NovelToon NovelToon
Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wuna.Chanz

Jatuh cinta pada anak tiri seiring nya waktu karena istri selingkuh terus menerus?! padahal... Renzo Draja adalah pria mapan.. bagaimana konflik mereka dan cara Renzo Draja mengatasi nya?

Setelah bercerai dengan istri nya, entah bagaimana caranya Nias Wiliam yaitu mantan istri nya Renzo Draja mendapatkan uang, sedangkan Renzo Draja nyaris menguasai semua bisnis di kota.

Setelah bercerai, Renzo di perintahkan untuk kencan buta dengan para wanita pilihan Ayah Renzo Draja, yaitu Jhonson Draja.

Gaskeun mampir baca novel ku cuyy!

[Karya Official Wulan.Chanz]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wuna.Chanz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Perhatian Menyentuh

...Zelia menghela nafas, Renzo menatap ke Zelia, berbicara dengan lembut dan berusaha terlihat baik-baik saja walau sebenar nya sebalik nya....

..."Ayo Baby, kita sarapan dulu", Zelia tersenyum, mengangguk antusias, bangkit dari ranjang lalu berbicara....

..."Makanan mansion enak banget loh Daddy, Baby gak pernah makan se enak itu, tapi Baby mau mandi dulu ya?", Renzo tersenyum, mengangguk, Zelia berjalan ke kamar mandi, Renzo menghela nafas jelas bingung harus melakukan apa pada Nias yang mengandung bayi, entah bayi siapa, Nias datang ke kamar Zelia, pintu yang bergerak itu membuat Renzo menoleh ke arah nya, Nias terlihat tersenyum bahagia, berbicara pada Renzo dengan nada manis....

..."Sayang! ayo belanja buat kebutuhan bayi kita", Renzo menghela nafas, agak keberatan dengan ajakan nya Nias, karena hari ini hari libur untuk diri nya istirahat, Renzo berbicara dengan tegas...

..."Kan ada pelayan yang bisa beliin kebutuhan kamu, kenapa harus kita?", Nias cemberut kecil, menghampiri Renzo lalu menarik lengan nya Renzo, berbicara dengan nada yang memohon kali ini....

..."Iih sayang, ayolah...", Renzo mengerutkan kening nya saat Nias yang memegang lengan nya dengan erat, apa lagi saat mendengar nada memohon nya tang sebenar nya tidak perlu, Renzo menjawab dengan nada yang dingin....

..."Sarapan dulu, Zelia belum sarapan sama sekali pagi ini", Nias menghela nafas memalingkan pandangan nya ke arah pintu kamar mandi, berbicara dalam hati dengan heran....

...* Tumben Renzo nolak ajakan aku, biasa nya dia mau-mau aja, terus sekarang dia lebih perhatian ke anak tiri nya, aku harus lakuin sesuatu agar perhatian Renzo selalu ada di pihak aku *...

...Nias kembali menatap ke Renzo, tersenyum lembut dengan terpaksa, melepaskan lengan nya Renzo lalu berbicara....

..."Yaudah deh sayang, aku bakal tunggu di ruang makan ya?", Sebelum Nias berbalik untuk pergi, Renzo berbicara dengan dingin tanpa menatap ke arah Nias yang berbaik ke arah nya....

..."Aku sama Zelia mau makan di sini aja", Nias teridam, agak terkejut dengan penolakan nya Renzo yang biasa nya jarang terjadi, Nias hanya tersenyum terpaksa, membuka mulut nya untuk berbicara tapi Nias di hentikan oleh suara pintu kamar mandi, membuat Nias menatap ke arah pintu kamar mandi, melihat Zelia yang sudah selesai mandi masih memakai jubah handuk nya, Renzo segera berdiri, berjalan menghampiri Zelia, dan melalui Nias begitu saja, Renzo berbicara dengan nada yang lembut....

..."Baby, pakai dulu gaun yang semalam ya? Daddy lupa belikan gaun lagi", Zelia tersenyum lembut, berbicara dengan agak gugup dan ragu seolah-olah takut membuat Renzo marah....

