NovelToon NovelToon
Kenapa Harus Aku

Kenapa Harus Aku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pihak Ketiga / Wanita Karir / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Selingkuh / Romansa / Konflik etika
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Vanillastrawberry

Meski tidak di awali dengan baik, bahkan sangat jauh dari pernikahan impian nya. sejak kalimat akad di lantunkan, saat itu ia bersumpah untuk mencintai suami nya, bahkan dalam keadaan terburuk sekalipun.
Tanpa Arina tau kalau detik itu juga ia dengan sadar membakar hidup nya, dunia nya bahkan cinta nya dengan perihnya api neraka pernikahan .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vanillastrawberry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

iblis

" kamu jangan terlalu dekat dengan dia mas, aku tidak mau kamu malah jadi jatuh cinta padanya." Alvian memijat pelipisnya, tak terhitung berapa kali Riska mengatakan hal yang sama sebagai peringatan.

Riska yang biasanya selalu percaya diri dengan apa yang ia miliki selama ini termasuk kemolekan tubuhnya dan rasa cinta Alvian yang hanya untuk nya, tiba-tiba di landa kegelisahan, hari ini ia mendadak menjadi begitu menyebalkan, Siapa yang tidak ketar ketir. Wanita yang baru saja di nikahi Alvian sangat cantik, meski tubuh nya tak semontok dirinya, tapi Arina memiliki senyum yang begitu manis, hidung mungil dengan kedua mata yang begitu jernih nan sipit membentuk perpaduan yang bisa membuat para wanita iri.

Kulit nya yang putih bersih membungkus tubuh mungil nya dengan beberapa tonjolan di tempat yang semestinya, membuatnya terlihat semakin menarik, meski tak lebih besar dari milik nya, tapi hal itu terlihat begitu pas dan sangat menggoda.

" Ris, sudah berapa kali kamu mengatakan ini? Kamu tidak mempercayai perasaan ku pada mu?" Riska mendengus seraya menyadarkan punggungnya dengan kasar di sofa yang berada di sudut ruangan Alvian.

Statusnya sebagai sekertaris memang mempermudah nya untuk bertemu dengan Alvian kapan pun ia mau, bahkan status hubungan nya yang sudah menjadi rahasia umum membuatnya di segani rekan-rekan di kantor nya.

Itulah sebabnya ia begitu kesal, karena hari ini setiap orang memberikan tatapan kasihan padanya, dan ia membenci itu.

" aku tidak meragukan mu, aku hanya takut kamu khilaf! pokoknya jangan pernah memberinya nafkah batin! Itu bagian ku saat kita menikah kelak."

Enak saja, ia mati-matian merayu Alvian untuk melakukan itu lebih dulu karena pada akhirnya mereka pasti akan menikah saja tidak bisa. Wanita lain yang sangat di bencinya yang akan mendapatkan nya.

Ia tidak akan pernah membiarkan itu terjadi, merelakan Alvian menikahi Arina demi dendam yang membara di hati Alvian saja sudah sangat menyiksanya.

Apalagi kehilangan Alvian beserta cintanya, membayangkan nya saja membuat otak dan hatinya mendidih.

Tapi, ia tidak bisa berbuat banyak, Alvian juga tak mudah, mereka berdua sama-sama memiliki misi yang sama, yaitu menghancurkan orang yang menghancurkan dirinya. Arina seharusnya tidak masuk list orang-orang yang akan ia hancurkan. Tapi karena dia merebut posisi yang seharusnya menjadi miliknya, maka Arina orang pertama yang akan ia hancurkan setelah misi terselubung nya berhasil.

Alvian menengadah, lalu menghela napas panjang, dalam lubuk hatinya ia merasa bersalah pada Riska karena membuat gadis itu merasa tidak aman dan kehilangan kepercayaan dirinya yang selama ini melekat pada diri nya.

Ia mendekati wanita itu lalu mendekapnya, mengecup ubun-ubun nya dengan lembut, mentransfer rasa aman dan rasa cinta yang begitu dalam untuk nya.

