NovelToon NovelToon
Gadis Pembayar Hutang

Gadis Pembayar Hutang

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Badboy / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nafi'

Jangan lewatkan juga "DITAKDIRKAN MENCINTAIMU" dan "NGUMBARA CINTA"



Mengandung adegan dewasa 21+ jadi bijaklah dalam membaca.

Seorang dokter cantik bernama Ziya Almahiyra yang harus membayar hutang ayahnya dengan menjadi pembantu dirumah Aditya Dewa Bagaskoro tanpa gaji sedikitpun selama satu tahun.

Lalu bagaimana dengan cita citanya yang ingin mendirikan klinik sendiri,untuk menolong sesama, meringankan rasa sakit yang diderita pasien?

Ayahnya yang bangkrut karna hutang menggunung.Membuat sang ayah mengidap sakit jantung.Sang kakak bernama Nabila Sahara yang selalu pergi ke klub bersama teman temannya seperti tidak mau tau akan keadaan yang menimpa keluarga, adalah persoalan rumit bagaikan benang kusut yang tak mampu Ziya uraikan.

Aditya Dewa Bagaskoro menikahi Ziya. Kebahagiaan pun menghampiri keduanya. Namun apa jadinya jika ternyata ibunya tidak menyetujui pernikahan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafi', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Naziya Almahyra.

Ziya Almahyra, itulah nama gadis yang kini sedang bahagia. Diusianya yang menginjak 22 tahun. Dia sangat bersemangat belajar dan belajar, hingga tak terasa internship nya telah selesai. Hari ini dia akan pulang ke tanah kelahirannya. Setelah berbulan bulan berada di daerah yang lumayan terpencil.

Ziya membayangkan sebentar lagi cita citanya akan terpenuhi, memiliki klinik sendiri dan membantu sesama. Gelar dokter dan STR(Surat Tanda Registrasi)sudah dia kantongi tinggal mengurus surat lamaran pekerjaan agar bisa menabung lebih banyak.

Program internship adalah program yang dikelola oleh Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI) yang mana terdiri dari Kementerian Kesehatan, PB IDI, Kolegium Dokter Indonesia, ARSADA, dan AIPKI. Oleh komite ini, rumah sakit dan puskesmas yang dijadikan wahana internship tersebut mesti di-survey kelayakannya terlebih dahulu. Pendamping pun juga sudah dilatih oleh KIDI dan mendapatkan akreditasi dari Kemenkes.

Ziya merasakan tubuhnya yang letih, tapi rasa bahagianya mengalahkan itu semua. Mengingat perjuangan selama ini tinggal selangkah lagi.

Ziya melihat jam ditangannya sebentar lagi waktu sholat ashar dia berfikir bisa membersihkan badan dan melepas penat disana. Jarak antara rumah dan tempatnya berdiri masih dua jam. Dia memberi kabar kepada pak Agus supir keluarga nya untuk menjemput.

Diperjalanan Ziya berencana untuk beristirahat sejenak. Rasa lelah membuatnya mengantuk.Tak berapa lama mobil berhenti mendadak. Hingga Ziya kejedot kursi depannya.

"Ada apa pak." Ziya bertanya dengan memegang kepalanya, rasa kantuknya hilang seketika.

"Maaf neng, maaf itu neng, didepan ada yang jatuh dari motor"

"owhhh"!!

Ziya langsung sigap membuka pintu mobilnya dan diikuti oleh pak Agus. Semua kendaraan pun nampak berhenti. Kerumunan orang belum begitu banyak hingga memudahkan Ziya untuk menerobos nya.

Terlihat satu orang gadis berusaha berdiri. Dengan sigap Ziya membantunya.

"Ayo aku bantu" seraya memapah gadis itu."Pak tolong ambilkan tas hitam saya pak, dan juga minuman". Perintah Ziya yang ditujukan pada pak Agus.

"Abang" Ucap si gadis yang ditolong Ziya sambil menunjuk.

Beberapa orang menolong seorang laki laki yang tertimpa motor. Tapi saat laki laki tersebut mencoba berdiri,dia menjerit kesakitan. Ziya mendekat melihat apa yang terjadi.

Dengan sigap Ziya melakukan tindakan reduksi, untuk mengembalikan tulang yang bergeser kembali pada posisi normalnya.

"Coba digerakkan sedikit demi sedikit tuan, apakah masih sakit?"

Dengan perlahan laki laki itu menggerakkan kakinya dengan tetap duduk.

"Terima kasih nona, sudah baik tapi masih sedikit ngilu"

"Baiklah, bisakah anda coba berdiri aku akan membantu mu agar tidak menghalangi jalan" Ziya memegang lengan pria itu lalu yang sebelah dibantu juga oleh orang lain, mendekati gadis yang pertama kali ditolong Ziya.

