NovelToon NovelToon
Black Grimoire

Black Grimoire

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi
Popularitas:74
Nilai: 5
Nama Author: Rafli Ananda

Merlin yang merupakan seorang genius dari dunia bumi mati tewas karena kelelahan dan juga kebosanan di dunia asalnya, dan terlahir kembali ke Avalond yang mana berada di galaksi Andromeda, di sana dia menyadari kalau Avalond telah mengembangkan tehnik sihir yang mana mereka lakukan untuk bertahan hidup dari serangan 10.000 ras monster. Namun bukanya putusasa ataupun bertekad untuk menjadi penyelamat dunia, Merlin malah lebih tertarik untuk mulai meneliti tehnik sihir yang ada di dunia Avalond.

Ini adalah kisahnya seorang peneliti gila yang jenius, yang akan melakukan apapun untuk penelitiannya, baik itu legal maupun ilegal dan akan menghancurkan siapapun yang menghalangi jalannya baik itu manusia, monster, Demon ataupun Dewa itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafli Ananda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 Penjelajah

Mage adalah pusat kekuatan dari umat manusia di dunia Avalon, akan tetapi karena kekuatan mereka yang besar, para Mage sering membuat masalah dan bahkan membahayakan manusia itu sendiri. Karena hal itulah di buat sebuah peraturan khusus untuk mengikat para Mage, dan juga mempertahankan kebebasan mereka.

Peraturan yang pertama adalah para Mage tidak di ijinkan untuk menggunakan tehnik sihir mereka untuk melukai manusia biasa ataupun sesama Mage lainnya, terkecuali untuk mempertahan diri mereka dalam bahaya, dan peraturan ke 2 para Mage harus wajib mengikuti program militer di negara mereka selama 2 tahun untuk menunjukkan ketulusan mereka pada umat manusia.

“Untuk masuk kedalam militer negara maka aku harus menunjukkan kehebatanku dalam menggunakan tehnik sihirku… namun aku sudah memiliki beberapa nilai tambah jika ingin masuk kedalam militer”

“Grimoire element kegelapan yang mana belum pernah ada di dunia ini, lalu walaupun ini sedikit tidak menyenangkan aku mungkin bisa menggunakan koneksiku dengan kepala keluarga Greed” pikir Merlin.

Di malam yang sama di sebuah rumah besar yang terletak di pemukiman militer Kerajaan Nera, di sana ayah dari Fery yang merupakan salah satu petinggi dari militer terlihat kesal dengan apa yang telah terjadi. Di meja kerjanya, sambil mengeluarkan energi force yang sangat kuat, dia terlihat membaca berkas yang berisikan informasi mengenai Merlin.

Lalu pada pagi hari itu para murid Mage memulai pelajaran mereka seperti biasanya, dan Merlin yang mana menunjukkan kekuatan dari Black Grimoire milik menjadi pusat perhatian dari seluruh kelas. Dan karena duel yang Merlin lakukan di saksikan oleh banyak orang, pihak-pihak lain seperti 5 keluarga yang mengendalikan Kerajaan Nera mulai kembali mengamati Merlin.

Hari-hari membosankan di akademi mulai kembali, Fery yang telah berhasil di kalahkan oleh Merlin sama sekali tidak membuat masalah, dia bahkan terlihat mulai menghindari Merlin. Lalu 1 bulan kemudian, Merlin telah mencapai level 2 dan energi force di sekitarnya mulai sulit untuk di rasakan.

Dengan beberapa tehnik sihir level 2 dari Black Grimoire dan juga Demonic Grimoire miliknya, Merlin merasa senang dan juga tidak sabar untuk mencoba beberapa tehnik sihir baru yang dia miliki. Kemudian pada saat itu pengawas nomer 67 mulai membagikan kertas kosong kepada para murid di kelas A, dan tidak hanya di kelas A saja kelas B juga mendapatkan kertas kosong tersebut dari kepala akademi.

Setelah para murid mendapatkan kertas tersebut, pengawas nomer 67 kemudian berkata.

“Semuanya sekarang aku ingin kalian menuliskan apa tujuan kalian di masa depan ke dalam kertas tersebut, jangan khawatir dan jangan risau… karena setiap Mage pasti memiliki masa depan yang cerah”

“Namun tetaplah ingat untuk memilih jalan yang tidak bertentangan dengan kemanusian, karena walaupun kalian adalah Mage, kalian tetaplah seorang manusia”

Semua murid kemudian mulai menuliskan apa tujuan mereka untuk masa depan, dan juga alasan akan tujuan tersebut, sementara yang lainnya sibuk menulis di kertas kosong itu, Merlin mulai mengalirkan energi force miliknya kedalam kertas kosong itu, akan tetapi energi force element kegelapan milik Merlin “Srahkk…” langsung di serap ke dalam kertas tersebut dengan cepat.

