NovelToon NovelToon
For Justice

For Justice

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Transformasi Hewan Peliharaan
Popularitas:106
Nilai: 5
Nama Author: Michael Jack

Kisah seorang ilmuan gila yang melawan pemerintah dunia yang dzalim

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Michael Jack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tempat Asal Aren

Setelah kemenangan mereka melawan Minotaur, pasukan Jack akhirnya berhasil menaklukkan seluruh benua Eropa. Kemenangan besar itu menjadi tonggak sejarah baru bagi organisasi mereka. Tanpa menunggu lama, mereka mendeklarasikan diri sebagai pemimpin dunia yang baru.

Sementara itu, kabar kekalahan Azerion telah sampai ke markas besar Pemerintah Dunia. Kekalahan tersebut menjadi pukulan keras bagi para penguasa dunia.

Namun bagi manusia di seluruh dunia, berita itu justru menjadi secercah harapan. Banyak organisasi revolusi kecil mulai bermunculan untuk melawan Pemerintah Dunia yang selama ini menindas mereka.

Kembali ke Jack dan kawan-kawannya.

Mereka berkumpul di ruang rapat markas pusat setelah satu tahun libur untuk membicarakan langkah selanjutnya.

Jack yang duduk di kursi utama menyatukan jari-jemarinya di atas meja.

"Menurut kalian, apa yang harus kita lakukan setelah menguasai Eropa?"

Rey berpikir sejenak.

"Hm... bagaimana kalau kita menjadikan organisasi ini sebagai sebuah kekaisaran?"

Vickery yang duduk santai bahkan meletakkan kakinya di atas meja langsung menjawab.

"Aku setuju dengan itu."

Dragon yang melihat kaki Vickery di atas meja langsung pucat.

"Eee... Tuan... tolong dijaga ya kakinya..."

Jack tertawa melihat ekspresi Dragon.

"Hahaha... tidak masalah Dragon. Kita semua di ruangan ini setara. Jadi kalian bebas mau bertingkah seperti apa."

Pio yang sedari tadi diam akhirnya menatap Jack.

"Tuan Jack, maaf memotong pembicaraan tuan. Bolehkah saya membicarakan sesuatu?"

"Tentang apa?" tanya Jack.

"Tentang Aren. Pemuda yang tiba-tiba datang entah dari mana."

Jack sedikit menundukkan kepalanya mencoba mengingat.

"Aren... Em... apakah pemuda yang kemarin itu?"

"Iya," jawab Pio.

Jack mengangkat alis kanannya, tanda ketertarikan.

"Hm... aku juga penasaran dengan pria itu. Baiklah, suruh dia masuk."

Tak lama kemudian, Aren masuk ke dalam ruang rapat.

"Halo teman-teman. Ada apa ini?" sapa Aren santai.

"Tidak ada apa-apa," jawab Jack.

"Aren, boleh saya bertanya kepada Anda?"

Aren memiringkan kepalanya.

"Memangnya mau tanya apa?"

Jack menyandarkan punggungnya ke kursi.

"Begini... jika Anda tidak keberatan, bisakah Anda menceritakan asal-usul Anda dan bagaimana Anda bisa sampai ke dunia ini?"

"Oh, tidak masalah," jawab Aren.

Aren pun mulai menceritakan semuanya.

Ternyata, Aren bukan berasal dari dunia paralel yang sama dengan dunia ini. Ia berasal dari dimensi yang benar-benar berbeda.

Flashback ke masa sebelum dunia ini diciptakan.

Disclaimer: Ini merupakan karangan author semata. Tidak ada unsur kebencian atau penghinaan terhadap kepercayaan apa pun.

Dahulu kala, alam semesta dipimpin oleh delapan dewa Primordial.

Di antaranya adalah:

Chaos – entitas primordial yang melahirkan dewa purba seperti Gaia dan Tartarus dalam mitologi Yunani. Ia merupakan perwujudan dari kekacauan dan kehampaan yang gelap.

Ginnungagap – entitas primordial dalam mitologi Nordik yang melahirkan Muspelheim dan Niflheim. Ia merupakan jurang purba tak berdasar yang menjadi awal keberadaan dunia Nordik.

Nun – dewa dalam mitologi Mesir yang merupakan personifikasi dari samudera kosmik primordial yang tak terbatas.

