NovelToon NovelToon
Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Romansa Fantasi / CEO / Tamat
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: ayu gerimis

Demi melunasi utang keluarga dan menyelamatkan ayahnya dari kehancuran, Laras terpaksa menerima pernikahan yang dipaksakan—menjadi istri Arga Pratama, pewaris konglomerat yang dingin, angkuh, dan memandang pernikahan ini sekadar kewajiban bisnis semata. Tidak ada restu hati, tidak ada janji manis; hanya kesepakatan: hidup bersama, tapi tak perlu saling mencintai.

Awalnya, rumah tangga mereka bagai dua kutub yang bertabrakan. Arga bersikap dingin bagaikan es, sementara Laras berusaha menjaga harga diri di tengah cemoohan lingkungan dan tekanan keluarga besar. Namun seiring berjalannya waktu, di balik sikap kasarnya, Laras mulai melihat sisi lain Arga—rasa tanggung jawab, perlindungan diam-diam, dan luka masa lalunya yang tersembunyi. Sebaliknya, ketulusan serta ketabahan Laras perlahan mencairkan hati beku Arga.

Apa yang dimulai dari keterpaksaan dan permusuhan, perlahan berubah menjadi getaran rasa yang tak terduga. Ketika ancaman luar dan rahas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu gerimis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10: Janji Sepanjang Masa

Sembilan bulan berlalu dalam ketenangan dan kebahagiaan yang tak terlukiskan. Setiap harinya terasa semakin berharga bagi Arga dan Laras. Arga menjadi sosok suami dan calon ayah yang sangat perhatian—bahkan sampai terlihat sedikit cemas berlebihan, membuat Laras sering tertawa melihat sikapnya yang protektif namun penuh kasih.

“Arga, aku hanya ingin berjalan sebentar saja di taman, bukan terbang ke atas awan,” goda Laras suatu sore saat Arga berjalan di sampingnya dengan tangan siap menopang kapan saja. Perutnya sudah membuncit sempurna, menandakan hari persalinan semakin dekat.

Arga tersenyum malu namun tetap teguh menjaga posisinya. “Bagaimana bisa aku tidak khawatir? Ini adalah dua nyawa yang paling berharga dalam hidupku. Selama sembilan bulan ini aku belajar bersyukur setiap detiknya, dan tidak ingin ada hal sekecil apa pun yang mengganggu kedamaian ini.”

Ia mencium dahi Laras dengan lembut. “Dulu aku mengira kekuasaan dan kekayaan adalah jaminan hidup. Sekarang aku tahu, kebahagiaan sejati adalah memiliki seseorang untuk dicintai, dan sebuah keluarga untuk pulang setiap hari.”

Bu Rina yang mengikuti dari belakang hanya tersenyum menahan haru. Sudah puluhan tahun ia mengabdi, namun baru kali ini rumah ini terasa benar-benar hidup dengan tawa dan kasih sayang yang tulus.

 

Kelahiran Buah Cinta

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Malam itu, Laras merasakan rasa mulas yang semakin teratur. Segera dibawa ke rumah sakit terbaik, Arga tidak pernah melepaskan genggaman tangan istrinya, menemani di samping tempat tidur tanpa beranjak sedikit pun.

“Kuatlah, Sayang. Aku di sini. Semua akan baik-baik saja,” bisiknya berulang kali, menyeka keringat di dahi Laras dan memberi semangat di sela-sela rasa sakit yang dirasakan istrinya.

Setelah beberapa jam yang terasa panjang namun penuh harapan, terdengar tangisan nyaring yang memecah keheningan ruang bersalin. Tangisan itu bagaikan melodi terindah yang pernah didengar Arga seumur hidupnya.

“Selamat, Tuan Arga. Nyonya melahirkan bayi laki-laki yang sehat dan kuat!” ujar bidan dengan senyum lebar.

Saat bayi mungil itu diletakkan di dada Laras, air mata bahagia mengalir deras di pipi kedua suami istri itu. Arga menatap wajah mungil itu, lalu menatap Laras yang terlihat lelah namun bersinar bahagia. Rasa syukurnya meluap hingga ke langit.

