NovelToon NovelToon
Sang Penakluk 2

Sang Penakluk 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Action
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: RantauL

Season 2 dari Novel Sang Penakluk.

Hi Cesss, Novel Sang Penakluk kembali lagi ni. Semoga klean suka dengan alur ceritanya Cesss.

Jangan Lupa Like, Komen dan Supportnya Cesss. Karena setiap like, komen dan support dari kalian akan sangat berguna bagiku yang pemula ini.

Selamat Membaca...,,,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RantauL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 1. Virdrax dan Navhara

Di jantung Hutan Larangan, sebuah hutan besar yang dikenal sebagai wilayah paling berbahaya di Kekaisaran Awan Hijau, kini terbentang pemandangan yang nyaris tak masuk akal. Hamparan tanah tandus membentang sejauh mata memandang—tanpa pepohonan, tanpa semak, tanpa satu pun tanda kehidupan. Tanah itu kosong, bisu, seolah seluruh kehidupan telah disapu bersih dari tempat tersebut.

Pertempuran besar yang baru saja terjadi telah mengubah jantung hutan itu menjadi lahan kosong yang menyerupai medan kehancuran, dengan luas mencapai sepuluh kilometer persegi. Tidak ada lagi pohon-pohon raksasa yang menjulang tinggi dan menghalangi langit. Cahaya matahari senja kini turun tanpa rintangan, memandikan tanah tandus itu dengan semburat jingga keemasan yang indah—namun kontras dengan kehancuran yang ditinggalkannya.

Di tengah-tengah hamparan kehancuran tersebut, berdiri tiga sosok dengan aura yang begitu mengerikan hingga udara di sekitarnya terasa berat dan menekan. Aura mereka mengintimidasi dua sosok lain yang berada di hadapan mereka—dua makhluk kuat yang kini terluka parah akibat pertarungan besar sebelumnya.

Tiga sosok itu adalah Ray Zen, Bai Hu, dan Bear. Sementara dua sosok yang berlutut dalam kondisi mengenaskan tak lain adalah Virdrax, Naga Hijau, dan Navhara, Ratu Siluman Ular—dua eksistensi yang sebelumnya berdiri sebagai lawan mereka dalam pertempuran yang mengguncang seluruh Jantung Hutan Larangan.

Di sekeliling mereka, tidak jauh dari pusat kehancuran itu, puluhan mayat binatang buas berusia ratusan ribu tahun tergeletak berserakan tanpa bentuk yang utuh. Tubuh-tubuh besar binatang itu tercabik, hancur, dan terlempar ke berbagai arah, menjadi saksi bisu betapa brutal dan sepihaknya pertempuran yang telah terjadi.

Pasukan bayangan milik Ray Zen telah kembali masuk ke dalam bayangannya sendiri tak lama setelah pertarungan berakhir, meninggalkan medan kehancuran yang kini diselimuti kesunyian mencekam.

Di sisi lain, jauh dari pusat kehancuran tersebut—lebih tepatnya di wilayah hutan yang masih dipenuhi pepohonan besar dan rimbun—dua sosok berjubah hijau panjang baru saja tiba. Langkah mereka terhenti begitu mata mereka menangkap pemandangan di kejauhan.

Apa yang mereka saksikan membuat keduanya membeku di tempat.

Mulut mereka terbuka lebar tanpa sadar, sementara napas mereka tertahan di tenggorokan. Rasa takut dan ngeri perlahan menjalar, menyelimuti tubuh mereka dari ujung kepala hingga kaki, ketika kesadaran menghantam pikiran mereka: seseorang—atau sesuatu—telah menghancurkan jantung Hutan Larangan hingga menjadi seperti ini.

Dan yang lebih mengerikan dari kehancuran itu sendiri adalah satu pertanyaan yang terus bergema di benak mereka berdua—sebesar apa kekuatan makhluk yang mampu melakukan semua ini?

Dua sosok berjubah hijau panjang itu adalah kedua tetua Sekte Mawar Hijau, yaitu Lin Yu dan Rui Fe.

Tujuan awal mereka sebelumnya adalah untuk menangkap Ratu Siluman Ular, akan tetapi setelah mendengar dan menyaksikan kekuatan yang sangat mengerikan dari ketiga sosok misterius yang muridnya ceritakan, kini mereka berdua memilih untuk menyelidiki ketiga sosok tersebut.

Dan apa yang baru saja mereka lihat sekarang membawa mereka lebih dekat dengan misteri kekuatan ketiga sosok tersebut.

“A.. apakah mungkin ini ulah mereka juga?” tanya Lin Yu kepada rekannya dengan nada bergetar. Wajahnya terlihat begitu pucat.

Rui Fe yang berdiri di sebelahnya tidak menjawab. Ia hanya menganggukkan sedikit kepalanya, berpikiran sama dengan apa yang Lin Yu ucapkan.

“Li.. Lihat itu!” lanjut Lin Yu, sambil menunjuk ke depan, ke tengah-tengah hutan yang telah menjadi tandus itu.

“Siapa mereka?” tanya Rui Fe, yang baru menyadari keberadaan lima sosok dengan aura mengerikan di tengah-tengah hutan. “Apakah mungkin wanita itu adalah Ratu Siluman Ular?” tanyanya lagi ketika melihat salah satu dari kelima sosok itu ada seorang wanita.

Sebelumnya, di Kekaisaran Awan Hijau, tidak ada satupun yang pernah melihat wujud manusia utuh dari Ratu Siluman Ular. Kebanyakan dari mereka yang telah sampai di Jantung Hutan Larangan dan bertemu dengan Ratu Siluman Ular akan mati tanpa bisa kembali.

