Sinopsis
Menikah dengan pria yang kita cintai dan keluarga nya pun menerima kita dengan baik, jelas membuat kita bahagia tapi semua nya ngak akan semudah itu dalam mencari kebahagiaan . Karena saat ini suami nya malah meninggal dalam kecelakaan, selama itu juga Anggita tak pernah sama sekali menikah .
Apalagi dirinya hanya seorang anak yatim piatu, tidak memiliki keluarga sama sekali dan dibesarkan di panti asuhan di daerah pinggiran kota. Setelah suami nya meninggal, dia tak pernah menikah lagi hingga kedua mertua nya berniat menjodohkan nya dengan adik ipar nya yang usia nya tiga tahun di bawah nya .
Adik ipar nya sama sekali menolak dijodohkan, dia malah menganggap kalau kakak iparnya hanya ingin mencari keuntungan dari keluarga nya tapi saat malam itu dia masuk dan memaksa kakak ipar nya untuk melakukan hubungan suami istri karena dia mabuk tapi ternyata kakak ipar nyaaaaa.....
Bagaimana nasib Anggita kedepan nya ? Yuk mulai ikuti novel ku ya ,makasih 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sempat terpesona
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Braaak...
"Cari tau semua mengenai wanita ini ,lima menit dan semua nya harus sudah ada di meja saya "
Perintah Arhan pada asisten nya, Arhan bukan hanya memiliki perusahaan yang besar yang dia rintis sendiri tapi dia juga pernah bergabung di dalam lingkaran komunitas bawah tanah. Geng kapak yang terkenal kejam dan bengis ,semua orang takut pada mereka termasuk pemerintahan .
Lebih baik mereka mundur dan menghindar dari pada harus berurusan dengan geng kapak,semua orang memilih untuk tak berhadapan dengan mereka dan Arhan malah melakukan sebaliknya.
Arhan merupakan salah satu penggerak geng kapak,saat masih remaja Arhan bergabung dengan geng bawah tanah itu . Bahkan dia sempat ingin di jadikan ketua dari geng itu hanya saja dia tidak mau ,kemampuan Arhan dalam kekuatan dan otak nya yang cerdas juga bisa mengendalikan komputer . Bisa mengakses setiap daerah yang tak bisa di lawan oleh geng kapak ,semua nya dia lakukan karena senang saja bukan karena suruhan dari ketua geng nya .
Arhan mampu mengontrol semua anggota, memberikan pengarahan dan perintah . Sangat pas untuk di jadikan ketua, hanya saja Arhan menolak nya. Dia hanya ingin bersenang senang saja ,bukan untuk terus berada disana hingga akhirnya dia mengelola perusahaan nya sendiri .
Arhan hanya membantu sebisa nya jika ada waktu ,bahkan dia sering nongkrong bersama dengan kedua geng kapak tersebut . Sampai sekarang pun dia masih selalu di minta untuk memimpin kelompok itu, dia tetap menolak nya hingga kini mereka hanya bergabung bersama saja .
Asisten ,sekretaris dan beberapa karyawan yang bekerja di perusahaan nya merupakan anggota geng kapak . Mereka semua anggota andalan di geng kapak ,sehingga disini pun mereka bisa mengoperasikan komputer dengan baik dan tak ada satu pun dari karyawan yang lain yang bisa memanipulasi perusahaan.
Kini Arhan ingin mencari tau mengenai Anggita, dia yakin kalau calon kakak ipar nya itu sengaja mendekati rendra dan keluarga nya agar bisa mendapatkan hidup yang baik juga status yang terpandang. Karena dari yang Arhan tau kalau Anggita adalah wanita miskin biasa yang hanya bekerja sebagai cleaning service di rumah sakit milik papi nya, dia yakin kalau Anggita memang sengaja mendekati rendra .
"Sudah masuk data dari nona Anggita tuan " ucap asisten nya dengan tegas ,dia menunjukan layar laptop nya ke hadapan Arhan tapi Arhan menepis nya dan menggelengkan kepala nya
"Baca kan ,aku malas melihat wajah lugu nya " perintah Arhan, Arhan pernah melihat wajah Anggita yang cantik dan manis menurut nya tapi dia yakin kalau semua itu hanya manipulasi wanita saja .