“Terima kasih… terima kasih telah memberiku kehidupan yang utuh,” ucap Arga dengan suara bergetar, mencium kening Laras dan pipi bayinya secara bergantian. “Kita namakan dia Alvin Pratama. Semoga dia tumbuh menjadi orang yang jujur, kuat, dan selalu mencintai sesama seperti cara ibunya mengajari ayahnya.”

Laras mengangguk lembut, membelai kepala suaminya. “Nama yang indah. Semoga dia membawa kebaikan bagi keluarga kita dan semua orang di sekitarnya.”

 

Bertahun-tahun Kemudian

Lima tahun berlalu begitu cepat. Waktu mengubah banyak hal, namun satu hal yang tetap sama: kehangatan dan kekuatan cinta yang mengikat Arga dan Laras semakin kokoh seiring berjalannya waktu.

Di kediaman Pratama, kini selalu terdengar tawa riang Alvin yang berlari ke sana kemari. Ia mewarisi ketampanan ayahnya, namun mewarisi kelembutan hati dan ketulusan ibunya. Arga sering meluangkan waktu mengajari putranya berjalan, berbicara, hingga mengenali nilai-nilai kehidupan yang penting.

Suatu hari di akhir pekan, saat mereka duduk bersama di taman keluarga, Alvin bertanya dengan rasa ingin tahu yang besar.

“Ayah, Ibu… bagaimana Ayah dan Ibu bisa bertemu dan menikah? Apakah Ayah langsung jatuh cinta pada Ibu sejak pertama kali melihat?” tanya bocah kecil itu polos.

Arga dan Laras saling bertatapan, lalu tersenyum penuh makna—senyum yang menyimpan seluruh perjalanan pahit dan manis yang telah mereka lalui bersama.

Arga memeluk bahu Laras erat, lalu menjawab dengan lembut namun penuh makna. “Awalnya, Nak… jalan kita tidak dimulai dari cinta yang indah. Kita dipersatukan karena keadaan, bahkan terasa seperti kewajiban yang berat. Tapi seiring berjalannya waktu, kebaikan hatimu Ibu perlahan mencairkan dinding dingin di hati Ayah. Dari hal yang terpaksa, tumbuhlah rasa percaya, lalu berubah menjadi cinta yang lebih kuat dari apa pun.”

Laras melanjutkan sambil mengusap rambut putranya. “Cinta tidak selalu datang dengan cara yang kita harapkan, Nak. Kadang ia datang di balik tantangan, ujian, dan kesulitan. Tapi jika kita menjaganya dengan ketulusan, kesabaran, dan kepercayaan, ia akan tumbuh menjadi hal terindah yang tidak bisa dibeli dengan apa pun.”

“Jadi cinta itu bisa tumbuh meski awalnya sulit?” tanya Alvin lagi dengan mata berbinar.

“Benar sekali,” jawab Arga mantap. “Cinta yang tumbuh melewati badai justru akan berakar paling dalam dan tidak mudah patah. Itulah kisah Ayah dan Ibu—dari nikah paksa menjadi cinta yang tak terduga, hingga menjadi ikatan yang abadi.”

 

Penutup Kisah

Hari berganti hari, tahun berganti tahun. Usaha Laras berkembang menjadi perusahaan yang dikenal luas karena kualitas dan nilai sosialnya, memberikan pekerjaan bagi ratusan orang. Arga memimpin perusahaannya dengan hati yang lebih bijaksana, tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga membawa manfaat bagi banyak orang—semua itu berkat pengaruh dan dukungan Laras yang selalu menjadi penyeimbang dan pendamping setianya.

Mereka pun memaafkan masa lalu, meski tidak melupakan pelajarannya. Dimas dan Bibi Ratna, setelah menyadari kesalahan mereka dan hidup dalam kesulitan, akhirnya meminta maaf secara tulus. Arga dan Laras memberi mereka kesempatan untuk hidup layak, namun tetap menjaga batas—karena kebaikan bukan berarti lupa pada keadilan.

Sore itu, saat matahari terbenam mewarnai langit dengan warna jingga dan keemasan, Arga menggandeng tangan Laras yang sudah mulai memutihkan ujung rambutnya. Di kejauhan, Alvin dan adiknya yang lahir dua tahun kemudian bermain dengan riang.

