NovelToon NovelToon
Istri Bodoh Pangeran Arya

Istri Bodoh Pangeran Arya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Cinta setelah menikah / Cinta Murni
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Najmu Laila

Di hari pernikahannya. Aluna menggantikan sang adik untuk menikahi pangeran Arya. Adik dari raja yang rumornya menderita penyakit aneh. Setiap penyakit itu kambuh, Dia akan membunuh siapapun yang mendekatinya. Tetapi, Setelah bertemu Aluna. Penyakit Arya melunak, Bahkan begitu lembut menghadapi sifat kekanakan Aluna meskipun penyakitnya kambuh.

Lalu, Bagaimanakah Aluna hidup bersama Arya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najmu Laila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENIKAH UNTUK KEDUA KALI

Di ruang kerjanya, Kaisar Bastian terlihat sibuk menatap gulungan laporan. Memeriksa dan membacanya dengan teliti. Suara pelan derit pintu membuatnya terjaga.

Baskara masuk dan langsung Bersujud. Jubah Putra Mahkota emasnya masih ia pakai. Menatap sang ayah dengan wajah serius.

"Ayahanda..." Kaisar tidak menjawab, Ia Masih menulis. Tangannya berhenti saat dengar "Ayahanda".

"Ada apa?" Suaranya datar.Baskara mengangkat kepalanya, Kedua Matanya memerah. Seolah habis menangis.

"Ayahanda... hamba cemas, Cemas pada Paman Arya." Ucapnya dengan nada yang rendah dan sedih.

Kaisar: "Lalu?"

"Aluna itu... tidak pantas untuk paman, Ayahanda." Baskara berkata dengan wajah khawatir.

"Dia terkenal bodoh, Tidak bisa menjadi istri yang baik untuk paman. Sedangkan Paman cuma punya waktu 2 tahun, Bagaimana bisa dihabiskan dengan perempuan seperti itu." Ucapnya, Kedua mata kaisar Bastian menjadi gelap.

"Lebih baik Paman dijodohkan dengan putri perdana mentri. Ku dengar nona Wulan itu, Seorang wanita kuat yang tangguh dalam Medan perang." Usul baskara.

"Hamba mohon, Ayahanda. Batalkan saja pernikahan ulang itu. Ini semua demi Paman. Demi kerajaan."

Hening.

Kaisar menatap putranya lebih dalam

"Jadi... kau mencemaskan Pamanmu?"

"Iya, Ayahanda."

Kaisar berdiri. Berjalan menuju baskara. Ia mengambil pedangnya yang masih terbungkus. Lalu membuka sarungnya. Baskara menelan salivanya kasar.

Kaisar mengarahkan pedang tajam itu mengarah padanya, Ia menghindar seketika.

"Ayahanda, Anda gila!" Teriaknya terkejut, Mendengar teriakan itu, Sang Kasim yang sejak awal berdiri di luar langsung masuk. Menatap putra mahkota dengan heran.

Kaisar mengambil sebuah kotak kecil dari kayu, Dan langsung melemparnya ke hadapan baskara.

Botol racun, surat pembelian, cap segel Kediaman Baskara, Itu semua berada di tangan kaisar. Baskara panas dingin, Menatap ayahnya dengan wajah takut.

Baskara langsung pucat. "Ayahanda... ini..."

"Ini apa?" Kaisar mendekat. "Racun yang sama di teh Pamanmu beberapa jam yang lalu. Kau ingin membunuh paman-mu sendiri!" Bentaknya.

Baskara gemetar. "Hamba... hamba dijebak!"

Plak!

Kaisar Bastian menampar wajah baskara dengan cukup keras.

"DIJEBAK?!"

Suara Kaisar menggelegar, Ini pertama kalinya dia menampar anaknya sendiri.

"Aku ayahmu! Aku yang ngajarin kamu membaca! Aku yang ngasih kamu gelar Putra Mahkota! Dan kau... kau meracuni adikku?! Paman-mu sendiri?!"

Baskara jatuh terduduk. "Ayahanda, hamba takut... Paman dapat perhatian lebih..."

"TAKUT?" Kaisar berjongkok, Ia Mencengkeram kerah Baskara.

"Pamanmu 20 tahun diasingkan karena penyakit! 20 tahun dianggap monster!

Sekarang dia mau mati! Dan kau masih iri padanya!"

"Aku tidak memberitahu semua orang, Karna masih menganggap kau putraku, Tapi berani sekali kau datang ke sini dan berusaha merusak kebahagian Arya, Adik-ku!" Teriak kaisar, Tubuh baskara bergetar ketakutan. Bayangan tentang dirinya yang di usir dari istana tergambar jelas di kepalanya.

Air mata Kaisar jatuh. Ia marah dan kecewa.

"Aku gagal jadi ayah. Dan kau membuatku gagal jadi seorang kakak."

Ia melepas, Lalu berdiri.

"Dengarkan Titahku, Mulai sekarang kau di larang mengganggu kediaman Arya, Begitu pun istri paman-mu, Aluna. Jika sampai aku mendengar lagi kau melakukan hal begini. Gelarmu akan langsung aku cabut." Tegas kaisar Bastian.

"Kau aku hukum, Selama sebulan kau wajib membagikan bubur untuk seluruh rakyat. Sebagai penebusan dosa-mu." Ucap sang kaisar.

