NovelToon NovelToon
Ketika Musuh Menjadi Pengantin Pengganti

Ketika Musuh Menjadi Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Pelakor jahat / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:752.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Sharmila, seorang wanita cantik, sedang bersiap untuk hari pernikahannya dengan Devan, bos perusahaan entertainment yang telah dipacarinya selama tiga tahun.

Namun, tiba-tiba Sharmila menerima serangkaian pesan foto dari Vivian, adik sepupunya. Foto kebersamaan Vivian dengan Devan. Hati Sharmila hancur menyadari pengkhianatan itu.

Di tengah kekalutan itu, Devan menghubungi Sharmila, meminta pernikahan diundur keesokan harinya.

Dengan tegas meskipun hatinya hancur, Sharmila membatalkan pernikahan dan mengakhiri hubungan mereka.

Tak ingin Vivian merasa menang, dan untuk menjaga kesehatan kakeknya, Sharmila mencari seorang pria untuk menjadi pengantin pengganti.

Lantas, bagaimana perjalanan pernikahan mereka selanjutnya? Apakah pernikahan karena kesepakatan itu akan berakhir bahagia? Ataukah justru sebaliknya?

Ikuti kisah selengkapnya dalam

KETIKA MUSUH MENJADI PENGANTIN PENGGANTI

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Alasan konyol

.

“Sharmila… Kenapa kamu pulang sama dia?” tanya Devan tidak suka. Matanya menatap tajam, ujung telunjuknya mengarah ke wajah Zayden.

“Apanya yang aneh? Dia suamiku. Asisten kamu pasti sudah bilang kan, kalau aku menikah dengan Arya?” jawab Sharmila.

“Boby memang mengatakan sesuatu, tapi aku tidak percaya. Aku ingin kamu yang mengatakannya sendiri padaku,” ucap Devan.

Sharmila menghela napas malas. “Mengatakan apa? Mengatakan kalau kamu kabur dari hari pernikahan, atau mengatakan kalau aku mencari pengantin pengganti? Bukankah itu adil?” sergahnya sambil tertawa.

“Sayang, duduk dulu. Kamu pasti masih capek habis kerja keras semalam." Zayden menyela dengan menarik pelan tangan Sharmila untuk duduk di salah satu sofa panjang yang ada di beranda rumah itu, lalu dia ikut duduk di sampingnya dengan tangan melingkar di belakang pundak wanita itu.

Konyolnya, Sharmila menurut saja bagai kerbau dicocok hidungnya. Sementara Devan, pria itu tengah mengetatkan rahang dan mengepalkan tangan mendengar ucapan ambigu dari Zayden. Apa maksudnya dengan kerja keras semalam?

“Sharmila, bukankah sudah kukatakan waktu aku menelponmu? Pernikahan kita diundur, bukan dibatalkan?” Devan berteriak tidak terima. Hatinya terasa panas melihat kini wanita itu duduk berdampingan dengan musuh bebuyutannya.

Sharmila mengangkat kepalanya dengan mata memicing tajam. "Ditunda?” tanyanya. “Kamu yang tidak datang di hari pernikahan. Kamu juga yang viral bersama dengan Vivian. Lalu kamu menyuruh aku menunda pernikahan? Apa kamu merasa punya hak atas hidupku?!”

Kali ini wanita itu tak lagi bisa menahan emosi. Suaranya menggelegar dengan wajahnya yang memerah akibat amarah yang terpendam.

Menyadari dirinya bersalah, Devan berusaha bersikap lunak. Tidak ingin Sharmila semakin emosi. “Sharmila, maafkan aku,” ucapnya. “Penerbangan …”

Ucapan Devan terhenti ketika seorang pelayan datang membawa nampan berisi teh dan cemilan lalu meletakkannya di meja di hadapan Zayden. Dalam hatinya memaki akibat rasa iri dan benci. Kemarin, dirinya berada di beranda rumah itu seharian hingga malam. Baru pagi tadi disuguhkan teh.

Tapi Zayden? Musuh bebuyutannya itu bahkan belum ada sepuluh menit duduk di sana, dan pelayan langsung memperlakukannya bagaikan raja.

