NovelToon NovelToon
Pembalasan Untuk Suamiku

Pembalasan Untuk Suamiku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:335.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mom AL

Pernikahan atas dasar cinta adalah pilihan setiap umat manusia, tetapi bagaimana jadinya jika di dalam kata cinta dan pernikahan itu ada orang ketiga?

Begitulah kisah Bima dan Nadia, kehidupan rumah tangga yang sangat harmonis telah mereka rasakan hingga pada akhirnya Bima memutuskan untuk mendua lalu membuat pernikahan mereka berujung perceraian.

Disaat sedang patah hati, Nadia di pertemukan oleh seorang pria dewasa dan karena kebersamaan mereka akhirnya benih-benih cinta pun mulai tumbuh. Namun, sebuah kejutan mengangetkan Nadia yang mana ternyata pria itu adalah Ayah dari selingkuhan Bima.

Bagaimana kisah Nadia selanjutnya?

So Stay Tune 🥰

Follow Ig: ningsihartono ❣️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 Pembalasan untuk suamiku

Halo teman-teman sekalian, sebelum membaca Othor ingin meminta bantuan agar kalian semua support novel baru ini dengan cara LIKE, VOTE, KOMEN, HADIAH, RATE 🌟 5, DAN TAP FAVORIT (SUBSCRIBE) agar tidak ketinggalan update 🤗.

—————

Nadia telah bersiap untuk pergi ke kantor, hari ini adalah hari pertama dirinya bekerja.

"Semoga aku tidak terlambat." ujarnya sambil menata kembali pakaian kerjanya.

Ceklek.

Pintu kamar terbuka dan Nadia pun keluar dari kamar, dia melihat sang Ibu yang sudah selesai membuat sarapan pagi.

"Buat sarapan apa, Bu?" tanya Nadia dengan berjalan menghampiri sang Ibu.

"Eh, sayang. Ini, Ibu masak sup iga pagi ini."

Nadia berbinar karena pagi ini Ibunya memasak sup. "Tumben, biasanya Ibu hanya menggoreng tahu atau tempe saja." lanjutnya seraya duduk di meja makan.

Ibu Nadia — Emira atau sering disapa Emi ikut duduk di kursi.

"Hari ini anak Ibu perdana masuk kerja di kantoran, jadi apa salahnya jika Ibu menambah asupan pagi kamu dengan sup iga ini?"

Nadia terkekeh pelan. "Akh, jika setiap hari di masakin sup juga Nadia mau, Bu."

"Ibu doain supaya pekerjaaan kamu lancar agar kita bisa masak sup Iga lagi." Ibu mengambil nasi dan mengisinya di piring milik Nadia.

Nadia pun segera menyantap sarapannya karena dia takut terlambat sampai ke kantor.

Sehari-hari Emi hanya sebagai buruh cuci dan dulu Nadia sebagai kasir di sebuah restauran. Dulunya kehidupan mereka sangat bergelimang harta tetapi semenjak sang Ayah meninggal karena penyakit dan harus di operasi membuat Emi menjual aset-aset berharga seperti rumah mewah, kebun, dan kendaraan.

Alhasil saat ini mereka tidak punya apa-apa dan hanya tinggal di rumah kecil yang mampu Emi beli menggunakan uang sisa penjualan aset-aset berharga.

Beberapa menit kemudian, Nadia telah selesai dan dia bergegas pamit untuk pergi ke kantor.

Emi menatap kepergian sang Putri dengan sendu. "Benar kata orang jika roda itu pasti berputar, tidak selamanya yang kaya akan selalu kaya dan tidak selamanya yang miskin harus selalu di bawah." ucapnya sambil menghembuskan nafas pelan.

Emi masuk ke dalam rumah setelah melihat Nadia yang sudah menjauh.

Sementara Nadia, semenjak usianya lima belas tahun dia sudah membantu sang Ibu mencari uang dengan cara berjualan di sekolah.

Dia tidak malu sama sekali karena apa yang dia kerjakan tidak ada salahnya dan halal, dia bersyukur bisa lulus jurusan manajemen administrasi karena sang Ibu menabung dan akhirnya Nadia bisa bekerja di perusahaan.

Saat ini dia harus bekerja keras banting tulang karena Ibunya sudah sakit-sakitan, Emi tidak lagi bekerja sebab sering kelelahan dan pingsan.

Nadia menghentikan langkahnya tepat di pinggir jalan raya, dia sedang menunggu taksi ataupun bus supaya bisa sampai ke kantor.

"Kok gak ada taksi lewat sama sekali? Bus juga belum ada lewat." Nadia melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan.

"Astaga, setengah jam lagi masuk kantor. Bagaimana ini? Apa aku harus terlambat disaat hari pertama bekerja?" gerutunya dengan binggung.

Tak lama kemudian.

Sebuah mobil melaju lumayan cepat di depan Nadia hingga pakaian Nadia terkena cipratan genangan air.

"Ya ampun!'' pekiknya terkejut sambil menatap bajunya yang sedikit basah.

Mobil Alphard berwana hitam kilat itu mundur perlahan dan berhenti tepat di dekat Nadia.

**TBC

HAPPY READING

YUK BANTU TAP FAV DAN BERI RATE 🌟 5 🥰

KALAU RAME AKAN OTHOR LANJUT 😍**

1
Rea Sitta
Genderang Perang Ditabuh....... 👍
Rea Sitta
Luar biasa
Khairul Azam
aku paling benci penculikan terus melecehkan perempuan
Nur Mashitoh
Nama ibunya jd Saniah /Facepalm/
Fay
Luar biasa
🖤: terima kasih kakak untuk bintang nya 😍🥰
total 1 replies
Surati
bagus
yunna
rasain kmu karma Uda dekat
yunna
makanya jgn bego mau aja d ajak pergi, nar nyesel lo
Teh Yen
rasain lu d tangkep.kan Lo makanya jangan jahat jd ornag
Teh Yen
bukannya Aira pintar yah.knp.mau aj d bodohin bima
Teh Yen
ih jahat banget sih Aira ,,.biasanya yg jahat itu ibu tiri ke nak tirinya lah ini kebalikmyah.thor 🤦🏼‍♀️
Teh Yen
ikut bahagia untuk Heru d Nadia 🤗🤗
Teh Yen
owh jd Bima cuma.ngincer hartanya Aira yah 🤔jelas sudah d sini siapa yg matre 😀😀
Teh Yen
ternyata Bima benar" bukan laki" baik aku kira dulu dia menikahi Aira karena terpaksa sudha d jebak d kepalang basah nyatanya sekali selingkuh ttp selingkuh lagi dasar buaya darat
Teh Yen
hah untung Nadia cerdas dia menggunakan otaknya bukan perasaan ,, kl aku yg jd Nadia d pastikan wanita ular itu tak akan keluar dengan baik" saja
Teh Yen
hahaha good job Nadia ,, btw itu kapan yah Nadia nyakar.tangannya 🤭🤭🤭
Teh Yen
pembalasan d mulai jangan kira Nadia akan diam saja d jahatin lagi smaa kamu yah Aira no way 😏
Teh Yen
wow pesta mewah dong yah 🤗🤗🤗
Teh Yen
karma kamu itu bim dulu acuh dan tak peduli dengan kehamilan Nadia skrng pengen punya ank susah karena istrimu takut terkekang hidupnya miris sekali yah
Teh Yen
kode tuh Nadia kode 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!