NovelToon NovelToon
Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Epik Petualangan
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.

Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12: Vila Nomor Satu Puncak Awan & Tamparan untuk Su Haoran

Di balik dinding kaca ruang ICU, suasana hening seketika seperti kuburan!

Direktur Rumah Sakit, para profesor medis, para perawat, hingga Su Haoran yang berdiri paling depan semuanya terpaku dengan rahang terbuka lebar hingga hampir menyentuh lantai!

Siapa yang sedang berlutut dan membenturkan kepala di lantai di hadapan Ye Chen itu?! Itu adalah Tabib Ilahi Gu Changsheng! Sosok legendaris di dunia medis Provinsi Jiangnan yang bahkan walikota pun harus menyapanya dengan sebutan "Tetua Gu" sambil membungkuk hormat!

Namun sekarang, di depan mata kepala mereka semua, Tabib Ilahi Gu Changsheng yang berusia tujuh puluh tahun itu justru berlutut memanggil pemuda berusia dua puluh enam tahun itu dengan sebutan Guru?!

"Tidak mungkin... Ini pasti halusinasi! Bagaimana mungkin sampah yang mencuci pakaian di rumah paman keduaku adalah seorang tabib dewa?!" gumam Su Haoran sambil mundur selangkah dengan wajah pucat pasi dan tubuh gemetar hebat.

Di dalam ruang ICU, Ye Chen menatap Gu Changsheng yang masih bersujud di kakinya dengan ekspresi tenang.

"Bangunlah, Gu Changsheng," kata Ye Chen datar. "Untuk menjadi murid resmiku, bakat dan usiamu saat ini sudah terlambat. Namun karena kau memiliki niat tulus untuk menyelamatkan nyawa manusia, aku bisa menunjukmu sebagai murid tidak resmi (outer disciple) dan sesekali memberimu petunjuk tentang tiga bagian pertama dari Kitab Medis Sembilan Naga."

Mendengar kalimat itu, Gu Changsheng bukannya kecewa, melainkan justru menangis bahagia! Hanya tiga bagian pertama saja sudah cukup untuk membuatnya menembus batas tertinggi dunia medis di seluruh negeri!

"Terima kasih, Guru Ye! Terima kasih, Guru Ye!" Gu Changsheng bangkit berdiri dan langsung berdiri menunduk di belakang bahu Ye Chen layaknya seorang pelayan setia.

Melihat sikap Tabib Ilahi Gu Changsheng saja sudah sedemikian hormat, Song Zhentian dan Kakek Song Tianming yang baru turun dari ranjang tidak berani menunda sedetik pun! Ayah dan anak penguasa Keluarga Song itu langsung membungkuk sembilan puluh derajat di hadapan Ye Chen!

"Tuan Ye! Budi penyelamatan nyawa yang Anda berikan malam ini lebih berat daripada Gunung Tai!" ucap Kakek Song Tianming dengan suara lantang dan penuh wibawa. "Mulai malam ini, seluruh Keluarga Song di Kota Jiangcheng akan menjadikan Tuan Ye sebagai dermawan tertinggi kami! Jika Tuan Ye memiliki satu perintah, Keluarga Song tidak akan berani menolak sekalipun harus menembus lautan api!"

Song Zhentian segera mengeluarkan sebuah kotak beludru hitam berukir emas yang telah ia siapkan sebelumnya untuk membayar jasa medis tertinggi, lalu menyerahkannya dengan kedua tangan kepada Ye Chen.

"Tuan Ye, saya tahu uang biasa tidak akan berarti di mata sosok seperti Anda," ujar Song Zhentian penuh hormat. "Di dalam kotak ini terdapat kunci dan sertifikat kepemilikan penuh atas Vila Nomor Satu di Puncak Awan (Yununding) yang baru selesai dibangun oleh grup properti kami bulan lalu, senilai lima ratus juta yuan, beserta cek tunai sebesar lima puluh juta yuan. Mohon Tuan Ye sudi menerimanya sebagai tanda bakti kecil dari Keluarga Song!"

Vila Nomor Satu di Puncak Awan! Senilai lima ratus juta yuan!

Para dokter dan perawat di luar ruangan yang mendengar ucapan itu dari interkom pintu yang terbuka langsung menahan napas hingga dada mereka sesak!