..."E-Ehm... gimana kalau kita beli baju Baby abis sarapan?", Renzo tersenyum lembut, mengangguk setuju, Nias mengerutkan kening nya saat mendengarkan Renzo setuju untuk beli gaun nya Zelia, Nias segera menghampiri Renzo, menarik bahu Renzo, menatap nya dengan tatapan yang campur aduk dan bertanya....

..."Kamu mau beli gaun untuk Zelia, tapi gak beli kebutuhan hamil ku?", Renzo menatap nya dengan dingin, berbicara dengan tegas....

..."Yaudah, sekalian beli nya", Nias menggeram lalu bertanya dengan seolah-olah sakit hati....

..."Sayang... kamu kok jadi dingin sama aku?", Renzo memalingkan wajah nya ke arah Zelia sebelum menjawab dengan nada datar....

..."Kamu tau kenapa", Nias menghela nafas, melepaskan bahu Renzo sebelum berbicara lagi dengan nada yang sama seperti sebelum nya....

..."Apa? gara-gara aku selingkuh?", Renzo mengerutkan kening nya lebih dalam, berbicara dengan nada yang lebih kesal....

..."Kamu gak tau rasa sakit nya gimana huh? oh ya tentu saja, kamu kan bukan korban nya tapi pelaku nya, jelas tidak tau rasa nya di selingkuhin gimana, karena itu... aku lebih memilih perhatian ke Zelia aja", Nias terdiam mendengar ucapan nya Renzo, melihat Nias tang terdiam, Renzo berbalik ke Zelia meraih lengan Zelia, menarik nya ke ruangan ganti baju yang cukup besar, Nias hanya memperhatikan Renzo yang pergi bersama Zelia, Nias berbicara dalam hati....

...* Eeh? dia beneran lakuin aku kayak gini? tumben... tapi aku gak bakal berhenti sampai Renzo beneran cinta pada aku lagi, aku harus cari cara buat Zelia kalah dan perhatian Renzo semua nya hadi milik aku *...

...Nias pergi dari kamarnya Zelia dengan perasaan yang campur aduk....

...****************...

...Di ruang ganti, Renzo berbicara pada Zelia sembari membelai rambut nya dengan lembut....

..."Baby, jangan khawatir, Mommy mu tidak berarti apapun untuk ku, Daddy cuman bertanggung jawab ke bayi nya", Zelia memegang pergelangan tangan Renzo yang sedang membelai rambut nya, berbicara dengan khawatir....

..."Daddy... Daddy gak papa? Daddy bisa ceritakan semua keluh kesah Daddy pada ku, kalau terus Daddy pendam itu tidak baik", Renzo terdiam, sesuatu di hati nya tersentuh, membuat perasaan lembut, hangat, dan lega terasa, Renzo tersenyum, menjawab dengan nada yang lebih lembut....

..."Baby... makasih udah perhatian, gak pernah ada yang kayak gini sebelum nya", Zelia tersenyum lembut, berbicara pada Renzo dengan lebih tulus....

..."Jangan khawatir aku, aku selalu ada untuk mu Daddy, panggil saja aku kalau Daddy mau cerita atau butuhkan bantuan apa pun, pasti Baby bakal berusaha bantu Daddy", Renzo menarik punggung nya Zelia untuk memeluk Zelia dengan erat, Zelia membalas pelukan nya dengan erat juga, Renzo berbisik....

..."Sebagai ganti nya... semua perhatian, kasih sayang, dan harta Daddy milik mu juga Baby", Zelia terkekeh kecil dengan lembut, menjawab dengan bisikan juga....

..."Baby menghargai nya Daddy, Baby akan memberikan kesetian pada Daddy", Renzo membenamkan wajah nya ke bahu Zelia, berbicara dalam hati....

...* Dengan Zelia di sini memudahkan aku untuk berpaling dari Nias, semua yang aku lakuin, semua sikap dingin dan datar itu memang sengeja aku lakuin, agar Nias ikut menjauh juga dari ku, cinta ku pada Nias semua nya sia-sia *...