"Terima kasih" Ucap pria yang ditujukan oleh kedua orang yang membantunya.

Ziya hanya mengangguk "Neng, ini tas yang neng minta" Agus menyodorkan tas yang berisi obat dan alat medis milik Ziya.

"Nona, kemarikan tanganmu, aku akan mengobatinya." dengan cekatan Ziya memberikan pertolongan pertama pada gadis itu. Pertama dia membersihkan luka dengan cairan khusus setelah itu mengoleskan obat lalu dibalut kain kasa.

"Luka dilenganmu ini cukup dalam nona, setelah ini segera bawa kerumah sakit. Agar mendapatkan perawatan yang lebih intensif dan anda juga tuan"

"Terima kasih kak! namaku Fathiya Nasyita B, Panggil saja Syita." Mengulurkan tangannya sambil menahan sakit.

"Jangan banyak digerakkan dulu Syita, aku Naziya Almahyra panggil saja Ziya!" Menerima uluran tangan Ziya sambil tersenyum.

"Ini abangku namanya Aditya DB" Ziya mengernyit, namanya mirip penyakit saja DB batin Ziya. Senyum terukir di bibir Ziya.

"Kenapa senyum kak"

"Ah tidak! ini sudah selesai semua." Ziya melepas tangan kiri Syita pelan.

"Dimana rumah kalian, apakah kalian mau saya antar pulang atau kerumah sakit dahulu untuk penanganan lebih lanjut?" Tawar Ziya. Motor Aditya nampak lecet tapi tak terlalu parah.

"Tidak, kami pulang sendiri saja" Ucap Aditya menyahut.

Oke!" ucap Ziya

"Terima kasih kak" ucap Syita diikuti anggukan Ziya.

Terlihat kerumunan orang berkurang. Nampak dua polisi datang, tapi Ziya sudah berada di mobil, sedangkan korban kecelakaan dan beberapa saksi nampaknya memberikan beberapa informasi yang dibutuhkan pihak polisi.

Ziya kini sampai dirumahnya. Disambut antusias oleh sang ayah.

"Ayaaaah" Ziya memeluk erat ayahnya selama berbulan-bulan hanya berkabar lewat medsos bahkan terkadang pesan yang disampaikan Ziya telat karna tempatnya yang terpencil.

"Bu dokter cintaku sudah pulang to, bagaimana perjalanan nya lancar saja kan"

"Iya ayah semua berkat doa ayah,terima kasih ayah" Ziya mengecupi tangan dan pipi ayahnya bergantian.

"Dimana kak Nabila yah!" Celingukan cari kakaknya. Ayahnya malah menarik nafas lalu menghembuskan kasar seperti sedang frustasi.

"Biasakan kakakmu selalu keluyuran bersama teman temannya, susah sekali menasehati kakakmu dia semakin menjadi".

"Ayahhh" Ziya akhirnya tidak bertanya lagi tapi menekan bahu ayahnya menguatkan.

"Sudahlah sana kamu mandi dulu, abis itu kita makan malam" Sang ayah berusaha tersenyum. Nampak wajahnya semakin bertambah kerutan karna usia.

"Baik ayah, aku kekamar dulu meletakkan barang-barang"

Ayahnya mengangguk tanda setuju.

~

~

Aditya dan Syita kini sampai rumah dengan diantarkan mobil polisi. Setelah motor diturunkan dari mobil polisi dan berucap terima kasih.

Semua orang tau siapa keluarga Bagaskoro, keluarga kaya raya yang memiliki beberapa perusahaan yang bergerak dibidang properti dan rekonstruksi bangunan. Usaha mereka dimulai sejak Bagaskoro kakek buyut Aditya yang menjadi makelar tanah. Lalu diteruskan kakek menurun lagi Ayah Aditya, hingga mampu berkembang dan mendirikan gedung perkantoran, bahkan bisa membuka cabang diluar kota.

Diteruskan lagi oleh Aditya, berkat kelihaian dan kerja keras Aditya saat ini sudah sampai di seluruh Indonesia.

Aditya nampak tertatih tatih menahan kakinya yang masih terasa ngilu jika digunakan jalan. Tapi hanya itu yang dia dapat.

Syita mengekor di belakangnya. Luka dimuka tak seberapa karna Syita memakai helm. Banya saja dia tidak memakai jaket akhirnya lengannya pun tergores aspal.

"Kalian kenapa?" Ucap Maya ibu dari Aditya dan Syita. Ayah mereka Denny ikut penasaran tapi diam saja. Maya berdiri dan menghampiri anknya memeriksa satu persatu.

