NovelToon NovelToon
Dicintai Serigala Bunian

Dicintai Serigala Bunian

Status: sedang berlangsung
Genre:Manusia Serigala / Selingkuh / Romansa / Fantasi Wanita / Ibu Mertua Kejam / Cinta Terlarang / Romansa Fantasi
Popularitas:47.9k
Nilai: 5
Nama Author: Shery Fiana

Arunika Swasti mendapat pedihnya penghianatan dari suaminya, yang selingkuh tepat di depan matanya dengan sahabatnya sendiri. Tak hanya itu, ia kehilangan buah hati yang sedang bertumbuh di dalam rahimnya akibat tekanan batin yang ia rasakan.

Rasa serakah membawa Aswini, ibu mertua Runi, dan juga Widuri, kekasih gelap Raka, untuk melakukan percobaan pembunuhan terhadap Runi di puncak bukit Xanthi. Namun takdir membawa Runi kepada sesosok makhluk misterius yang melindungi jiwanya.

Siapakah sosok itu?
Bagaimana akhir goresan takdir Tuhan atas Runi?
Berlabuh kepada siapakah hatinya nanti?
Apakah takdir sanggup melabuhkan dua hati yang terpisah dalam dua dunia?

Yuk ikuti kelanjutan kisah Runi dan Candra di sini!
Cekidot ❤❤❤❤

***

Haai, ini karya pertama Shery Fiana.
tolong berikan vote atau dukungan lainnya untuk karya pertama saya di Noveltoon, ya! Love you all ❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shery Fiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2. Bujukan Ibu Mertua

"Raka, apakah kamu masih ingat dengan Widuri?" Sayup-sayup terdengar suara Aswini, ibunda Raka, yang sedang bertanya kepada seseorang di ruang sebelah.

Runi yang tengah mencuci piring di dapur rumah Raka, mengecilkan aliran air yang tengah ia gunakan untuk membilas perkakas dapur mertuanya. Ia juga menajamkan pendengaran. Di rumah ini hanya ada dirinya, Raka suaminya, dan juga ibunda Raka. Lalu, kepada siapa pertanyaan tersebut dilontarkan?

Jika pertanyaan itu tertuju untuk Raka, mengapa harus membahas nama seseorang yang terdengar seperti nama seorang wanita, sementara ada dirinya di rumah ini yang berstatus sebagai menantu keluarga ini?

Sekian detik berlalu namun Runi tak jua mendapatkan jawaban. Ia hampir mengabaikan percakapan tersebut, namun suara seseorang yang ia cintai kini terdengar begitu lirih, terdengar seperti suara orang yang tengah tertegun.

"Wi-widuri?"

"Ya, Widuri. Putri sulung bos kamu, Pak Baskara, juragan sawit di desa Merbayu. Mama yakin kamu masih ingat padanya."

"Di-dia kembali, Ma?" Suara lirih Raka membuat jantung Runi seakan berhenti berdetak.

Mengapa suaminya itu terdengar begitu terkejut? Siapakah sosok Widuri? Kembali dari mana? Kisah apa yang pernah terjalin antara Raka dan Widuri?

"Dia cantik, kaya, dan berpendidikan. Jauh lebih bermartabat daripada wanita miskin pilihan kamu, si Runi itu. Sudah miskin, bodoh, keras kepala pula!"

Deg!

Dunia Runi serasa berhenti berputar tatkala mendengar namanya disebut. Di ruang sebelah, calon ibu mertuanya tengah membicarakan dirinya kepada Raka. Apa yang salah dengan dirinya? Mengapa ia terdengar buruk sekali? Dan mengapa dirinya dibanding-bandingkan dengan wanita lain? Dan terlebih, wanita masa lalu Raka?

"Jangan bandingkan Runi dengan wanita lain, Ma. Dia adalah istriku. Biar bagaimanapun, Runi adalah wanita yang sekarang ada di sisi Raka." Kali ini, suara teduh Raka, suami Runi, terdengar. Sebersit senyum tipis muncul di bibir Runi karena ia mendengar sang suami membelanya.

