NovelToon NovelToon
Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Status: tamat
Genre:Single Mom / Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Jalur Langit

Disa ingin memberi kejutan berupa kehamilan yang telah lama dinanti-nanti, tetapi dia malah mendapatkan kejutan lebih dulu dari Cakra. Cakra membawa pulang Risa yang sedang hamil anaknya.

Dari pada menerima Cakra, yang jelas-jelas sudah mengkhianatinya, dan harus menerima Risa sebagai madunya, Disa memilih pergi dengan membawa anak Cakra yang dia sembunyikan.

"Jangan menyesal setelah aku pergi."

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jalur Langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Disa tidak menuruti perintah Wulan. Wulan bilang Disa harus menunggu karena ada sesuatu yang akan dia titipkan untuk ibunya. Disa tidak peduli apa itu, dia memilih untuk langsung pulang tanpa menunggu.

Disa jelas merasa malu karena kegagalannya dalam berumah tangga diketahui oleh mantan. Iya, Disa yakin, di dalam sana, Wulan pasti memberitahukan kepada Rayyan jika Disa sudah bercerai.

Mungkin jika Rayyan bukan orang dari masa lalu Disa, Disa tidak akan merasakan malu seperti ini. Rasanya seperti sudah diledek, padahal Disa tahu Rayyan belum tentu meledeknya.

"Sudah, Dis?" tanya Rahmi ketika Disa pulang dengan wajah tertekuk.

"Iya, Buk. Sudah." Disa menjawab sambil melewatinya masuk ke dalam rumah. Dari suaranya, Rahmi tahu ada sesuatu yang tidak beres dengan Disa.

"Lho, kenapa dia?" gumamnya bingung.

Disa langsung masuk ke dalam kamar. Mengunci pintunya seakan takut Rayyan mengikutinya kemudian akan menertawakannya di depan pintu. Ia masuk ke dalam selimut. Menggunakan selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya.

"Rayyan tau aku cerai pas aku lagi hamil lagi. Aaarrgghhh. Sial, sial, sial. Lagian, siapa sih yang ngasih tau Tante Wulan kalau aku lagi hamil? Pasti si Vina ini! Sumpah malu banget, mau ditaruh di mana muka aku kalau ketemu lagi sama Rayyan? Aaaaa!"

Disa memejamkan mata erat-erat sambil ngomel-ngomel sendiri di dalam hati.

"Awas aja kamu, Vin!"

Sementara itu di rumah Wulan, wanita itu mendesah kecewa saat tahu Disa tidak mau menunggunya. Saat ia dan Rayyan kembali ke depan, Disa sudah menghilang.

"Tuh kan kamunya kelamaan sih, Disanya udah pulang duluan, kan," omelnya pada Rayyan.

"Ya ... Ya udah biarin aja sih," sahut Rayyan cuek. Padahal dia juga merasakan sedikit kekecewaan. Tidak jadi berboncengan dengan Disa.

Meninggalkan mamanya, Rayyan masuk ke dalam rumah. Masih terus memikirkan perkataan mamanya tadi.

"Kamu nggak tau ya kalau Disa abis cerai? Dia bukan istri orang lagi sekarang."

Kenapa ... Rayyan seperti mendapatkan embusan angin segar saat mendengarnya?

Namun, Rayyan juga bertanya-tanya apa alasan yang membuat Disa bercerai dengan suaminya dalam keadaan sedang hamil? Setahu Rayyan, pernikahan Disa baru dua tahun. Terlalu cepat untuk sebuah perpisahan namun juga bukan waktu yang singkat untuk memupuk banyak kenangan indah.

Ditambah lagi, sepanjang pantauan Rayyan, hubungan Disa dan suaminya yang terekspos di media sosial nampak sangat harmonis. Mereka berdua sepasang konten kreator yang sering dipuji-puji sebagai pasangan idaman. Terlalu mengejutkan tiba-tiba mereka sudah resmi bercerai.

