NovelToon NovelToon
Gabby, My Fierce Girl

Gabby, My Fierce Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Patahhati / Cintapertama / CEO / Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:21.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

[Area termehek-mehek, siapkan tisu untuk menyeka air mata]

George selalu memperlakukan Gabby dengan kasar, dingin, dan mereka berdua selalu berseteru. Hingga membuat Gabby sangat membenci George.

Suatu ketika, Geroge mengetahui siapa Gabby sesungguhnya. Orang yang ia cari selama ini. Ia hendak menepati janjinya untuk menikah dengan Gabby setelah mengetahui identitas wanita itu. Namun sayang, hati Gabby sudah terlanjur beku. Ia sudah membenci George.

Disaat George sedang mencoba mendekati Gabby, seorang pria bernama Marvel hadir dengan membawa pembuktian cinta untuk Gabby.

Hingga suatu hari, George dan Gabby terjebak dalam satu ruangan dan terjadilah malam yang membuat Gabby kehilangan kehormatannya.

“Aku akan bertanggung jawab dengan perbuatanku, aku akan menikahimu.” George.

“Jika kau ingin menikah denganku hanya karena ingin bertanggung jawab atas kejadian ini atau ingin memenuhi janjimu dulu. Maka lupakan, aku tak membutuhkannya.” Gabby.

“Aku tetap mencintaimu, walaupun bedebah itu sudah mengambil sesuatu yang berharga darimu.” Marvel.

Siapakah yang akan dipilih oleh Gabby? George yang sudah merenggut kehormatannya atau Marvel yang menunjukkan betapa besar cintanya pada Gabby?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 10

“Apa yang kau lakukan! Turunkan aku!” sentak Gabby saat membuka mata dan menyadari sudah berada digendongan pria yang sangat ia benci.

Bruk!

“Seperti yang kau minta.” George langsung melepaskan kedua tangannya hingga Gabby terjatuh di lantai pesawat. Beruntung penumpang lain sudah keluar semua, sehingga wanita itu tak terlalu menanggung malu.

“Shit! Sakit!” umpat Gabby mendongakkan kepalanya menatap marah kearah George yang biasa saja setelah menjatuhkannya. “Apa kau tak bisa halus sedikit dengan wanita!” hardiknya lalu berdiri dan mengelus pantatnya yang lagi-lagi menyentuh lantai.

“Oh! Kau wanita? Lihat saja penampilan dan sifatmu, tak ada sisi wanita sedikitpun,” hina George.

Gabby melihat penampilannya dari atas hingga bawah. Celana jeans pendek yang sering dipakai oleh pria, kaos longgar, rambut dicepol, dan muka tanpa make up.

“Kenapa? Apa wanita tak boleh berpenampilan dan memiliki sifat seperti ini ha!” Gabby semakin maju ke depan, menantang George.

“Kau lebih cocok menjadi seorang pria dibanding wanita.” George tersenyum sinis.

Sakit sekali hati Gabby dihina oleh pria itu. Padahal George adalah alasannya berpenampilan tomboi dan bersifat arogan. Untuk menutup diri agar tak ada pria manapun yang mau mendekatinya. Hingga dia sudah terbiasa dengan itu.

“Kau! Jika tak tahu apapun tentangku jangan sembarangan berucap!” Setelah mengatakan itu, Gabby langsung membalikkan badannya.

Gemuruh di dada Gabby begitu kuat, wanita itu memilih untuk keluar pesawat dengan nafas yang memburu menahan emosinya. Bisa saja dia menghajar George saat ini juga, tapi dia memilih tak menggunakan kekerasan.

George dan Sophie pun ikut berjalan keluar.

Gabby menghentikan langkahnya secara tiba-tiba, ketika ia melihat bandara yang begitu asing baginya.

Dug!

George yang sedang berjalan sembari bermain ponsel pun menabrak Gabby.

“Aw!” pekik Gabby, belum sembuh pantatnya sakit, sekarang kepalanya ditabrak oleh dada bidang George yang keras seperti batu. “Kalau jalan, matanya dipakai untuk melihat!” serunya setelah membalikkan badannya.

“Kau yang salah, kau yang marah-marah,” cibir George. “Kalau jalan, jangan berhenti mendadak!” Ia pun ikut menyalahkan.

“Kau yang salah! Bukannya fokus melihat jalan, malah melihat ponsel!” Galak sekali wanita itu. Wajahnya bahkan sudah merah padam karena emosi.

“Jika kau tak berhenti mendadak, aku juga tak akan menabrakmu!” Pria dingin itu tetap tak mau disalahkan.

Sophie yang sedari tadi menonton, memberanikan diri untuk membuka suara. “Ma-maaf mengganggu, bisa ditunda bertengkarnya? Karena aku sangat lelah.”

