NovelToon NovelToon
Kembar Tiga Sang CEO Dingin

Kembar Tiga Sang CEO Dingin

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:459k
Nilai: 5
Nama Author: Julian_06

Alya Renatha tak pernah menyangka akan diceraikan oleh Leonhart Varellion, CEO dingin dari Leonhart Corporation yang menikahinya tanpa cinta. Saat ia pergi dari hidup pria itu, Alya tidak tahu bahwa dirinya sedang mengandung anak kembar tiga.

Bertahun-tahun berlalu. Alya kembali ke kota itu bersama ketiga putranya. Tanpa sengaja, mereka bertemu dengan Leon di sebuah lobi hotel.

“Om, mau nggak jadi Papa kami?” tanya ketiga bocah itu serempak—membuat Leonhart Varellion terpaku dengan tatapan datar, karena wajah mereka mirip dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julian_06, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keterpaksaan

Alya terduduk di sudut kamar asrama kecilnya sambil meremas kedua tangannya. Wajahnya pucat, matanya sembap. Baru saja ia dipanggil oleh dua pria tua—Rafael dan Alfred Leonhart—keluarga dari pria yang telah menodainya. Mereka berjanji akan bertanggung jawab, padahal Alya sama sekali tidak pernah mengharapkan itu.

“Hei, Alya… kenapa bengong kayak mayat hidup gitu?” tanya Maya, teman sekamarnya.

Alya menghela napas berat. “Maya, kalau kamu dipaksa oleh seorang pria yang bahkan nggak kamu kenal… lalu keluarganya ingin menikahkan kamu dengan dia, kamu bakal apa?”

Maya spontan mengernyit. Pertanyaan itu jelas aneh dan berat.

“Kalau keluarganya orang kaya ya… aku terima aja. Lagian kehormatan wanita itu penting, laki-laki harus tanggung jawab,” jelas Maya tanpa ragu.

“Walau kamu nggak kenal dia sama sekali, tetap mau?” tanya Alya lirih.

“Kalau sudah terlanjur hamil bagaimana?”

Alya sontak terdiam. Maya menatapnya tajam, penuh curiga, lalu ikut duduk dekatnya.

“Itu yang kamu rasain sekarang, kan? Siapa pria itu, Ly?” tanya Maya pelan.

Alya terkejut sampai tubuhnya menegang. Aib itu terlalu berat baginya—dia selalu menjaga kehormatan, tak pernah berniat menyentuh lelaki sembarangan. Maya mengusap punggung Alya lembut, ia sudah mengerti ketika melihat wajah panik dan kebingungan sahabatnya itu.

“Apa dia salah satu tamu VVIP vila Indraloka?” tanya Maya perlahan.

Air mata Alya langsung pecah. Akhirnya ia menceritakan semuanya dari awal. Maya mendengar tanpa memotong, wajahnya berubah iba. Mereka sama-sama bekerja jauh dari keluarga demi mencari nafkah, tetapi nasib buruk bisa menghampiri kapan saja—terutama di tempat kerja yang hanya memandang status dan kekuasaan.

“Kalau dia mau nikahin kamu, mending kamu terima,” ujar Maya.

“Terus aku harus berhenti kerja? Kerja di resort ini impian aku, May. Gajinya besar… aku butuh biayai nenek.”

“Aku yakin suami kamu bisa menafkahi kalian. Kalau dia tinggal di vila VVIP… udah pasti orang super kaya,” ucap Maya mantap.

Alya hanya menggeleng sambil menangis. Ia tidak tahu harus memilih apa. Jika menolak, bagaimana jika ia benar-benar hamil? Kalau sampai itu terjadi, dia tetap tak bisa bekerja lagi di sini.

Tiba-tiba terdengar ketukan di pintu kamar. Maya cepat bangkit dan membukanya. Kepala pelayan berdiri di sana.

“Alya, seseorang ingin bertemu denganmu. Kamu harus ikut saya sekarang.”

“Baik, Pak…” jawab Alya pelan.

Maya menepuk punggung Alya lembut, memberi semangat.

Dengan langkah berat, Alya mengikuti kepala pelayan itu menuju sebuah ruangan tertutup. Bulu kuduknya meremang—jantungnya berdebar tak karuan, saat ini memikirkan kemungkinan terburuk seperti pemecatan nya dari pelayan Resort.