Apa pun alasannya mereka bercerai, Rayyan turut prihatin. Pasti berat bagi Disa. Moga moga Disa selalu kuat, harap Rayyan.

*

Risa dan Cakra sedang makan malam bersama. Cakra malam dengan tenang tanpa merasa terbebani, sementara Risa hanya makan sedikit-sedikit karena sedang memikirkan sesuatu.

Perbedaan Risa dari biasanya itu dapat dengan mudah tertangkap oleh Cakra. "Kamu kenapa makannya sedikit?" tanya pria itu.

Risa yang semula menunduk, mengangkat wajahnya menatap Cakra. "Ah, iya. Tadi aku udah banyak ngemil, Mas, jadi udah kenyang," jawabnya.

Cakra mengernyit. "Ngemil apa? Jangan makan sembarangan, Ris, kamu harus makan yang bergizi. Aku mau anakku sehat," tekan Cakra. Ia selalu memperhatikan apa saja yang Risa makan untuk memastikan tumbuh kembang janinnya. Ia berikan segalanya yang terbaik untuk Risa.

"Aku nggak makan sembarangan kok, Mas, tadi aku udah minum susu sama makan buah makannya udah kenyang," tutur Disa.

Cakra diam sesaat, namun pada akhirnya ia mengangguk. Mempercayai Risa.

"Mas," Risa memanggil saat mengetahui piring Cakra telah kosong.

"Hm?"

"Aku ... Boleh minta sesuatu?" tanya Risa hati-hati. Dia harus melakukan dengan penuh kehati-hatian agar Cakra tidak merasa curiga.

"Mau minta apa? Hm?" sahut Cakra.

"Aku ... Pengen beli perhiasan," jelas Risa pelan-pelan. "Boleh nggak aku minta tambahan uang untuk beli? Tapi, agak sedikit banyak."

"Berapa memangnya?"

"Eum ... Lima puluh jutaan."

Cakra mengangkat sebelah alisnya. Memang wajar jika seorang perempuan meminta perhiasan. Apalagi Risa tengah hamil, mungkin itu salah satu ngidamnya.

"Boleh dong, nanti kalau ada waktu kita beli bareng aja. Kamu tinggal pilih aja nanti mau yang mana."

"Eeee ... Maksud aku, aku bisa beli sendiri kok, Mas. Boleh kan aku beli sendiri?"

Cakra tidak melepas tatapannya dari Risa. Mengangkat gelas berisi air putih, kemudian meneguknya.

"Nggak mau aku anter?" tanyanya dengan sebelah alis terangkat.

Risa terdiam. Kalau dia bilang tidak mau, Cakra pasti akan segera mencurigainya.

"Mau dong, Mas. Tapi emangnya kamu nggak sibuk? Aku takut ganggu waktu kamu, makanya aku inisiatif mau beli sendiri aja." Segera, Risa mengubah mimik wajahnya.

"Aku luangkan waktu besok."

Risa mengulas senyum manis. "Makasih ya, Mas."

Bukan seperti ini yang Risa harapkan. Beli perhiasan itu hanya alibi Risa saja. Sebenarnya, Risa hanya ingin uangnya Cakra. Tetapi, kenapa malah Cakra yang ingin mengantarnya membeli perhiasan langsung?

Bagaimana Risa bisa memberikan uang untuk Andre kalau begitu?

Malam itu, entah kenapa Cakra terpikirkan akan Disa. Terus teringat waktu Disa pergi dari rumah ini, seolah ada sesuatu paling berharga milik Cakra yang tertinggal bersama Disa.

Tapi apa?

Cakra jelas tahu, tak ada satu pun baju, jaket, sepatu, atau pun barang lain miliknya yang Disa bawa. Kalau pun Disa sengaja membawa barang miliknya, Cakra tidak akan kepikiran seperti ini. Toh, dia bisa membeli lagi.

