Arini tak menyadari jika dirinya telah menjalin hubungan dengan laki laki beristri dan saat Arini tau jika laki laki yang iya cintai dan yang telah menghamilinya merupakan pria beristri Arini pun memilih untuk pergi dan menjauh.
Terlebih saat tau dirinya hanya akan di jadikan alat untuk bisa memberikan keturunan untuk istri laki laki itu Arini pun memutuskan merahasiakan semuanya dan itu juga yang menjadi landasan untuk Arini memilih pergi dari laki laki yang sudah menipunya habis habisan.
" kamu boleh pergi dari ku tapi jangan pernah bawa anak ku karena aku menginginkan anak itu " ucap laki laki yang dengan sengaja menghamili Arini demi bisa memiliki anak.
Apakah Arini bisa benar benar lepas dari laki laki itu atau kah Arini harus benar benar memberikan anak yang selama ini iya rahasiakan dan sembunyikan demi bisa lepas dari laki laki yang ternyata masih memiliki istri yang sah ?
Dan bagaimana sebenarnya hubungan laki laki yang menghamili Arini dengan istri sahnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
My Beloved wife
Nama ku Arini Salsabilla Putri anak tunggal dari Bu Amira dan almarhum pak Rifky dan mungkin karena kehilangan figur seorang ayah sejak usiaku masih sangat belia membuatku mudah untuk merasa nyaman dengan seorang pria matang yang mengaku masih sendiri.
Ya dia Galuh Wardhana seorang laki laki yang kini sudah berusia tiga puluh lima tahun dimana usia kami terpaut jarak delapan tahun, tapi meski pun begitu aku merasa diantara kami ada kecocokan dan kenyamanan yang membuat hubungan kami begitu jauh.
" mas tak bisa jelaskan sekarang, tapi percayalah jika mas akan bisa mewujudkan apa yang kita harapkan selama ini " u apa Galuh yang semakin membuat Malika takut jika yang iya tuduhkan tadi memang benar adanya.
" apa ini semua tentang anak diantara kita ?" tanya Malika dengan mata yang sudah mulai berkaca kaca karena bagaimanapun Malika sadar jika dirinya tak akan pernah sanggup untuk di madu.
" tidur lah, semuanya akan tetap baik baik saja mas janji " ucap Galuh yang sangat tak suka dan merasa gagal jika sampai Malika harus meneteskan air matanya.
" mas akan selalu mencintaimu dan tak akan pernah ada yang akan bisa menggantikan posisi mudi hati dan hidup mas " ucap Galuh yang di akhiri kecupan lembut di kening Malika.
" janji ?" tanya Malika sambil menengadahkan wajahnya untuk bisa melihat kesungguhan di mata Galuh suaminya.
" janji " ucap Galuh penuh keyakinan tapi baik Galuh maupun Malika tak pernah tau apa yang mungkin akan terjadi di masa depan mereka nantinya.
Hingga akhirnya keduanya pun terlelap dalam pelukan yang di berikan satu sama lain, begitu juga dengan Arini yang baru saja bisa memejamkan matanya setelah meyakinkan dirinya jika Galuh tak akan pernah tega mempermainkan dirinya.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat dimana saat ini Galuh baru saja sampai di depan rumah kos Arini dan Puspa dimana Arini sudah siap di depan pintu kos.
" itu mobil mas Galuh bukan ?" tanya Puspa memastikan.
" ya " ucap Arini yang mencoba menutupi kegundahan dan kegugupan yang sejak tadi iya rasakan.
" tenang dan percayalah jika tuhan tak akan membiarkan kamu terluka dan kecewa " ucap Puspa yang tau apa yang di khawatirkan Arini saat ini.
" pagi sayang, ayo " ucap Galuh yang bahkan tak segan mencium kening Arini di hadapan Puspa seolah Galuh ingin meyakinkan orang orang di sekeliling Arini jika cinta yang iya miliki untuk Arini tulus.
" hati hati om, titip Arini ya " ucap Puspa yang tiba tiba saja mengkhawatirkan Arini dalam perjalanannya kali ini.
" kamu tenang saja, saya akan selalu menjaga Arini "
" jika perlu akan saya serahkan jiwa dan raga untuk Arini " ucap Galuh sambil mengedipkan matanya ke arah Arini.
Galuh pun mulai mengendarai mobilnya menuju kota dimana Arini tinggal dan di besarkan di sana, sedangkan Arini berusaha meyakinkan hatinya jika keputusannya kali ini benar.
Berbeda dengan Malika yang sejak kepergian Galuh pagi tadi perasaannya semakin tak tenang hingga membuatnya memutuskan untuk menghubungi Galuh saat ini.
" ayo mas angkat teleponnya " ucap Malika yang berusaha menghubungi Galuh tapi hingga panggilan ke tiga Galuh masih belum mau mengangkat sambungan telepon darinya.