Brahman – konsep realitas tertinggi dalam kepercayaan Hindu, prinsip kosmik absolut yang menjadi sumber dari segala sesuatu di alam semesta.

Tao / Dao – entitas filosofis dalam Taoisme yang melambangkan jalan alami alam semesta serta keseimbangan segala hal.

Kotoamatsukami – dewa primordial dalam mitologi Shinto Jepang yang muncul pada awal penciptaan alam semesta dan menjaga keseimbangan kosmos.

Adi-Buddha – konsep Buddha primordial dalam Buddhisme yang merupakan sumber dari segala fenomena dan kebenaran abadi.

Caelus – dewa langit dalam mitologi Romawi yang merupakan ayah dari banyak dewa seperti Saturnus, Janus, dan Merkurius.

Mereka adalah makhluk yang lahir setelah tragedi Big Bang, sekaligus pencipta dari banyak dewa lain.

Namun suatu hari, Chaos, Ginnungagap, Caelus, dan Nun memberontak terhadap empat dewa primordial lainnya.

Untuk menghindari kehancuran alam semesta utama, mereka menciptakan sebuah alam semesta paralel sebagai medan pertempuran.

Di dunia tersebut mereka menciptakan banyak Titan dan monster untuk bertarung.

Pertempuran berlangsung sangat lama.

Jutaan tahun peperangan tanpa henti.

Pada akhirnya, empat dewa yang memberontak berhasil disegel ke dalam Helheim.

Namun akibat pertempuran itu, alam semesta paralel menjadi tidak stabil.

Demi menyelamatkan kehidupan yang tidak bersalah di sana, empat dewa primordial lainnya mengorbankan diri untuk menstabilkan semesta tersebut.

Bermiliar-miliar tahun kemudian.

Peradaban manusia berkembang di dunia tersebut.

Namun pada masa Aren lahir, dunia itu berada pada zaman paling kelam.

Karena dunia tersebut kini dikuasai oleh delapan iblis besar:

Azazel

Lucifer

Asmodeus

Beelzebub

Satan

Leviathan

Mammon

Belphegor

Mereka menindas manusia tanpa ampun dan sangat diskriminatif terhadap ras manusia.

Sejak umur 6 tahun, Aren berlatih tanpa henti.

Tujuannya hanya satu.

Mengalahkan para iblis tersebut.

Pada usia 19 tahun, ia menantang kedelapan iblis itu.

Namun ia kalah dan dijebloskan ke dalam penjara.

Tapi Aren adalah orang yang cerdik.

Ia berhasil kabur dari penjara dan mencuri pedang iblis legendaris yang mampu memotong ruang dan waktu.

Dengan pedang itu ia membuka portal dan melarikan diri.

Portal tersebut membawanya ke dunia tempat Jack dan yang lainnya berada.

Kembali ke ruang rapat.

Setelah mendengar cerita tersebut, Jack terdiam cukup lama.

Ia merasa iba terhadap nasib dunia Aren.

Jack kemudian berdiri dari kursinya.

"Baiklah. Aku punya dua informasi penting."

Semua orang langsung memperhatikannya.

"Pertama, mulai hari ini organisasi kita secara resmi menjadi organisasi pelindung semesta."

"Namanya adalah..."

"Four Eyes."

Vickery langsung menatap kosong.

"Apa yang ada di pikiran bocah ini sih?" gumamnya dalam hati.

Rey menundukkan kepalanya menahan tawa.

Sementara Rio, Pio, dan Dragon hanya memegang dahi mereka.

Jack melanjutkan.

"Informasi kedua."

"Kini Aren akan menjadi pemimpin keempat setelah Rey."

Aren sedikit terkejut mendengarnya.

Namun ia akhirnya menerima keputusan tersebut.

Sejak saat itu, organisasi revolusi milik Jack resmi berganti nama menjadi:

Four Eyes

Organisasi yang bertujuan melindungi seluruh semesta.

Jack kemudian mendeklarasikan hal tersebut ke seluruh dunia.

Motto mereka adalah:

"Tidak ada yang bisa menghalangi kami untuk mencapai tujuan."

"Jika ada yang menghalangi..."

"Kami akan menyingkirkannya."

"Tidak peduli itu manusia..."

"Iblis..."

"Bahkan dewa sekalipun."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!