NovelToon NovelToon
Dinikahi Calon Ipar

Dinikahi Calon Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: REZ Zha

Ini bukan tentang pengkhianatan atau perselingkuhan.

Ditinggal kabur calon suami sehari sebelum pernikahan demi wanita lain adalah hal memalukan bagi Kanaya. Namun, terjebak dalam pernikahan darurat dengan Yudha, calon adik iparnya yang 7 tahun lebih muda dari usianya, jauh di luar bayangannya.

Tanpa cinta, tanpa persiapan, dia harus memulai hidup seatap dengan laki-laki yang lebih pantas menjadi adiknya.

Inilah kisah dua jiwa yang dipaksa bersatu demi sebuah nama baik. Apa yang terjadi dengan kisah mereka setelah menikah? Akankah rumah tangga mereka bisa bertahan? Apakah rasa cinta akhirnya tumbuh di antara mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Calon Pengantin Kabur

Ini bukan tentang pengkhianatan atau perselingkuhan.

Kanaya terpaksa menikah dengan Yudha, calon adik iparnya yang berbeda usia 7 tahun lebih muda dari usianya. Yogi, calon suaminya mendadak kabur sehari sebelum pernikahan mereka digelar.

Kanaya dan Yogi dijodohkan oleh kedua orang tua mereka. Di usia menjelang 35 tahun dan belum melepas status lajang, kedua orang tua Kanaya dilanda kegundahan putri sulungnya menyandang gelar perawan tua karena tak kunjung menikah. Sedangkan kedua adik Kanaya sudah lebih dulu berumah tangga.

Mereka akhirnya berencana menjodohkan Kanaya dengan Yogi, anak relasi bisnis Danur. Sebenarnya dari awal Yogi menolak perjodohan itu. Dia sudah mempunyai kekasih dan berencana menikahi kekasihnya. Namun karena desakan kedua orang tuanya, Yogi terpaksa menerima perjodohan dengan Kanaya.

Sayang, menjelang detik-detik akhir pernikahan digelar, kekasih Yogi mengalami kecelakaan. Yogi akhirnya memilih kabur untuk menemani sang kekasih hati daripada menjalankan pernikahan dengan Kanaya.

Demi menyelamatkan muka kedua keluarga, orang tua Yogi meminta Yudha menggantikan posisi sang kakak untuk menikahi Kanaya. Dengan berat hati, Yudha akhirnya menerima takdir menikah dengan wanita yang lebih tua darinya.

Apa yang terjadi dengan pernikahan mereka selanjutnya? Akankah rasa cinta itu tumbuh di antara mereka berdua?

❤❤❤

Usai ritual sakral siraman, siang itu kediaman keluarga Danur dan Anita langsung berganti khusyuk dengan dimulainya acara pengajian menjelang pernikahan putri sulung mereka, Kanaya.

Keharuan menyelimuti kediaman mereka. Ada rasa lega yang membuncah di hati keluarga Kanaya, karena putri sulung mereka akhirnya akan memasuki jenjang pernikahan. Di usia yang matang, saat teman sebayanya telah menimang anak, Kanaya masih nyaman dengan status single-nya, sementara kedua adiknya sudah membina rumah tangga lebih dulu.

Khawatir akan padangan negatif dan bisik-bisik miring dari lingkungan sekitar, membuat orang tua Kanaya sempat gencar berupaya mencarikan jodoh untuk Kanaya, hingga akhirnya Danur bertemu dengan sahabat lamanya yang mempunyai dua anak laki-laki single. Salah satu dari mereka akhirnya dijodohkan dengan Kanaya atas kesepakatan kedua keluarga.

Keharuan semakin memuncak pada prosesi sungkeman setelah pengajian. Air mata yang mengalir tak terbendung dari mata kedua orang tua Kanaya bukan lagi cerminan sedih, melainkan rasa lega karena beban yang selama ini menghimpit dada akhirnya teratasi.

Dikelilingi kerabat dekat dan tetangga sekitar, tasyakuran hari itu berjalan khidmat. Senyum dan doa tulus mengalir dari para tamu yang ikut bahagia melihat Kanaya segera mengarungi hidup yang baru.

Di teras samping rumah Danur, tiga wanita sedang asyik berbincang. Mereka adalah Kanaya, dan kedua sahabatnya, Hesti juga Nunik. Persahabatan yang terjalin sejak bangku kuliah itu tetap awet hingga sekarang, terlebih mereka menetap di kota yang sama.

"Akhirnya, Yaya mandi kembang juga, Nik!" ledek Hesti. Ia terpingkal mengingat dulu pernah menyuruh Kanaya melakoni ritual itu agar cepat mendapatkan jodoh, apalagi usia sahabatnya itu sudah menembus kepala tiga.

"Alhamdulillah, Hes. Sekarang kalau kita bahas konten plus-plus, nggak perlu bisik-bisik lagi. Sudah nggak ada anak gadis di antara kita, hahaha!" sahut Nunik, disambung tawanya yang pecah.

