NovelToon NovelToon
YOUR STEPMOTHER

YOUR STEPMOTHER

Status: sedang berlangsung
Genre:Kutukan / Ibu Tiri
Popularitas:55k
Nilai: 5
Nama Author: Reny Rizky Aryati, SE.

Anita tak pernah menyangka bahwa dia akan hidup abadi akibat kutukan dari keluarganya yang tewas karena ulahnya.

Seluruh keluarga Anita tewas oleh pengkhianatan sahabat karibnya bernama Samantha yang menjebak Anita berbuat jahat mengikuti kemauannya.

Selama dua ratus tahun, Anita hidup dalam ketidakpastian yang menyakitkan hatinya, dia kesepian, sendirian, tak punya keluarga lagi namun dia abadi.

Anita bertekad akan mengubah hidupnya menjadi lebih baik jika seandainya Tuhan Yang Maha Esa memberinya sebuah kesempatan baru untuk memulai hidupnya jika dia berkeluarga lagi. Dan Anita berharap Tuhan mempertemukan dia dengan keluarganya di kehidupan baru nantinya.

Mampukah Anita berubah dan menjadi ibu tiri yang baik hati ?

Mari kita ikuti serialnya, ya, pemirsa dan terima kasih telah membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2 MELEWATI SAMUDERA WAKTU

Anita duduk terdiam di ruangan rumah berlantai tiga dengan gaya Art Deco.

Secangkir susu cokelat hangat tersaji di meja, Anita mencoba merilekskan dirinya dari kepenatan hidup lama ini.

Sedangkan badai Tornado terjadi di luar sana, Anita menyikapi badai itu dengan menikmati secangkir susu cokelat yang asapnya masih mengepul keluar.

Dihirupnya aroma cokelat bercampur bunga matahari dari dalam cangkir minumannya.

"Slurrrp..., hangatnya..."

Anita bergumam lirih sembari menikmati minuman hangatnya.

"Wangi sekali dan rasanya sungguh manis di lidah, aku menyukai rasa susu cokelat bercampur bunga camomile tapi aku tidak berhasil menemukannya..."

Anita meneguk pelan-pelan secangkir susu cokelatnya lalu tersenyum puas.

"Tak apalah meskipun diganti dengan bunga matahari namun rasanya tetap nikmat dan aku menyukai rasanya."

Suara gemuruh badai terdengar kencang hingga ke dalam ruangan ini, sehingga menarik perhatian Anita.

Anita melirik sekilas ke arah jendela kaca di sampingnya sembari memperhatikan keadaan di luar dengan seksama.

"Apa yang terjadi di luar sana ?"

Anita menyibakkan tirai tipis pada jendela lalu mengintip dari balik kaca yang mengembun basah.

"Ada badai..., sama seperti badai yang terjadi dua puluh lima tahun yang lalu dan aku selamat..."

Anita berucap sembari memandang sayu ke arah kaca jendela.

Tampak badai besar terjadi di luar sana, angin berhembus kencang sampai-sampai membuat suara pada kaca jendela rumahnya.

"Badai Tornado..., haruskah aku berlari sekarang sedangkan badai Galveston telah berlalu puluhan tahun yang lalu..."

Anita memperbaiki letak duduknya sambil menghadap lurus meja di hadapannya, terdiam tanpa mencoba berpindah tempat.

Masih di tangannya secangkir minuman tergenggam erat serta ditemani secarik kertas berisi tulisan tangannya.

Rumah yang ditinggali oleh Anita mendadak berguncang keras sepertinya badai Tornado menghantam bagian rumah ini namun Anita masih menghadapi bahaya besar ini dengan duduk santainya.

"PRAAANG... !!!"

Atap rumah terlepas oleh hantaman besar dari badai Tornado lalu disertai angin kencang bertiup keras menerpa rumah ini.

Anita masih duduk dengan santainya sembari memegang secangkir minumannya yang isinya berhamburan hilang tertiup badai.

"Ah, badai ini mengganggu sekali..."

Ucap Anita dengan tatapan datar lalu menoleh pelan ke arah jendela yang telah menghilang dari bagian samping rumah ini.

