NovelToon NovelToon
Transmigrasi Nona Balerina

Transmigrasi Nona Balerina

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Kelahiran kembali menjadi kuat / Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: pio21

Plakkkkkk

Suara tamparan tampak menggema di sebuah ruangan gelap dimana semua orang menatapnya dengan ekspresi terkejut diwajah mereka.

Daxia, Atau kini namanya telah berubah Yu Chaoyin, Gadis yang seharusnya melakukan rutinitas belanjanya di hari pekan kini berubah sempurna kala dirinya berada didunia yang dia anggap mengerikan.

"Ku perintahkan keluar, Atau ku hancurkan wajah sialanmu itu dengan kuku ku"

Ucapnya dengan kasar, Menatap marah pada sosok gadis muda di hadapannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pio21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia seorang Ballerina

Lampu sorot tampak mengikuti setiap pergerakan seorang gadis yang kini tengah meliukkan badannya, Melangkah dengan kaki jenjangnya dan memutar tubuhnya dengan begitu lihai hingga terlihat menjadi gerakan begitu sempurna.

Tatapan kagum semua orang di kursi penonton tertuju pada gadis muda itu, Hingga saat gadis itu mulai membungkukkan badannya suara tepuk tangan serta sorakan terdengar memenuhi isi ruangan.

Gadis itu melebarkan senyum indahnya dengan dagu terangkat, Dia menyukai situasi ini, Menyukai saat semua orang menatapnya penuh kagum dan penuh damba, Itu adalah kepuasan yang luar biasa baginya, Hingga secara perlahan tirai mulai bergerak menutup sosok gadis cantik tersebut.

Daxia, Seorang ballerina dengan prestasi yang luas biasa, Telah memenangkan perlombaan nasional dan berhasil mengangkat namanya hingga dia berada dititik terbaik di kehidupannya saat ini.

Dengan paras dan tubuh proporsional yang dia miliki, Tidak hanya menjadi seorang ballerina, Daxia juga merupakan seorang model kelas atas, Dimana beberapa brand brand mewah saling berebut menggunakan dirinya sebagai ikon untuk produk yang mereka luncurkan.

Sayangnya dibalik kegemilangan yang dimiliki gadis itu, Desas desus menyatakan jika dia memiliki temperamen yang begitu buruk, Dan itu adalah faktanya, Beberapa perias atau bahkan karyawan dibawah agensinya terkadang memilih menjaga jarak dengan gadis itu, Sebab sifat yang penuh kesombongan dan kasar, Disertai dengan ucapan pedasnya kadang tidak terkontrol hingga membuat semua orang merasakan nyeri dihati mereka hingga terselip rasa benci pada gadis tersebut.

Namun apakah ada yang bisa menegurnya? Katakanlah tidak, sebab sang kakek dari gadis itu adalah pemilik agensi yang membesarkan nama Daxia sendiri. Jadi siapa yang berani bersikap ceroboh melakukan hal tersebut? Mereka memilih diam dan menerima setiap lontaran kalimat menyakitkan yang mereka dapatkan sebab di agensi inilah mereka mencari nafkah untuk kehidupan mereka.

Daxia tau ada banyak orang yang tidak menyukainya, Berbicara dibelakangnya, Namun apakah dia peduli? Tentu saja tidak!

Kehidupan Gadis itu di isi dengan mobil mewah, Keluarga penuh cinta, Kegelimangan harta, Status yang tinggi, Berprestasi, Memiliki banyak penggemar, Berbelanja tanpa batas, Dia hidup layaknya sebuah putri di negri dongeng, Lantas mengapa dirinya perlu memikirkan hal hal yang tidak penting di hidupnya, Begitu pikir Daxia

Dan sungguh, Kehidupan gadis itu adalah definisi kehidupan yang diinginkan oleh semua orang.

Setelah menyelesaikan pertunjukannya beberapa waktu yang lalu, Kemudian disusul dengan selesainya jadwal pemotretan hari ini membuat Daxia benar-benar merasa lelah.