 

Sesampainya di ruangan itu, Alya masuk perlahan dan pintu tertutup di belakangnya. Kepala pelayan meninggalkannya sendirian. Di dalam, ia melihat pria yang telah merenggut kehormatannya secara brutal—Leonhart Varellion. Pria itu hanya melirik sekilas tanpa rasa bersalah sedikit pun, lalu memalingkan wajah seolah semua itu bukan apa-apa.

“Namamu Alya Renatha?” tanya Leon tanpa emosi.

“Iya, Tuan…” jawab Alya gugup.

“Jangan panggil aku ‘Tuan’. Aku belum setua itu,” bentak Leon sinis.

“M–maaf…”

Leon mengangkat dagunya, menatapnya dengan pandangan merendahkan. “Beginikah sifat orang miskin yang memanfaatkan keadaan? Kamu bisa saja kabur, tapi malah menikmati permainan itu.”

Alya terbelalak. “Apa maksudmu?” tanyanya lirih namun terdengar tidak terima.

Leon berdiri dan melangkah mendekatinya, langkahnya berat dan tajam. Alya mundur sampai punggungnya menempel ke dinding.

“Kamu bisa lari saat aku akan menyentuhmu. Tapi kamu malah menyerahkan diri. Semua wanita sama saja—ingin dapat pria kaya dengan mudah dengan menjual harga diri,” ujar Leon dingin.

Tanpa pikir panjang, Alya menamparnya keras. Tangannya bergetar, tapi ia tidak menyesal. Ucapan pria itu terlalu menyakitkan. Leon menatapnya tajam—baru kali ini ada wanita yang berani melayangkan tangan padanya.

“Ternyata uangmu tidak bisa membeli etika,” ucap Alya gemetar namun tegas.

“Kamu…” Leon mendesis marah.

“Apa? Mau menamparku balik? Tampar saja! Itu cuma menunjukkan betapa rendahnya kamu sebagai pria,” balas Alya, menatapnya balik tanpa mundur.

Tiba-tiba pintu terbuka. Leon segera mundur dan duduk kembali, pura-pura tenang. Yang masuk adalah Alfred dan Rafael Leonhart. Alya kembali gugup, apalagi ia sadar apa yang barusan ia lakukan—menampar pewaris keluarga Leonhart.

 

Alya hampir tak percaya barusan ia menampar pria kaya yang telah merusaknya. Saat pintu terbuka, Alfred Leonhart masuk bersama Rafael.

“Alya Renatha?” tanya Alfred.

“Iya, Tuan…”

“Silakan duduk di sebelah Leon.”

Alya dan Leon saling bertatapan sebentar sebelum keduanya cepat-cepat memalingkan wajah. Alya melangkah pelan dan duduk di samping Leon. Mereka sama-sama membuang muka, sementara Alfred tersenyum kecil melihat tingkah keduanya.

“Kalau dilihat-lihat, wajah kalian agak mirip,” goda Alfred.

“Kakek menyamakan aku dengan seorang pelayan? Level kami sangat berbeda,” sahut Leon dengan nada angkuh.

“Oh Leon, jangan terlalu sombong. Coba lihat calon istrimu—dia cantik, hanya butuh sedikit dipermak,” ucap Alfred santai.

“Sudahlah Ayah, jangan terlalu banyak basa-basi,” potong Rafael, yang sejak awal tidak suka bila putranya disamakan dengan seorang pelayan.

Alfred tertawa kecil. “Baiklah. Alya, Leon… setelah kita pulang dari sini, kalian akan menikah. Walaupun pernikahan ini mendadak, Kakek yakin suatu saat benih-benih cinta akan muncul di antara kalian.”

Pria tua itu melirik Alya lembut. Ia tidak pernah menyangka akan bertemu cucu dari wanita yang pernah dicintainya di masa muda—dan justru terlibat insiden buruk dengan cucunya sendiri.

“Tapi Tuan… pekerjaan saya bagaimana? Saya tidak bisa meninggalkan pekerjaan saya begitu saja,” tanya Alya panik.

“Tenang, Nak. Setelah menikah dengan Leon , hidupmu akan jauh lebih baik. Keluarga kami akan menanggung semuanya, termasuk ekonomi keluargamu,” jawab Alfred.

Leon tiba-tiba bersuara, nada suaranya tidak suka. “Lalu apa untungnya untukku?”

“Cucu bodoh! Perbuatanmu itu bisa merusak nama keluarga kita. Kamu memang harus bertanggung jawab. Kamu pikir ini masalah kecil?” bentak Alfred.

Leon menatap Rafael. Ayahnya hanya mengangguk pelan, meminta putranya mengikuti keputusan sang kakek.

