NovelToon NovelToon
AKAD NIKAHKU BATAL KARENA TUNANGANKU MENGHAMILI WANITA LAIN

AKAD NIKAHKU BATAL KARENA TUNANGANKU MENGHAMILI WANITA LAIN

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Pengkhianatan / Drama
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Umma Khummaira

Dua minggu sebelum pernikahan, dunia Larasati runtuh saat memergoki Arjuna, tunangan sekaligus pacar pertamanya yang ternyata sudah menghamili wanita lain.

Tanpa air mata, Larasati melempar cincin dan membatalkan pernikahan demi harga diri. Namun, pengkhianatan itu justru membawa Larasati ke pelukan Dewa Dirgantara, CEO konglomerat tempatnya bekerja yang siap pasang badan melindunginya.

Sementara itu, Arjuna menyesal bersama selingkuhannya yang tinggal di sebuah rumah kecil.

Sanggupkah Larasati menyembuhkan lukanya demi cinta Dewa? Dan bagaimanakah akhir dari penyesalan sang mantan tunangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Umma Khummaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Di kantor agensi pemasaran tempat Arjuna bekerja, mendadak hening seketika saat pintu lobi terbuka. Arjuna melangkah masuk dengan tegap, mengenakan setelan jas yang rapi dengan memegang map jepit biru di tangannya.

Beberapa staf yang sedang asyik bergosip sambil memegang cangkir kopi langsung menghentikan obrolan mereka, menatap Arjuna dengan pandangan yang campur aduk. Kabar mengenai keberhasilan Arjuna meloloskan draf revisi pemasaran di hadapan raksasa media Dewa Dirgantara, ternyata sudah menyebar cepat melalui email konfirmasi resmi pihak Dirgantara Media Group satu jam yang lalu.

Tepat saat Arjuna menuju meja kerjanya, pintu ruang kerja direksi utama terbuka lebar. Sosok pria paruh baya bertubuh tambun melangkah keluar dengan senyuman yang sangat lebar hingga matanya menyipit.

Pria itu adalah Pak Gunawan, Direktur Utama agensi tersebut yang terkenal memiliki sifat bermuka dua.

Awalnya, Pak Gunawan adalah orang pertama yang membentak Arjuna di telepon dan mengancam akan memecatnya secara tidak hormat demi menyelamatkan nama baik perusahaan dari skandal moral. Namun siang ini, sikapnya berubah seratus delapan puluh derajat menjadi sosok bos yang paling ramah di dunia.

"Astaga, Arjuna! Sang manajer andalan kita sudah kembali dari medan pertempuran!" seru Pak Gunawan dengan suara lantang yang sengaja dibuat-buat agar didengar oleh seluruh staf di ruangan kantor. Pria tambun itu langsung merangkul pundak Arjuna dengan akrab, menepuk-nepuk lengan bawahnya berulang kali.

"Saya sudah baca email dari tim Pak Dewa Dirgantara. Luar biasa, Arjuna! Kemampuan analisismu memang tidak pernah mengecewakan perusahaan kita. Sejak awal, Saya sudah yakin kalau manajer muda berbakat seperti kamu pasti bisa menyelesaikan masalah kecil ini dengan kepala dingin. Dan kalian semua, contohlah etos kerja Pak Arjuna ini!"

Arjuna menatap bosnya dengan senyuman profesional yang sangat tipis, menahan rasa muak di dalam hatinya melihat kelakuan penjilat Pak Gunawan yang begitu murahan. "Terima kasih atas pujiannya, Pak Gunawan. Keberhasilan draf revisi ini murni karena tanggung jawab saya untuk menyelesaikan proyek kontrak kerja sama holding media kita dengan baik."

Beberapa rekan kerja senior yang kemarin siang sempat membuang muka dan menyindir Arjuna di kantin, kini perlahan melangkah mendekat dengan wajah yang dipaksakan ramah. Mereka mengulurkan tangan untuk berjabatan, mencoba mencairkan suasana canggung akibat kelakuan julid mereka sebelumnya.

"Hebat, Jun. Kami sempat tegang kemarin, tapi ternyata kamu bisa membalikkan keadaan di depan Larasati." ucap salah satu rekan manajer senior dengan nada suara yang agak kaku.

Arjuna menyambut jabat tangan mereka satu per satu dengan sikap yang sangat rendah hati, bersih dari keangkuhan masa lalunya.

"Terima kasih atas dukungannya. Ini semua berkat kerja sama teknis tim kita juga. Saya permisi ke ruangan dulu untuk merapikan berkas administrasi sebelum pulang."

Pak Gunawan mengangguk cepat dengan lambaian tangan yang penuh semangat. "Tentu, tentu! Silakan beristirahat lebih awal hari ini, Arjuna. Perusahaan memberikan hak istimewa khusus untukmu sore ini. Selamat atas kesuksesanmu, Nak!"