Sebagai sahabat, Hesti dan Nunik jelas mendambakan Kanaya segera membina rumah tangga. Maka saat Kanaya mengabarkan menerima pria pilihan orang tuanya, rasa syukur dan bahagia tak mampu mereka sembunyikan.

Kanaya hanya menarik tipis sudut bibirnya. Jujur, ia masih sangat nyaman dengan kesendiriannya. Namun, desakan dari orang tua dan keluarga besar, setelah rentetan perjodohan yang gagal, membuat pertahanannya runtuh, hingga akhirnya ia menyerah pada pria pilihan papanya.

"Aku nikah juga karena kupingku budek dengar ocehan kalian tahu!" ketus Kanaya dengan memutar bola matanya.

Pandangan Hesti dan Nunik bertemu. Sedetik kemudian, tawa mereka pecah bersamaan, menyita perhatian dari beberapa anggota keluarga Kanaya yang ada di dalam rumah.

"Kalau gitu, ocehan kita selama ini berhasil, dong? Akhirnya kamu nikah juga!" sahut Hesti puas, sebab ocehannya akhirnya berbuah manis.

"Bener banget!" Nunik menimpali. Tangannya sibuk menyuap sepotong kue lapis ke dalam mulutnya. "Kita ngoceh juga demi kebaikanmu, Ya," lanjutnya dengan mulut penuh makanan.

Hesti mencondongkan tubuh, lalu berbisik di telinga Kanaya, "Tapi jujur, Yogi itu ganteng banget, Ya. Beruntung lho, di usiamu sekarang masih bisa dapet suami single, tampan, dan mapan. Berarti nggak sia-sia kalau cukup lama melajang, akhirnya dapat jodoh yang super." Hesti mengangkat ibu jarinya.

"Suamiku sama suamimu aja lewat ya, Hes?" seloroh Nunik, mengkompori.

Kanaya mengalihkan pandangan ke arah taman samping rumah orang tuanya. Sebenarnya ia enggan membicarakan soal pernikahannya dengan Yogi.

"Oh ya, nanti kalau udah sah, jangan nunda-nunda punya anak, Ya. Ingat, usiamu udah tiga puluh lima, Kalian bisa sambil pacaran, tapi urusan bikin anak harus langsung tancap gas. Kalau butuh tips melayani suami, hubungi aku aja!" kelakarnya yang disambut tawa renyah Nunik.

"Atau mau video tutorialnya? Nanti aku share link-nya." Hesti mengedipkan satu matanya sambil menurun-naikkan alisnya berseloroh.

"Sssttt! Jangan kencang-kencang ngomongnya, Hes. Nanti ada yang dengar." Nunik mendekatkan jari ke dekat bibirnya.

Kanaya bangkit dari duduknya. Jika terus meladeni obrolan kedua sahabatnya, pembicaraan mereka pasti akan makin liar membahas hal tabu. Padahal, rumahnya masih dipadati kerabat yang berlalu-lalang. "Sudah mau sore, sebaiknya kalian pulang sekarang! Besok pagi-pagi sekali kalian sudah harus ada di sini." Bukan bermaksud mengusir, tapi kedua sahabatnya itu akan menyaksikan momen sakral akan nikahnya, sementara malam harinya akan menjadi bagian dari bridesmaid.

"Oke, deh! Aku juga mau ke salon dulu, biar besok auraku bisa menyaingi aura pengantinnya," goda Hesti sambil menyeringai jenaka dan bangkit menyampirkan tasnya di pundaknya.

"Eh, kamu mau ke salon, Hes? Aku ikut, dong!" sambar Nunik antusias. "Mau luluran juga, biar besok ikutan kinclong." Meski bukan mereka yang duduk di pelaminan, status sebagai bridesmaid membuat keduanya ingin tampil cantik.

"Kami pamit dulu, Ya. Jangan tidur malam-malam, biar besok fresh." Hesti menasehati sambil memeluk Kanaya dan bercipika-cipiki bergantian dengan Nunik.

"Oke, aku antar sampai teras depan."

Mereka bertiga bergegas meninggalkan teras samping menuju teras depan rumah orang tua Kanaya.

***

Kanaya keluar dari kamar mandi dengan bathrobe mocca yang membalut tubuhnya, membiarkan rambut pendeknya yang basah meneteskan sisa air. Belum sempat ia meraih handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya, sebuah bentakan menggelegar dari luar ruang kamarnya terdengar.

."Kurang ajar! Berani sekali anakmu mempermainkan putriku!" Suara Danur terdengar penuh murka dan membuat bulu kuduk Kanaya meremang.

"Ada apa ini?" Benak Kanaya dipenuhi tanya. Mengapa papanya marah di hari yang seharusnya menjadi puncak kebahagiaan keluarganya? Kepada siapa amarah itu ditujukan? Rentetan pertanyaan terus berkecamuk, menuntut jawaban.

Tanpa membuang waktu, Kanaya menanggalkan bathrobe lalu berganti pakaian seadanya. Didorong rasa penasaran, ia bergegas menuju pintu.

