NovelToon NovelToon
KITAB NAGA EMAS

KITAB NAGA EMAS

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: siansu made

Sebuah musibah dialami seorang anak, dengan meninggalnya kedua orang tuanya, yang mana dia diselamatkan oleh seorang pendekar yg pada saat kejadian peristiwa semuanya telah terlambat diketahuinya. Kedatangan gerombolan perampok yang membuat malapetaka sebuah desa,dimana hampir semua penduduknya binasa dan dari pertolongan pendekar ini anak yang bernama Tan Liong nantinya akan melalui suka cita kehidupan yang dialaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siansu made, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH.09. Terbunuhnya Ketua Api Naga Suci

Peluh menetes membasahi pakaian The Han, tenaga yang dia keluarkan sudah berada di titik maksimal. Kekuatan perlawanannya mulai agak kendor, sedangkan musuh masih banyak menyerangnya.

"Agaknya ajalku akan berakhir hari ini" membatin The Han, ketika matanya melirik ke kanan melihat tetua Yun semakin payah menghindari dan membalas serangan lawannya.

The Han masih sempat melihat Ketuanya, tergeletak tak berdaya, setelah bertempur dengan pimpinan sekte Neraka Hitam. Ingin

hatinya memberi pertolongan tapi lawan-lawannya tidak pernah memberi peluang kepada dia untuk mendekati Ketuanya.

Geram, jengkel, sedih dan sakit hati menjadi satu oleh karena ketidakberdayaannya ini, serta merta diemposkan semangatnya dan mulai mengamuk memberi serangan pada musuh paling dekat dengannya, The Han bertekad melawan sampai mati.

Pimpinan sekte Neraka Hitam Sui Kong, berjalan mendekati Ketua Api Naga Suci Gwan Kin. Tangan kanannya dinaikan membentuk jurus penyerangan. Perlahan-lahan lengan itu berubah merah darah dari siku sampai ketelapak dan berbau amis yang sangat memuakan.

"Saatnya kau meninggalkan dunia ini...Haaaahaaaa..."

Diiringi suara berkesiutan, tampak pukulan Pimpinan sekte Neraka Hitam Sui Kong menghantam kedepan, terdengar suara ledakan ditempat keberadaan Ketua Gwan Kin.

Tiada lagi nampak tubuh Ketua Gwan Kin setelah pukulan ini dilepas, yang tersisa disana hanyalah onggokan bubuk abu di areal tersebut.

"Ketuaaaa...!, ketua Gwan....." jeritan tetua Yun dan The Han hampir bersamaan.

"Ku bunuh kalian semuaaaaa..!!!!! raungan kesedihan dari tetua Yun dan The Han terdengar sangat keras. Kematian sang ketua perguruan membuat mereka kalap. Tanpa memikirkan hidup mati lagi, mereka menyerang membabi buta.

"Bunuh mereka berdua, jangan sampai ada yang tersisa......!!!" perintah Pimpinan sekte Neraka Hitam kepada anggotanya.

"Baik ketua..."

Segera anggota sekte Neraka Hitam membantu temannya menyerang tetua Yun dan The Han.

Di keroyok banyak lawan, yang memiliki kemampuan yang tidak begitu jauh beda dengan mereka berdua, segera terlihat keduanya terpojok dan bertahan tanpa bisa membalas.

Tinggal menunggu waktu, agaknya kematian akan segera menjemput tetua Yun dan The Han.

"Berhenti semuaaaaa....!!!!!!!! " Suara yang menggelegar, tiba-tiba terdengar begitu dahsyatnya, menghentikan pertempuran seketika itu juga.

Semua terpaku, memandang pemilik suara tadi. Tampak seorang pemuda remaja, berjalan ketengah kalangan pertempuran. Matanya menyapu orang-orang dari sekte Neraka Hitam dengan roman penuh amarah.

" Heiiii anjing kecil, apa maksudmu menghentikan pertempuran kami,.?? apakah kamu ingin mampus bersama begundal ini...??" tanya seorang lelaki dari sekte Neraka Hitam yang terkenal dengan julukan "Pedang kematian".

" Pergilah atau kau kemari mau memohon ampunan untuk dua orang ini" ..haaa...haaa...!! Sambil tertawa terbahak-bahak, menganggap lucu melihat anak remaja menghentikan pertarungannya.

Semua orang-orang sekte Neraka Hitam ikut tertawa, melihat peristiwa yang mereka anggap konyol.

"Baiklah, biar aku kirim juga nyawamu menemani mereka yang terbunuh disini"

seraya tangannya menggerakan pedang menebas kearah remaja yang baru datang.

"Diaam kau.....!!!!"

Serta merta gelombang sangat panas muncul dari tubuh remaja ini, menerpa kearah lelaki yang bergelar pedang kematian. Seketika gerakan menebas tadi terhenti, hawa panas yang sangat menyengat terasa membakar tubuhnya dan berakhir dengan jerit kematian tak bersambat lagi.

Semua tawa tadi seketika tersirap sirna. Semua terkejut melihat kematian temannya, seolah-olah tak percaya, menyaksikan ada hal aneh seperti itu.

"Kalian semua iblis terkutuk !!! "

Amarah remaja ini semakin memuncak, Aura keemasan yang menyilaukan mata muncul mengelilingi tubuhnya. Tatapan membunuh terpancar dari matanya.

Hawa dingin berhembus semakin kencang, semakin lama luas hawa dingin ini hampir memenuhi medan pertempuran.

Orang-orang sekte Neraka hitam mulai merasa kedinginan. Sedikit demi sedikit kekuatan yang terpancar dari aura ini mulai bertambah kuat, suasana mulai terasa menyeramkan. Ketakutan mulai menghinggapi semua orang dari sekte Neraka Hitam dan kelompoknya.

1
Jumadil
asal jangan jatuh cinta itu terlalu cepat,masih panjang ceritanya ok thor
Syahril
baru aja ceritanya dimulai udah ada masalah perempuan cantik,gak bagus Thor, bertualang aja belum mohon sarannya diperhatikan Thor
𝙕𝙯𝙯: Mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Bambang Hernowo
pemarah dan tak terkalahkan seperti tuhan saja
Bambang Hernowo
kalau dari jawa namanya pencak
irvandy rahman
hebat cerita dan tulisan nya
teguh andriyanto
laki2 gampangan
Hadir
spooky836
begini ayat tulisan bila novel plagiat oleh otak kosong. anak haram
abyman😊😊😊
'0''''}''''''''''oo
Hadir
Hadir Tor 🙏
Yulius Kaparang
bagus
Sukar Karuhun
ceritanya bagus dan tidak berbelit b elit
Rusdi Udi
Luar biasa
Alfred Ismail
prajurit kelessss
bukan tentara
Jumadi 0707
kog MC gk menjarah harta tuan Lee buat dibagiin ke rakyat telmi ni mc
Bambang Hernowo: penduduknya sdh habis... dibantai tuan lee dkk
total 1 replies
Jumadi 0707
baru satu aja blm diapak2 dah ditinggal sayang kan MC udah nyosor duluan gk diterusin nyesel klo diambil orang
Afi Abdurrohman
makin penasaran dan bikin getar, seakan² ikut main di dlm novel hehehe....hee
Nur Widayat
Luar biasa
Egih Setiawan
euweuh tungtungna teu pararuguh euy. lieur ngabandungan na. kacida teuing author.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!