“Hemp, kau benar. Wanita itu pastilah Ratu Siluman Ular yang selama ini di bicarakan. Tapi siapa keempat sosok lainnya itu? dan mengapa Ratu Siluman Ular dan satu sosok lainnya seperti terluka parah? Mungkinkah…”

Lin Yu berhenti sejenak menatap lekat-lekat keempat sosok yang jauh darinya itu. Melihat seorang pria dengan badan besar dan berotot, pria tua dengan aura mengerikan, pria tua besar lain yang terlihat terluka parah, dan seorang pemuda yang tampak terlihat tenang.

Ia pun melanjutkan, “Tidak salah lagi, ketiga pria yang tidak terluka tersebut pastilah ketiga sosok misterius yang telah di ceritakan Cheng Min sebelumnya. Dan pria yang terluka tersebut mungkin saja entitas yang selama ini menjadi rumor di Hutan Larangan selain dari Ratu Siluman Ular.”

(Cerita tentang Cheng Min dan rekan-rekannya terdapat pada Chapter 141 di Season 1).

“A.. apa kau yakin Lin Yu?” tanya Rui Fe terkejut, karena ia juga memiliki pendapat yang sama.

“Hemp, aku sangat yakin.” jawab Lin Yu cepat.

“Kalau begitu..”

“Ya, Rui Fe. Tandusnya jantung hutan larangan ini pastilah akibat dari pertempuran besar yang mereka lakukan. Dan matinya puluhan binatang buas ratusan ribu tahun yang berada di sekeliling mereka itu, juga pastilah ulah dari ketiga sosok itu.” lanjut Lin Yu.

Sebenarnya, pada saat masih dalam perjalan menuju Jantung Hutan Larangan, mereka sempat mendengar dan merasakan kekuatan yang sangat besar dari pertempuran besar itu. Namun, karena ketakutan dengan banyaknya binatang buas ratusan ribu tahun yang berlarian kearah Jantung Hutan Larangan, mereka memilih bersembunyi diatas pepohonan besar yang jauh dari jantung hutan. Setelah pertempuran besar itu selesai, barulah mereka memberanikan diri menuju Jantung Hutan Larangan tersebut.

Kembali kepada Ray Zen.

Ray Zen berdiri menghadapi hutan yang kini kembali hening. “Ceritakanlah dengan baik…,” katanya pelan dengan senyum tipis di wajahnya. “…aku siap mendengarkannya.”

“Baiklah Ray Zen.., Kami akan menceritakan semuanya.” kata Naga Hijau lemah.

“Seratus tahun yang lalu…” suara Virdrax, sang Naga Hijau itu terdengar berat, bergetar oleh ingatan yang terlalu lama ia kubur. Tubuhnya yang besar masih berlutut, namun kepalanya terangkat, menatap jauh ke masa lalu yang kini kembali hidup di hadapannya.

“Seratus tahun yang lalu,” ulangnya pelan, “aku bukanlah penguasa hutan larangan yang kau lihat sekarang, Ray Zen. Aku… aku hanyalah seekor naga muda… naga muda yang jatuh cinta.”

Navhara, sang Ratu Siluman Ular menutup matanya sejenak. Ketika membukanya kembali, sorot matanya bergetar—bukan oleh ketakutan, melainkan oleh kenangan yang terlalu dalam untuk dilupakan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Jangan Lupa Like dan Komennya Cesss.....

Selamat Membaca.....

1
Zul Fiandi
jadi lira musuh nya keluwarga rayzen apa ada salah paham tor ayotur semangat😄
Zul Fiandi
ayo tor sebelum kompenrisi bawa adiak adiak nya raizen kedunia tersembunyi untuk menambah kekuatan nya toor
teguh andriyanto
lima tangkai mawar 🌹 buatmu thor..
teguh andriyanto
setidaknya ada keterangan siapa si lyra wanita terkutuk ini Thor...🤣🤣
Jojo Prabowo Gemblung
ayo dunk lebih semangat lagi,thor.....
reader yg setia masih menanti update yg terbaru
MF
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Hary
pertanyaan kaisar belum di jawab lyra
Salsa billa 1494
lanjut thor.....
Abdul Rahman
Lanjuuuut👍
Hary
Mu Che... MUKA CHETAN....😜
Hary
PANGERAN KOPLAK LAH....
Zul Fiandi
makasih up nya yg memuaskan ini tor ayoraizen bawak adiak mu kedunia tersembunyi itu buat adiak adik dan kakak mu menjadi kuwat biar kamu meni gal kan kekaisan nanti kamu gak perlu kuwatir lagi dengan saudara dan ayah mu semya sudah kuwat masak pengawal musaja yg di bawa ayo tor semangat
Zul Fiandi
boleh saran tor biasa nya kalau anak nya kuat biaaa bapak nya ju ga di bawa kuat sama anak nya kwnapaya raizen gak memperkuat kekuatan kasar bapak nya sendiri jagi gak bisa pejabat nya semena mena lagi
RantauL: Sippp Cesss, makasih sarannya 🙏🙏🙏
total 1 replies
teguh andriyanto
5 mawar buatmu thor👍👍
MF
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
MF
💪💪💪💪💪
Harno
cuuus
teguh andriyanto
Thor.. Tuhan selalu suka hitungan ganjil, kenapa author sukanya hitungan genap, spt apdetannya..🤭
RantauL: Aduhh Cesss... kayak mana lagi ya kan 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
MF
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ArganLK10
Wihhh dah ada lanjutannya nih.. Gassss terusss Thor, jngan nanggung" lah.👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!