" kamu tenang saja sayang, hati ku hanya milik mu, setelah puas membalas rasa sakit hati kita berdua, aku akan mencampakannya hingga ia merasa kalau dirinya tak bernilai sama sekali." kilatan matanya menunjukkan dendam yang membara, seharus nya di penjara dan ketidak berdayaan sofyan, ayahnya Arina. laki-laki yang membuat Adik nya cacat dan Adik Riska meninggal dunia. Sudah cukup, tapi hatinya belum puas kalau hanya seperti itu.

Melihat Adiknya menderita, kekasihnya terpuruk karena adiknya yang mendadak meninggal, membuat nya juga sangat menderita.

Ia dan keluarganya menderita, begitu juga dengan Sofyan dan Arina. Ayah dan Anak itu juga harus turut menderita.

" kau berjanji?" Riska menengadah, menatap lekat tepat ke manik mata Alvian, dan ia seketika tersenyum lebar saat pria itu mengangguk, meski masih terselip rasa takut di relung hatinya.

" kau sangat takut aku akan tidur dengan nya?" laki-laki itu mengulum senyum, membuatnya semakin kesal.

" tentu saja!" hardik nya seketika.

" bagaimana kalau kita saja yang tidur bersama, agar kau percaya kalau aku ini milik mu seutuhnya."

Riska berbinar seketika, selama ini Alvian selalu menolak nya dengan alasan tidak mau merusak masa depannya, dan agar malam pertama mereka terasa semakin istimewa, mendapat tawaran seperti ini Riska merasa seperti mendapat angin segar.

" beneran?"

Alvian tertawa keras kemudian menyentil dahi nya." kamu ini, kalau urusan kayak gini aja cepet." seketika ia tau kalau Alvian sedang mengerjai nya.

sial! Riska mengumpat dalam hati seraya mengusap dahinya yang terasa sedikit sakit.

...*******...

Arina menyuapi Ayah nya dengan penuh ke hati-hatian, setelah pulang kerja, ia pulang kerumahnya untuk melihat keadaan Ayahnya.

Ia lanjut mengupas apel begitu ayah nya menguyah suapan terakhirnya." Ayah harus makan yang banyak, biar cepat sembuh, Arina janji akan menyelidiki semuanya, Kecelakaan ini terasa sangat janggal, Seperti ada yang merencanakan nya, Arina akan memperjuangkan keadilan untuk ayah." di akhir kata suara nya melirih dan berubah serak, ia tidak bisa melihat Ayahnya tidak berdaya dan berlinang air mata seperti ini.

Setelah di periksa, memang terdapat kebocoran pada minyak rem nya, seperti ada yang sengaja mengutak-atik mobil ayah nya. Di saat yang bersamaan Ayah nya sedang mengantuk, Akibatnya kecelakaan tidak bisa terelakkan.

Sampai ia menemukan bukti itu, ia akan menuntut si pelaku dan membebaskan ayah nya.

" Arina, lihat siapa yang datang." mbak Sarah muncul dengan wajah yang berseri-seri serta senyum yang lebar, tak berselang lama seseorang muncul di belakangnya, membuat nya tanpa sadar meremas pisau yang dia pegang, jantung nya berdetak kencang.

" Assalamualaikum." Alvian tersenyum tipis, namun saat pandangan mereka bertemu, ada seringai tipis yang muncul di bibir nya.

" wa'alaikum salam." ia urung menyuapi ayah nya saat pria itu tiba-tiba terlihat panik, bibirnya mengeluarkan banyak suara yang tidak ia mengerti, tangannya di remas kuat seakan tidak ingin berpisah barang sedetik pun dengan dirinya, Arina curiga, Alvian sudah menindas Ayah nya, tapi kapan dan dimana?. Sedang di pertemuan pertama mereka, ayah nya sudah bersikap sama seperti saat ini.

" bapak, bapak kenapa pak?" tak hanya dirinya, melihat itu mbak sarah juga ikut panik.

