NovelToon NovelToon
Tumbal Tujuh Perawan

Tumbal Tujuh Perawan

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Tumbal
Popularitas:108.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Setiap tahun selalu saja para pembantu yang masih perawan akan meninggal dunia, namun mereka tidak ada yang sadar dengan hal itu

Hingga akhir nya Dila datang ke rumah itu untuk mencari tahu tentang keberadaan sang adik yang hilang entah ke mana, dan tempat terakhir dia kerja adalah rumah keluarga Susanto.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Pikiran Rudi

Rudi terdiam sendirian di dalam kamar ketika dia memikirkan semua masalah yang telah terjadi ini, ada rasa bingung dan juga ada rasa takut walau dia tidak melakukan kejahatan itu namun tetap saja melihat begitu banyak orang yang menuduh dirinya maka tersimpan rasa takut di dalam hati ini untuk bertemu dengan orang lain.

Ada juga rasa cemas di dalam hati dia karena sampai sekarang Anna masih belum ketemu dan jujur saja Rudi takut bila nanti terjadi sesuatu hal buruk kepada Ana, sebab saat itu dia memang belum ada bertemu dengan Ana sehingga sampai sekarang dia masih bingung Ke mana arah pergi gadis itu.

Kalau mau dibilang melarikan diri juga tidak mungkin karena dia tidak memiliki masalah apa-apa di desa ini sehingga tidak mungkin bila Ana langsung pergi begitu saja, gadis yang terkenal polos dan tidak banyak tingkah itu hanya pergi bekerja di sawah dan bila sudah selesai maka dirinya akan pulang karena malam masih harus berjualan.

Tidak ada sedikit saja nama buruk Ana di dalam hidup ini sehingga banyak orang yang merasa yakin bahwa Gadis itu memang telah diculik oleh seseorang, yang lebih parah lagi banyak warga desa mengatakan bahwa bisa saja Rudi terlibat dalam kasus itu karena selama ini banyak kejadian demikian.

''Sudah, Kamu tidak usah terlalu memikirkan bila memang kamu tidak melakukan perbuatan itu.'' Yusuf menatap Rudi yang masih terdiam.

''Lah kan kau juga tahu sendiri bahwa aku sejak siang tadi ada di rumahmu.'' Rudi menoleh kepada Yusuf.

''Soal kau yang terlihat kotor itu apa benar memang menabrak anjing?'' Yusuf juga bertanya lebih jauh karena dia ingin memastikan saja.

''Demi allah memang itu aku mau menabrak anjing dan jatuh terguling sehingga kotor semua.'' Rudi juga mulai kesal ketika melihat Yusuf meragukan dia.

''Lah kalau begitu ya sudah maka kau lebih baik diam saja dan nanti kita akan cari bukti yang lebih kuat bahwa kau memang tidak ada bertemu dengan Ana!'' Yusuf berkata dengan emosi yang mulai menurun.

''Yang jadi masalah itu sekarang seluruh orang kampung seolah percaya dengan ucapan Bu Yuni.'' Rudi cemas tentang hal itu.

''Mau seluruh orang kampung percaya tapi bila tidak ada bukti memang mereka bisa apa?'' tanya Yusuf kembali.

Rudi terdiam karena tidak tahu mau menjawab apa, meski memang tidak ada bukti yang dimiliki oleh Bu Yuni atau orang kampung di sini namun tetap saja Rudi merasa tidak nyaman ketika semua orang mengatakan bahwa bisa saja dia yang sudah membunuh Ana seperti kebanyakan kasus di desa ini.

Semua orang pasti merasa tidak nyaman bila mendapat tuduhan seperti itu meski Rudi sudah berusaha untuk bodo amat namun tetap saja dia tidak bisa mengabaikan fakta itu, Jadi sekarang dia mulai merasa resah dan berusaha keras untuk menemukan Ana yang entah ada di mana, sebab dia juga sama sekali tidak tahu.

''Aku juga takut bila terjadi sesuatu yang buruk kepada Ana.'' ujar Rudi.

''Iya, aku memang kepikiran sejak tadi kenapa Ana bisa menghilang begitu saja tanpa jejak sama sekali.'' Yusuf mengangguk pelan.

''Selama ini dia tidak pernah pergi jauh dan bila ada sesuatu maka pasti menghampiri aku untuk meminta bantuan agar bisa mengantar dia.'' jawab Rudi.

''Demi Tuhan aku sekarang takut kalau dia diculik oleh seseorang, kau tahu kan desa yang ujung arah kota itu?'' Yusuf bertanya kepada Rudi.

''Kenapa?''

''Itu ada tragedi gadis yang bernama Dona, dia meninggal dunia dalam keadaan tubuh sudah tidak memiliki kulit sama sekali.'' jelas Yusuf.

Tentu saja sekarang Rudi semakin ketakutan dan dia tidak mau bila nanti Ana sampai mengalami hal seperti itu, sungguh sangat menakutkan sekali namun apa mau dikata karena dia juga belum memiliki kemampuan untuk menemukan si gadis sehingga Rudi Hanya bisa pasrah menunggu esok pagi dan dia akan berusaha untuk mencari.

