NovelToon NovelToon
SWEET REVENGE

SWEET REVENGE

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:112.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: MrCo

Karena kesalahan yang dilakukan nya di masa lalu membuatnya harus menanggung semua nya di masa kini.
Bahkan dia harus merelakan angan dan cinta nya untuk menebus kesalahan nya.

Akira Insyira, gadis berusia 23 tahun itu harus rela menikah dengan Rizky Perdana, laki-laki yang menyimpan dendam untuknya demi menyelamatkan orang yang
dicintainya.

********

Love can be learn. Walau kadang kita sendiri tidak tau bagaimana cinta itu bisa datang. Dia datang tanpa kita punya waktu untuk belajar tentangnya.
#Akira Insyira


Manusia tidak akan menghargai sesuatu yang bergarga, jika dia tidak pernah merasa sakitnya kehilangan orang terkasih.
#Rizky Perdana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MrCo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SWEET REVENGE 2

"Eh gak usah ngebut-ngebut bisa gak sih?

Ini yang buat lo numbur mobil gua tadi. Buru-buru. Coba kalo lo sabaran dikit, pasti ini semua gak akan kejadian." Oceh Rizky

"Bisa diem gak? Aku lagi ngejar waktu ke kelas biar gak telat." Jawab Kira cuek

"Kelas jam berapa?" Tanya Rizky

"Satu." Jawab Kira tanpa menoleh.

"Anterin gua balik kerumah." Perintah Rizky

Kira tidak menghiraukan Rizky. Matanya fokus kedepan memerhati jalan, keduanya hanya diam.

"Eh jalan ke rumah gua di simpang ini. Bukan lurus, tapi di simpang tadi." Protes Rizky karena Kira lurus bukannya belok.

"Mendingan kamu diem kalo gak mau aku turunin di pinggir jalan." Ancam Kira.

Rizky mendengus kesal lalu menyandarkan tubuhnya.

"KAMPUS?" Rizky mengerutkan keningnya. Kira mematikan mesin mobil lalu kemudian keluar mobil dan berjalan menuju kelas.

"Tunggu. Gua gimana?" Tanya Rizky mengeluarkan kepalanya dari jendela mobil.

Kira menghentikan langkahnya lalu berbalik.

"Aku ada kelas jam 1. Aku juga udah ngasih tau kamu tadi. Kamu yang mau ikutkan?"

Rizky keluar dari mobil dan menutup pintu

"Tapi gua mau lo nganter gua balik kerumah. Bukan malah ke kampus." Kata Rizky dengan nadanya yang sudah meninggi.

Kira langsung mengunci mobilnya.

"Done." Gumam Kira

"Aku gak peduli kamu mau nunggu atau kemana. Aku udah telat masuk kelas." Ucap Kira lalu meninggalkan Rizky sendiri di depan mobilnya.

Rizky baru teringat sesuatu, dia lalu mengeluarkan ponsel dari kantong celana jeans nya lalu menelfon seseorang.

"I'm glad to see you miss Kira." Tegur dosen sinis pada Kira yang masuk kelas dengan mengendap-endap.

"Saya hari ini ada waktu luang. Jadi apa anda mau memberitahu kami kenapa anda terlambat masuk 30 menit?" Kira menelan salivanya.

Tidak pernah orang tua ini mau mendengar alasan orang yang terlambat.

"Maaf pak saya terlambat. Mobil yang saya kendarai tadi menabrak mobil orang pak." Jawab Kira pelan

"Kecelakaan? Jadi bagaimana? Apa kamu terluka?" Tanya dosen tersebut dengan nada khawatir.

"Saya tidak apa-apa. Hanya saja saya tadi harus mengurus mobil orang yang saya tabrak tadi. Itulah mengapa saya datang terlambat." Jelas Kira panjang lebar

"Apa kamu trauma atau...." Kira menoleh ke arah teman sekelasnya yang telah menunjukkan muka kesalnya pada Kira

"I'm fine." Jawab kira pendek.

"What about your car? Is it okay?" Tanya dosen itu sekali lagi

Kira mebuka mulut untuk menjawab pertanyaan dosennya. Belum sempat kira menjawab pintu kelas terbuka, Kira reflek menoleh dan melihat Rizky berada di ambang pintu.

