NovelToon NovelToon
The Return Of The Mighty Mother

The Return Of The Mighty Mother

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Reinkarnasi
Popularitas:35.1k
Nilai: 5
Nama Author: aisy hilyah

Rania Anandira, mati mengenaskan di tangan sahabatnya sendiri yang cemburu pada kehidupannya. Tak ada yang tahu tentang kematiannya itu, suami dan anaknya hanya tahu Rania menghilang tiba-tiba.
Shakira, sahabatnya itu kemudian tinggal di rumah Raina dengan alasan menggantikan Raina sebagai ibu pengasuh untuk anaknya. Namun, perlakuannya terhadap Rasya, tidaklah manusiawi. Bersama paman dan bibinya, mereka menekan Rasya yang masih berusia tujuh tahun.
Karena tangisan anak itu, jiwa Rania tak tenang. Dia kembali menggantikan jiwa seorang gadis nelayan yang hidup di bawah garis kemiskinan, jauh dari tempatnya tinggal dulu. Rania harus mencari cara untuk bisa kembali ke sisi sang anak.
Bagaimana caranya dia kembali untuk membalas dendam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisy hilyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Hiks-hiks!

Suara tangisan seorang anak kecil memenuhi sebuah gubuk kecil di bagian belakang rumah besarnya. Tak ada siapapun di sana, hanya dirinya seorang dan sebuah peti mati yang bertuliskan sebuah nama.

Raina Anandira.

"Ibu! Kembalilah! Tidak ada yang menyayangiku di rumah ini. Ayah sibuk dengan pekerjaannya, nenek dan kakek pergi ke kampung halaman. Hanya ada om dan tante yang menyiksaku setiap hari. Juga wanita itu, Bu. Mereka bilang, ibu tidak menginginkan aku, ayah sangat membenciku. Aku adalah malapetaka di kehidupan kalian. Aku tidak percaya, di dalam mimpiku ibu selalu memelukku. Kembalilah, Ibu. Aku tidak mau disiksa lagi," rengek anak itu sambil terisak, mengusap selembar foto yang diambilnya dari tempat sampah.

Tubuh kecilnya memeluk peti mati dengan erat, air matanya berjatuhan sudah tak terhitung lagi. Entah sudah yang ke berapa kali ia dikurung di gubuk tersebut. Wajahnya yang tampan tampak tirus karena ia sering menahan lapar. Sepanjang hari harus belajar di bawah pengawasan mereka bertiga. Tak ada waktu untuk bermain, Rasya tumbuh menjadi pribadi yang pendiam dan pendendam. Ia menahan perasaan marah sejak ia mengerti semua rasa.

Rasya tak peduli petir yang berkilatan di luar, guntur menyambar memekakkan telinga. Angin bergemuruh hebat, menerbangkan hujan yang turun dengan lebat. Setiap titik airnya yang menjatuhi atap gubuk yang terbuat dari seng itu, bagai godam besar menghantam bumi.

Gubuk lapuk itu adalah tempat hukuman baginya saat merengek meminta tolong pada sang ibu yang telah tiada setelah melahirkannya. Di dalam sana, peti mati kosong yang bertuliskan nama ibunya selalu ia anggap berharga. Peti mati itu dibelikan tantenya saat Hadrian--ayahnya menyerahkan Rasyaka untuk diasuh ketika berusia tiga tahun.

Kini, anak itu berusia tujuh tahun dan selama itu juga ia sering dikurung di gubuk bersama peti mati tersebut. Suara tangisan Rasya lebur oleh gemuruh guntur di langit, rumah megah itu bagai neraka baginya. Sang ayah sudah tidak lagi pulang dan menyibukkan diri dengan pekerjaan. Ia juga tidak sekolah dan dibiarkan bergaul dengan para pelayan.

Seorang wanita seusia ibunya yang mengaku sebagai pengganti sang ibu, memberi tekanan berat padanya, sejuta aturan harus selalu sesuai dan tidak boleh salah. Wanita itu selalu datang setelah kematian ibunya. Mengambil alih posisi ibu dengan paksa. Tak ada waktu bermain untuknya, semua waktunya digunakan untuk menghafal aturan dan belajar banyak hal yang bukan untuk usianya.

Rasya menjatuhkan kepala di atas peti mati, memeluk foto sang ibu sambil memejamkan mata. Ia rindu kehangatan pelukannya meski hanya dalam mimpi. Berselang, sebuah tangan melingkari tubuhnya, pelukan hangat itu datang menenangkannya.

"Ibu, kau datang? Dengan Ibu di sini, Rasya tidak takut lagi," gumamnya tanpa membuka mata.

Ia takut saat membuka mata, pelukan hangat itu akan menghilang. Rasya tersenyum, manis dan semakin terlihat tampan. Cahaya yang menyerupai siluet seorang wanita menatapnya dengan nanar.

Oh, anakku! Mengapa hidupmu begitu pahit, sayang? Seandainya Ibu bisa kembali dan berada di sisimu, kau tidak akan mengalami kehidupan yang sulit seperti ini. Maafkan Ibu karena tidak mampu menjagamu.

Air mata wanita itu menetes, menjatuhi pipi Rasya. Ia mengernyit dan tahu sang ibu menangis, tapi Rasya tetap enggan membuka mata. Ia tak ingin kehilangan sentuhan hangat itu meski hanya dalam mimpi.

