NovelToon NovelToon
Terjerat Gairah Kakak Ipar

Terjerat Gairah Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Aliansi Pernikahan / Romansa / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: santi.santi

BIJAKLAH DALAM MEMILIH BACAAN!!!❌❌❌

Nessa Ananta atau biasa di panggil Eca, gadis yang menempuh pendidikan di luar kota akhirnya kembali ke Ibu kota setelah sebelumnya bekerja menjadi sekretaris di sebuah perusahaan.
Tapi apa jadinya jika kembalinya ke rumah Kakaknya justru mendapat kebencian tak beralasan dari Kakak iparnya.

Lalu bagaimana kisah hidup Eca selanjutnya ketika Kakaknya sendiri meminta Eca untuk menikah dengan suaminya karena menginginkan kehadiran seorang anak, padahal Kakak iparnya begitu membencinya?

Kenapa Eca tak bisa menolak permintaan Kakaknya padahal yang Eca tau Nola adalah Kakak kandungnya?

Lalu apa penyebab Kakak iparnya itu begitu membencinya padahal mereka tak pernah dekat karena Eca selama ini ada di luar kota??

Apa yang terjadi sebenarnya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi.santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Adikku

"Mbak?" Panggilan Eca membuat Nola tersadar.

"Iya Ca?"

"Apa yang bisa ku bantu buat Mbak?"

"Ca aku mohon, jadilah maduku Ca"

Duarrr....

Eca terasa seperti di sambar petir pada siang bolong. Permintaan macam apa yang Nola ajukan kepadanya. Benar kalau sejak tadi Bara mengatakan jika Nola gila.

"A-apa Mbak? Apa kamu sadar sama ucapan kamu Mbak?"

Eca masih berharap jika apa yang Nola katakan itu hanya bercanda.

"Aku sadar Ca. Aku memintamu menjadi maduku dengan kesadaran penuh!!"

Eca langsung berdiri dan menatap tajam pada Nola. Baru kali ini Eca berani me atap Kakaknya seperti itu.

"Enggak Mbak!! Aku nggak mau!! Cari cara lain kan bisa. Atau menerima wanita lain yang di carikan oleh mertua mu. Aku nggak bisa Mbak. Ini terlalu konyol!!" Dada Eca naik turun karena kemarahannya.

"Apa kamu nggak kasihan sama aku Ca? Rumah tanggaku bisa hancur karena ini. Kamu tau sendiri kan gimana aku mendambakan kehidupanku yang sekarang?" Air mata Nola sudah tumpah di hadapan Eca.

"Tapi nggak kaya gini juga caranya Mbak. Kamu juga sama saja menghancurkan pernikahan kamu sendiri!!" Bentak Eca. Dia benar-benar tidak tau jalan pikiran Kakaknya seperti apa.

Bisa-bisanya dia memintanya untuk menjadi madunya sendiri. Wanita yang akan menjadi orang ketiga dalam rumah tangganya sendiri.

"Sudah cukup Nola!! Lebih baik kamu pulang!! Benar kata Eca kalau rencana kamu ini konyol!!" Bara meraih lengan Nola untuk membawanya pulang tapi Nola segera menepisnya.

"Enggak!! Aku memang konyol!! Aku memang sudah gila sepeti apa yang kalian katakan. Apa kalian mau ada di posisiku saat ini biar kalian bisa merasakannya? Kenapa kalian menghakimiku padahal kalian sendiri tidak tau rasanya jadi aku? Kenapa Hah???"

Tangis Nola semakin pilu. Dia mengharap belas kasihan dari orang-orang disekitarnya tapi tak ada yang bisa mengerti posisinya saat ini.

"Mbak" Eca tak tega melihat Nola saat ini.

Dia bersimpuh di hadapan Nola, mencoba untuk menghibur Kakaknya itu.

"Bukannya aku nggak menghakimi kamu Mbak. Tapi aku rasa, apa yang kamu lakukan saat ini salah"

"Terus aku harus gimana Ca? Apa aku harus melihat suamiku menikah dengan wanita pilihan Ibunya dulu biar kamu puas?"

Eca terkesiap karena Nola justru seperti menyalahkan dirinya saat ini.

"Aku nggak akan menikahi wanita itu Nola! Percayalah padaku!! Tolong jangan gegabah, kita bisa cari cara lain Nola!!" Bara masih mencoba meyakinkan Nola.

"Aku mau gila rasanya!! TOLONG MENGERTILAH AKUUU!!" Nola berteriak sambil mengacak rambutnya.

"Mbak, tolong tenang dulu Mbak. Jangan kaya gini!!" Nola memegang kedua tangan Nola.

"Kalau kamu memang nggak mau bantu aku. Lebih baik kamu pergi Ca. Anggap saja aku bukan Kakakmu lagi!"