"Fuih, hari yang melelahkan dan aku terpaksa berpindah tempat tinggal lagi..."

Anita menggerutu kecil lalu menghela nafas panjang.

"Kapan badai ini akan segera berlalu ?"

Tiba-tiba datang hembusan angin badai dari arah depan menerpa tubuh Anita yang beranjak berdiri dan melemparkan tubuh Anita terhempas jauh.

"Wuuuushhhh... !"

Tubuh Anita terlempar keras lalu menghantam kasar benda-benda yang ikut terlontar oleh badai Tornado ini.

Tampak Anita terhempas jauh dan terbang jauh sekali dari tempatnya semula.

"Wush... ! Wush... ! Wush... !"

Tubuh Anita terus bergerak keras dan terlempar jauh sehingga terbang tinggi di antara badai Tornado ini.

Badai Tornado menghancurkan seluruh negeri ini bahkan memakan korban jiwa yang cukup banyak tak terkecuali Anita yang ikut terkena imbasnya oleh badai besar ini.

Bencana alam yang membuat duka seluruh dunia karena menghancurkan semua yang ada, sebuah berita paling mencekam yang menggemparkan dunia di tahun 1925.

"BRAK... !"

Tubuh Anita menghantam keras tanah yang terdapat puing-puing bangunan lalu dia jatuh terduduk dengan wajah tanpa ekspresi.

"Uhk !"

Ucapnya pelan saat dia terjatuh ke tanah dalam posisi duduk.

Sejenak Anita menatap nanar ke arah di hadapannya lalu menunduk sedih.

"Aku masih hidup..."

Sesalnya dengan hati kecewa.

"Rupanya badai Tornado juga tidak mampu membuatku mati dan aku masih saja bernafas hingga kini !?"

Anita menarik nafas dalam-dalam dengan pandangan tertunduk lemas.

"Mengecewakan..."

Badai Tornado telah berlalu, membuat seluruh suasana di kota ini hening sekali.

Kegaduhan yang tadi terjadi begitu kencangnya serta meluluhlantakkan semua bangunan di tempat ini berganti keheningan yang mencekam ngeri.

Anita terduduk diantara puing-puing bangunan yang berserakan di tanah, mayat bergelimpangan di mana-mana.

Bau anyir menyebar luas di area sekitar Anita duduk saat ini.

Anita memalingkan wajahnya ke arah sekelilingnya, keheningan tercipta kuat diantara mayat-mayat yang berserakan asal.

Pemandangan mengerikan terulang lagi, tidak hanya satu atau dua kali dia mengalami hal kejadian seperti ini dalam hidupnya bahkan Anita seringkali menyaksikan kejadian tragis ini di hadapan matanya.

Pertama, Anita dengan kepala mata sendiri, dia menyaksikan seluruh keluarga besarnya dibantai di hadapannya oleh sahabat karibnya yaitu Samantha, putri walikota.

Kejadian kedua, Anita menyaksikan seluruh anggota keluarganya dimakamkan menjadi satu liang lahat.

Ketiga, Anita harus melewati Badai Galveston yang menyentakkan bawah sadarnya hingga dia harus kehilangan seluruh tetangganya. Dan dia lagi-lagi selamat.

Kejadian paling mengerikan yang dilewati oleh Anita adalah dia harus berpindah tempat karena adanya epidemi yang mengguncang kota tinggalnya dulu.

Dan sekarang ini, lagi-lagi Anita harus menghadapi bencana besar berupa Badai Tornado.

Anita menghela nafas lagi sembari beranjak berdiri.

Sisa-sisa badai Tornado masih terasa di sekeliling Anita berada saat ini, sekali lagi dia menarik nafas pelan kemudian melangkahkan kakinya melewati mayat-mayat yang bergelimpangan di sekitarnya.

Wajahnya kembali murung, tampak sekali dia sangat kesepian.

Anita terus berjalan pergi tanpa menoleh kembali, tak tahu harus kemana langkah kakinya berujung nanti.

Satu hal yang Anita lakukan sekarang ini adalah pergi sejauh-jauhnya dari kota yang telah berubah fungsinya menjadi kuburan massal.