"Baik, Ayahanda." Baskara pamit undur diri, Jantungnya masih berdebar ketakutan. Tak lama, Sang Kasim mendekat.

"Apakah aku terlalu keras padanya? Aku hampir saja membunuhnya." Kaisar Bastian berkata lirih, Sang Kasim memijat bahunya dengan sedih.

"Yang mulia, Semenjak yang mulia ratu pergi. Pangeran baskara kekurangan kasih sayang ibu, Dia tumbuh dengan perasaan takut dan was-was. Mungkin itu sebabnya ia selalu mewaspadai. Pangeran Arya." Ucap sang Kasim.

"Tapi dia hampir membunuh adik-ku. Arya yang tak pernah mendapatkan apapun selama ini." Sang Kasim tersenyum.

"Sekarang Anda sudah memberikan yang terbaik yang mulia, Anda menyetujui pernikahannya dengan seorang gadis yang ia pilih. Anda sudah melakukan hal benar. Anda juga tidak mengusir pangeran baskara dari kerajaan. Meskipun tau kejahatannya." Ucap sang Kasim.

Bastian bernafas lebih lega, Sang Kasim benar. Ia sudah melakukan semua yang ia bisa. Meskipun terkesan tidak adil.

****

Tepat ketujuh hari, Akhirnya Arya dan Aluna kembali melakukan ritual pernikahan di dalam aula istana. Atas permintaan kaisar Bastian. Terlihat lentera merah digantung di setiap tiang. Dengan dupa cendana dan Karpet merah dari gerbang sampai ke altar.

Hari ini tidak ada tamu luar, Hanya anggota keluarga. Kaisar Bastian terlihat memakai jubah kuning emas, Ibu Suri memakai hanfu ungu. Dan Juna jadi saksi. Dan Tabib Ming siaga bawa obat. Di kursi paling pojok, Ada baskara yang hanya diam bersama Zephira. Gadis itu terlihat merenung dan tak tahu harus apa.

Bahkan pernikahan Aluna begitu megah, Sekarang ia bahkan tak bisa mengatakan bahwa gadis itu bodoh lagi.

Tak lama, Arya datang dengan pakaian changpao hitam bordir naga emas, Wajah masih terlihat pucat tapi kedua matanya jernih.

Sedangkan aluna memakai qun kwa_merah pemberian Ibu Suri. Dengan Gaitou phoenix yang berkilau. Tangannya gemetar gugup.

"Upacara pernikahan Pangeran Arya dan Putri Arya dimulai!" Teriak pendeta.

Genderang ditabuh pelan.

Mereka berdiri di depan altar besar.

"Hormat kepada Langit dan Bumi!"

Arya dan Aluna bersujud.

"Hormat kepada orang tua!"

Mereka berbalik menghadap kaisar dan ibu suri, Keduanya kembali bersujud.

"Hormat kepada pasangan!"

Mereka berhadapan dan saling bersujud. Akhirnya, Upacara pernikahan selesai. Kaisar Bastian berdiri dengan Tangan yang gemetar. Ia menuang teh ke 2 cangkir giok.

"Adikku..." Suaranya tercekat. " 20 tahun aku gagal jadi kakakmu. Hari ini... izinkan aku jadi walimu." Arya menerima teh dengan 2 tangan. "Terima kasih, Kakanda." Ia Minum Meskipun tenggorokannya sakit tetapi ia tahan.

Aluna juga. "Terima kasih, Yang mulia"

Ibu Suri langsung memeluk Aluna. "Anak baik..."

Ibu Suri memasangkan gelang giok ke tangan Aluna. "Ini dari leluhur. Sekarang kau keluarga kami." Zephira yang melihat itu mengepalkan kedua tangannya, Kepalanya seolah mendidih. Rasa iri memenuhi isi hatinya.

Lalu, Upacara di tutup dengan Dayang memotong sehelai rambut Arya dan Aluna. Diikat dengan benang merah. Disimpan di kantong brokat.

"Rambut terikat. Janji terikat. Sehidup semati." Ucap sang pendeta.

Kaisar Bastian berdiri. Suaranya lantang:

"Dengan ini, aku Kaisar Bastian, menyatakan Pangeran Arya dan Putri Aluna resmi menjadi suami istri, Menurut adat leluhur dan Di hadapan Langit."

Semua orang: "GONG XI! GONG XI!"

Petasan merah meledak. Aluna tersenyum bahagia. Ia memegang perutnya. Dulu ia kelaparan, Penuh luka. Tidak punya rumah yang layak. Tetapi sekarang, Seseorang menggenggam tangannya. lukanya sembuh, Dan ia tak lagi merasa kelaparan.

"Pangeran." Aluna menoleh dengan kedua mata berkaca-kaca. " Terima kasih, Atas semuanya." Lanjutnya dengan seutas senyuman tulus. Arya tersenyum, Dengan lemah ia merengkuh Aluna. Di atas mereka, Kembang api menyala terang. " Tolong temani aku di sisa hidupku, Aluna." Aluna menoleh, Lalu mengangguk. "Pasti."

TBC

like dan komen.

1
jenny
semoga Seno bisa menyelamatkan Arya dan Aluna.
jenny
Terima kasih kak, sudah update kembali.
ditunggu kelanjutannya 🙏
Nycthophile
yok arti buat anak 🤭🤭
Nycthophile
tiba tiba banget
Nycthophile
dih dasar pangeran busuk mending ama Arya ke mana-mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!