''Kau malah membuat aku semakin takut saja.'' Rudi mematikan rokok yang sedang dia hisap.

''Bukan niat mau menakuti tapi aku serius sedang memikirkan hal itu.'' ujar Yusuf.

''Jadi Bagaimana kelanjutan kisah gadis itu setelah sekarang ini?'' Rudi penasaran pula dengan nasib Dona.

''Tidak selesai, polisi menutup kasus karena mereka tidak berhasil menemukan Siapa pembunuh itu.'' ujar Yusuf pula.

''Ya allah, semoga saja Ana tidak mengalami nasib buruk itu.'' Rudi sampai gemetar karena dia ketakutan.

''Bukan Aku ingin berpikiran buruk namun tetap saja kalau seperti ini maka langsung mengarah kepada kasus yang tidak enak.'' Yusuf berkata dengan serius.

''Iya, aku juga jadi kepikiran dan mungkin memang benar bahwa kita harus menyelidiki lebih lanjut.'' Rudi mengangguk setuju.

''Terlebih pelaku juga belum tertangkap sehingga bisa saja sekarang dia masih keliaran dan kita tidak tahu siapa dia.'' jelas Yusuf karena dia mulai memikirkan dengan serius tentang pembunuh yang mengambil kulit tubuh manusia.

Membayangkan saja sudah membuat mereka berdua jadi ketakutan ketika manusia dikuliti seperti itu seperti hewan buas, jadi sebisa mungkin mereka membuang pikiran buruk agar tidak ada masalah yang akan datang lagi, Ini masalah masih sangat rumit karena Rudi antara takut mendapat tuduhan dan dia juga takut bila nasib buruk menimpa sang kekasih.

''Aku tidak bisa tenang juga seperti ini maka lebih baik keluar saja untuk mencari dia.'' Rudi mengambil senter karena dia memutuskan untuk keluar dari rumah.

''He apa kau ini, sekarang sudah jam tiga pagi!'' Yusuf berteriak keras karena sebenarnya dia tidak mau menemani.

''Tidak, Siapa tahu saja sekarang Ana sedang butuh bantuan dan aku harus datang untuk menolong dia.'' Rudi juga menyambar sepatu karena itu lebih mudah untuk bergerak.

''Nah kalau sudah begini maka aku harus ikut juga untuk menemani.'' Yusuf tidak tega membiarkan Rudi bergerak sendirian sehingga dia ikut serta.

''Bawa pentungan atau alat apa saja karena kita tidak tahu apa yang ada di dalam hutan sana.'' Rudi menoleh kepada Yusuf.

''Bukan cuma pentung saja yang aku bawa tapi aku juga membawa pisau ini, hutan itu cukup menakutkan.'' Yusuf menunjukkan pisau yang ada di pinggang dia.

''Ya sudah kalau begitu ayo kita berangkat untuk mencari keberadaan Ana.'' Rudi sudah tidak sabar dan dia berjalan duluan.

Ini kalau saja Rudi bukan teman dia maka Yusuf pasti tidak akan pernah mau menemani seperti ini, terlebih lagi dia juga kasihan kepada Ana bila ternyata nanti memang membutuhkan bantuan di dalam hutan sana karena mereka tidak tahu apa yang telah terjadi sebenarnya.

Selamat malam, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita author Novita Jungkook ya.

1
Shinta Teja
Thor,,,,,kenapa ga dilanjut sih? dah mau sebulan lho..
Shinta Teja
kok masih belum ada kelanjutannya sih, Thor?!
Sri Helmida
ini gak lanjut lagi kah
Vinski Ambar01
tamat thor
Nur Habibah
ini selese mpe sini ato gimanakah??? bolak balik mpe skrg blm ada update trbaru/Gosh/
Al Ayyubics78
kak knp gk lanjut cerita nya
Yanisuhirmawan
ko ga di lanjut cerita nya
Nunik Widiastuti
ini ga up lgi cerita nya thor..?tiap buka blm ada update terbaru
kimiatie
cerita yang bagus dan asyikkk
kimiatie
lanjut thor
kimiatie
teruk juga orang tua ini 😞
kimiatie
semangat thor
Ayu Ning Ora Caantiikk
og blom up lgi kak
kimiatie
nanti tak sempat purnama membaca isi fikiran susanto
istrinya_kimseokjin
thor bbrp hari gk ada kabar, sehat kan kk othorr??
ani Cempreng
biar karya nya semakin bertambah banyak dan seru yang berkaitan dengan mbak Pur terutama,,karena sudah jatuh cinta sama mbak Pur nya💪
Irman
ko belum ada lanjutannya ka
Al Ayyubics78
kak kenapa gk upload lagi ceritanya
tse
mak ko ga di lanjut ini ceritanya...
Shinta Teja
udah 4 hari ga up, Thor. kemana aja?!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!