...Renzo melepaskan pelukan nya dengan enggan, merasakan Renzo melepaskan pelukan, membuat Zelia melepaskan pelukan nya juga, Renzo mantap ke Zelia, berbicara pada nya dengan lembut....

..."Ganti baju, Daddy tunggu di sofa kamar ya?", Zelia mengangguk, Renzo mendekatkan wajah nya ke wajah Zelia, membuat Zelia seketika teridam menjadi patung, Renzo mencium pipi Zelia sebelum berbalik pergi keluar dari ruang ganti baju, Renzo berbalik lagi, melihat Zelia yang masih teridam seperti patung hanya tersenyum jahil dan menarik gagang pintu untuk menutup pintu, Zelia merona, menghela nafas, kembali bergerak mengambil gaun yang sama seperti semalam dan memakai nya kembali....

...****************...

...Renzo memperhatikan para pelayan yang menyiapkan makanan di kamar, sarapan sehat di taruh di meja makan kecil yang sudah di persiapkan, dan dua kursi yang berhadapan, Renzo segera berbicara pada pelayan....

..."Aku gak mau kursi nya berhadapan, bersampingan", Salah satu pelayan mengangguk, memindahkan satu kursi untuk bersampingan, Pia menaruh makanan, dan Alen menyiapkan piring dan alat makan, setelah selesai, para pelayan segera pergi, Pia berbicara pada Alen....

..."Tumben Tuan Renzo gak mau makan sama Nyonya Nias, biasa nya Tuan Renzo bucin abis ke Nyonya Nias", Alen mengangguk setuju, berbicara lagi pada Pia....

..."Iya, terus kan Nyonya hamil, itu berita yang mengejutkan sih, tapi Tuan Renzo malah cuek bebek aja", Pia mengangguk setuju juga, tiba-tiba Jane muncul di antara Pia dan Alen, lalu Jane merangkul mereka berdua, tersenyum tajam, bertanya dengan penasaran....

..."Nah... kasih tau aku tentang gosip kalian dong", Pia dan Alen terkejut, mereka berdua menoleh ke Jane dengan tatapan terkejut, Jane berbicara lagi....

..."Kasih tau aku di dapur ya?"....

...****************...

...Renzo duduk di kursi nya, menunggu Zelia dengan setia, saat pintu terbuka, Renzo menoleh ke arah pintu, tersenyum lembut melihat Zelia yang memakai gaun sama seperti kemarin, Renzo berbicara dengan terpesona....

..."Tetap cantik walau gaun nya sama kayak kemarin", Zelia tersenyum, segera menghampiri Renzo, duduk di kursi samping nya Renzo, menatap hidangan dengan kelaparan, Zelia berbicara pada Renzo dengan tatapan terpaku pada makanan....

..."Baby selalu mau coba makanan pancake madu ini loh Daddy! terus ada salad buah juga, Baby suka", Renzo tersenyum, membelai rambut nya Zelia dengan lembut, Zelia mengambil garpu dan pisau makan dengan penuh semangat, berbicara dengan antusias....

..."Selamat makan!", Renzo terkekeh melihat Zelia yang mengambil pancake dengan cepat dan menuangkan madu ke pancake nya, Zelia memotong pancake lalu memakan nya, berbinar-binar dengan takjub karena rasa nya enak, Zelia segera memotong pancake lalu menusuk nya dengan garpu, menoleh ke Renzo, menyodorkan garpu yang tertusuk pancake ke bibir nya Renzo, membuat Renzo terdiam, menatap ke mata Zelia dengan tatapan terkejut, sebelum menerima suapan nya dengan lembut, tersenyum sembari mengangguk, Renzo menelan makanan nya, berbicara pada Zelia dengan penuh kasih sayang....

..."Baby... Daddy udah jarang di suapin kayak gitu tau", Zelia terkejut mendengar pengakuan Renzo, sebelum berbicara dengan tegas....

..."Jangan bersedih! Baby bakal suapin Daddy terus!", Renzo tertawa bahagia mendengar kata-kata Zelia yang sungguh-sungguh, seolah-olah itu adalah janji yang akan di tepati....

...-Bersambung-...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!