"Cih!" Terdengar Aswini berdecih, membuat hati Runi serasa tercubit. "Istri apa? Istri yang sama sekali tidak pernah mama restui. Bahkan jika dia mengandung anakmu pun, mama tidak akan sudi menganggapnya sebagai cucu mama!"

Runi mendesah pelan. Sejak ia menikah dengan Raka satu tahun yang lalu, Aswini memang terlihat sangat tidak menyukai dirinya. Bahkan Aswini pun sudah terlihat begitu membenci Runi jauh sebelum mereka berpacaran, yaitu sekitar dua tahun yang lalu. Untuk alasan apa, Runi tidak tahu dengan pasti. Namun yang jelas, ia memang memilili banyak sekali kekurangan. Ia adalah seorang gadis yatim piatu, miskin, dan tidak memiliki apa-apa. Ia juga tidak memikiki siapapun sebagai wali. Hanya cinta dan perjuangan Raka saat itu padanya lah, yang membuat dirinya yakin untuk menerima keseriusan Raka, sehingga mengabaikan penolakan calon ibu mertua dan kakak iparnya.

"Dia memang wanita sederhana, Ma. Tetapi entah bagaimanapun keadaannya, Raka tetap mencintai Runi apa adanya."

Nyes. Sekeras apapun ucapan Aswini yang tertuju untuk menyudutkannya, asalkan Raka membelanya, tentu saja bukan menjadi soal bagi Runi.

"Meskipun demikian," Aswini bicara dengan nada teramat rendah. "Sejujurnya, mama berharap agar kamu segera mengakhiri pernikahan kalian, Raka. Sekuat tenaga mama berusaha merestui kalian, tetapi tidak bisa! Di mata mama, dia bukanlah wanita yang terbaik untuk kamu. Dia hanya akan menjadi parasit yang nantinya akan menggerogoti kehidupan kamu!"

Detik ini juga, Runi ingin sekali segera menghambur ke sana. Ia ingin menyerobot masuk ke ruang keluarga di mana ibu dan anak itu tengah berkumpul untuk menyuarakan isi hatinya. Ia ingin protes pada ibu mertuanya yang sangat keterlaluan itu, karena telah dengan tega mengabaikan eksistensinya di sini. Namun, kakinya terasa kaku. Lidahnya juga terasa tercekat di tenggorokan. Ia tidak memiliki keberanian yang cukup besar untuk membela dirinya. Dan sejujurnya, ia masih berharap agar sedikit kalimat yang terucap dari Raka bisa sedikit membelanya.

"Mengapa sih sampai sekarang Mama belum bisa menerima Runi menjadi istri Raka?" Tandas Raka geram. Tambahnya, "Raka sangat mencintai Runi, Ma. Raka tidak akan pernah membatalkan pernikahan kami!"

"Coba tanyakan dulu pada hatimu yang paling dalam, Raka!" Masih tak mau kalah, suara Bu Aswini terdengar begitu menggelegar. "Apakah kamu sama sekali sudah tidak mencintai Widuri lagi?!"

Hening merayap. Bahkan keran air yang Runi gunakan untuk membasuh piring dan gelas di tempar cuci piring milik ibunda Raka itu sudah Runi matikan sedari tadi sementara tangannya masih berlumuran busa sabun pencuci piring. Ia ingin menguping pembicaraan itu. Ia ingin mendengar pembelaan Raka untuk dirinya! Ia ingin memastikan Raka benar-benar setia padanya, dan hati raka hanya untuknya! Dan ia percaya, Raka akan selamanya memilih dirinya meskipun seribu wanita cantik datang menggoda Raka.

"Tapi Raka sudah memilih Runi, Ma! Raka tidak akan pernah meninggalkan Runi!" Seru Raka dengan nada sedikit tinggi. Dan rupanya, seruan Raka berhasil membuat Aswini naik pitam.

Ia berseru, "Kamu itu ya, dari kecil sampai sekarang belum pernah membangkang perintah mama sama sekali. Lalu apa ini? Hanya gara-gara wanita miskin tidak berguna itu, kamu sudah berani melawan mama, hah?! Terus saja membangkang mama!"