“Mila, waktu itu aku ingin datang, tapi penerbangan dibatalkan karena hujan deras bercampur badai dan kabut tebal. Aku sudah mengatakannya padamu di telepon, kan?” Melupakan soal teh, lebih baik berusaha meyakinkan Sharmila.

Sharmila tertawa terbahak-bahak sampai mengeluarkan air mata, membuat Devan bahkan Zayden juga mengerutkan kening. Apa yang lucu menurut Sharmila.

“Arya, berikan aku sapu tanganmu!” Sharmila yang masih belum bisa berhenti tertawa, menengadahkan tangan di depan wajah Zayden tanpa menoleh.

Meskipun tidak paham, Zayden memberikan juga apa yang diminta oleh Sharmila. Menatap bingung ke arah wanita itu, yang menggunakan sapu tangan itu untuk mengusap mata dan hidungnya.

“Sharmila, jangan bersikap seperti ini. Ayo kita bicarakan ini baik-baik.” Devan menggeleng, tidak mengerti dengan sikap Sharmila.

“Devan,” panggil Sharmila setelah tawanya reda. Wanita itu tampak membersihkan ingus dari hidungnya, lalu menatap lekat ke arah Devan.

“Apa kamu tidak bisa mencari alasan yang lebih masuk akal? Daripada kamu membuat alasan yang konyol seperti itu, Mungkin, aku akan lebih percaya jika kamu mengatakan pada saat itu pesawat bannya bocor dan tidak ada tukang tambal yang datang.”

Byur…

Teh yang baru saja masuk ke mulut Zayden, seketika muncrat keluar mendengar ucapan konyol Sharmila. Pria itu bahkan sampai terbatuk-batuk. Sementara Devan masih tidak mengerti.

“Sayang, apa di bandara ada tukang tambal ban?" tanya Zayden setelah batuknya reda. Namun, tak mendapat respon dari Sharmila yang masih menatap Devan dengan mata tajamnya.

“Sharmila, apa maksudmu? Alasan konyol apa yang kamu maksud?”

Sharmila kembali tertawa mendengar pertanyaan itu. “Kamu tidak mau aku bilang konyol? Devan, kamu benar-benar konyol. Lebih konyol lagi karena kamu tidak sadar bahwa kamu konyol."

"Coba pikir sekarang ini musim apa? Jangan bilang kamu tidak tahu! Devan, di mana-mana terjadi kemarau panjang. Tanah kerontang, pohon-pohon kering, daun-daun berguguran, debu berterbangan, dan kamu bilang hari itu ada hujan badai? Apa itu masuk akal?”

Devan tertegun mendengar apa yang diucapkan oleh Sharmila. “Tapi waktu itu Vivian bilang…”

"Vivian, Vivian, Vivian…!" Bentakan Sharmila menghentikan ucapan Devan yang belum selesai. “Kamu selalu percaya pada Vivian tapi tak pernah percaya padaku,” Sharmila menepuk dadanya yang kembali terasa sesak.

“Devan, bagaimana hubungan kita berjalan, mungkin kamu lupa, tapi aku tidak. Sejak dulu, setiap apapun yang Vivian katakan kamu selalu langsung percaya, tetapi kamu selalu meragukan aku. Bahkan ketika aku sedang dalam kondisi benar-benar membutuhkanmu, kamu selalu memiliki alasan untuk tidak datang. Sedangkan Vivian, sekali panggilan telepon kamu langsung meluncur.

Bungkam. Devan tak mampu membantah. Semua yang baru saja diucapkan oleh Sharmila semua benar. Vivian selalu berhasil meyakinkan dia untuk selalu ada. Dan yang kali ini terjadi juga karena dia percaya pada Vivian yang saat itu mengatakan sedang ada hujan badai.

“Sekarang kamu sudah ingat,” tanya Sharmila sambil menyandarkan punggung di sofa, bersedekap dan menatap dengan pandangan sinis.