“Diam!” sentak Gabby dan George bersamaan, mata keduanya masih saling beradu kekuatan.

Sophie langsung menundukkan kepalanya, dan tak berani membuka suaranya lagi.

Gabby baru menyadari jika ada satu orang asing yang sedari tadi jalan bersamanya. “Siapa kau?” Ia menatap Sophie.

Belum sempat dijawab, George sudah memotong.

“Tak perlu banyak bertanya! Jalan saja!” George mendorong paksa tubuh Gabby agar segera berjalan.

Lagi-lagi Gabby mendengus kesal dan menyingkirkan tangan George yang berada di pundaknya. “Singkirkan tangan kotormu itu!”

“Kita dimana?” Gabby bertanya seraya terus berjalan. Matanya menangkap banyak orang asing disana.

“Bali.” George menjawab singkat dan terus bermain ponselnya bertukar pesan dengan Davis.

“Kenapa kau membawaku kesini?” Bingung wanita itu.

“Kau hanya cukup diam dan menurut! Tak perlu banyak bertanya!” titah George menatap tajam Gabby. Membuat wanita itu mendengus sebal dan melenggangkan kakinya mendahului George.

Mobil Alphard berwarna hitam telah menunggu kedatangan mereka di pintu keluar.

“Masuk!” George membukakan pintu untuk Gabby.

Gabby hanya melihat sekilas dan memberikan tatapan tak suka kepada George. Ia langsung menghempaskan dirinya di kursi nyaman mobil itu. Mengambil earphonenya untuk menyumpal telinga dan mendengarkan lagu-lagu rohani dengan sangat kencang.

Sophie duduk di bangku depan menemani sang supir. Sedangkan George duduk di samping Gabby yang enggan menatapnya.

1
juhaina R💫💫
andai tak kau ikat pasti akan sebanding😂
juhaina R💫💫
lahhh seperti nya takdir berkata lain, sabar y Gebby 🤣
juhaina R💫💫
kangan jdi baca ulang 😂 tapi didetik terakhir sesak bgt
Wahyunni Winarto
sakitt bnggtt😭😭😭😭
Wahyunni Winarto
kasihan gabyy
mending mati aja klo kyk gtu
huhuhu😭😭😭
Wahyunni Winarto
😭😭😭😭
Wahyunni Winarto
hati orng kok pd buat mainan
sakit bngt jd gabby
Wahyunni Winarto
sedihhh jd gabbyy
Wahyunni Winarto
dia dah mati rasa yg ada sesakit apapun dah g dirasa
SLina
skt bgt jd gabby
SLina
skip deh, g kuat sama bpknya, sgt egois. ganti judul aja
SLina
thor, kok anda kejam sekali sama gabby
SLina
pengen ku kasih racun ke lord
Shifa Burhan
coba kalian (author dan reader2) bayangkan kalian diposisi George jangan hanya melihat dari posisi pemeran utama wanita saja

*aku kalau diposisi George mana mau menunggu gabi, ditolak, melihat gabi bermesraan dengan pria lain, melihat gabi bercumbu dengan pria lain, dan hanya dibuat kayak boneka yang pasrah dan megiti gabi selesai dia harus ada

thor aku tanya pribadi padamu, apakah kau diposisi George dan dilakukan kayak gitu kau mau menerima begitu saja

thor jadi novelis netral, lihat lah semua disitu pandang jangan hanya melihat sudut pandang wanita saja
*sudut pandang gabi enak menolak Georg menikah dan bercumbu dengan pria lain didepan Georg setelah dia selesai dengan pria itu, Georgia harus ada untuknya, enak benar hidupnya
*yang kasian geoge, ditolak, harus pasah melihat gabi bermesraan dan bercumbu dengan pria lain, setelah gabi selesai dengan pria itu, George harus menerima begitu saja

thor pakai hati berkarya, kalau kau adil buat gabi berjuang juga untuk George, karena faktanya gabi telah melukai hati George, jangan semudah itu, kalian buat George kayak boneka yang tidak punya hati yang bisa terluka juga

pakai hati thor
mars
sedih bgt pas scene marvel' paadahal aku berharap marvel mati tpi pura2 dan kabur gitu
mars
adik george ya
mars
bosen kesel sendiri batu bgt sih
Riki Amteme
Luar biasa
Riki Amteme
Lumayan
Sabarina Sitepu
Damai banget rasanya membaca karyamu thor, seperti air dipegunungan, mengalir lembut, menyejukkan. Sulit merangkai kata utk menunjukkan bahagia yg kuraih ketika membaca, tidak ada kebosanan, semoga author diberi kesehatan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!