"Bukan begitu, Ma!" Suara Raka mulai terdengar panik.

Aswini tak peduli. Ia masih melanjutkan omelannya pada putra bungsunya, "Bahkan kamu tahu wasiat papa kamu sebelum meninggal, 'kan? Nikahi Widuri! Tapi apa yang terjadi? Kamu malah memilih wanita miskin pembawa sial itu!"

Hening sejenak. Runi tahu, Raka, suaminya, sedang berusaha membantah perkataan ibunya sendiri. Membantah orang tua di saat martabat pasangan sedang dipertaruhkan, bukanlah sebuah kedurhakaan.

"Tapi itu sebelum Widuri pergi meninggalkan Raka, Ma! Sekarang sudah ada Runi. Dan Raka ..." hening sejenak menyapa sebelum Raka kembali melanjutkan, "Raka tidak akan pernah mencampakkan Runi apapun yang terjadi. Dia yang selama ini ada di sisi Raka, bahkan saat Raka tengah terpuruk karena kehilangan Widuri."

Deg! Runi seolah tertampar. Jadi, ia hanya menjadi pelampiasan di saat Raka tengah terpuruk ditinggalkan oleh wanita bernama Widuri? Oh, tidak! Betapa tidak beruntungnya dirinya!

"Mama sudah bertemu dengan Widuri, Raka," tukas Aswini tanpa mengindahkan perkataan putranya. "Dan coba tebak apa yang sebenarnya terjadi? Dia masih sangat mencintai kamu. Mama mendengar pengakuannya dengan telinga mama sendiri."

Kedua tangan Runi mengepal. Wajahnya terasa panas dan matanya mulai berkaca. Kenyataan apa ini? Mengapa terasa begitu menyakitkan untuknya?

Kali ini, ia betul-betul menginginkan Raka agar kembali membelanya. Tidak peduli seluruh dunia mencercanya, asal tidak dengan suaminya itu. Namun nyatanya, hening. Raka terdiam seribu bahasa. Apakah Raka mulai terpancing ucapan ibunya?

"Cobalah untuk kembali menjalani hubungan dengan Widuri, Raka. Mama yakin, kalian masih saling mencintai." Pelan dan pasti, suara Aswini kembali terdengar.

Deg! Apa-apaan ini? Mengapa mertuanya sejelas itu menyuruh Raka mendekati Aswini kembali dan menyuruh untuk mengabaikan istrinya sendiri? Perintah macam apa ini?

Amarah Runi bergelora. Siapakah sosok Widuri? Apakah wanita itu adalah masa lalu Raka yang belum usai? Sebersit asa muncul di benak Runi, berharap Raka berkenan membelanya. Ia masih sangat yakin, Raka tidak akan mungkin mengabaikannya.

Tapi apa yang terjadi? Sekian lama Runi menunggu pembelaan Raka untuknya, namun hanya hening yang tercipta di ruang sebelah. Raka tak jua melontarkan pembelaan untuknya, atau bahkan penolakan atas saran sang ibunda. 

Sebenarnya, apakah yang terjadi? Apakah Raka tengah terbujuk oleh ucapan ibundanya untuk kembali mempertimbangkan Widuri? Dan mungkin, meninggalkan Runi?