Matahari senja berwarna jingga keemasan, menyorot di sore hari. Selly sedang duduk di kursi kayu teras depan sambil mengelap keningnya yang berkeringat, menahan rasa linu di pinggangnya setelah seharian membersihkan rumah. Fokusnya mendadak teralih saat mendengar suara deru mobil sedan hitam milik Arjuna berhenti tepat di depan pagar.

Selly bangkit berdiri dengan perlahan, memegangi perut buncitnya dengan perasaan yang berdebar kencang. Ia merapalkan doa di dalam hati, bersiap menerima apa pun hasil akhir yang dibawa suaminya dari gedung Dirgantara Media.

Pintu pagar terbuka, dan Arjuna melangkah masuk ke dalam pekarangan. Begitu mata mereka saling bertemu, Arjuna langsung menjatuhkan tas kerjanya begitu saja ke atas rumput. Air mata kebahagiaan yang sejak tadi ditahannya di kantor kini tumpah tanpa bisa dibendung lagi. Arjuna berlari kecil mendekati Selly, lalu langsung merengkuh tubuh mungil istrinya ke dalam pelukan yang sangat erat dan hangat.

"Selly... revisi kita diterima! Kontrak kerja samanya tetap berlanjut, Selly!" tangis Arjuna pecah di ceruk leher istrinya, tubuh tegapnya bergetar hebat meluapkan seluruh rasa syukur yang membuncah.

"Karierku terselamatkan... rezeki untukmu dan anak kita di dalam kandungan ini aman, Selly. Tuhan mendengar semua doa kita."

Selly yang mendengar berita luar biasa itu seketika mematung dengan air mata yang langsung mengalir deras membasahi pipinya yang pucat. Rasa lega yang teramat besar menyeruak di dalam dada, menghapus seluruh ketakutannya. Ia membalas pelukan Arjuna dengan pelukan yang tidak kalah erat, menyembunyikan wajahnya di dada suaminya yang berdegup kencang.

"Alhamdulillah... Terima kasih ya Tuhan... Terima kasih, Mas." Selly bersyukur di sela-sela tangis harunya, mengusap punggung Arjuna dengan penuh ketulusan. "Aku tahu kamu pasti bisa, Mas. Ini adalah awal jalan yang lebih baik untuk keluarga kecil kita."

Arjuna melepaskan pelukannya perlahan, lalu menangkup kedua pipi Selly dengan tangan yang masih gemetar, menatap lekat wajah istrinya dengan rasa kasih dan penyesalan yang murni.

"Maafkan seluruh kebejatanku selama ini, Selly. Terima kasih sudah membantuku mengetik data itu di tengah rasa sakit kandunganmu. Aku berjanji, mulai hari ini, aku akan menjadi suami yang baik dan ayah yang bertanggung jawab untukmu dan anak kita."

1
sunaryati jarum
Kalian sudah berumur,jika sudah cocok langsung ke pernikahan Saja.Emak.berharap kehidupan rumah tangga Arjuna dan Sisil tidak bahagia karena dibangun di atas rasa sakit hati perempuan lain.
sunaryati jarum
Dikhianati tunangan dipinang atasan.Arjuna kau harus menghormati Larasati karena sebentar lagi akan jadi istri mitra kerjamu
sunaryati jarum
Balasan pengkhianatan dari pasangan ya hidup dengan bahagia
Melda Andriyani
jempol untuk mu Larasati 😍😍🤗
Siti M Akil
lanjut thor
sunaryati jarum
Dikhianati tunangan dicintai bos besar
sunaryati jarum
Kena mental kan kamu , Arjuna
sunaryati jarum
Kapook
sunaryati jarum
Ibumu orang baik,demi smbisimu hidup enak dan kebiasaan hidup liarmu membawamu menjadi pelakor.
Ibu Anak Dua
Sebagai pemula ya novel ini bisa dibilang lumayan ya. Semoga author semakin semangat menerbitkan karyanya
Ibu Anak Dua
laki-laki alasannya dijebak, tapi sampai hamidun gede gitu. Ya ampun Junnnn,,,sing eling toh Jun
partini
silakan di nikmati jun penyesalan mu
Ibu Anak Dua
syalan kalian emang🤭🤭🤭
Ibu Anak Dua
munahfiq banget si Jun, dasar buaya🤣🤣
tadi diawal ngomongnya manis bet ke Selly.
sekarang ditinggal Laras ngomongnya manis ke laras. hadeuh🤭🤭
partini
aihhh kata cinta tapi selingkuh itu ga cinta namanya jun
bagus lah kalian pasang yg cocok sama" bobrok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!