“Siapa sangka, sepuluh tahun lalu aku memandang pernikahan ini hanya sebagai kertas perjanjian,” bisik Arga, menatap mata istrinya yang masih sama indahnya seperti hari pertama. “Sekarang aku tahu, ini adalah takdir terindah yang pernah Tuhan tuliskan untukku. Kau adalah keajaiban terbesar dalam hidupku, Laras.”

Laras menyandarkan kepalanya di bahu suaminya, merasakan ketenangan yang sempurna. “Dan bagiku juga, Arga. Awal yang tidak kita pilih, akhirnya membawa kita pada cinta yang paling kita butuhkan. Cinta yang tidak hanya mengikat dua hati, tapi menyelamatkan dan melengkapi satu sama lain.”

Mereka berdiri berdampingan, menghadapi masa depan dengan hati yang penuh syukur. Kisah mereka mengajarkan satu kebenaran abadi: pernikahan yang dimulai dari keterpaksaan bukanlah akhir dari segalanya—ia justru bisa menjadi permulaan yang luar biasa, jika dipupuk dengan kesabaran, diuji dengan kejujuran, dan dipersatukan oleh cinta yang tumbuh dengan sendirinya.

Nikah paksa yang membawa cinta tak terduga—itulah kisah mereka, yang akan terus diceritakan dari generasi ke generasi sebagai bukti bahwa cinta sejati selalu menemukan jalannya sendiri.

1
Sunflower_6520
intinya kunci dr semua ini adalah saling percaya
Sunflower_6520
Ya elah, gue dari tadi mesem" sendiri baca nih cerita... Rasanya pengen salto 🤗 wkwkwk
Sunflower_6520
Nak, kamu belum cukup umur mengetahui kisah cinta bapak ibumu... intinya, banyak masalah yang mereka lalui bersama, sampai akhirnya mereka langgeng sampai sekarang...
Sunflower_6520
maklum calon bapak baru, protektifnya nauzubillah 🤣
Sunflower_6520
Ini yang dinamakan takdir gak ada tau... ditambah sama ketulusan dan ketabahan Laras selama ini, semoga ini bukan bahagia yang singkat ya...
Sunflower_6520
launching juga Arga Junior 🤣
Sunflower_6520
Selamat menjadi gelandang~🤗
Sunflower_6520
Trus kalau emang gak salah, kenapa harus teriak panik gitu... malahan ini yang bikin curiga...
Sunflower_6520
NGAKU AJA LO KAN EMANG DR AWAL PERBUATAN KALIAN! JANGAN LEMPAR BATU SEMBUNYI TANGAN LAH!
Sunflower_6520
Emang lo goblok Ar, percaya sama bukti palsu sampai nyakitin istri lo... Hebat sih (dengan nada sarkas)
Sunflower_6520
Ayolah terbongkar, biar diusir mereka berdua😤
Sunflower_6520
LAH EMANG PALSU ARGA!! LO HARUS MINTA MAAF KE LARAS SOALNYA SEMPET NUDUH DIA!! MAKANYA JADI ORANG JANGAN CEPET PERCAYA SAMA KENYATAAN YANG BELUM JELAS...
Sunflower_6520
Kita liat siapa yang bakal dibuang? Laras? atau justru kalian berdua?
Sunflower_6520
MASUK AJA KALIAN KE NERAKA SANA! GREGET 😤
Sunflower_6520
Saran aja, langsung ditanyain langsung sih dr pada... diem gini, masalah gak kelar, tp pikiran negatif trus bermunculan
Sunflower_6520
Jangan percaya sama bukti itu Arga... mereka pengen membuat kalian pisah
Sunflower_6520
Semoga rencana mereka gagal... Baru aja Arga Laras bahagia sebentar, masa mau dipisahkan?
Sunflower_6520
Kenapa harus denger nasehat Bibi? bibi bukan orang penting di hidup Arga? lagian sekarang, Arga udah punya istri nasehat utama yang harus di dengar ya... Istrinya
Sunflower_6520
Gong! Akhirnya... Langgeng ya kalian, jangan biarkan Mak Lampir itu mengganggu 😤
Sunflower_6520
Arga beruntung dapet Laras? Tapi gimana Laras? maksudnya perasaan dia? Apakah Laras juga akan sadar tentang perasaannya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!