NovelToon NovelToon
Pianis Di Tengah Hujan

Pianis Di Tengah Hujan

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Identitas Tersembunyi / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cintapertama / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Anonimity

Kasta yang berbeda mengharuskan mereka berdua berpisah. Meski kenyataan sangat sulit di tentang. Keduanya Hidup dalam senyuman palsu. Yessica hanya anak dari seorang penjahit, sedangkan Ara adalah seorang pangeran kerajaan. Takdir memang sangat kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Anonimity, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 9 : Shinkirou Dan Ame No pianis

*Hatiku yang resah gelisah sambil bergetar*~

Perlahan hilang dari hadapanmu~

Cinta, maafkan aku Cinta, maafkan aku~

Pagi di peron kereta~

Bagaikan kertas putih yang tidak Bertuliskan apa pun~

Tanpa ucap selamat tinggal~

Kereta pertama ke kota yang Tak aku kenal~

Karena aku menyukaimu~

Aku telah membuang semua dan mulai pergi~

Khayalan yang terbayang-bayang pada jendela~

Waktu yang telah berlalu ilusi~

Untungnya aku bisa melihat mimpi~

Tidak Ada satu kata yang terucap Untuk menggambarkan apa yang di dengar oleh semua orang di ruangan itu. Bagi orang lain, lagu tersebut Hanya merupakan sebuah alunan yang sangat indah. Tapi berbeda dengan Ara yang terpaku sejak tadi. Makna terdalam lagu yang di bawakan oleh Tamara, seolah olah tertuju padanya.

Khayalan yang terbayang-bayang di langit ini~

Awan hujan seperti 'kan menangis~

Oh kejamnya sang cinta~

Oh kejamnya sang cinta~

Jika bercerita padamu~

Dengan pandangan mata yang sedih~

Pastinya kau hentikan~

Satu keputusan bodoh Kumohon engkau janganlah lagi Mencari diriku~

Sekarang pun ku masih suka, tetap suka Ku kan menghilang 'tuk selamanya~

Meskipun air mata mengalir tanpa henti~

Kenangan itu merupakan harta~

Senang kita berdua~

pernah bertemu~

Meskipun air mata mengalir tanpa henti~

Tidak bisa menghapus rasa cinta Cinta~

maafkan aku Cinta maafkan aku~

Mata semua orang melebar, di sekitar Tamara, Tiba tiba muncul sinar Putih transparan yang melingkupi seluruh ruangan. Cahaya Bulan Berpola Unik terukir dengan Jelas di Dahinya. Raja Gracio dan Yang lainnya terpaku dengan jelas. Terkecuali dengan Raja Jinan. Dia begitu tenang menikmati Alunan Lagu yang di bawakan.

"Itu...Tidak salah lagi, Jangan jangan..."

"Ya benar...." Frizly menoleh pada Jinan.

"Kakak, Jadi kekuatan itu sudah bangun?"

"Ya..Dan Malam ini adalah kesempurnaan.."

Khayalan yang terbayang-bayang pada jendela~

Waktu yang telah berlalu ilusi~

Untungnya aku bisa melihat mimpi~

"Gadis itu...tidak salah lagi.." Raja Gracio berkeringat dingin. Dia tidak menyangka akan melihat sebuah keajaiban malam ini. Begitu juga dengan kedua pengantin terutama Ara yang tidak berkutik. Dia terbayang dengan Yessica yang begitu mirip dengan Tamara.

Khayalan yang terbayang-bayang di langit ini~

Awan hujan seperti 'kan menangis~

Oh kejamnya sang cinta~

Oh kejamnya sang cinta~

Terpisah sangat jauh~

Dentingan pianis terakhir berbunyi. Yang berarti lagu yang di bawakan oleh Tamara telah selesai.

Detik saat lagu berhenti, Raja Gracio dan semua orang yang Ada di ruangan itu bersujud Hormat. Tamara yang tidak lain adalah Yessica, Tidak mengerti dengan keadaan Yang terjadi.

"A-apa yang kalian lakukan?" Tanyanya.

"Sebuah Keajaiban bertemu dengan anda, Putri Bulan. Berikanlah Berkah bagi tanah kami. Terima kasih sudah datang di pernikahan Putra saya.." Ucap Gracio.

"Puji Dewi Bulan!"

"Puji Dewi Bulan!"

"Puji Dewi Bulan!"

Yessica menoleh pada Ayahnya, Raja Jinan mengangguk, Yang berarti sudah saatnya Yessica menampakan identitasnya.