“Kemasi barang-barangmu,” ucap Alfred kepada Alya. “Setelah vila ini kami tinggalkan dan helikopter tiba, kita akan terbang ke Jakarta.”

“Tuan… saya bahkan belum menyetujui pernikahan ini,” ucap Alya memelas.

“Jika kamu hamil bagaimana?” balas Alfred. “Kamu tidak tahu siapa kami. Kalau kami pergi tanpa kabar, kamu tidak akan bisa mencarinya. Ini demi kebaikanmu—setidaknya pria yang menodaimu akan menikahimu.”

Alya terdiam. Tidak ada pilihan lain.

“Baik, Tuan… saya akan berkemas dan berpamitan dengan rekan kerja saya.”

“Kamu punya waktu satu jam,” jawab Alfred.

Alya baru saja melangkah keluar ketika tiba-tiba Leon menarik tangannya kasar dan membawanya ke sebuah ruangan kosong. Ia mendorong Alya ke dinding, tatapannya gelap dan tajam.

“Jangan senang dulu,” desisnya dingin. “Aku menikahimu karena terpaksa. Setelah upacara nanti, kau minum obat pelancar—pastikan kau tidak hamil anakku.”

1
ceuceu
opa rafael kemana kok ngilang sememjak triplets SMP?
cuma ada oma riana jd pembantu menantunya gdang salad.
Lian_06: opa Rafael hanya tokoh pelengkap aja, jadi gak terlalu sering muncul
total 1 replies
ceuceu
egois alya,anak kecelakaan teteo aj keras kepala
ceuceu
Lagian alya batu banget,udh tau sore nyuru anak" pulang,selingkuh ga di benarkan,tapi itu ga sampe selingkuh yg kebablasan,selama rujuk leon ga pernah selingkuh kn,maafin leon dong alya jg batu.
ceuceu
fared emang nakal di banding yg lain,kadang di anggao wajar oleh orangtua,tapi anak makin bandel
ceuceu
alya leon anak banyak knp ga tinggal dirumah yg besar ya?
biar nyaman ada halaman nya untuk keluarga dgn anak banyak
ceuceu
ga ada kapoknya fared
ceuceu
ampun dah bocil masih piyik cinta"an
ceuceu
Lah kocag fared katanya ga cengeng/Facepalm/
ceuceu
tega ya leon ga ngasi nafkah mamanya/Frown/
sesalah apapun ibu jgn tega begitu membiarkan dia kerja sm menantunya.
ceuceu
triplets gen leon /Grin/
ceuceu
kenapa ya alya manggil suami namanya,ga pakai bahasa santun misalnya mas gitu,aga ga sopan ke suami
Lian_06: Itu lebih ke penulisan sih, kadang pake mas kadang pake nama nya Leon gitu.
total 1 replies
ceuceu
bengek si kembar.absurd/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Lian_06: emang kelakuan kembar bikin ngakak🤣
total 1 replies
ceuceu
Mahar itu kn mas kawin bahasa arab,knp nikah di gereja pakai kata mahar thor?
klw nikah di grreja artinya agama kristen.
yg menikahkan penghulu,biasanya klw nikah di gereja pendeta
aga membingungkan
Lian_06: Ouh terimakasih ya koreksi nya nanti diperbaiki 🤗😄
total 1 replies
ceuceu
ikutan nangis sedih bgt jadi alya/Sob/
Lian_06: Jujurly iya😭, jadi makin berharap Alya bahagia rasanya :)
total 1 replies
popy suprijati
🤣🤣🤣🤣
Mazree Gati
karena leon kaya aja alya mau balikan walu pernah di sakiti,coba kere,ogah
Ida Lailamajenun
masak sekelas CEO takut jika diusir dari perusahaan nya pasti bisa mandiri la dan kita lihat apakah uang bisa membahagiakan rafael jika anak dan cucu nya gk ada
Ida Lailamajenun
banyak typo thor terutama typo nama
Lian_06: Iya terima kasih kritik nya ya, nanti saya revisi lagi😁. btw bagaimana dengan cerita nya nih
total 1 replies
Ida Lailamajenun
nah harus bgn Leon ada saingan 😄biar modar kebakaran bulu liat ada laki lakj lain yg mau sama Alya
Ida Lailamajenun
ck dah mantan aja masih meresahkan bagi Alya,harus nya othor hadirkan laki laki baik buat Alya setelah jd mantan Leon biar kebakaran bulu tuh mantan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!