" om kenapa telepon nya tidak di angkat ?" tanya Arini yang mendengar dering telepon milik Galuh tapi urung Galuh angkat di hadapannya.
" kita berhenti di rest area dulu, mendadak mas sakit perut " ucap Galuh yang langsung di membelokkan mobilnya ke rest area yang tak jauh dari posisinya saat ini sedangkan Arini hanya bisa mengikuti apa yang Galuh lakukan.
Galuh langsung berlari keluar menuju toilet yang tak jauh dari posisi mobilnya saat ini hingga membuat dirinya melupakan handphone nya di dalam mobil bersama dengan Arini.
Drrrttt drrrttt drrrttt
Dering ponsel Galuh kembali terdengar dan demi memastikan siapa yang menghubungi Galuh sejak tadi membuat Arini memberanikan diri melihat di layar handphone siapa yang sedang menghubungi Galuh saat ini.
" my beloved wife " ucap Arini saat membaca siapa yang sedang menghubungi Galuh saat ini.
" siapa my beloved wife ?" tanya Arini tapi seolah tangannya memiliki kendali sendiri membuat Arini memberanikan diri mengangkat sambungan telepon Galuh dan ternyata ada suara seorang wanita di seberang telepon sana.
" halo mas, kamu baik baik saja kan ?" tanya suara dari seberang telepon saja.
" halo mas, jangan diam saja ?"
" jangan buat Malika takut mas " ucap suara itu yang ternyata bernama Malika, tapi Arini tak mengatakan atau pun menjawab apapun seolah mulutnya terkunci dengan rapat saat tau jika yang menghubungi Galuh adalah istrinya.
Dengan sangat tergesa gesa Arini langsung mematikan sambungan teleponnya saat melihat Galuh yang sudah kembali mengarah ke mobilnya dan Arini pun mencoba bersikap biasa saja berharap Galuh tak menaruh curiga padanya.
" kamu sudah selesai mas ?" tanya Arini saat Galuh sudah kembali masuk ke dalam mobil.
" ya, kamu tak ingin jajan ataupun buang air kecil mungkin ?" tanya Galuh yang ingin menghubungi Malika yang tak sempat iya angkat teleponnya tadi.
" tidak " ucap Arini yang memang tak ingin melakukan apapun setelah tau jika dirinya sudah di tipu habis habisan oleh Galuh laki laki yang Arini lihat ada sosok ayah dalam diri Galuh saat pertama kali Arini melihat nya.
" baiklah, ayo kita kembali lanjutkan perjalanan " ucap Galuh yang kembali menyalakan mobilnya bersiap untuk pergi.
" om, nama apa yang om simpan di handphone untuk nomor arini ?" tanya Arini mulai memancing mancing.
" kenapa ?" tanya Galuh yang tiba tiba saja curiga jika Arini mengetahui sesuatu tentang dirinya dan rahasianya selama ini.
" tidak, hanya saja Puspa pernah cerita jika teman teman ditempat kerjanya menyimpan kontak kekasihnya dengan sebutan wife atau love " ucap Arini yang bahkan tak melepaskan pandangannya dari wajah Galuh dan Arini bisa melihat perubahan di wajah Galuh saat mendengar kata wife dan love.
" apa Arini boleh melihat nama apa yang om simpan di kontak handphone om ?" tanya Arini yang semakin membuat wajah Galuh pucat.
" kenapa tiba tiba kamu ingin tau nama apa yang om simpan di ponsel om ?" tanya Galuh yang tiba tiba saja takut jika rahasia yang iya sembunyikan akhirnya terbongkar saat apa yang iya rencanakan belum seratus persen terjadi.
" apa mungkin om memberi nama my beloved wife ?" tanya Arini sengaja menyebut nama itu seolah ingin tau bagaimana reaksi Galuh saat mendengar nama itu.
" my beloved wife ?" tanya Galuh menutupi rasa gugupnya.
" mungkin jika kita sudah menikah " ucap Galuh sambil mencubit pelan hidung Arini seolah dengan melakukan itu bisa meredam pembicaraan itu.
" oh ya Arini lupa jika wife itu artinya istri jadi my beloved wife itu artinya istri ku tercinta, benar kan ?" ucap Arini semakin menjadi.
Degg
" Arini tak ingin kita ke rumah ibu, Arini mau kita akhiri hubungan kita " ucap Arini yang berhasil membuat Galuh menginjak pedal remnya dengan sangat kencang.
" apa kamu sadar dengan yang kamu katakan ?"
" bagaimana jika yang kita lakukan satu bulan lalu membuahkan hasil ?"
" jika membuahkan hasil anak itu bukan hanya anak kamu tapi juga anak om dan om berhak atas anak itu juga, benar kan ?"
✍️✍️✍️ apa dari yang Galuh katakan bisa menyadarkan Arini tentang tujuan Galuh yang sebenarnya ? Dan apa yang akan Arini lakukan saat tau yang sebenarnya ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘 😘