NovelToon NovelToon
Papaku King Mafia

Papaku King Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Action
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Ardio adalah seorang mafia kejam sejak kematian istri yang meninggal karena di bunuh oleh musuhnya, padahal istrinya bari melahirkan seorang bayi.

Setelah kepergian istrinya, ia menjadi bertambah kejam, meskipun begitu, ia sangta lembut kepada putri kecilnya yang bernama Adel, bahkan menggantikan popok pun ia mau bahkan rela begadang agar buah hatinya tidak terganggu oleh masalah.

Hari ini ia sedang mengeksekusi penjahat yang ingin menganggu bisnisnya, Tiba-tiba saja ia mendapat telpon dari pengasuh anaknya jika Adel tidak bisa tidur tanpa dirinya, dan ia rela pulang, dan menyurh anak buahnya untuk mengeksekusi penjahat tersebut.

Meskipun ia mafia kejam, tapi ia adalah ayah yang penyayang.

Adel pun berusia masuk SMA favorit, tapi ia mendapatkan pembullyan daei teman Sekolahnya karena ada seorang pria primadona yang mendekatinya.

Sementara ia tidak sedikit pun menyukai sang primadona tersebut.

Tapi Adel menyimpan sendiri pembullyan itu hingga akhirnya di ketahui oleh Ardio.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Bau anyir darah berbaur dengan harum kelopak bunga lilium putih yang berserakan di lantai marmer.

Di tengah ruangan itu, Ardio berdiri kaku. Jarinya yang gemetar mengusap pipi pucat wanita yang paling dicintainya, Sisca.

Istrinya baru saja melahirkan beberapa jam yang lalu. Tapi, kebahagiaan Ardio dihancurkan dalam sekejap mata.

Musuh bebuyutannya menyusup ke kediaman mereka, membantai dan merenggut nyawa Sisca sebelum Ardio sempat tiba.

"Oek...Oek..." suara tangis bayi dari balik dekapan seorang perawat yang sempat di selamatkan karena saat itu bayi itu di sembunyikan do ruang bawah tanah oleh perawat tersebut atas permintaan Sisca.

Mata Ardio yang merah menatap sosok mungil dibungkus kain merah muda.

Ardio berjalan mendekat, mengambil bayi itu dengan tangannya yang masih berbecak darah musuh yang baru saja ia bantai di lorong depan.

Saat jari mungil itu menggenggam ibu jari Ardio, amarah Ardio mendadak hilang.

Bayi itu berhenti menangis, wajahnya sangat mirip dengan almarhumah ibunya.

"Adel..." bisik Ardio dengan suara serak. "Namamu Adelia."

Ardio mencium dahi bayinya lembut, sebelum akhirnya berbalik menatap puluhan anak buah berjas hitam yang berdiri menunduk hormat di belakangnya.

"Mulai hari ini. Dunia luar hanya akan mengenalku sebagai iblis. Siapa pun yang berani menyentuh putriku, aku pastikan seluruh keturunannya tidak akan pernah melihat matahari esok hari!" ucap Ardio dengan suara bergetar hebat.

Ardio, King Mafia yang ditakuti di seluruh belahan dunia bawah, terlahir kembali.

...*******...

Tiga bulan berlalu sejak malam berdarah itu.

Di markas besar jaringan organisasi mafia internasional milik Ardio sedang rapat.

Para petinggi mafia dan bos kejahatan dari berbagai negara berkumpul di ruang rapat utama, menunggu keputusan dari Ardio mengenai pembagian wilayah kekuasaan.

Ardio duduk di kursi utamanya. Tangan kirinya memegang pistol berperedam suara yang ia mainkan seolah-olah itu pistol anak-anak.

Sementara tangan kanannya... memegang botol susu bayi hangat bersuhu tepat 37 derajat Celsius.

Di pangkuannya, Adel kecil tertidur lelap sambil mengisap dot dengan tenang, sama sekali tidak terganggu oleh aura membunuh para bos mafia di ruangan tersebut.

"Bos Ardio, mengenai wilayah pelabuhan barat..." salah satu bos mafia bertato mulai berbicara dengan suara gemetar.