Alisnya tampak meruncing menandakan jika moodnya tidak dalam keadaan baik, Berjalan keluar dari lift dimana para karyawan yang menyadari kedatangannya langsung berusaha menjaga jarak agar tidak terkena semburan kalimat pedas dari cucu sang pemilik agensi.

"Yan, bukankah kau bergerak begitu lama?"

Desisnya pada gadis muda yang seumuran dengannya ketika merasa gadis muda itu berada cukup jauh dibelakangnya. Yan tampak begitu kesulitan membawa beberapa barang Daxia di tangannya, Dia adalah pelayan pribadi Daxia yang diharuskan menemani gadis itu kapanpun dan dimanapun.

"Maafkan saya nona muda"

Yan berusaha menundukkan kepalanya cepat ke arah Daxia.

"Kau baru saja gajian kemarin, Lalu bersikap malas hari ini, Benar benar pecinta uang"

Lontaran kalimat yang tidak pernah di saring oleh Daxia, Yang kemudian kembali melanjutkan langkahnya membiarkan Yan mengikutinya dari arah belakang.

Semua orang hanya bisa menatap kasihan pada gadis muda itu, Berfikir betapa menderitanya Yan yang harus menemani Daxia gadis bertemperamen buruk dimana mereka saja berusaha untuk tidak berkontak langsung dengan gadis itu.

Saat Daxia hendak masuk kedalam mobilnya, Dia kejutkan dengan seseorang yang tiba tiba memegang tangannya membuatnya dirinya seketika tersentak.

"Gadis cantik, Tolong beli buku ini yah"

Tampak seorang wanita tua dengan pakaian lusuhnya tersenyum tulus kearah Daxia.

"Tolong bantu nenek, Nenek ingin membeli obat untuk cucu nenek, Ini murah cukup beri 20 ribu saja"

Lanjutnya dengan wajah yang penuh harap

"Kau yakin menawarkan barang lusuhmu padaku?"

Daxia tertawa mengejek, Dia tampak mencibir ke arah nenek tua tersebut tanpa rasa belas kasih sama sekali. Gadis itu berniat mengabaikannya dan langsung naik kedalam mobilnya, karna demi apapun dia benar-benar lelah dan membutuhkan istirahat secepatnya, Namun wanita tua itu seolah tidak lelah menawarkan, Seolah kalimat pedas yang diucapkan gadis itu bukan apa apa baginya.

"Nak, Nenek mohon bantu nenek"

Sahutnya dengan mencoba meraih tangan gadis muda tersebut.

Daxia benar-benar merasa geram, Dia sangat tidak suka jika ada orang lain menyentuhnya apa lagi dia merasa nenek tua itu benar-benar kotor. Daxia menghentakkan tangannya lantas mendorong nenek tua tersebut hingga terjatuh.

Dengan gerakan kasar dia merogoh tas merah miliknya, Mencari beberapa lembar uang di sana kemudian melemparkannya kearah wanita tua tersebut.

"Orang miskin yang tidak tau diri"

Ucapnya dengan sarkas.

Yan segera berlari tergopoh-gopoh menyadari keributan terjadi, Dia membulatkan matanya melihat nenek tua tersebut, Kemudian segera membantunya berdiri.

"Nenek tidak apa-apa?"

Tanyanya dengan khawatir.

Dan bukannya marah nenek itu terlihat tersenyum dengan lembut

"terima kasih nak"

Ucapnya dengan tulus

Daxia merasa enggan menonton keduanya memilih masuk kedalam mobilnya.

"Katakan terima kasih wanita tua ini pada dia, Dan berikan ini untuknya"

Lanjut nenek tua tersebut dengan memberikan sebuah buku yang tampak usang ditangannya kepada Yan.

Yan menatap itu dengan ragu, Sebab dia tau jika nona mudanya pasti tidak akan menyukainya sama sekali. Namun karna tidak ingin membuat hati nenek tersebut kecewa dia segera mengambilnya.