“Sudah aku duga, ini adalah bagian halaman dari Grimoire…. aku tidak tahu element apa yang ada di kertas ini, akan tetapi aku bisa tahu kalau jika aku menuliskan sesuatu maka sihir yang ada di kertas kosong ini akan mempengaruhi diriku sedikit demi sedikit”

“Yah… walaupun aku tahu kalau aku tidak akan terpengaruh karena pengendalian energi forceku lebih kuat dari tehnik sihir yang ada di kertas kosong ini… akan tetapi itu akan sangat berpengaruh terhadap para murid yang lainnya”

Karena rasa penasarannya, Merlin kemudian mulai mengaktifkan Demonic Grimoire miliknya dan dengan sengaja dia menyebarkan energi force element Demon ke seluruh ruangan. Tidak seperti element kegelapan yang mendominasi element lainnya, element Demon lebih seperti merusak dan menghancurkan element lain.

Saat element Demon menyebar, para pengajar dan pengawas nomer 67 tidak dapat merasakannya, dan dengan cepat element Demon milik Merlin mulai menggerogoti tehnik sihir yang tertanam di selembar kertas kosong tersebut. Rusaknya tehnik sihir itu, membuat sebagian besar murid yang ada di kelas A menyadari keanehan para selembar kertas kosong itu, dan beberapa dari mereka mulai mengubah isi yang ada di dalam kertas itu.

Sementara itu Merlin yang telah selesai melakukan eksperimen kecil miliknya, mulai menuliskan tujuan dan alasan dari tujuannya tersebut di dalam selembar kertas kosong itu. Beberapa menit kemudian, saat pengawas nomer 67 melihat isi dari kertas yang dia bagikan, wajahnya terlihat terkejut dan membuat para murid mulai keheranan.

Kemudian di dalam ruangan para pengajar akademi, mereka sedang merundingkan apa yang harus mereka lakukan terhadap apa yang di tulis oleh sebagian besar murid kelas A. Sebagian besar dari murid kelas menunjukkan ketertarikan mereka untuk menjelajah dunia luar, karena saat pertama kalinya mereka keluar dari dinding Kerajaan Nera, mereka merasakan petualangan dan juga kebebasan.

“Ini gawat, sebagian besar murid kelas A adalah murid-murid unggulan akademi ini… mereka adalah para murid yang berhasil menyelesaikan tes di luar dinding dengan sangat baik… dan karena hal itulah militer menggunakan beberapa cara khusus untuk mendapatkan mereka”

“Salah satu contohnya ialah dengan menggunakan Mage ber element angin untuk memberikan bisikan-bisikan sugesti kepada para murid yang melihat kertas kosong ini… dengan bisikan itu mereka akan mulai memperdulikan kemanusian dan Kerajaan Nera, sehingga mereka dengan suka rela mau masuk kedalam militer, begitu seharusnya rencana pihak militer” pikir pengawas nomer 67.

Lalu pada saat itu pengawas nomer 67 kemudian mulai membuat rencana dengan para pengajar lainnya, dan pada keesokan paginya para murid kelas A dan juga B di kumpulkan di lapangan. Di tengah-tengah lapangan tersebut “Fruskk…” terlihat sebuah benda besar berbentuk kotak yang di tutupi dengan kain, dan dari arah benda itu Merlin dapat merasakan energi force dalam jumlah yang cukup besar.

Saat melihat beberapa murid dengan wajah panik dan ketakutan, “Fruskk…” pengawas nomer 67 kemudian dengan cepat menarik kain yang menutupi kotak tersebut, dan terlihatlah sebuah kandang raksasa dengan monster berbentuk orang hutan setinggi 3,5 meter di dalamnya. Monster itu bernama White Yeti yang berasal dari suku monster Yeti, dan merupakan Yeti paling lemah dari jenis lainnya.

Dengan bulu putih sebersih salju, Yeti biasanya tinggal di pegunungan dengan iklin bersalju dan menggunakan salju sebagai alat kamuflase mereka, dan berbeda dari para Yeti lainnya yang dapat menggunakan kekuatan energi force, White Yeti sama sekali tidak bisa menggunakan energi force dan kepintaran mereka di bawah manusia rata-rata. Walupun begitu, White Yeti memiliki fisik super kuat dan stamina yang jauh lebih besar dari manusia, karena hal itulah mereka di terapkan sebagai lawan dari Mage level 3 keatas.

Aura membunuh dari White Yeti mulai menyebar ke seluruh lapangan, dan hal itu “Dukk… Drukk…” membuat beberapa murid pingsan di tempat, sementara beberapa yang tetap sadar tidak bisa menggerakkan tubuh mereka karena rasa takut yang di berikan oleh aura membunuh dari White Yeti. Melihat para murid mulai ketakutan dan tidak bisa bergerak, pengawas nomer 67 kemudian tersenyum dengan kejam dan memulai memikirkan kembali rencana yang akan dia lakukan.

“Bagus mereka sudah mulai ketakutan, lalu saat mereka sudah mencapai batasan mereka akan aku tunjukkan kekuatanku dengan menghabisi White Yeti ini… dengan begitu mereka akan memandangku dengan penuh rasa hormat dan akan mau mengikutiku untuk masuk kedalam militer” pikir pengawas nomer 67.

Namun pada saat itu “Tak-tak-tak…” yang pengawas nomer 67 tidak sadari ialah kehadiran dari sosok anomali, dengan santai sambil membalut tubuhnya menggunakan energi force element kegelapan Merlin mendekati White Yeti itu sambil tersenyum sinis.

.

.

.

Bersambung…..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!