"Jangan menangis, Ibu. Aku anak yang kuat. Saat dewasa nanti, aku pasti akan membalas perbuatan mereka," katanya penuh tekad.

Aura dendam membara begitu terasa kental, suaranya dingin menusuk. Kobaran api amarah menguar dari dalam dirinya, memberinya energi negatif yang mendominasi. Bayangan wanita itu terkesima, melihat kejahatan besar yang akan dilakukan anaknya di masa depan.

Tidak! Ini tidak boleh terjadi. Anakku tidak boleh menjadi penjahat!

Panik dan takut, tapi tiba-tiba sesuatu menariknya dengan paksa. Ia menghilang ditelan waktu meninggalkan si buah hati sendirian.

Tidak!

"Ibu!" Rasya terbangan dengan napas tersengal.

Brak!

Pintu terbuka dengan kasar, ia meneguk saliva menatap siluet yang datang.

****

Di belahan bumi lain, di sebuah desa pinggiran. Sebuah desa nelayan berada di pesisir pantai, seorang gadis muda baru saja bangun dari pingsannya. Ia anak sepasang nelayan yang miskin. Setiap hari harus mencari uang untuk makan semua orang di rumah itu. Ayah dan ibu, satu orang kakak laki-lakinya dan dua orang adik yang bersekolah.

Ia pingsan karena kelelahan bekerja di tempat lelang ikan. Wajahnya pucat, tapi tak satu pun dari mereka memberi obat atau membawanya ke klinik.

"Di mana aku?" Ia memegangi kepalanya yang terasa berdenyut, nyeri dan pening. Seluruh tubuhnya terasa lemas tak bertenaga.

Ia menatap langit-langit ruangan yang terbuat dari seng. Terasa panas saat siang hari.

Plak!

Sebuah tamparan tiba-tiba mendarat di pipi membuatnya tertarik ke alam kesadaran sepenuhnya.

"Siapa kalian?"

1
Dwi Setyaningrum
nah gt Hardian jd org yg tegas tanpa tendeng aling2 sodara salah ya ttp libas lah
Aisy Hilyah: bener banget kalo salah ya salah
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Jangan2 Hadrian bukan anak anak kandung lagi 🤔 🤣 Ayo miskinkan mereka. jangan kasih ampun tuman /Scream/
Aisy Hilyah: bisa jadi 🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Emang bener Hadrian ini onengna kebangetan /Facepalm/
Aisy Hilyah: iya Oneng aja udah gak Oneng
total 1 replies
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣 nah rasain
Aisy Hilyah: asin apa asem rasanya
total 1 replies
kymlove...
tunjukkan kekuatan mu hardian, karena selama part awal cuma kebodohan, kelemahan dan keterlambatan dalam bertindak yang kau tunjukkan!!!
Aisy Hilyah: tenang saja
total 1 replies
Nyonya Gunawan
Wow,,anaknya ziyan mo di siksa ma hadrian y boleh lach..😄😄😄
Aisy Hilyah: dipecat mungkin ya
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Tuman mang enak 😏
Aisy Hilyah: iya tuman sekali
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Ayo siksa juga anakna 🤣
Aisy Hilyah: iyaaaaa
total 3 replies
kaylla salsabella
Hadrian datang🤣🤣🤣
Aisy Hilyah: kira-kira bakal jadi apa prok-prok-prok!
total 1 replies
kymlove...
kalau sampai hardian masih mau ngalah. dan mau aja di tindas orang tua gilanya, emang udah dech.... jangan jadi cs utama cowoknya, sumpah lemah banget ini hardian...
Aisy Hilyah: 😄😄😄😄😄 Iya ih bener
total 3 replies
Nyonya Gunawan
Ko'bisa y ada orang tua sprti itu,,
Aisy Hilyah: banyak. serius!
total 1 replies
kaylla salsabella
wah Hadrian kamu kok lelet banget sih
Aisy Hilyah: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Nyonya Gunawan
Si kere g' terima anaknya di siksa tpi nyiksa anaknya orang..
Aisy Hilyah: iya bener bener
total 1 replies
Teten Suryani
semangat outhor
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
kaylla salsabella
syukuri kamu Shakira
Aisy Hilyah: ngerengek nangis
total 1 replies
kymlove...
lah.... rahardian kemana lagi????
entah karena saking bodoh dan lemot nya atau gimana, selalu ketinggalan saat rania bertindak!!!
sangat tidak bisa diharapkan..!
Aisy Hilyah: dia mah lagi ngumpet
total 1 replies
Nyonya Gunawan
Bagus rania utk apa kasian ma anaknya si kere itu,,toch selama 7 thn dia selalu menyiksa anakmu..blas kan jga sprti apa yg dia lakukan ke rasya
Aisy Hilyah: dia Rania lho hehehe
total 1 replies
Nyonya Gunawan
Jgan mlas" thor kn dah makan daging kurban..🤣🤣
Aisy Hilyah: waruuuhh iya ini udah tiga nyate padahal
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Othor lagi ketempelan setann malas ya.. semangat thor /Determined//Determined/ /Puke/ nah udah aku sembur setan malasna 😅
Aisy Hilyah: ini bener banget ini maa syaa Allah
total 1 replies
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ hust hust hust pergi jauh jauh malas jangan dekat dekat
Aisy Hilyah: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!