NovelToon NovelToon
Istri Berbahaya Sang Mafia

Istri Berbahaya Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Ketos / Mafia / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ecly

Lea Michele wanita berusia ( 22 ) tahun, seorang wanita berdarah dingin, dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, yang harus mengalami kecelakaan hebat. alih-alih pergi ke alam baka. jiwanya malah terperangah di dalam tubuh seorang gadis yang bernama Carlin Christine. seorang gadis yang sudah menikah. tapi yang tidak pernah di anggap sebagai istri oleh suaminya.

__________________________________________

lantas bagaimana kelanjutan kisahnya, mari kita bersama-sama untuk membacanya. mampukah Lea sang pembunuh bayaran, berperan sebagai Carlin Christine. atau malah sebaliknya...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ecly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lea vs julie

Johan dan yang lainnya tadi, sangat kepo dengan pertanyaan dari lea. sekarang terdiam seribu bahasa. beberapa orang bahkan tidak bisa, mengontrol ekspresi wajahnya. Sedangkan Grace menatap sendu, ke arah Lea. tapi mereka hanya diam membisu tanpa menjawab pertanyaan dari lea.

    " Kenapa mereka hanya diam saja. apakah ucapan ku benar! " batin Lea jadi menembak-nebak! apa lagi ibu mertuanya selalu menatapnya, dengan sendu.

" Sepertinya pernyataan ku berat ya..! kalau begitu lupakan saja, anggap saja aku tidak pernah bertanya soal itu! " ucap lea yang memecahkan keheningan, di ruangan itu.

*****

Carlin melangkah menuju ke kamarnya, setelah tidak ada yang menjawab pertanyaannya tadi. kebetulan sekali hari sudah malam, dan mereka semua memutuskan untuk segera beristirahat. namun saat dia tiba di kamarnya, dia menemukan seseorang! yang sudah ada di dalam kamarnya.

" Sepertinya kamu, salah masuk kamar. nona muda? "

Julie tersentak kaget' botol Obat di tangannya sampai jatuh ke lantai keramik, dengan isinya yang sudah berserakan di lantai.

   Crying~

Lea menyipitkan matanya, matanya menatap ke arah Obat. yang sudah berserakan, di lantai.

Lalu beralih menatap, ke arah Julie. Dia segera menyimpan ponselnya ke atas meja lalu mendekat ke arah Julie.

   " Kakak ipar! " ucap Julie dengan terbata-bata.

Lea tidak menyahut, dia akan menunggu julie untuk menjelaskan semuanya, kenapa wanita itu bisa ada di dalam kamarnya.

" Ma-maaf kalau aku masuk ke kamar mu! aku tidak salah masuk kamar! dan aku juga tidak punya niat jahat. aku tadi sudah mencari mu ke mana-mana, tapi aku tidak ada bertemu dengan mu! oh iya aku datang kemari untuk meminjam pajama mu? Itu saja."

   " Dan aku tidak bertanya, kamu punya niat jahat atau tidak. tapi dari ucapan mu itu...dan sepertinya kamu memang punya niat jahat! " batin Lea.

" Kamu mau meminjam pajama ku? seingat ku, di setiap kamar di sini. sudah di lengkapi dengan berbagai jenis pakaian! " sahut Lea dengan santai.

   " Terlalu kebesaran dan aku tidak suka dengan pajama, yang berbahan seperti itu. karena biasanya aku selalu menggunakan pajama dengan bahan, satin Atau sutra. makanya aku datang ke kamar kakak ipar! tapi tadi aku tidak sengaja' melihat tutup botol Obat ini terbuka. tadi aku hanya ingin menutupnya kembali tapi-tapi---" Julie menelan ludahnya saat melihat tatapan tajam dari Lea, matanya menatap gelisah.

" Tapi kamu kaget, karena aku tiba-tiba datang! Lalu kamu sengaja' menjatuhkan Obat ku, yang paling berharga itu! " potong Lea menatap tajam.

" Sialan kenapa dia jadi punya aura dingin seperti itu sih? harusnya dia kan tidak banyak bicara, kenapa dia tidak seperti biasanya bodoh, dan hanya diam saja. " batin Julie.

     " Baiklah kalau begitu, Obatnya kan bisa aku pesan lagi. sekarang kamu bereskan itu, dan buang ke tempat sampah. aku akan ambilkan jenis pajama, yang kamu inginkan? "

ucap lea kemudian melangkah, menuju walk closet. tidak lupa Lea mencibir dalam hatinya.