“Sharmila, maafkan aku,” ucap Devan hendak meraih tangan Sharmila, tapi langsung ditepis oleh Zayden. Devan menatap tajam, tapi Zayden tidak peduli.

“Mila, aku benar-benar minta maaf.” Devan menatap Sharmila penuh rasa bersalah. “Aku sudah tahu salah. Aku berjanji, setelah ini aku akan memperbaiki semuanya, aku tidak akan seperti dulu lagi.” Pria yang berlutut di hadapan Sharmila sambil menangkupkan dua telapak tangan.

"Tidak ada setelah ini!" potong Sharmila cepat. “Aku sudah tidak butuh perhatian darimu, karena sekarang sudah ada yang menjadikan aku sebagai prioritas.” Sharmila berbicara sambil mengangkat tangannya yang saling bertaut dengan tangan Zayden.

Rahang Devan mengeras melihat itu, tapi dia tak bisa berbuat banyak untuk saat ini. Mungkin lebih baik mengalah dulu. “Mila, aku tahu kamu hanya sedang marah. Tak apa aku mengerti karena itu salahku. Aku akan pergi,” ucapnya. “Kita bicara lagi nanti kalau kamu sudah tenang.”

Sharmila mendengus kesal. Kata-kata seperti itu lagi, dia sudah muak. “Tidak perlu," sahutnya. "Aku sudah bosan. Lagi pula, aku tidak mau suamiku salah paham.”

“Sharmila, jangan seperti ini. Aku benar-benar menyesal.” Devan benar-benar menghiba. “Aku akan pergi sekarang. Tenangkan dirimu, ya. Nanti aku akan kembali lagi.”

Akhirnya Devan pergi dari rumah itu dengan tangan kosong.

*

Mobil yang dikendarai Devan berhenti di pinggir jalan tak jauh dari rumah Sharmila.

“Sial,” makinya. Tangannya memukul setir dengan keras. “Ini tidak boleh terjadi,” ucapnya. “Sharmila harus tetap bersamaku. Jika tidak, siapa yang akan membantu menopang keuangan grup Aditama. Apalagi sekarang grup Aditama sedang goyah akibat batalnya pernikahan. Aku harus bisa segera melunakkan hati Sharmila.”

1
itin
pekerja di mall terkrnal dibutik ternama masih ada cerita meragukan black card? 🤣🤣🤣🤣🤣 pecat pegawainya hanya bikin malu nama usaha. cerita ini juga halunya ketinggian ihhh 🤭
Meilan Sitompul
lanjut
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
awas ya klo sampai kamu jatuh cinta sama dewi,
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
trus lo lebih suka bersarang di sembarang tempat gitu? jangan dong jo
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
emansipasi wanita ya dew... ky marisa. gpp wong cinta memang harus diperjuangkan kok. jgn ky sharmila, malu malu meong tp mau.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😜😜😜😜😜
total 2 replies
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
ini dewi kenapa? dia tidak mabok kan?
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo
total 2 replies
mei
tak ada air mata kesedihan
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: ah, sepertinya itu yg lebih cocok. terima kasih
total 1 replies
mei
heran diman mana tetap ad jalang y neriak jalang 🤣
ora
Makanya dulu banyak-banyak bersyukur Vivian ....
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Cinta Rodriques
k asihan jg ya,jngn trll percaya PD orang,mereka ada KLO kita punya,
Wahab Abdi
Ini sih yg mbatin bkn zayden, tp othornya 😆😆
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: 🙈🙈🙈🙈🙈
total 1 replies
Wahab Abdi
Vampir, cabul pula🤣
Dew666
👄👄👄👄
chess🍂
padahal udah sama2 ngungkapin saling cinta masa masih ragu sih mil...
Wahab Abdi
🤣🤣🤣
Bungatiem
GW baca novel kalo penjahat nya ga abis abis kaya sinetron udah males nerusin
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: Tristan cm muncul sekilas kok kak
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Yati Jenal
lanjut thor lanjut
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Yati Jenal
lanjut thor jgn bikin penasaran lagi anak sharmila dan Arya jga blm lahir
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: kaburrrrrrr 🏃🏃🏃🏃🏃


/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!