Vila Puncak Awan adalah mahakarya arsitektur paling mewah yang berdiri di atas puncak bukit tertinggi di tengah Kota Jiangcheng, dikelilingi oleh danau buatan dan kabut alami bak istana para dewa! Seluruh orang kaya di Jiangcheng bermimpi bisa membeli satu unit vila di kaki bukitnya saja yang berharga puluhan juta yuan, sedangkan Vila Nomor Satu yang berada tepat di puncak tertinggi kabarnya tidak dijual dengan uang berapa pun!

Namun malam ini, kunci istana senilai setengah miliar yuan itu diserahkan begitu saja secara gratis kepada Ye Chen!

Ye Chen teringat bahwa selama tiga tahun terakhir, ia dan Su Qingxue hanya tinggal di kamar sempit di rumah kontrakan tua yang pengap, dan Su Qingxue pernah bergumam sambil menatap Bukit Puncak Awan dari kejauhan bahwa suatu hari nanti ia ingin memiliki rumah dengan taman bunga di atas sana.

"Baiklah, kunci Vila Nomor Satu ini kuterima untuk istriku," ucap Ye Chen sambil memasukkan kotak kunci itu ke dalam sakunya. "Mengenai Kakek Song, aku akan menuliskan satu resep ramuan pemulihan. Minum selama tiga hari dan umur Anda akan bertambah setidaknya sepuluh tahun lagi."

Setelah menulis resep singkat di atas kertas dan menyerahkannya kepada Gu Changsheng, Ye Chen melangkah keluar dari pintu ruang ICU.

Begitu Ye Chen keluar ke koridor, tatapan matanya langsung bertemu dengan Su Haoran yang sedang berusaha menyelinap pergi dengan wajah sepucat mayat di dekat pintu darurat!

"Su Haoran," panggil Ye Chen dengan suara tenang.

Langkah kaki Su Haoran langsung membeku di tempat seperti dipaku ke lantai!

"Bukankah sepuluh menit yang lalu kau baru saja berteriak di depan semua orang bahwa jika aku gagal menghidupkan Kakek Song, kau akan menelepon polisi untuk menangkapku?" tanya Ye Chen sambil berjalan perlahan menghampiri Su Haoran. "Sekarang Kakek Song sudah sehat kembali. Kenapa kau buru-buru mau kabur?"

Belum sempat Ye Chen melakukan apa-apa, Song Zhentian dan Gu Changsheng yang mendengar bahwa pemuda sombong inilah yang tadi berani menghina Guru/Dermawan mereka dan mencoba menghalangi penyelamatan nyawa Kakek Song, langsung menatap Su Haoran dengan mata menyala penuh amarah!

"Kurang ajar! Jadi kau bocah dari Keluarga Su yang tadi berani menghina Tuan Ye dan berharap Ayahku mati di ruang ICU?!" geram Song Zhentian. Ia langsung memberi isyarat kepada kepala pengawalnya. "Patahkan mulut kotornya dan lempar dia keluar dari gedung rumah sakit kami! Dan sampaikan kepada Nyonya Besar Su: mulai besok, seluruh kerja sama pasokan alat kesehatan dan logistik antara bisnis Keluarga Song dan Su Haoran diputus secara permanen!"

"T-tidak! Tuan Song! Ampun! Adik ipar Ye Chen, tolong aku!"

Plak! Plak! Buk!

Tanpa memedulikan jeritan ampun Su Haoran, dua pengawal kekar Keluarga Song langsung menampar wajah Su Haoran hingga dua gigi depannya rontok berlumuran darah, lalu menyeret tubuhnya dan melemparkannya menuruni tangga darurat!

Di koridor, perawat kepala yang merupakan kekasih baru Su Haoran langsung pura-pura tidak mengenalnya karena ketakutan setengah mati.

Ye Chen bahkan tidak melirik ke arah Su Haoran yang diseret pergi. Ia menoleh kepada Qin Wan'er, Song Zhentian, dan Gu Changsheng.

"Ingat pesanku: sebelum aku mengizinkannya sendiri, jangan seorang pun dari kalian membocorkan apa yang terjadi malam ini kepada keluarga istriku," pesan Ye Chen tenang.

"Kami patuh pada perintah Tuan Ye / Guru Ye!" jawab ketiganya serempak sambil membungkuk sembilan puluh derajat mengantar kepergian Ye Chen ke dalam lift.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍
Fajar Fathur rizky
cepat hancur keluarga murong
Fajar Fathur rizky
cepat bantai keluarga zhao
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!