"Rizky." Sapa dosen itu dengan tersenyum lebar. Rizky hanya tersenyum. Rizky masuk ke dalam kelas, dia melihat Kira berdiri dihadapan paman nya. Rizky menyembunyikan wajah terkejut nya dari kira, lalu menghampiri paman nya.

"Paman Anwar." Sapa Rizky ramah pada pamannya seraya memeluk paman nya.

"Class, meet my nephew, Rizky." Dosen yang bernama Anwar itu segera memperkenalkan Rizky pada anak didiknya.

"Saya rasa kelas hari ini cukup sampai disini. Keponakan saya ini baru pulang ke indonesia jadi saya akan berbincang dsngan keponakan saya. Dan untuk kamu Kira, saya maafkan keterlambatan kamu karena kamu memang tidak pernah terlambat sebelumnya." Jelas Dosen Anwar panjang lebar.

Kira mengangguk lemah. 'Keponakan pak anwar? Jadi pamannya dosen di tempat aku kuliah.' Batin Kira

"Aldy, boleh pinjam catatan tadi gak?" Tanya Kira.

"Boleh. Mau sekalian aku fotocpoy gak?" Aldy memasukkan buku catatan ke dalam tasnya.

"Emm mau kamu pake ya catetannya? Kalo gak aku mau nyalin aja." Jawab Kira

"Gila emang kamu sanggup kalo harus nyalin. Kamu keringgalan 30 menit ra, banyak banget lo." Aldy mengeluarkan buku catatan nya

"Kalau cuma di fotocopy, aku males bacanya." Kira memberi alasan agar Aldy mau meminjamkan buku catatan nya

"Hmm ya udah deh terserah kamu. Besok kamu balikin catetannya ke aku, aku juga mau belajar lagi." Aldy menyerahkan catatan nya pada Kira.

"Thanks." Kira memasukkan buku itu ke dalam tas kuliah nya. Sempat Kira menoleh ke arah Rizky dan Pak Anwar. Terlihat kebahagiaan Pak Anwar karena selama bercengkrama Pak Anwar selalu mengembangkan senyum nya.

'Hmm pasti keponakan kesayangan Pak Anwar.' Gumam Kira

"Eh kira, ayo buruan." Ajak Aldy

"Ha? Iya ayo." Kira lalu mengekori Aldy

'Rizky. Nama yang bagus tapi pasaran. Mantan aku dulu juga namanya rizky.' Batin Kira.

"Gila parah banget mobil kamu ra." Aldy memperhatikan mobil Kira.

"Cih, gak usah lebay deh kamu. Cuma lecet dikit gini kok." Kira membuka pintu belakang mobil dan memasukkan tas nya.

"Hahaha. Mobil orang yang lo tabrak tadi gimana? Parah?." Soal aldy

"Gak terlalu parah sih, tapi biayanya cukup mahal juga." Balas Kira

"Emang biayanya abis berapa ra?" Tanya aldy penasaran.

"50 juta." Jawab Kira

Aldy membelalakkan matanya

"Gila mahal banget ra. Kata kamu gak parah?" Tanya aldy dengan suara aldy lebih keras dari sebelumnya.

"Emang gak parah tapi mobil yang aku tabrak itu mini cooper jadi biaya perbaikannya agak mahal." Jelas Kira

"Terus gimana kamu mau bayarnya?" Soal Aldy lagi

"Ya aku akan minta sama orang tua aku. Mau gimana lagi." Jawab Kira

"Terus kalo mereka gak bisa bantu gimana?"

"Hmm....." 'Iya kalo mereka gak bisa bantu gimana?' Kira belum berfikir sejauh itu

"Nanti lah. Aku akan fikirin itu nanti." Sambung Kira

"Kamu mau aku bantu gak?" Aldy menawarkan bantuan pada kira.

"Gak papa. Nanti kalo aku udah gak ada jalan lain aku minta tolong sama kamu." Jawab Kira

"Kamu ini ra. Kenapa sih kamu gak pernah mau aku bantu?"

"Bukan nya aku nolak niat baik kamu. Aku cuma gak mau ngerepotin kamu." Jawab Kira sambil tersenhum ke arah Aldy.