"Berdirilah...." Seruan Yessica di dengar oleh semua orang. Semuanya kembali berdiri dan kembali ke tempat semula.

"Tidak perlu terlalu Hormat. Dewi Bulan Hanya sebuah Julukan. Pada dasarnya aku sama saja seperti kalian..." Ucap Yessica. Meski sekarang dia sudah resmi menjadi Gadis putri Bulan, dengan Tubuh Bulan suci yang terbangun, Yessica masih tetap rendah diri seperti sifat awalnya.

"Mohon Ampun Putri...Bisakah Anda mengatakan dari mana anda berasal. Tidak mungkin Anda Berasal dari kerajaan kecil kami.." Ucap Raja Gracio.

Yessica kembali menoleh pada Ayahnya, Raja Jinan beranjak dari duduknya dan menghampiri Yessica. Tindakan raja Jinan tentu menjadi tanda tanya Bagi semua orang terkecuali Tiga penguasa tanah Utama.

"Dia adalah Putri saya, Yessica Tamara Ecclestone. Putri pertama Tanah Kagami" bagai petir yang menyambar bagi Ara. Orang yang sudah dia kecewakan Adalah Putri Bulan yang di puja semua orang. Begitu juga dengan Raja Gracio, Jika apa yang di katakan oleh raja Jinan itu benar.

Tamara melepas Cadar yang di pakainya. dan terlihatlah, wajah Ayu Dari seorang Yessica Tamara Ecclestone Yang mampu menyihir siapa saja yang melihatnya. Ara? Masih tidak bisa bergerak dalam Keterkejutannya. Bagaimana mungkin, mantan kekasihnya Adalah Putri Kerajaan Kagami. Bahkan Gracio tidak bergerak, Orang Yang dia kira Hanya Gadis desa Biasa, ternyata seorang Putri dari kerajaan besar. Dan Bahkan statusnya lebih tinggi darinya.

"Ye-yessica..." Gumam Ara. Putri Mira yang mendengar itu menoleh Pada Ara yang sudah sah menjadi suaminya.

"Jadi dia orangnya.. Aku pikir dia hanya Gadis desa dungu. Sulit di percaya bahwa statusnya lebih tinggi dariku." Ucap Mira dengan sinis.

"Ara..ingat perjanjian kita. Kedua kerajaan Kita sudah terjalin melalui pernikahan ini. Jika kamu macam macam, Kamu hanya akan mencoreng nama baik kerajaan Felip." Mira benar, Tidak ada yang bisa dia lakukan sekarang. Semuanya sudah terlambat. tidak mungkin untuknya meminta Yessica Untuk kembali.

Yessica maju kehadapan Raja dan ratu, Juga kehadapan Ara dan Mira. "Salam yang mulia...Nama saya Yessica Tamara Ecclestone. Putri pertama kerajaan Kagami. Yang mulia awalnya mungkin menganggap saya sebagai Gadis biasa. Malam ini saya mengucapkan selamat atas pernikahan pangeran Ara dan Putri Mira. Saya Harap Kedua kerajaan yang menjalin hubungan melalui pernikahan ini, Dapat Hidup bersama selamanya." Nada Bicara Yessica terdengar berbeda. Ara merasa Tidak Ada kehangatan dari ucapan itu. Namun sebaliknya, Begitu dingin bagai angin malam.

"Anda terlalu sungkan Putri... Sebuah kehormatan besar Bagi kedua kerajaan atas kedatangan Anda malam Ini." Ucap Oniel, Raja Orbion. Ayah putri Mira.

"Benar sekali putri..Terima kasih sudah memberikan berkat bagi Pernikahan putri kami." Ucap Ariela, Ibu Mira.

"Ijinkan saya Untuk membawakan sebuah lagu yang saya Ciptakan untuk Pangeran Ara dan Putri Mira."

Raja Jinan Yang sudah duduk kembali, merasa ada keganjalan Dari ucapan Yessica barusan.

"Jinan, kau merasakannya?" Tanya Ratu Shanju, penguasa tanah Glory.

"Ya..Aku menduga itu adalah Sisi Gelap yang Bangkit bersamaan dengan Tubuh sucinya." Ucap Jinan.

"Apa Kita perlu melakukan tindakan?" Tanya Ratu Sinka. Penguasa tanah Vallerian.

"Kita lihat dulu situasinya, Jika Yessica masih Bisa mengendalikannya, Tidak perlu melakukan tindakan." Ucap Frizly.

Yessica kembali memainkan Harmoni indah lainnya.