" saya akan memanggil kan dokter."

" iya, tolong ya Al." mbak Sarah mengangguk setuju, lagi-lagi ia melihat seringai itu lagi pada bibir Alvian, kali ini lebih jelas karena hanya dia yang melihat.

Arina semakin yakin kalau Alvian sudah melakukan sesuatu pada Ayah nya, tangannya mengepal kuat, kalau kecurigaan nya benar, ia tidak akan mengampuni pria itu.

" sebenarnya apa yang sudah kamu lakukan pada ayah ku?" tanya Arina ketika mereka dalam perjalanan pulang, ayah nya sudah tertidur setelah di suntik obat penenang oleh dokter.

" bukan apa-apa, tapi aku pernah menemui nya di lapas sebelum pertemuan pertama kita."

Arina mengepalkan tangannya." kau! apa yang kau lakukan! Kau sudah menikahi ku untuk melampiaskan dendam mu! Lalu kenapa kau masih mengganggu ayah ku!" pekik nya penuh emosi.

Tapi di luar dugaan, Alvian justru tertawa. Pria itu benar-benar iblis." itu di luar skenario, Awalnya aku hanya ingin menghancurkan Ayah mu, tapi saat tau dia memiliki kamu, sepertinya aku tidak perlu berurusan lagi dengan nya, cukup dengan kamu menderita, tua bangka itu pasti akan menderita! Atau bahkan aku bisa mengirim nya ke neraka tanpa harus turun tangan sendiri."

Plaaakkkk!!!!

Saking kuatnya, telapak tangan Arina sampai terasa panas dan kebas, sudut bibir Alvian terluka tapi bukannya marah atau kesakitan pria itu justru tertawa seperti psikopat.

" kamu bukan manusia, Al! Kamu iblis!"

Tubuh Arina bergetar hebat saking emosional nya. ucapan Alvian benar-benar begitu kejam dan sangat menyakiti nya.

Yang menimpa Adiknya adalah sebuah musibah, siapapun tidak ingin dirinya terkena musibah termasuk Ayahnya, di sini Ayah nya di jebak, Ayah nya tidak bersalah tapi tuhan menghukumnya dengan mempertemukan nya dengan pria iblis seperti Alvian.

1
Tulisan_nic
hmmmm sakit hati banget sih🥹
kasychan❀ ⃟⃟ˢᵏ
kan baru dibilangin
kasychan❀ ⃟⃟ˢᵏ
awas loh.. nanti ada yang mikir aneh²🙏🤭
j_ryuka
bagus
Mentariz
Good girl! Kusuka gayamu 😄
Mentariz
Idih sok beralasan luuu kelaut aja lu sono
Panda%Sya🐼
Habislah kalau di suruh nikah😆
Panda%Sya🐼
Lumrah manusia ini. Setiap kali ada hal darurat, pasti ponselnya lowbet atau gak ada jaringan
Blueberry Solenne
Bener, semua harus ke handle, dan harus mengutamakan pekerjaan utama, semangat ya Arina!
Blueberry Solenne
Ya ampun gemesnya yang lagi kasmaran, cuit cuit... 😁
HOPEN
😢😢
Kim Umai
wajar sih gak mau ketemu
kasychan❀ ⃟⃟ˢᵏ
paling benci sama cowok selingkuh
kasychan❀ ⃟⃟ˢᵏ
bukan kesalahan kamu Arina jangan merasa bersalah
kasychan❀ ⃟⃟ˢᵏ
waalaikumsalam
j_ryuka
kamu gak salah, tapi waktu yang membuatnya ini harus terjadi
Tulisan_nic
Aduh, tapi ya gimana ya. Sebagai posisi korban aku rasa juga wajar kalau begitu
Tulisan_nic
banyak juga kornanya
Tulisan_nic: korban🥲
total 1 replies
Panda%Sya🐼
Yang sabar Rin/Sob/
Panda%Sya🐼
Hmm selingkuh lagi ini/Sob/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!