Julie mengerjap kan matanya beberapa kali lalu menghela nafas lega. " Aku pikir dia mengamuk, dan tidak percaya dengan apa yang sudah ku katakan. padahal dia terlihat lebih berani dari sebelumnya, ternyata aku yang terlalu khawatir! " julie tersenyum miring karena menurutnya Carlin masih bodoh.

seperti dulu, buktinya dia masih percaya dengan kebohongannya.

    " Dasar wanita bodoh itu beraninya dia menyuruh ku, membereskan ini semua! Ck ini kan pekerjaan pelayan! " gumam Julie, yang menatap lantai dan obat yang berserakan.

Julie meraba saku bajunya, untuk memeriksa Obat yang dia curi beberapa butir tadi. dia tersenyum lebar, saat Obat itu masih ada di saku bajunya! untung saja tadi dia sempat mengambil beberapa butir Obat itu.

    Julie berniat menggeser obat itu, dengan cara mengunakan kakinya. karena dia tidak Sudi harus berjongkok! untuk memungut obat di lantai itu. tapi tidak jadi ketika dia mendengar suara langkah kaki Lea dengan sangat terpaksa Julie berjongkok, dan membiarkan tangan cantiknya memungut Obat itu.

   " Sialan wanita bodoh itu, ini penghinaan! " tunggu saja' pembalasan ku? " maki Julie dalam hatinya.

Lea bersandar di dinding, sambil tertawa kencang dalam hatinya. Lea pikir julie akan menyuruh para pelayan, untuk membersihkan obat itu, ternyata tidak Julie melakukannya sendiri..

   " Bagus lah jangan mentang-mentang, semua orang menghormati mu. kamu jadi bertingkat semena-mena! tapi hubungan dia sama yang lain juga, tidak terlalu baik? dih betapa menyedihkan sekali! " gumam Lea.

" Ini pajama nya. aku tidak tahu apakah kamu cocok dengan baju ini! tapi ini belum pernah aku pakai. dan lain kali jangan sembarang masuk ke dalam kamar orang, kebetulan sekali aku paling tidak suka, ada orang asing masuk ke dalam kamar ku! tanpa ijin.! " ucap lea menekan setiap perkataannya. dia kemudian meletakkan beberapa STEL pajama di atas sofa.

Pupil mata julie berkedut, saat mendengar perkataan dari Lea. terutama saat Lea mengatakan orang asing, rasanya Julie ingin menampar wajah Lea detik ini juga.

    " Dasar wanita bodoh. lagak nya dia bicara seperti itu memang dia pikir dia siapa? " batin Julie, hatinya bergemuruh penuh dendam! tapi ia berusaha meredakan emosinya.

" Iya aku tidak akan pernah mengulanginya lagi. kalau begitu aku pergi ke luar! " ujar Julie yang langsung membawa 1 STEL pajama. saat Julie ingin melangkahkan kakinya, Lea tiba-tiba berbicara lagi.

    " Begitu sulitnya untuk mengucapkan terima kasih, dan maaf nona Julie! "

Julie menghentikan langkahnya. " Apa maksudnya? Jangan bilang si bodoh itu, mau aku mengatakan kata-kata itu padanya? jangan pernah bermimpi. dia pikir, dia siapa?

aku yang asli nona muda di sini! harus mengatakan itu padanya. yang bener saja dia hanya seorang gelandangan! " julie memaki Lea dalam hatinya.

Lea tersenyum tipis di bibirnya, dia yakin pasti julie, sedang memaki dirinya dalam hati.

   " Nona Julie. "

Julie menghembuskan nafas dalam-dalam, kemudian berbalik, dan menatap ke arah Lea.

dia memasang senyum manisnya. Senyum yang selama ini dia pakai untuk menipu si bodoh Carlin.

" Aku rasa aku tidak perlu, melakukan itu. kakak ipar! kita ini sudah menjadi sauda---!"

       " Saudara siapa? aku dan kamu? " potong Lea. sambil menaik sebelah alisnya! dia bersedekap tangannya di dada.

" Iya kakak ipar kan menikah dengan sepupuku. tentu saja kita semua sudah menjadi saudara. kakak ipar juga selama ini selalu menganggap aku sebagai adik perempuan mu? Apa kakak ipar sudah melupakan itu! "

Sumpah julie mati-matian menahan senyum manisnya, dan dengan terpaksa bicara dengan penuh kelembutan. walaupun dia ingin sekali memaki Lea. julie merasa di remehkan dengan ucapan oleh seseorang yang pernah ia remehkan dulu.