Deg...

Eca terkejut karena Nola tak mau menganggapnya adik lagi hanya karena Eca menolak keinginan gila Kakaknya itu.

"Oke Mbak. Seandainya aku bersedia menikah dengan Mas Bara. Itu juga nggak boleh dalam agama kita Mbak. Kita saudara kandung, haram hukumnya menjadikan saudara kandung sebagai madumu" Eca mencoba menjelaskan dengan begitu lembut. Siapa tau Nola bisa memahaminya.

"Benar apa yang Eca katakan sayang. Jangan paksa dia!! Aku juga tidak mau menikahinya!!"

Eca hanya melirik ke arah Bara sekilas karena penolakannya itu.

"Berarti, seandainya kita bukan saudara kandung kamu mau kan menjadi maduku?"

Deg...

"Apa maksudmu Mbak?"

"Jawab dulu Ca. Apa kalau kamu bukan adik kandungku kamu mau membantuku?" Desak Nola.

"Nggak perlu di jawab Mbak, karena aku memang adik kandungmu!!" Eca berdiri menjauh dari Nola.

Omongan Nola sudah melantur ke mana-mana. Mungkin sudah waktunya mereka menghentikan obrolan konyol itu.

"Kamu bukan adikku Eca!! Kamu bukan anak kedua orang tuaku!!!"

Deg...

Eca yang ingin berbalik pergi langsung berhenti karena pengakuan Nola.

"A-apa maksudmu Mbak??"

"Jangan mengarang cerita hanya untuk memaksakan kehendak mu Nola. Kamu sudah keterlaluan!!" Desis Bara.

"Tapi aku nggak bohong!!" Nola ikut berdiri menatap Bara dan Eca secara bergantian.

"Kamu memang bukan adik kandungku. Kamu bukan anak yang terlahir dari rahim Ibuku. Kamu juga bukan anak Ayahku!! Jadi sudah waktunya sekarang kamu membalas kebaikan keluarga ku dengan menuruti keinginanku Eca!! Anggap saja ini sebagai balas budi karena kami sudah membesarkan kamu!!" Tatapan Nola yang selalu lembut pada Eca kini berubah menjadi tajam dan penuh kebencian.

"Nggak!! Kamu bohong Mbak!! Aku anak Ayah dan Ibu sepeti mu!! Aku nggak percaya!!" Bantah Eca meski perasaannya sudah mulai terguncang.

"Kalau kamu nggak percaya, kita bisa tes DNA!" Tantang Nola.

"Untuk apa tes DNA Mbak? Sudah jelas aku anak Ayah. Di dalam akta kelahiran juga tertulis nama Ayah sebagai waliku!!"

"Apa kamu percaya hanya dengan selembar kertas itu? Asal kamu tau Ca, dulu adikku yang baru saja lahir langsung meninggal. Di waktu yang sama, saat Ayah pulang menguburkan adikku, Ayah menemukan kamu di pinggir jalan. Mereka akhirnya menjadikanmu pengganti adikku tanpa ada yang tau!!"

"Enggak Mbak. Itu bohong!!" Nola menggeleng mencoba menyangkalnya.

"Tapi itu memang kenyataannya Ca. Kalau kamu nggak percaya, aku bisa mengajakmu ke makam adikku"

Eca hanya diam dengan air matanya yang menganak sungai. Meski dia tidak percaya dan mencoba berpikir jernih tapi tetap saja hatinya sakit.

Seandainya benar dia bukanlah anak kandung orang tua yang membesarkannya selama ini, jadi dia anak siapa? Pertanyaan itu kini terus bersarang di benaknya.

Bara sendiri yang ada di sana hanya bisa diam. Dia tidak tau seluk beluk keluarga Nola lebih dalam jadi dia tidak tau harus bagaimana. Dia hanya menatap Eca dengan tatapan Iba. Padahal dia biasanya selalu menatap Eca dengan begitu datarnya.

"Gimana? Kamu masih nggak percaya? Oh apa kamu masih yakin kalau kamu adikku karena wajah kita yang hampir mirip?" Nola membuat Eca menatap kearahnya.

"Aku juga nggak tau kenapa itu bisa terjadi. Tapi kata orang, kalau merawat anak orang sedari kecil, wajahnya bisa saja mirip dengan keluarga yang merawat itu sendiri. Tapi kalau kamu tetap nggak percaya, kita bisa tes DNA. Gimana?"

Eca yang masih syok tidak bisa bermata apa-apa. Tapi dalam hatinya dia masih yakin kalau dia tetap anak kandung kedua orang tuanya.

"Sekarang aku minta balas budimu Eca. Kalau bukan karena kebaikan kami, bayi malang itu tidak akan berdiri di depanku saat ini" Sinis Nola.