Sekarang sang pianis hujan~

Sedang melantunkan asmara~

Di tengah kota pun Dia mainkan melodi yang sedih~

Jemari tetesan air~

Menekan window di keyboard-nya~

Concerto yang hanya untukku~

Dengan kata-kata lembut, Diputuska Sayonara~

Terlalu tiba-tiba~

Di pinggiran sofa, aku Hanya duduk dan terdiam, Menggigit kuku jemariku~

Ku yakin akan ada yang lebih baik untukmu Tatapanmu s'perti melihat anak kecil Terulang kembali takdir masa depanku Yang selalu membuatku takut~

Sekarang sang pianis hujan Mulai bermain dengan pelan Pernah aku dengar Lagu perpisahan dari Shofan~

Air mata deras mengalir Sambil mengusap pipi ini Di dalam dadaku BGM~

Saat kau memunggungiku Dan mulai bersikap dingin Itu tanda menyerah~

Jiwa Ara seperti terserang Oleh lagu Yang di mainkan Yessica. Tanpa Sadar Ara memasuki alam bawah sadarnya. Gelap, Tidak terlihat apapun. Ara menoleh ke Sana sini, tidak ada apapun yang terlihat. Berteriak tidak ada Gunanya sama sekali. Siluet Putih mulai terbentuk di hadapan Ara dan Menjadi seorang Gadis Yang dia kenal.

"Yessica..." Ara mencoba menggapainya, Namun siluet Yessica seperti transparan tidak bisa di sentuh.

"Kenapa...kenapa Ara...kenapa kamu meninggalkanku." Siluet Yessica yang tadinya Putih berubah menjadi merah. Siluet itu merangkak mencoba menggapai Ara. Ara yang terkejut jatuh terduduk dan mencoba berlari.

"Ara..kenapa..KENAPA!!!!"

teriakan kencang siluet Yessica Membuat Ara kembali kedunia nyata. Mira yang melihat Ara bertingkah aneh segera berucap..

"Apa ada yang salah, kenapa kamu terlihat ketakutan?" Tanya Mira.

"Tidak..Tidak papah, Aku baik baik saja."

Dirimu yang t'lah dewasa Selalu dengan senyuman Hanya meyakinkanku saja~

Walaupun kau bilang bahwa dirimu lah yang salah Cinta seharusnya antara kita berdua Harus bagaimana di saat s'perti ini? Pada pengalaman yang pertama~

Sekarang sang pianis hujan Sedang melantunkan asmara Di tengah kota pun Dia mainkan melodi yang sedih~

Jemari tetesan Air~

Menekan window di keyboard-nya Concerto yang hanya untukku~

Sekarang sang pianis hujan Mulai bermain dengan pelan Pernah aku dengar Lagu perpisahan dari Shofa ~

Air mata deras mengalir Sambil mengusap pipi ini Di dalam dadaku BGM~

Mainkanlah lagu yang lain~

"Selamat datang di permainan neraka yang kuciptakan. Zahran Nur Khairi"

1
wah..keempatnya sudah berkumpul yeyyyy
Atha Diyuta
next
wahh...bahagianya bisa berkumpul lagi dengan keluarga yg lengkap..
masalah datang bertubi2, itulah kehidupan
menarik..semakin seru...👍👍👍👍
marrydiana
hmmm gantung😌
Miss Anonimity: Sehari satu chapter kak
total 1 replies
bunda mampir pakai akun ini😁😁
semangat yaa
Remiliya
semangat thor/Good/
marrydiana
seru banget, semangat updatenya thor😄
feedback di karya aku juga ya😆
ceritanya bagus..👍👍
wah...kebenaan akan terkuak yaaa...
👍👍👍👍👍
bagus ceritanya.
imlvrc_y.•'より'•.K
sugee!!... the best banget cerita mu kak

buat author↓↓
ganbatte kudasaii
Miss Anonimity: makasih kak ☺️☺️
total 1 replies
marrydiana
🌹 buat author biar makin semangat, feedback ya thor😆
Atha Diyuta
puisinya bagus,next ka smngt
sedih /Sob//Sob//Sob/...di jaman sekarangpun masih ada koq yg seperti itu
Atha Diyuta
next
marrydiana
ihh lucu banget shanju ketahuan bohong😅
Anonymous
Semangat kakak, mampir yuk ke cerita ku. Hehehe
marrydiana
🌹untuk author biar makin semangat!!
Miss Anonimity: makasih banyak kakak ☺️☺️☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!