NovelToon NovelToon
Lelah Berharap

Lelah Berharap

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: vita no

tiga tahun sudah pernikahan kita...Dipaksa menikah di usia muda ketika kita masih duduk di bangku SMA..
Tak ada kontak fisik. Di rumah seperti orang asing. Aku tahu Aksa memiliki ke kasih tapi apa salah ku. Hingga batas kesabaran ku hilang juga.

"Kak Aksa aku ingin gomong".
"Kalau ngomong ya ngomong aja Bintang".
"Kak mari kita berpisah".

Apa Aksa mengabulkan permintaan Bintang. Atau mempertahankan pernikahannya ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vita no, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pindah Sekolah

Aku Bintang siswa pindahan dari Bandung. Aku tidak tahu apa tujuan orang tua ku memindahkan ku di sekolah swasta bertaraf internasional di Jakarta. Padahal aku baru naik kelas XI.

Sebagai anak yang menurut, aku ikuti aja permintaan orang tua ku. Dan aku tinggal di rumah sahabat mama ku di Jakarta.

Pertama kali bertemu dengan tante Ratna sahabatnya mama, orangnya baik, penyayang dan suka humor juga. Mungkin karna rante Ratna ngga punya anak perempuan makanya dia sangat menyayangi aku.

Aku nggak tahu jika tante Ratna memiliki anak laki-laki bernama Aksa. Dan aku juga nggak tahu nantinya kak Aksa akan jadi kating disekolah baru ku..

"Ratna, sudah lama ya kita nggak ketemu, maaf ya aku harus titip Bintang di rumah mu dua tahun kedepan menjelang dia tamat SMA ini".

"Kenapa harus sungkan sih Din, anak kamu anak aku juga. Apa lagi aku nggak ada anak perempuan jadi asik nanti akunya ada yang di ajak shoping dan masak-masak".

"kamu jangan berharap lebih pada Bintang jika itu tentang masak-masak Rat, dia tu anaknya nggak bisa ngapa ngapain. Anaknya hobinya ngamar melulu, ha...ha...ha...".

"Ih mama jangan buka coki Bintang dong ma, Bintang kan jadi malu sama tante Ratna".

"Nggak perlu malu Bintang, tante malah suka kamu apa adanya. Nggak jaim jaim pun nggak apa. Gimana kamu bersikap di rumah ya bersama tante kamu juga bersikap seperti biasanya juga".

"Ah siap tante. Bintang juga nggak bisa bersikap jaim jaim tan, he...he...he..".

"Ngomong-ngomong anak kamu mana Rat nggak ikut ya ke bandara".

"Nggak Din, maklum ketos banyak acaranya".

Aku diam aja ketika mama dan tante Ratna ngomongin apa. Aku nggak tahu jika tante Ratna punya anak. Tapi ya so aku mikir itu nggak pentig. Toh aku disini hanya belajar sampai orang tua ku menjemput diri ku lagi sampai mereka pulang dari luar negri.

Ya papa dan mama pergi ke singapur untuk urusan bisnis. Bisnis mereka disana ada masalah dan harus butuh pantauan langsung dari papa. Dan papa nggak mungkin tinggalkan mama disini sementara papa diluar negri. Dan untuk sekolah ku, nggak mungkin juga aku dipindahkan ke luar negri tanggung dua tahun lagi.

"Yuk ke rumah, aku sudah masakkan makanan enak buat kamu dan Bintang".

"Wah pasti enak ni Rat, soalnya masakan kamu tu udah seperti masakan bertaraf internasional. Coba deh Bin, nanti kamu pasti suka dan berat badan mu mungkin bisa nambah".

"Apaan sih ma, Bintang nggak mau gemuk loh ma".

"Kamu tu jika makan banyak pun nggak akan gemuk Bin. Mama juga heran kemana pergi makanan mu yang banyak itu, kok nggak gemuk-gemuk".

"Jadi makan Bintang banyak ya Din. Tante jadi semangat masak ni jika ada yang mau makan makanan tante sampai habis. Maklum anak tante dan om kalau makan tu seadanya aja. Tante heran juga kenapa makan mereka dikit gitu. Jadi tante nggak semangat jadinya masak. Tapi kalau ada kamu, wah tante jadi semangat buat masak ni".

"Tante bisa aja. Buat Bintang jadi malu aja". Ucap ku ke tante Ratna sambil tersenyum malu.

Sesampai di rumah tante Ratna aku dibuat takjub dengan rumahnya yang besar. Perkarangan yang luas, rumah bertingkat dan isi perabot rumah yang bisa dibilang mahal mahal semua. Meski tante Ratna kaya, tapi dia nggak sombong kelihatannya. Bahkan asik orangnya.

Di ruang tamu ini kami berkumpul. Disini ada suami tante Ratna Om Rayyan juga anaknya. Dan ada mama ku Dinda papa Dion juga aku.