Wanita yang kini berubah menjadi wanita egois itu mendekat ke arah Eca. Dia menarik rambutnya hingga mendapatkan beberapa helai di tangannya.

Nola kemudian meraih tangan Eca dan memberikan rambutnya ke tangan adiknya itu.

"Lakukan tes DNA untuk meyakinkanmu. Setelah itu aku tunggu kesadaran mu!"

Eca menatap rambut Nola yang ia genggam dengan erat.

"Aku berharap kamu tau diri Eca" Bisik Nola penuh penekanan.

1
Marina Tarigan
haha walaupunkamu kepikiran mengenai pemberian Pak bos wajar2 juga cuma salahnya kamu kedean langsung mengatakan pd temanmu jamu ngotot dan keras kepala mknya jadi malu dan akhirnya kamu disinfir satu kantor ya
Marina Tarigan
semoga eca tdk marah deh
Marina Tarigan
sirat Bara setelah mengalami perselingkuha Nola yg menyakitkan baginya dia txk suka siapapun yg terkait dgn Eca mknya coklat dsri jepang utk idtrinya dikasih sn indy jugs kalunh dari Efan pun tetus dia kasih sm indy karena taju orang serba kekurangan tahu 2 dindy salah paham hingga pecicolan siapapun di pihak cindy pasti besar kepala
Marina Tarigan
jgn terus ngasih2 apalagi pak bara nanti cindy nganggao lain padahal pak Bara sdh menyelidiki Cinfy yg sangat prihztin karena serba lekurangan apapun hingga bantu
Marina Tarigan
bara jumpa bara umar jadi heru bara jumpa salah terus untung kita tanggap
Marina Tarigan
singkirkan pengacau rmh tgga kalian jauh2 atau suruh polisi penjarakan karena Nita terus2an ingin merampasmu dari Nola lagi pula heru sdh tahu perangai Nita dari orang suruhan kan jfn kasih celah kalau dia mau bunuh diri itu urusan dia serahkan sm polisi
Marina Tarigan
pak Heru tdk tahu ya Nita menemui lola di restonya dan membongkar semua masa lalu lola dan mengatakan txk layak jadi istri kamu pak mjnya dia pergi dp tersiksa tak usah punya suami
Marina Tarigan
suruh orang lain mwnjaga Nita Heru itu hanya usaha Nita utk menjerat kamu dan sesudah sembuh biarkan dia masuk penjara utk mempertanggung jawab perbuatannya kalau kamu kasih ruang pasti menghancurkan rmh tggmu
Marina Tarigan
jaga hatimu Indy jgn salah sangka Bara memang baik dan suka menolong
Marina Tarigan
aduhai wanita gatal lagi muncul
Marina Tarigan
lanjut
Marina Tarigan
gitu dong jelaskan semua mulut manusia tdk ada rem utk buat kesimpulan sendiri hanya dengar2an saja terus buat kesimpulan
Marina Tarigan
aduh Nola rupaya nasipmu sepepprti belatung ya gatal dan perih punya suami yg sangat mencintaimu punya segala idola banyak wanita kok kau abaikan laki2 diduakan merasakan sangat terhina kamu kejar totomg yg tua kamu tinggalkan laki2 tampan yg perkasa takdirmu membaws kehancuranmu sendiri kawan
Marina Tarigan
sayang bukan seperti yg kamu pikikan begitu Nola ia ah nikah saja sm kakek itu jadi pelakor kan sfh lebih 5 thn kamu dibacok opa2 itu sdh seperti suamimu kan selama ini
Marina Tarigan
jgn marah dek itu terjadi karena ulahmu nikmati saja kamu giling cabe kan pedad nya di kau dulu
Marina Tarigan
jijik tingkahny seperti anjing
Marina Tarigan
gitu dong hancurkan lola egois itu Bara mencintaimu dan siarkan psrnikahan kalian dgn meriah terus siarkan kelakuan perselingkuhan lola dan bukti lola tdk mau punya anak dgn buti suntik KB dar dr yg terlibat
Marina Tarigan
suka2 nya pak bos ya kalau to de poin gak seru tapi kenyataan mana ada begitu kecuali kakak meninggal ada anak yg masih kecil bisa saja ditekan menikah demi anak tapi tindakanmu itu Nola nilai 100 kamu yg memaksa eca sm bara menikah sekarang menghina suami dan eca itu ciri2 orang gatal semua kelakuanmu mengantam kamu sampai hancur
Marina Tarigan
lanjut seduka hati
Marina Tarigan
berikan yg terbaik utk eca dan Bara dua2nya tersakiti eca menyakiti Efan. Bara disakiti dan diselingkuhi pelacur tak yahu diri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!