Sungguh, Cakra tidak mengerti. Perasaan ini membuatnya ingin berada di dekat Disa.

*

Disa belum pernah melakukan USG. Kali ini, Disa datang sendiri ke klinik untuk melakukan USG. Rahmi tadinya bersikeras ingin mengantar, namun Disa menolak. Toh, klinik yang dituju dekat dengan rumah. Disa bisa melakukannya sendiri.

"Selamat ya, Ibu ... Ibu mengandung bayi kembar."

Disa tidak percaya saat mendengarnya, "ke-kembar, Dok?"

"Iya. Ini terlihat jelas terdapat dua kantung, Bu...." dokter itu tersenyum saat menjelaskan. Ikut merasa bahagia ketika melihat sepasang mata Disa berkaca-kaca.

"Saya ... Rasanya nggak percaya. Kalau boleh tau apakah sudah terlihat jenis kelaminnya?"

"Sekali lagi, selamat ya, Bu. Tapi kalau untuk sekarang belum bisa terlihat dengan jelas jenis kelaminnya. Ibu Disa bisa USG lagi bulan depan ya, Bu, untuk tahu jenis kelaminnya," tutur sang dokter.

Disa mengucapkan terima kasih. Dia turun dari pembaringan setelah USG selesai dilakukan. Duduk di hadapan sang dokter, menunggu resep obat dan mendengar saran-saran darinya.

Seandainya ia masih bersama Cakra, Cakra pastilah akan menjadi orang paling bahagia mendengar berita ini.

Disa keluar dari ruangan setelah pemeriksaannya selesai. Ia berjalan sambil memandangi hasil USG sehingga Disa tidak melihat jalan dengan benar. Dia bertubrukan dengan seseorang. Kertas hasil USG itu jatuh tepat di samping sepatu orang yang menabraknya.

Orang itu memungutnya.

"Disa ... Ini punya kamu?" tanyanya terkejut.

...****************...

1
evana gusani
baru mampir
Royanah
bkn ny kembar itu.turunan ya
Royanah
dajjal tenan si risa,nunggu balasan tunai
Royanah
moga anak nya cowo.biar ga ribet gede nya
Gembul Mbulz
nah kan. cocok banget Cakra ma Vina. 🤣🤣🤣
Gembul Mbulz
pasti 10000000% cak..cak...😒😒
Gembul Mbulz
Vina sama Cakra aja🤣🤣🤣
Gembul Mbulz
aku sudah mengira, saat disa dng sombongnya bilang ke Vina, Bu Rahmi yg setia karena ayahnya. 😆😆
kasihan Risa ...
Irma Wati
nyesel tu pasti pas tau disa lgi hamil
Masniazega
betul Dis,,, katakan sejujurnya kalau suamimu selingkuh dgn sahabat mu. tapi jgn katakan kamu sedang hamil. .ntar aj biar seru ceritanya.
Netty Netty
vina😍😍😍😍
Xiao Bai
Baru tau arti talak1, 2 dan 3. Apakah kl sdh dibtalak 3 bnr2 tidak bisa kembali lagi? Maaf sy mmg tdk tau 🙏
Sky: kalau udah talak tiga, kalau mau rujuk lagi gak gampang kak. si perempuan itu harus menikah lagi, lalu cerai, baru mereka boleh rujuk.
total 1 replies
novitta. fitriani
alur ceritanya bagus, ceritanya singkat padat
Sonya Mandagie
risa risa
Econ Ibrahim Latawa
alur ceritanya bagus bangt gak Mutar ♥️
evana gusani
baru mampir
Econ Ibrahim Latawa
AQ suka ppnya soga sirisa.mndptkan karmanya👍 bangt
Engkar Sukarsih
semangat terus Disa dan kak authornya🙏🙏🙏
Engkar Sukarsih
cieee....ada yang salting nih 🥰🥰🥰🥰
Engkar Sukarsih
ga sabar nunggu kedoknya si Risa terbongkar 🤔🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!