NovelToon NovelToon
Kau Rebut Tunanganku, Ku Rayu Gebetanmu

Kau Rebut Tunanganku, Ku Rayu Gebetanmu

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:930.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Alena berdiri dengan gugup di depan cermin rias yang memantulkan wajahnya yang begitu cantik memukau. Gaun pengantin yang membalut tubuhnya menambah kecantikan gadis itu. Hari itu adalah hari pernikahannya dengan Reno, pria yang sudah 3 tahun menjalin cinta dengannya.

Namun, hari yang seharusnya menjadi hari paling bahagia itu hancur karena satu telepon dari calon suaminya.

“Alena… aku tidak bisa datang. Selena pingsan dalam perjalanan ke hotel. Kita tunda pernikahannya ya”

Wajah Alena mengeras, bukan satu dua kali hal ini terjadi, dia hafal betul seperti apa kakaknya itu. Bahkan kedua orang tuanya juga selalu memihak pada Selena.

Dengan wajah tegas, Alena berdiri di depan semua orang.

"Saya, Alena Bagaskara, menyatakan pernikahan antara saya dan Reno Sebastian dibatalkan!"

Aula pernikahan menjadi riuh, namun Alena tak peduli. Dia melangkah keluar bahkan mengabaikan ancaman dari kedua orang tuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

.

Rahang Reno mengeras menatap layar ponsel yang telah berubah menjadi gelap.

"Dia mematikan teleponku?" geramnya tertahan dengan tangan terkepal memukul pahanya sendiri.

Doni yang berdiri di hadapannya hanya bisa menelan ludahnya tak mengerti. Tapi pria itu seakan bisa menebak apa yang terjadi. Ia hanya diam melihat tanpa berani berkomentar saat melihat Reno mencoba menelepon sekali lagi lalu berakhir dengan wajah bosnya itu yang semakin mengeras dan gelap.

"Alena!" Reno menggeram kesal lalu meletakkan ponsel Doni di atas meja dengan gerakan kasar. “Berani-beraninya dia memblokir nomorku dan sekarang menutup panggilan dariku!"

Serta merta pria itu berdiri dari duduknya kemudian meraih jasnya. "Aku akan mencarinya,” ucapnya lalu mengambil dan memakai kembali kacamata hitam dan masker yang tadi diletakkan secara asal di atas meja sebelum kemudian berjalan cepat untuk keluar.

Namun, belum sampai pria itu mencapai pintu, Doni segera mengejar langkahnya. "Tuan… Anda mau ke mana?"

"Mencari Alena," jawab Reno tanpa menghentikan langkahnya.

"Tuan, tunggu. Anda tidak bisa pergi sekarang."

"Kenapa?" Reno menghentikan langkah dan menatap tajam ke arah Doni.

Doni melihat jam tangannya.."Lima belas menit lagi ada rapat dengan seluruh jajaran direktur."

"Rapat?” tanya Reno seraya mengerutkan kening.

"Iya, Tuan. Rapat ini sudah dijadwalkan sejak minggu lalu."

"Saya tidak peduli. Saya harus mencari Alena sekarang.” Reno membalikkan badannya dan kembali melangkah.

"Tapi..." Doni menelan ludah. "Direktur Utama sendiri yang meminta Tuan untuk hadir."

Langkah Reno kembali terhenti. Pria itu mengepalkan tangannya semakin kuat. Kenapa masalah datang bersamaan? Kemarahan papanya semalam, Alena yang memblokir nomornya, dan sekarang saat ia ingin bergerak mencarinya, dia malah tidak bisa meninggalkan perusahaan.

Sementara itu di sisi lain, Doni juga sedang menahan diri agar bisa lebih bersabar lagi. Sejak dekat dengan Selena, banyak tugas Reno yang terbengkalai, dan akibatnya dia yang terkena amukan tuan Richard karena tidak bisa mengingatkan Reno.

“Baiklah,” ucap Reno yang akhirnya kembali duduk di kursi kerjanya dan membuka berkas yang sudah disiapkan oleh Doni.

“Setelah ini, kamu cari di mana saat ini Alena berada!” perintahnya dengan mata menatap lurus ke arah Doni.

"Baik, Tuan.” Doni membungkukkan sedikit badannya kemudian undur diri. Dalam hatinya merasa lega satu masalah teratasi. Namun, sebelum menutup pintu, pria itu sempat melirik ke arah Reno. Dalam hatinya ia memaki bosnya itu, dan mencemooh Reno yang kelabakan mencari Alena.

"Sudah punya calon istri sebaik Nona Alena, kenapa malah tergoda cewek model teh hijau,” celanya dalam hati. “Kalau aku jadi Nona Alena, aku juga akan mencari pria yang lebih hebat dari tuan Reno lalu aku pamerkan depan mukanya," lanjutnya lalu benar-benar menutup pintu dan melangkah pergi ke ruangannya sendiri.

