Mira tidak pernah bermimpi menjadi Ratu. Ia merasa tidak siap, tidak layak, dan takut salah. Ketika nama aslinya dibacakan di hadapan dewan bangsawan, ia justru ingin lari dan bersembunyi. Ia tidak tumbuh dengan pelatihan kepemimpinan sejak lahir ia tumbuh dengan pelajaran melayani. Banyak bangsawan meremehkannya: "Anak penasehat mana tahu cara memerintah?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meraa shuellyin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siapa yang berani mendekat
Setelah selesai sarapan para siswa langsung berkumpul dikelas.
Lalu nyonya elara datang dan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tugas yang akan diberikan.
"selamat pagi anak anak,
"nyonya elara mengucap kan salam".
"pagi...".
"semua murid menyapa secara serentak ".
baiklah sebelum itu aku akan memperkenalkan murid baru ,Mira silakan maju ke depan dan perkenalkan dirimu ".
"ujar nya ".
"baiklah".
"Mira melangkah ke depan".
"perkenalkan nama ku Mira nakasima, biasa dipanggil Mira ,berasal dari kerajaan everbloom ,salam kenal "
"ujarnya sambil menunduk hormat ".
"hai Mira salam kenal".
"semua siswa menjawab dengan serentak ".
"baiklah Mira silakan duduk kembali ".
"ujarnya".
"baik ".
"Mira kemudian melangkah kembali ke tempat duduk nya".
, baiklah anak anak tugas kali ini adalah menguji jiwa sosial kalian tugasnya adalah membantu para warga yang terkena penyakit menular,dan kalian akan dibagi menjadi beberapa kelompok 1 kelompok berisi 3 orang siswa,kalian bebas memilih siapa pun yang akan menjadi kelompok kalian, setiap kelompok yang menolong warga dengan ikhlas akan mendapatkan nilai 10 poin dan jika tidak total poin 0 dan untuk mendapatkan poin kalian harus mendapatkan tanda tangan dari warga yang kalian tolong,1 tanda tangan bernilai 10 poin paham?".
"ujarnya".
"paham!!!".
"ujar semua siswa yang menjawab dengan serentak ".
"yes kebetulan kita bertiga".
"ujar kiko".
"kita akan menolong orang orang yang menjijikan iuh".
"ujar yoru yang merasa jijik".
"aku juga tidak mau,tapi kalau kita tidak menolong nya kita akan mendapatkan nilai terendah ".
"ujar Kaze".
"Mira kau sekelompok dengan ku dan rinka">
"tanya Momo".
"ehh boleh" .
"jawab Mira ".
"syukurlah,oh ya namaku rinka salam kenal".
"ujar rinka".
"iya salam kenal".
"jawab Mira".
"eh padahal kami ingin satu kelompok dengan Mira".
"ujar kyouka".
"iya benar ".
"ujar gadis yang bernama hanae".
"weh siapa cepat dia dapat ".
"ujar Momo".
"oh ya perkenalkan namaku hanae".
"ujarnya".
"namaku kyouka,salam kenal".
"ujarnya ".
"eh iya salam kenal kyouka ,hanae".
"jawab Mira dengan senyuman".
"kau lucu sekali".
"ujar hanae".
"eh terimakasih ..,tapi ngomong ngomong apa disini Hanya anak perempuan saja".
"tanya Mira".
"owh... Ini kelas khusus mendidik calon ratu,kelas dan asrama untuk mendidik calon raja berbeda dan katanya lebih keras".
"jawab Momo".
"owh begitu ".
"ujar Mira ".
"murid baru itu seperti nya,norak dia harus ku beri pelajaran lihat saja nanti akan ku buktikan siapa yang paling populer disini".
"ujar Kaze".
...----------------...
Singkat cerita mereka pun berpencar ke sebuah desa pedalaman dipulau itu, mereka kemudian berjalan menyusuri desa.
Mereka kemudian membantu para warga yang membutuhkan disana.
Banyak siswa yang merasa jijik termasuk Kaze, namun demi mendapatkan nilai sempurna ia terpaksa melakukan itu.
Sementara Mira,Momo dan rinka membantu mereka dengan tulus seolah sudah terbiasa dengan hal itu.
"kau tidak merasa jijik Mira".
"tanya rinka".
"jijik? Tidak aku biasa bermain dipasar yang kotor dan orang orang seperti ini sudah sering dijumpai ".
"jawab Mira".
"iya benar,Momo juga sering membantu orang seperti mereka bahkan Momo pernah bermain dengan anak anak yang memiliki penyakit menular saat kecil tapi syukurlah Momo tetap sehat".
"ujarnya".
"yoshh,ayo kita cari orang yang butuh bantuan".
"ujar Mira dengan penuh semangat ".
"ayo".
"Momo dan rinka menyaut".
Mereka kemudian membantu warga untuk dibawa fasilitas kesehatan,membawa beban berat mereka,bertani dan lain lain.
Setelah itu mereka dengan sukarela memberikan tanda nya agar mereka mendapatkan nilai.
Pada siang hari, sebelum makan siang mereka mengumpulkan poin yang mereka dapat pada nyonya elara.
Setelah itu mereka makan siang bersama , diruang makan.
tak lama setelah itu,hasil diumumkan dan perolehan nilai paling tinggi dimiliki oleh kelompok Mira.
Hal itu membuat Kaze semakin geram dan bertekad untuk membalas dendam.
Setelah itu para siswa diberikan waktu istirahat sampai pukul 3 sore, sebelum materi pembelajaran terakhir yaitu berkebun.
disela waktu istirahat Momo mengajak Mira dan rinka untuk berjalan disekitar pulau pada sore hari .
"kau mau lihat para pangeran tampan?".
"tanya Momo".
"pangeran tampan?".
"tanya Mira ".
"iya asrama mereka tak jauh dari sini".
"ujar rinka".
Sesampainya disana mereka yang sangat kagum dengan ketampanan para calon raja disana.
"wahhh mereka semua typeku".
"ujar Momo".
Tiba tiba saja datang seorang pangeran tampan yang menunggangi nya , pangeran tampan itu bernama Shinji.
"wah tampan sekali".
"ujar Momo".
namun langkah nya berhenti saat melihat Mira,Shinji yang sangat kagum lalu mendekati nya.
"wah dia kesini".
"ujar rinka".
"halo... Siapa namamu ".
"tanya Shinji pada mira
"namaku Mira".
"jawab Mira dengan senyuman".
"dia sangat cantik".
"gumam Shinji dalam hati ".
"yah dia mendekati Mira ,wahh Mira beruntung sekali ya".
"ujar Momo".
"ya kau benar ".
"jawab rinka".
"mau berkuda dengan ku?".
"tanya Shinji".
"eh tidak, nanti merepotkan ".
"jawab Mira".
"tidak apa apa ayo, mumpung masih jam istirahat ".
"tanya Shinji".
"oke baiklah".
"ujar Mira yang langsung menaiki kudanya".
Mereka kemudian berkuda bersama sambil melihat pemandangan laut.
"wah beruntung nya".
"ujar rinka dan momo".
> * to be continued...