"Kalian kenapa" Ulang Maya karna belum juga mendapatkan jawaban.

"Jatuh dari motor ma, tadi ada yang menyenggol motor kami" Syita mengadukan kejadian tadi.

"Lalu!" Denny kini yang bertanya.

"Kami jatuh lah, yang nabrak kenceng banget dari belakang. Sepertinya terburu buru. Kamipun tak sempat lihat plat nomernya".

Syita sangat kesal karena pengendara mobil yang ugal ugalan tadi membuat nya terluka.

Maya memeriksa anaknya dengan detail. Aditya yang tak tahan berdiri, jalan dengan pincang duduk di sofa menyandarkan kepala dan menaikkan kedua kakinya.

"Kenapa jalanmu seperti itu Dit?"

"Abang tadi terkilir ma...! untung ada kakak cantik yang tolongin kami. Sepertinya dia seorang dokter".

Maya malah mengernyit."Apa kalian sudah kedokter?"

"Ya belum sempat lah ma...tapi kakak cantik tadi sudah merawat luka Syita. Dia juga memberikan obat pada kami tadi. Setelah itu kami diantar pak polisi".

"Lha mana polisinya"

"Mereka langsung pulang pa...ada tugas yang harus mereka kerjakan katanya". Syita nerocos menjawab setiap pertanyaan papa dan mamanya.

"Baiklah, kalian istirahat dulu sana, mama akan telpon dokter Marcell agar memeriksa kalian kembali".

"Oke ma" Ucap Syita berlalu ke kamar.

Tak berapa lama, ada suara pintu diketuk. Nampak asisten rumah tangga setengah berlari untuk membukakan pintu. Masuklah seorang perempuan muda dengan balutan dress pendek sepaha dan lengan you can see.

"Aditya papa bantu kekamar yuk!"

Denny enggan menyapa tamu yang datang akhirnya dia mencari alasan untuk kabur.

***bersambung....

Mohon like dan votenya ya ....Happy readers...love you*** .

1
Ita Mei Lestari
Marina thoorr
Ran Tea
Luar biasa
Les Tary
zea adalah ziya yg lupa ingatan ya thor
Les Tary
sepertinya mama Maya hrs dikasih pelajaran biar kapok
Putri: Hai Kak, mampir yu ke karya ku "Dia Rain" seru kok walau baru terbit/Drool/
total 1 replies
Thasiroh Dita
luar biasa
Thasiroh Dita
luar biasa
Indh Fitrya
aditya lemot udh tau gitu kenapa g langsung menegahi malah udh di tabrak baru datang
Indh Fitrya
sebenarnya kembar gak sih,,,kog kayaknya malah marina yg tau rahasia tisya dan syita.harusnya kalo kembarkan aditya udh curiga.
Indh Fitrya
apakah syita kembar?????
rosalia rosalia
hadehhjjj....crtnya membuat q bingung.....hmmmmmmm
Elwi Chloe: Hai, ka. Baca novelku juga yuk! "Benih Tuan Leon"

Suatu hal yang harus dia pertaruhkan untuk mendapatkan uang, yakni tubuhnya sendiri. Jecy berakhir menghabiskan satu malam bersama seorang milyarder muda bernama Leon, pria yang terkenal dengan tempramen buruk. Hidupnya kacau ketika sang nenek meninggal dan dia mengetahui bahwa dia hamil.
total 1 replies
Dyon Ayaskelana
😅😅😅
ending yang membanggongkan
suti markonah
masa iya ada novel pemeran utama ny mati smua,aneh
Li5naJait
ngak jelas, berliku2 hanya utk mematikan zeya aza, untung diskip
Li5naJait
trlalu berbelit2 dan makin pusing ngak ada ujung, mana pemerannya banyak bgt, bingung dgn semua hubungan yg ada
Li5naJait
Nabila sgt egois, saat dia sndiri tahu dr awal bahwa kedua org tua Zafran masih hidup
Li5naJait
kenapa aku merasa bahwa Maya sgt hebat dgn semua kejahatannya, hingga saat ini dia masih baik2 aza, padahal semua org tahu perbuatan jahatnya trhadap ziya trmasuk Aditya
Lina Tobing
kasih senyum buat ceritanya ...ok di lanjut thor..semanggat💪
Nafi' thook: terima kasih
total 1 replies
Lina Tobing
Bismillah semoga ceritanya seru yaa
Betty Nurbaini
ujung2nya jatuh cinta... blum perna nemu cerita cewek yg pada akhirnya gak menikah sama penganiaya...
Mercy Sondakh Watti
haaaaa!!!
Nafi' thook: kenapa kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!