Ceklek

Baru saja jemarinya menarik gagang pintu, sebuah dorongan kuat dari luar membuat tubuhnya terhuyung ke belakang.

Sosok Kinanti, adik bungsunya mendadak muncul di ambang pintu dengan wajah panik."Gawat, Mbak! Mas Yogi kabur!" Kalimat yang lolos dari bibir Kinanti seketika tercengang kaget.

❤️❤️❤️

Bersambung ...

1
ρυтяσ kang'typo✨
semoga beneran garis 2 Yaya🤗🤗🤗semangaaat....
pasti senang sekali Yudha kalo tau Yaya tetiba positif
ρυтяσ kang'typo✨
nah kan...bener" pengecut ko Yogi tuh,bersyukur lah Yaya batal niakah ma dia,karna ada hikma di balik batal'y mereka😌😌😌😌nikah sama Yudha jadi berkah🥰❤️
ρυтяσ kang'typo✨
ya emang gitu kalo lelaki g gentle...mudah di salah pahami karna g ada penjelasan yang pasti😌😌😌usia pun g menjamin kedewasa'n toh,disebagai ka" malah harus dinasehati sama ade🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️bersikap dewasa dan bertanggung jawab donk Yogi,bangun hubungan mu sama Wulan dengan baik agar tidak canggung n minder dengan keluarga mu
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
semoga hasilnya beneran positif ya,semakin bertambah kebahagiaan untuk Kanaya dan Yudha juga keluarga mereka. pak Danur bisa membuka hatinya dan menerima Yudha sepenuhnya sebagai menantu.biarin Yogi dengan masalahnya menyelesaikan perbuatan yang dia lakukan.
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
emang sepengecut itu Yogi. gak sadar diri gak koreksi diri.padahal semua tindakannya dilakukan atas keinginannya sendiri dan dia tidak cerita yang sebenarnya pada keluarga Wulan.dia gak berpikir akibat yang akan timbul dari kaburnya dia dari pernikahannya dengan Kanaya.
sunaryati jarum
Malam pertama bertengkar malam selanjutnya tidak ada kehangatan . Untuk Naya semoga dua garis merah
sryharty
Yogi udah tua tapi ga dewasa ga kaya Yudha,kan bisa bilang baik2 sama Wulan,tanpa harus menyakiti perasaan istri nya,,
semoga garis dua ya nay
nuraeinieni
semoga saja hasilnya seperti harapanmu naya,,,hamil.
nuraeinieni
jgn menyudutkan wulan,,,dia juga tdk tau apa2,mending kamu jujur yogi pada keluarganya wulan,spy jedepannya tdk ada lagi gosip dan rumah tangga kalian langgeng dan cepat di beri momongan.
Ernalita Sitompul
Yogi,klu ada masalah..dewasa dong menghadapinya...lihat tuh adikmu Yudha..
Juwitae
Ayo Yogi berani gak ngaku kalo kamu yg ninggalin Kanaya. jujur Lo sama keluarga Wulan. semoga hasilnya garis 2 ya Naya
Rika Fitriana
semoga hasil'y positif
sunaryati jarum
Wulan selamanya akan minder, memang kurang bisa cepat menyesuaikan diri,mungkin karena pendidikan atau pengalaman, bahkan akan selalu merasa bersalah.Karena saat Yogi akan menikah malah mengabarkan kecelakaannya.Sudah garisnya Naya akan berbahagia dengan Yudha.Bahkan lebih tanggung jawab Yudha.Serta Yudha keknya tipe suami setia apalagi suka bercandaa
Ernalita Sitompul
Ayo Yogi,kamu sebagai kakak Yudha harus bertanggungjawab meluruskan masalah itu dan jangan kekanakan lagi.. nggak salah belajar sama adek sendiri dalam mencari solusinya sgar tidak membawa keretakan ditengah keluarga Wulan...Ayo Yogi perjuangkan kebahagiaanmu biar nggak ngelirik Kanaya tetus yiap kumpul keluarga nanti..🤭
Ummu Shafira
cerita yg bagus, semangat terus berkarya mba thor😘😘
Ummu Shafira
good job Yudha
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
iya dong,harus di luruskan gosip yang tidak benar itu.jangan jadi pengecut Yogi.berani berbuat harus berani bertanggung jawab. udah kabur, minta uang pernikahannya di balikin,malah Yudha sama Kanaya yang kena apes di gunjing keluarga Wulan.
Juwitae
bagus Yudha bicara begitu ke Yogi.. biar dia ngomong jujur ke keluarga Wulan. siapa yg salah siapa yang di salahkan
sryharty
Yudha suami istri the best pokonya
ρυтяσ kang'typo✨
😏😏dih....maksud mu apa Yogi???u ingin hidup mereka menyedihkan dengan pernikahan yang hanya sebagai pengganti gitu???hellllooooo mereka bahagia lahir batin Alhamdulillah...u cemburu🧐🤔mending u sibukin diri bahagia'in Wulan tuh..biar hati mu tidak iri sama hubungan Kanaya n Yudha😜😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!