     Lea mengumpat si pemilik tubuh itu. yang tidak bisa membedakan mana orang yang menyukainya! dengan tulus. mana orang yang hanya berpura-pura, dan hanya memanfaatkan dirinya. Lea sangat penasaran seperti apa kehidupan yang Carlin jalani selama ini, sebelum dia menjadi keluarga Alexander! Lea langsung menatap ke arah julie.

" Tapi hal sepele seperti mengucapkan terimakasih dan maaf. Itu menurut ku sangatlah normal. tidak mungkin kan keluarga Alexander, yang terhormat dan di segani tidak ada mengajari hal seperti itu. terlepas dari keluarga Alexander, seorang mafia.? "

Tubuh Julie langsung kaku, dengan raut wajahnya yang sudah mulai tidak bisa di ke kendalikan.

" Mengatakan hal-hal semua itu! tidak akan membuat harga dirimu hancur nona Julie. "

lanjut Lea. ia sangat menikmati reaksi julie apa lagi dia bisa melihat wajah Julie. yang sudah mulai memerah, menahan amarahnya.

Dulu julie yang suka mengatakan perkataan menusuk tajam seperti itu, tapi sekarang. Julie merasa ketakutan! saat Lea membalas

sedikit dari kelakuannya selama ini.

" I-itu---"

" Oh iya satu lagi, obatnya tolong di buang sekalian. takutnya nanti aku salah minum!

karena lupa bahwa Obat itu sudah terkontaminasi! " Lea tersenyum manis.

Tubuh julie bergetar hebat, sia-sia dari tadi ia berpura-pura baik di depan Lea. rahangnya mengeras, giginya bergemuruh dia sudah tiba bisa harus berpura-pura lagi.

" Memangnya kamu itu siapa hah? asal kamu tahu, kamu itu hanya seorang gelandangan. yang beruntung dan di pungut! di jadikan istri.

dan menjadi bagian dari keluarga kami! jangan harap aku akan meminta maaf, mengucapkan terimakasih kepada mu! Lebih baik aku mati saja. dari pada aku melakukan itu pada mu! " ucap julie berapi-api, akhirnya dia sudah tidak tahan lagi, hanya diam saja.

Apakah Lea marah, tentu tidak. dia hanya kesal karena di katai gelandangan. Lea Michele bahkan hanya butuh hitungan menit untuk bisa mendapatkan ribuan Rubel miliran russia. bukankah julie terlalu berani kepadanya, ah Iya dia lupa kan Lea saat ini ada di tubuh Carlin yang serba minus itu. makanya julie begitu berani! coba saja kalau julie bicara langsung seperti itu

dengan tubuh aslinya, sudah di pastikan bahwa julie, akan berakhir mengenaskan.

" Hati-hati dengan ucapan mu nona muda! takutnya di masa depan nanti. kamu melakukan itu semua kepada gelandangan ini? " ucap lea sambil tersenyum menyeringai di bibirnya..

Julie tidak membalas perkataan dari Lea, dia segera menuju ke luar sambil mengepalkan tangannya kuat-kuat. wajahnya merah padam menahan amarahnya giginya bergemuruh. Dia juga langsung melemparkan pajama ke wajahnya Lea.

Brak~

Julie membanting pintu kamarnya Lea, dengan keras sehingga menimbulkan suara yang cukup memekakkan telinga.

Setelah kepergian julie, Lea memilih berdiri di balkon kamarnya, untuk mencari angin malam! dia bisa melihat ratusan pria-pria yang sedang berjaga-jaga di sekitar mansion itu, lengkap dengan senapan di tangannya. Lea juga bisa melihat langsung ke arah taman yang indah yang ada di samping mansion mewah itu. taman itu penuhi oleh berbagai macam jenis bunga-bunga yang bermekaran. sayangnya dia tidak pernah suka dengan sejenis bunga'

1
Reka Cantika
lanjutkan lagi Thor
Reka Cantika
lanjutkan
winda _
lanjut Thor 💪❤️❤️
KaylaKesya
terbaek thor💪🥰
Trifandi Saputro
kayak pernah baca. .alurnya sama hanya namanya aja beda. . .
yaaahhh mungkin cuma kebetulan sama aja kali yAA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!