sana dan hendak pulang setelah melihat abang nya sejenak yang mana abang nya juga menatap nya, sedangkan Regan setelah salam tos dengan Eltav pun pulang.

"Eltav tunggu, mau abang antar?" tanya Alga

"ndak" jawab Eltav.

Eltav pun pulang dengan berjalan kaki karna memang jarak rumah nya tidak jauh dari sekolah nya.

Sesampai nya di rumah, ia pun langsung pergi ke kamar nya setelah menerima laporan dari Irfan. Ia mandi dan berganti pakaian lalu membereskan barang barang nya yang tadi di ambil dari mansion.

Setelah itu ia turun ke bawah dan ingin menemui pengasuh nya yang ternyata sedang membuat sesuatu di dapur.

"ibu sedang buat apa?" tanya Eltav.

"eh Eltav, sudah pulang?" tanya balik bu Ika.

"sudah, ibu buat apa itu?"

"buat brownis kering kesukaanmu"

"mau dong bu"

"sabar dulu, bentar lagi matang"

"bik Mita" panggil Eltav.

"iya den" sahut Mita dan langsung menghampiri Eltav.

"seperti biasa ya bik"

"ini den, semua yang habis sudah saya tulis di sini"

"baik, terima kasih, apa untuk makan malam ada bahan nya?"

"ada den, tinggal untuk makan malam saja"

"ya sudah, saya keluar nanti malam saja"

"baik den"

Setelah itu Eltav meminta bu Ika untuk mengantarkan kue nya ke ruang kerja nya yang berada di lantai dua paling ujung sebelah kiri.

Eltav pun pergi ke ruang kerja nya dan mengerjakan pekerjaan nya. Sebenar nya ia penasaran dengan keluarga kandung nya, namun ia tidak tau harus memulai nya dari mana.

Tok tok tok

"El, ini ibu"

"iya bu, masuk"

"ini kue nya sama ibu buatkan jus alpukat kesukaanmu"

"terima kasih bu"

"sama sama"

"bu, apa boleh El tanya sesuatu?"

"boleh, mau tanya apa?"

"siapa keluarga kandung El?"

DEG

"jadi kamu sudah tau nak?"

"iya bu"

"apa kamu tidak melihat kalungmu? Kalo tidak salah, ada nama keluarga kandungmu di belakang namamu"

Eltav pun melihat kalung yang selalu ia kenakan, di sana terlihat ukiran nama lengkap nya dan di belakang nama nya terukir sebuah nama, bukan Exellenza melainkan Baxter.

"ibu tidak tau pasti nya seperti apa, tapi nyonya bilang kamu di ambil dari panti asuhan terkasih dan saat itu kamu masih berusia 2 bulan. Ibu ada simpan akte mu karna memang hanya itu ibu panti punya"

"baik bu, terima kasih"

"iya, kalo gitu ibu turun dulu ya, nanti akte nya ibu kasih ke kamu"

"baik bu"

Setelah bu Ika keluar, Eltav pun langsung mencari latar belakang nya tentang keluarga Baxter. 1 jam kemudian, akhir nya ia mendapatkan nya meskipun tidak detail.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!