Gaun panjang yang membungkus tubuh Anita compang-camping akibat hempasan badai Tornado.

Tidak ada yang tersisa lagi pada diri Anita, dan Anita tak punya sehelai pakaian untuk dia berganti nanti sedangkan rumah tinggalnya telah hancur porak poranda.

Angin ringan menerpa wajah Anita ketika dia berjalan pergi, dia terus berjalan tanpa mengenal lelah.

"Kemana aku harus pergi sekarang ?"

Tanyanya sambil mengedarkan pandangannya ke arah sekelilingnya.

"Aku tidak dapat terus mengeluh dan harus mampu bertahan kuat..."

Ucapnya memberi semangat pada dirinya sendiri.

"Entah sampai kapan aku bisa terus berjalan seperti ini sedangkan kedua kaki ini terasa sangat letih, rasanya tak tahan lagi untuk meneruskan perjalanan ini... !"

Anita terus melangkah pergi dan melintasi perbatasan kota menuju wilayah asing yang tak pernah dia kenali sebelumnya.

"Adrian, kau berhasil menghukumku, sayangku... !"

Anita mendesah pelan sembari terus melangkahkan kedua kakinya.

Kutukan Adrian Wilson yang merupakan suaminya telah membuat diri Anita hidup sebatang kara, tanpa sanak saudara, kerabat dekat bahkan handai taulan seperti saat dia masih berada di kehidupannya dulu, seratus tahun yang lalu.

Adrian telah menciptakan neraka paling mengerikan bagi Anita Tumbler.

Sebuah ucapan yang menjadikan kutukan paling menyengsarakan bagi hidup Anita, tak sekedar menghukum Anita dalam kepedihan panjang tak berujung namun juga menciptakan keabadian yang teramat menyedihkan bagi Anita.

Setiap detik setiap menit bahkan setiap hitungan waktu, Anita hidup abadi.

Wajah cantik Anita terlihat memucat putih sedangkan bibir indahnya mengatup membiru dingin ketika dia melewati jalanan sepi ini.

Tak ada satu pun orang yang dia temui saat kakinya melangkah panjang.

Diantara terpaan angin dingin yang menusuk tulang, Anita bertahan dalam cuaca ekstrem seusai badai besar berlalu pergi dari sekitarnya.

Entah dimana dia berada saat ini namun satu hal yang dia ingat hingga detik ini yaitu Anita selamat dan tetap hidup.

Keberhasilan Anita lalui sekarang ini adalah dia telah mencapai wilayah teraman, dan sedang menuju sebuah kota lainnya untuk memulai hidup baru.

1
Patricia Vernanda
kakek nih jeli juga ya ternyata 🤭
Patricia Vernanda
akhirnya
Patricia Vernanda
srem juga tinggal di kota mati
Patricia Vernanda
saya sih penasaran dengan hewannya darimana dia muncul
Patricia Vernanda
ternyata anita tuh tajir juga ya 🤭
Patricia Vernanda
serem juga tinggal di gedung tua yak
Patricia Vernanda
monyet bukn nih primata
Patricia Vernanda
jadi teringat apa ya
Patricia Vernanda
🤭
Patricia Vernanda
nyaris sja mrreka nih 🤭
Patricia Vernanda
akhirnya Anita bisa bersama mereka lagi meski beda situasi tapi setidaknya Anita dapat bertemu orang2 yang mirip dengan mendiang keluarganya
Patricia Vernanda
up thor 💪
sky 15
gak deh untuk kesekian kalinya
sky 15
Yailah, dah dikutuk ngapai nolong orang yang ngutuk kamu Anita...
sky 15
biar aja gak usah kembali dah daripada hidup terkutuk terus terusan
sky 15
Cinta yang membusuk
sky 15
hidup di kota mati yang gak ada apa-apanya seperti hidup di perantauan yang gak kenal siapa-siapa
sky 15
Dia benar-benar frustasi
sky 15
Bagaikan hidup tak mau mati pun segan bagi Anita Tumbler
sky 15
Gak bisa bayangkan bagaimana jadi Anita Tumbler...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!