"Akan aku berikan padanya"

Sahutnya kemudian.

...***************...

Setelah sampai di apartemen miliknya, Dimana Daxia terlihat baru saja keluar dari kamar mandinya membersihkan diri, Seketika perhatiannya tertuju pada buku usang yang ada dimeja rias miliknya.

Daxia tentu saja ingat siapa pemilik buku tebal dan jelek tersebut, Nenek tua yang tadi memaksanya membeli buku itu, Dia ingin marah pada Yan dia pikir apa yang ada dipikiran pelayannya itu hingga menyimpan buku usang itu didalam kamarnya.

Namun setelah dia perhatikan, Sampul buku tersebut cukup menarik perhatiannya, Dimana seorang wanita terlihat memakai sebuah hanfu mewah dengan pedang ditangannya. Daxia segera meraih dan membacanya, Hanya beberapa halaman sebab baginya itu sama sekali cerita yang tidak menarik dimana tokoh utamanya begitu bodoh dan lemah hingga membuatnya ditindas oleh pelayan pelayannya sendiri.

"Dia dilahirkan tanpa otak, Mungkin"

Cibir gadis itu yang kemudian membuka lembaran lembaran itu tanpa minat, Hingga pada di lembar terakhir, Sebuah tulisan yang cukup usang terlihat, Dia membacanya

"Ubah kisahnya, Selamatkan dia"

Sebaris kalimat yang tidak bermakna baginya, Hingga memilih menutup buku tersebut kemudian melanjutkan istirahatnya.

Dan siapa sangka, Saat dia membuka matanya, dia sudah ada di dunia yang dia tidak mengerti bersama orang-orang yang tidak dikenalinya sama sekali.

"Oh My God"

1
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍
Baek chanhun
kalo ceritanya bagus, rasanya dikit banget kita membacanya.
thanks teh 💪😍🙏
magfiraramadhni: terima kasih 🥰🥰
total 1 replies
Baek chanhun
bagus jalan ceritanya padahal gua Ng senang karena sudah banyak menulis novel transmigrasi gara2 baca novel,
biasanya gua skip,tapi iseng2 baca dulu Ng tau bagus banget.
thanks teh 🙏💪😍
magfiraramadhni: aduhh makasih lo🤭🥰
total 1 replies
Murni Dewita
next
magfiraramadhni: siap kak
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
Murni Dewita: 👌 thor
total 2 replies
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍
magfiraramadhni: siap kak🥰
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
Murni Dewita: 👍👍👍 tetap semangat thor
total 2 replies
Herlina Susanty
akhirnya up juga thor😍
di tunggu double up ny thor
Herlina Susanty: semoga cepet di kontrakan yaa thor biar bisa dobel up😍💪
total 2 replies
Murni Dewita
double up thor
magfiraramadhni: siap kak
total 1 replies
Murni Dewita
💪💪💪💪💪
Murni Dewita
lanjut
Murni Dewita
next
Murni Dewita
👣👣👣
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍
Herlina Susanty: udh aku baca kak😍
makin seru crta ny di tunggu double up ny kak💪💪
total 4 replies
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍😍
magfiraramadhni: udah update kak buruan baca hehe/Determined//Determined//Determined/
total 1 replies
Mydar Diamond
Thor upnya sikit sangat bagi 5 bab ke atau paling kurang pun 2 bab sekali up oku..💪
magfiraramadhni: amin makasih doanya kak🙏
total 3 replies
Evi 060989
up lg
magfiraramadhni: siap kak
total 1 replies
Mydar Diamond
up lagi thoe💪
magfiraramadhni: siap kak🤭
total 1 replies
Magfira Ramadhani
lanjutt lagi thorr💪
magfiraramadhni: siapkak🤭
total 1 replies
Magfira Ramadhani
lanjut thor
magfiraramadhni: siap kak🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!