"Udah ah aku mau pulang dulu. Capek." Pamit Kira seraya membuka pintu mobil nya.

"Ya udah. Hati-hati ra." Balas Aldy

Kira masuk ke dalam mobilnya.

Mesin dihidupkan. Sesaat sebelum kira menjalankan mobilnya kaca mobilnya diketuk Rizky. Kira memutar bola matanya malas.

"Mau apa lagi?" Tanya Kira setelah menurunkan kaca mobilnya.

"Ganti rugi mobil gua yang tadi lah. Apa lagi." Jawab Rizky santai

"Saya bilang besok kan?" Jawab Kira kesal.

"Emm gimana ya. Gua gak bisa tunggu sampe besok." Balas Rizky

"Bisa sabar sedikit gak sih?" Kira mulai meninggikan nada bicara nya.

"Gak bisa." Jawab Rizky tanpa ekspresi

Kira menghembuskan nafas dengan kasarnya.

Dia mengambil tas kuliahnya mengeluarkan buku dan menuliskan sesuatu di dalamnya.

Kertas di robek dan diserahkan pada Rizky.

"Ini nomor HP aku. Aku gak akan lari dari tanggung jawab. Kamu boleh cari aku kalo aku memang kabur." Kira meletakkan kertas itu di tangang Rizky

"Gua minta duit ganti rugi, bukan nomor HP lo." Jawab Rizky masih dengan wajah tanpa ekspresi

Kira mengetap bibir menahan amarahnya.

Kira coba merampas kembali kertas yang diberikannya di tangan Rizky tapi Rizky lebih dulu menggenggam kertas itu dan mengelak.

"Balikin kertas itu." Kira menatap tajam ke dalam mata Rizky.

Rizky menahan tawanya.

"Nomor HP doang gak cukup buat yakinin gua kalo lo gak bakalan lari dari tanggung jawab." Ucap Rizky dengan santai nya.

"Serahin KTP lo sama gua." Sambung rizky

"Mana bisa? Kalau KTP saya kasih ke kamu saya bisa susah kalau mau kemana-mana." Jawab kira

"Gak perlupergi kemana-mana. Diem aja dirumah." Balas Rizky dengan entengnya

"I have my own life." Tegas kira

"Gua juga." Bals rizky

"Terus gak bisa kamu hargai privacy saya?" Tambah Kira

"What to do? I just can't." Tegas rizky

Kira mendengus kesal. Kira lalu menaikkan kaca mobilnya.

Rizky terkejut dengan kelakuan kira lalu mengetuk kaca mobil Kira.

Kira menjalankan mobilnya meninggalkan Rizky diparkiran mobil. Kira lalu menjalankan mobilnya pulang ke rumah.

Terima kasih sudah mau membaca novel saya.

Jangan lupa baca juga BE MY WIFE novel pertama saya.

Terima kasih

1
Marchelina Della
BENCI BANGET GUE AMA RISKY YAOLOH
Marchelina Della
oke. gue benci Rizky
Arumi Nasya
next up
Mirnawati Amir
cerita nya gntung
Risa Istifa
🤔🤔
Risa Istifa
🤭
Risa Istifa
👍
Onih Sumarni
d tunggu up ny
Onih Sumarni
kayaknya rizky yg ditabrak mobillya kira,itu rizky mantan kira waktu smp
Mamah Syifa
mna lanjutannya ??
Sartika Dwi Nuraini
ini udah ga up lagi kah? cerita nya bagus loh
Fanie Sajah
Bukan Sekedar Sahabat dan Apalah Cinta
by Emaknya Queen mampir nih kak

Semangat terus Kak Author
dukungan like sudah mendarat 🤗
Adam Martin
Up next
Rahit Zamir
cerita x bagus cuman up x jarang sekali
Citoz
lanjut lagi dongggg mr co 🤗🤗
yuni uni
yah udah abis
yuni uni
thor aku br inget...ad visual kah ya...
yuni uni: 😂😂😂😂😂sadis hayalan emak thor🤣
total 2 replies
yuni uni
belepotan liur emak baca yg English 🤭🤭🤭
Keii68
hy kak aku mampir, semangat up ya😃🌸

salam dari Barryneald
ayyona
doa rizki terkabul
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!