*

Kembali ke perusahaan WIJAYA KUSUMA GRUP, tempat di mana Alena sedang menunggu keputusan hasil seleksi dengan jantung berdebar. Sejak tadi gadis itu berdoa dalam hati semoga ia bisa lolos seleksi. Karena dia benar-benar butuh pekerjaan setelah keluar dari rumah Bagaskara.

Gadis yang selalu nampak tenang itu saat ini sedang benar-benar gelisah. Apalagi panggilan dari nomor asing yang ternyata adalah Reno yang ia terima beberapa menit lalu. Itu membuat moodnya tiba-tiba buruk.

*

Setelah entah berapa lama menunggu dengan cemas, akhirnya…

"Saudari Alena Bagaskara?” Seorang staf HR menghampirinya yang tadi memberikan di formulir datang menghampiri Alena yang duduk di ruang tunggu.

Alena yang duduk dengan sepuluh jari saling bertaut di atas paha itu segera berdiri dan mengangkat wajahnya.

"Iya?"

"Selamat,” ucap staf HR itu seraya mengulurkan tangannya.

Alena mengerutkan kening masih belum mencerna. "Selamat?" tanyanya ingin memastikan dirinya tidak salah mendengar.

Staf HR itu mengangguk dan tersenyum. "Anda terpilih sebagai asisten pribadi Tuan Nathan," jawabnya dengan telapak tangan yang masih mengambang di udara.

"Saya?” tanya Alena dengan dua mata yang langsung membesar. Buru-buru ia menyambut jabat tangan dari staf itu.

"Mulai hari ini, Anda resmi menjadi asisten pribadi Tuan Nathan Wijaya Kusuma."

Alena mengucapkan terima kasih berkali-kali seraya mengguncang tangan staf itu naik turun saking gembiranya. Gadis itu merasa benar-benar lega karena akhirnya ia mendapatkan pekerjaan. Terlebih lagi itu ia dapat sama sekali bukan karena nama keluarganya, bukan karena koneksi orang tuanya, juga bukan karena statusnya sebagai mantan calon istri pewaris Sebastian. Tetapi karena kemampuannya sendiri.

Dari balik pintu ruang wawancara yang tidak tertutup rapat, Nathan diam-diam memperhatikan ekspresi bahagia di wajah Alena. Perlahan sudut bibir pria itu terangkat tipis.

"Akhirnya aku bisa mengikatmu. Dan mulai sekarang, aku tidak akan pernah membiarkanmu terlepas. Kamu akan selamanya berada di sisiku!”

1
Diana Puji Astuti
suka cerittanya..bagus
𝐌𝐞𝐲𝐚𝐚༉
bagus
Indah Rohmiatun
rasain ren ren ,makan tuh sel sel
stela aza
udh bisa ketebak kalau Alena bukan anak kandungnya,,, mana ada pilih kasih kalau sama2 anak kandung
stela aza
bodoh bgt bapaknya Alena masih bisa di tipu pakai air mata palsunya Selena bener2 oon g ketulungan,,, trs s Selena udh ketahuan skandal nya juga g kapok2 parah bgt 🤦
stela aza
dasar sampah hatinya busuk ,, udh bodoh g bisa ngapa ngapain,, manipulatif jago akting 🤦
stela aza
kapok pada bodoh semua tertipu sama medusa
Wiyanti Dandung
senang sekali membaca cerita ini...sangatttt sangat sukak...tanpa banyak intrik yg berbelit2 dlm alur ceritanya...semangat terus untuk menghasilkan karya2 baru yg sangat menghibur pembaca...SUKSES sll buat karya2nya
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: terima kasih atas segala dukungannya, Kak. semoga berkenan juga untuk mampir di karya berikutnya 🥰🥰/Kiss//Kiss//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
stela aza
kapok kapok rasain syukurin dasar orang tua pea g tau si Selena bisanya cuma akting murahan sekarang baru tau kan ternyata Alena yg paling kompetain 🤦
Tine Suhartini
Thor ceritanya keren suka bgt👍
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: Terima kasih atas segala dukungannya 🥰/Kiss//Pray/
total 1 replies
Tine Suhartini
bongkar semua kebusukan selena
Tine Suhartini
cemburunya kebangetan tuan nathan
Tine Suhartini
Tuan Nathan cembur😄
Ray
horeee.... horeee.... libur tlah tiba , libur tlah tiba horeeeee,,,, simpanlah tas dan bukumu 🤭
Ray
Betapa malang nasibku,,, semenjak di tinggal ibu,,, walau kini dapat ganti, sorang ibu,,, ibu tiri..... tiada sama rasanya.... ibu kandung yang tercinta,,, menyayang sepenuh jiwa.... penuh kasih lagi mesra.......😭
Ray
kala ku pandang kerlip bintang nun jauh disana....
🤭🤭🤭
Tine Suhartini
Cinta yg terlambat reno
Sylvia
Sadis banget 🤣
Patrish
wooooo....perusahaan milik keluarga Alena.....dasar perampok....sudah menguasai harta...masih mau menghancurkan....baiik kita tunggu hukum tabur tuai....
Tine Suhartini
perang segera d'mulai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!