"Nama Anggita, usia sepuluh tahun kedua orang tua nya meninggal dalam kecelakaan saat mereka liburan. Semua peninggalan kedua orang tua nya di jual oleh keluarga nya ,kemudian mereka pindah keluar kota dan menitipkan nona Anggita ke panti di daerah pinggiran kota "
"Semenjak itu nona Anggita bekerja ,mencari uang untuk biaya sekolah nya setelah pulang sekolah . Pihak panti tidak menanggung untuk biaya sekolah, karena itu lah kebanyakan dari anak panti bekerja . Ada juga yang memilih untuk tidak bekerja karena sakit, donatur di panti itu ngak banyak tuan sehingga kebanyakan dari mereka memilih untuk bekerja dan sebagian gaji mereka akan di buat untuk makan "
"Setelah berusia tujuh belas tahun dan lulus SMA ,nona Anggita di usir dari panti dan di suruh mencari pekerjaan sendiri untuk dirinya. Tidak usah membalas kebaikan panti karena memberikan tempat tinggal, tapi menyuruh mereka untuk hidup dengan baik di luar sana dan nona Anggita pun melakukan nya . Bekerja paruh waktu di berbagai tempat hingga akhir nya bekerja di rumah sakit sebagai cleaning service sampai sekarang"
"Nona Anggita wanita pendiam, tidak pernah ikut bergaul bersama para cleaning dan ners . Tuan muda rendra yang selalu mengikuti dan mencari perhatian di depan nona Anggita tapi nona Anggita tak pernah menanggapi nya "
Penjelasan dari asisten nya membuat Arhan merasa kesal ,dia tak percaya kalau Anggita selugu dan sepolos itu . Dia menatap tajam pada asisten nya hingga akhirnya dia hanya bisa pasrah, dia akan membuktikan kalau Anggita ngak sepolos itu.
"Dia pasti sudah mengatur semua nya dari awal agar tak membuat kak rendra curiga ,aku akan mengancam nya agar dia tidak mempermainkan keluarga ku " gumam Arhan membuat asisten nya hanya bisa diam,dia tau bagaimana sikap Arhan.
Malam ini mereka akan makan malam bersama ,mami dan papi nya sudah menyiapkan beberapa barang untuk hantaran lamaran buat Anggita. Dia ingin tau seperti apa Anggita yang sebenar nya, dia akan mengancam Anggita bila ada kesempatan dan dia akan memanfaatkan hal itu.
"Siapkan parcel buah,aku akan pulang malam ini " perintah Arhan membuat asisten nya hanya bisa menuruti nya saja, dia tau kalau Arhan ngak akan bisa melepaskan semua nya begitu saja.
Arhan pun menatap ke arah asisten nya yang kini sudah keluar, dia menghela nafas dengan kasar karena sempat terbayang wajah nya Anggita. Sekali dia pernah melihat Anggita saat dia berkunjung ke rumah sakit papi nya, saat itu Arhan tak pernah tau kalau Anggita adalah wanita incaran kakak nya
Arhan sempat terpesona dengan kecantikan alami dan kelembutan Anggita, saat itu ada anak kecil yang kehilangan orang tua nya. Menangis dan ketakutan ,tapi Anggita bisa menenangkan nya. Menggendong nya dan menceritakan entah apa yang membuat anak itu langsung terdiam, dia memeluk nya dengan erat dengan senyuman manis di bibir nya yang membuat Arhan terpesona dan hampir saja mengecup bibir Anggita saat itu.
Tapi setelah tau kalau ternyata wanita incaran kakak nya adalah Anggita, Arhan jadi benci pada Anggita dan selalu mencari kesalahan Anggita agar bisa membuat Anggita dan rendra berpisah tapi ternyata rendra malah semakin cinta pada nya bahkan kedua orang tua nya mulai menyayangi dan mencintai Anggita seperti anak sendiri membuat nya merasa semakin kesal
Arhan pun bangkit dari duduk nya ,dia memilih untuk kembali ke apartemen nya sebentar untuk istirahat sebentar kemudian langsung menuju ke rumah utama kedua orang tua nya . Dia akan pergi kesana untuk memastikan semua nya baik baik saja, jika tak bisa memisahkan kedua nya maka dia akan mengancam Anggita untuk tetap bersikap baik dan setia pada kakak nya juga menjaga sikap nya pada kedua orang tua nya agar mereka tak kecewa karena Arhan masih berpikir kalau Anggita memiliki dua wajah di depan keluarga nya
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