"Kecilkan suaramu. Jika putriku terbangun karena suaramu yang serak itu, peluru ini akan menembus tenggorokanmu sebelum kamu sempat bernapas," potong Ardio dingin tanpa menatap orang itu. Matanya tetap tertuju pada wajah lelap Adel.

Seketika seluruh ruangan menjadi hening kembali. Tidak ada satu pun yang berani bernapas keras.

Tiba-tiba, Adel menggeliat kecil dan mulai merengek.

Tercium bau dari balik popok kain bermotif beruang yang dikenakan Adel.

Para bos yang sedang rapat tidak berani menutup hidung mereka dan terpaksa menahan nafas agar tidak mencium bau pup Adel.

"Ah sayang, kamu pup lagi ya, ayo Papa bersihkan dulu," kata Ardio dengan tersenyum hangat.

Ardio pun meletakkan pistolnya di meja.

Ia berdiri, menggendong Adel dengan sangat hati-hati dan telaten, lalu mengisyaratkan tangan kanannya, Reno, untuk mendekat.

"Rapat ditunda. Aku harus mengganti popok Adel dan menimangnya," ujar Ardio santai.

"Tapi Bos, transaksi miliar dolar ini harus ditandatangani sekarang!" seru salah satu mitra bisnisnya.

Ardio menghentikan langkahnya, menoleh sebentar dengan tatapan membunuh. "Uang ribuan triliun pun tidak ada harganya dibandingkan kenyamanan tidur putriku. Kamu mau menunggu, atau mau mati sekarang?"

Pria itu langsung bungkam dan menunduk dalam-dalam.

Ardio berjalan menuju kamar khusus bayi di dalam markasnya.

Di sana, sang King Mafia yang ditakuti dunia bawah dengan cekatan melepas popok kotor, membersihkan kulit lembut bayinya, mengoleskan krim agar tidak iritasi, dan mengenakan popok baru dengan rapi.

"Sayang Papa, tumbuh dengan baik ya, jadi anak yang baik dan manis," ucapnya lembut sambil mencium pipi Adel yang lembut itu.

Ardio memilih tidak tidur semalaman. Ia duduk di kursi goyang sambil menimang Adel dan memastikan jika bayi kecil itu tertidur pulas tanpa terganggu.

Meskipun matanya ngantuk dan tubuhnya lelah oleh pekerjaan, Ardio terus membisikkan usapan lembut di punggung Adel hingga bayinya kembali terlelap dengan tenang.

Bagi Ardio, menjadi penguasa dunia bawah adalah tugasnya, tapi menjadi ayah penyayang bagi Adel adalah satu-satunya alasan hidupnya.

Ia menyanyikan sebuah lagu, lagu yang sangat sedih, lagu kerinduan pada istrinya, tapi di mana ia dengan tulus membesarkan buah hatinya dengan cinta tanpa batas.

1
Ariany Sudjana
wah seru ini
Tosari Agung
kak less buat ardio jadi psikopat karena dia akan dapat target utamanya si voctor itu
Ariany Sudjana
puji Tuhan, Adelia bisa diselamatkan, tetap waspada yah
Diana Lely
Nah gitu dong...bantu anaknya gemes aku bacanya
siti Syamsiar
lanjut thor👍👍👍👍👍
less22: siappppp
total 1 replies
Siiealan
setiap bab terlalu pendek
Ambu Rinddiany Thea
rasain loh ,
Ambu Rinddiany Thea: 😂🤭/Facepalm/
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
mening ga usah d tutup tutup lah ardio drpd adel ntar tau dr orang lain , mening cerita pelan2 selain pengusaha , papa mu ini seorang mafia /Grievance//Applaud/
less22: ehaaaaa🤣🤣🤣
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
gas ngeeeeng adel , jadilah wanita terkuat ya 🫠
Ambu Rinddiany Thea
hadiiir ka lessss , maaf baru sempet buka 🤭,klo bisa anaknya juga d ajarin bela diri ya ka les biar yg buli tunduk smaa adel , kasian donk masa ayahnya mafia kelas kakap anaknya ga bisa apa2 ya ka less 🤭 /Pray/
Ambu Rinddiany Thea: iiih keren ath laaah /Ok//Good//Heart/
total 2 replies
Luna
wah MC nya mas duda lagi👍,🤭🤭🤭
less22: asoyyyyyyyyy🤣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!