***

1
Ristiana Wang
anjingmu sedang terluka Runi,kasian dia😭😭
Reny Yunita
aaah good runi aq setuju ayo segera pergi dri kehidupan raka smoga mereka mendapat karmanya si widuri ga bisa hamil alias mandul syukurin aah bahgia nya klw si widuri mandul 🤪
Reny Yunita
setan emang si aswini udh lah runi mending pergi aja dri stu klw ga numpang tnggal sama bu bidan atun runi dri pda di stu tersiksa sma nenek shir dan genderuwo raka 😤
Reny Yunita
uuh mertua sinting bukan jagain menantu mlah kaya gtu bagus si runi klw w udh w tinggalin tu mertua sama ank sama aja kelakuannya bikin gemes 😤
Reny Yunita
uuh dsar metua ga ada akhlak uuh klw w di gtuin udh w tinggal pergi jdi ngemis amat sama lki modelan bgtu 😤 dan punya mertua apalgi yg gendeng runi runi kuat amat si lo gemes rasanya liat lo diam aja bukannya lngsung pergi ke mlah msak 😤🤦🏻‍♀️
mom's Vie'
aku suka dg pilihanmu, Runi.... lebih baik pergi saja drpd ada kejadian yg gk di inginkan terhadap bayimy dan dirimu , Run...
mom's Vie'
yg njalani rumah tangga siapa tho....?
kok Bu Aswini ikut campur aja... kalo gk mau mantu yg kucel... Yo dirawat sana Lo.... diajak ke salon , di ragati... jangan malah di hina.... kami mantu miskin, ya modalin laaaah.... jangan maunya yg siap saji aja....
mom's Vie'
dasar mertua gk ada akhlak.... nauzubillah.... nanti kalo aku jadi mertua,,,, gk mau kayak Mak Aswini.... dah dapat mantu yg baik, masih kurang terima aja.... dasar Mak nya Raka aja yg memang minus akhlak....
mom's Vie'
Raka keterlaluan banget tho.... dah tau kalo Runi sakit, belain lah buat beli makanan jadi ,,,jangan malah maksa buat masak....duuuh.... ngidam mu gk ada yg nuruti ,. Run.... sabar ya....
Icha Qazara Putri
Novel ini bagus cerita nya seru nggak ngebosenin bikin greget dan dingkol dengan tingkah mertua julid seperti Aswini ini. selebihnya it's okay good..
..
Penghianatan yang Raka lakukan membuat Runi sangat terluka, di tambah perlakuan sang mertua yang super duper nyebelin. Tapi Runi dengan sabar tidak memberontak dia selalu memperlakukan sang suami dan mertua dengan sangat baik.
..
Ntah lah sampai kapan Runi akan dapatkan kebahagiaan rasanya hidup Runi sengsara mulu. mana orang tua udah nggak ada sudah tidak punya penopang hidup. ada suami juga tidak bisa di andalkan. kerjaan nya selingkuh terus.
...
Candra segera selesai kan masa hukuman mu dari ayah mu itu supaya kamu dapat menampakan diri lagi pada Runi dan menghibur nya segera, saat ini Runi sedang butuh kamu bange Chandra.
Icha Qazara Putri
Raka Please deh tegas sama orang tua mu itu, ingat! kamu itu suami yang harus membela istri jika istri kamu terzolimi, bukan nya diam bae.
mom's Vie'
owalah..... datang² cuman untk ngomel² tho, buk....mau minta ganti rugi ke Runi, Krn dah kasih makan anakmu selama 2 Minggu....?
💝💝 Hujan 🌧🌧
apa mungkin raka berubah setelah tahu runi hamil anak dia
Icha Qazara Putri
Astaghfirullah mertua macam apa yang begini kok nggak ngerti banget kalau Runi sedang sakit. itu juga si Raka bukan nya bantuin belain Runi malah diem bae.
mom's Vie'
siapa yg masakin anakmu , bu Aswini.....?
malah anakmu yg seribg pindah makan ....
enak aja ngatain Runi....
sebenernya... tujuan ke rumah Raka pagi² mau ngapain....?
mau numpang makan..???
Icha Qazara Putri
Heh ibu mertua yang budiman jangan sekate-kate ya ngemeng seperti itu bikin kesel aja sih.
mom's Vie'
yiiihaaaa...... tidur sendiri , Raka.... gk ditemani Widuri, apalagi di peluk Runi..... daaaah .... ngobrol ma cicak aja sana ya.... 🤣🤣🤣
Icha Qazara Putri
Mertua durjanam tuh masa menjelek-jelekan menantu begitu sih.
Icha Qazara Putri
Bagus Runi ketegasan kamu semoga menyadarkan Raka dari kebodohan nya.
mom's Vie'
bagus Runi.... kamu tegas sama Raka... jangan kasih kesempatan buat kembali bersama kamu, Run.... Krn sekali berselingkuh, pasti akan di ulang lagi....penyakit itu....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!