Aku hanya duduk diam mendengar ucapan orang tua ku yang bercerita tentang masa masa mereka muda dan masa masa mereka menempuh pendidikan di waktu mereka kuliah dulu.

"Oh ya Bintang, perkenalkan ini anak tante namanya Aksa dan Aksa kenalkan ini Bintang. Aksa ini nantinya akan jadi kating kamu loh Bin di tempat sekolah kamu yang baru".

"Salam kenal kak Aksa". Ucap ku sambil senyum tipis menandakan kesopanan terhadap yang lebih besar dari ku.

"Hmm, aku Aksa".

Wah aku nggak nyangka jawabannya dingin amat. Bagi ku sih nih cowok sok kecakepan. Apa coba yang di marahin sama aku, apa aku nggak boleh tinggal disini. Jika nggak boleh ya bilang kek ke mommy nya. Aku kan bisa ngekos juga disini, biar coba coba hidup mandiri.

Aku pernah ungkapkan ke inginan ku ke mama, kalau pun pindah sekolah aku mau kok ngekos. Tapi bilang mama, " kamu tu anak gadis, harus ada yang jagain. Apa lagi kehidupan di kota pengaruhnya besar". Makanya aku nurut aja apa kata mama.

"Senin besok Bintang sudah mulai masuk sekolah, apa persiapannya sudah ada Din. Jika belum bagaimana besok kita belanja keperluan sekolah Bintang Din. Kebetulan besok hari minggukan"

"Itu masalahnya Rat, aku dan mas Dion tidak sempat membelikan perlengkapan sekolah Bintang. Karena tiket pesawat telah kami beli dan jadwalnya sore ini”. Kata mama ku dan itu sempat membuat aku kecewa. Kenapa aku merasa seperti anak yang dibuang saja.

“Ma, kok gitu sih. Harusnya mama temani aku dong di hari sekolah ku pertama dengan lingkungan yang baru”.

“Sayang, mama mohon pengertian mu ya sayang. Soalnya besok papa mu ada jadwal temu klien di sana. Dan papa harus profesional dong”.

“Ya deh ma. Terserah mama saja. Bintang manut aja”. Jawab ku dengan perasaan sedih dan kecewa”.

Tante Ratna kayaknya tahu kalau aku kecewa. Makanya tante Ratna lihat aku dengan pandangan iba. Dan aku paling tidak suka melihat aku dengan pandangan iba itu.

“Ya sudah besok kamu pergi membeli perlengkapan sekolahnya sama tante aja. Anggap tante ini mommy mu dan mulai sekarang kamu panggil om dengan deddy dan tante mommy ya Bintang”.

“Ya tan eh mommy. Bintang sekarang ada dua orang tua dong”. He…he…he… jawab ku dengan cengiran untuk menghilangkan rasa sedih dan kecewa ku.

“Aksa kamu tunjukkan kamar Bintang gih, mommy mau antar orang tua Bintang dulu ke bandara habis itu mommy temani deddy mu ke acara rekan bisnis deddy mu”.

“Hmm iya mom. “Yuk gue antar lue ke kamar lue”.

“Aksa mommy nggak suka ya kamu panggil lue gue di rumah ya, kayak nggak sopan aja kamu tu”.

“Iya mom maaf “.

“Mari aku antar kamu ke kamar mu”.

“Iya kak, makasih ya kak”. Ucap ku begitu kakunya aku menjawab. Gimana nggak kaku coba, yang di ajak ngomong balok es. Ngeri juga sih lama-lama dengan dia kalau ngomong. Seperti ngomong dengan kutup es, dingin gimana gitu.

1
partini
ortu egois,,tuh si Aska yg ga serius masa kaya gitu ga ngehh kalian par ortu busettt dah bego bngt
partini
para ortu happy tapi anknya nyesek ortu buta ga bisa lihat apa pura" lihat
partini
ngmng ke ke mertua diem"Bae aihhh nanti ada yg deketin jalan barang setatus kamu masih istri Aska ya kamu selingkuh
partini
ajukan perceraian aja kan bisa dari pihak wanita,iya kalau dia pulang masih sendiri kalau udah berdua kamunya macam mana be smart don't be stupid Bin ,ngmng ke mertua toh mertua kamu tau apa yg terjadi di jangn buta karena cinta
partini
seandainya bintang ada temen cowok yg care Banggt bisa buat pelipur lara nantinya pas Aska di sana udah ada cem ceman
partini
enak bener si Aska ini ya udah bin kan dia ngmng kaya gitu moga aja pas dia diluar negri ada cowok ganteng paripurna cinta kamu ga salah dong kan itu yg Aska mau kalian juga ortu Bege
partini
kapan bintang minta pisah Thor ,secara Aska udah mau ke luar negeri
Dewi Puspitasari
k yg banyak up episode 🤭
Bunda Ning
cerita menarik tidak bertele tele
Dewi Puspitasari
k cepetan abdet episode yg banyak
May Maya
mampir Thor semoga karya nya bgus n GK berhenti d tengah jln 🤭 harus sampai tamat ya Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!