NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Lelaki Sederhana

Mengejar Cinta Lelaki Sederhana

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen Angst / Tamat
Popularitas:18.4k
Nilai: 5
Nama Author: Three Ono

Tentang Aurellia Dee Mahardika, seorang gadis cantik dengan seribu tingkah manjanya mengejar cinta seorang Farel Aditama, seorang karyawan biasa.
Dalam hubungan mereka tentu saja ini bukan hal yang mudah, terlebih Alex yang ditugaskan orang tua Aurel selalu saja menghalangi gadis itu agar menjauh dari Farel.

Farel yang terkenal akan sifat acuh tak acuhnya tentu saja membuat Aurel kewalahan untuk mendekatkan dirinya kepada pria pujaannya. Lalu bagaimana gadis itu mengejar cinta Farel?
Hingga pada suatu hari, rahasia demi rahasia Aurel terbongkar yang harus membuatnya pergi.

Lalu apakah Aurel akan kembali demi Farel? Apa yang akan dilakukan Farel, ketika Aurel pergi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Three Ono, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Angkutan Umum

Aurel sedang menunggu Alex di depan kampus. Karena, Aurel sudah selesai terlebih dahulu. Gedung mereka cukup jauh, dengan Aurel jurusan Tata Busana dan Alex mengambil jurusan Hubungan Internasional.

Beberapa kali Aurel melihat jam di pergelangan tangannya. Raut wajahnya masam karena Alex tidak keluar juga.

 

Karena bosan, Aurel pergi untuk mencari makanan. Dan akhirnya, ia menemukan orang yang sedang berjualan bubur. Dengan senang hati ia membeli bubur itu, mengingat bubur adalah makanan kesukaannya karena memiliki tekstur yang lembut.

"Bu, Aurel mau beli buburnya 1, ya." pesan Aurel, ia duduk di kursi yang telah disediakan.

Tidak lama, pesanannya datang. Aurel memakan buburnya dengan lahap, hingga buburnya habis dengan cepat.

"Bu, Aurel minta bubur dua lagi ya dibungkus." ucap Aurel karena ketagihan akan rasa bubur itu.

Ini sangat enak. Alex harus mencoba bubur ini. Jika tidak mau, maka Aurel akan mengancamnya. Setelah mendapatkan pesanannya dan membayarnya, Aurel kembali ke tempat ia menunggu Alex.

Saat di perjalanan, tidak sengaja Aurel bertemu dengan Farel. Tanpa mengucapkan apa pun, Farel segera pergi menjauh dari Aurel.

Aurel diam di tempatnya, matanya terus melihat kearah Farel yang menjauh dari dirinya. Aurel terus melihat apa yang Farel lakukan dari jauh.

Mulai dari Farel berhenti dipinggir jalan. Tidak tahu menunggu apa, yang pasti itu membuat Aurel bingung. Kenapa tidak berhenti di tempat yang tidak panas? Kenapa harus menunggu di pinggir jalan dengan cuaca yang sangat panas ini?

Aurel melihat sebuah angkutan umum berhenti di depan Farel, saat angkutan itu berhenti Farel langsung menaikinya.

Banyak orang ada di dalam angkutan itu, hingga membuat Aurel tertarik dan ingin mencoba untuk menaikinya juga. Aurel mengira jika ia menaiki angkutan umum itu pasti seru, karena di dalamnya banyak orang yang bisa dijadikan teman.

Aurel nanti akan memintanya kepada Alex!

Aurel terlalu lama melihat dan memikirkan hal itu, sehingga ia terhanyut dalam pikirannya. Alex yang sudah berada mengernyitkan keningnya bingung. Kenapa Aurel tidak melihat ke arahnya? Apa Aurel tidak menyadari keadaan dirinya? Gadis itu sedang melamun? Alex menjadi ingin memiliki kemampuan untuk membaca pikiran, agar ia tahu apa yang sedang gadis di sampingnya pikirkan hingga ia melamun.

“Aurel,” panggil Alex. 

Namun Aurel tidak bergeming, Aurel tetap diam memandang lurus ke arah depan. Beberapa kali Alex memanggil Aurel, tetapi gadis itu tetap saja tidak menjawab.

Alex menepuk bahu Aurel, seketika Aurel terlonjak kaget. Ia menoleh ke sampingnya.

“Alex!” ucapnya dengan marah. 

Aurel terkejut ketika ada yang menepuk bahunya. Kenapa Alex senang sekali membuat dirinya terkejut. Sangat menyebalkan!

“Kenapa?” tanya Alex membuat Aurel menggeram kesal.

“Seharusnya aku yang bertanya, kenapa kamu senang sekali membuatku terkejut?” tanya balik Aurel dengan berkacak pinggang menatap Alex yang lebih tinggi dari dirinya.

“Tidak, aku tidak berniat membuatmu terkejut. Aku sudah memanggilmu beberapa kali, tetapi kamu tidak menjawab. Kamu hanya diam dan menatap ke depan,” jawab Alex menjelaskan.

“Apa yang sedang kamu pikirkan?”

“Banyak. Aku senang memikirkan banyak makanan, akan lebih senang lagi jika kamu membelikanku makanan seperti coklat yang banyak.” Jawab Aurel dengan cengirannya.

Alex menyentil pelan dahi gadis itu. Ia bertanya dengan serius, tetapi Aurel justru menjawabnya dengan bercanda. Alex sudah tahu akan sifat menyebalkan gadis ini pun tidak heran lagi.

“Ingat, kamu tidak boleh banyak memakan coklat atau akan aku laporkan pada Om Mario.” ancam Alex.

Aurel cemberut dengan perasaan kesal. Alex selalu mengancamnya dengan membawa nama papanya. Karena jika itu perintah dari Mario, Aurel tidak berani menolak atau menjawabnya.

“Ayo kita pulang!” ajak Alex menggandeng tangan mungil Aurel. Tetapi, Aurel menarik tangan Alex.

“Kenapa?” tanya Alex. Apakah ada sesuatu yang Aurel lupakan? Atau Aurel sedang menginginkan sesuatu?

Aurel seperti ragu ingin mengucapkan ini kepada Alex, ia tidak yakin Alex akan mau menuruti keinginannya yang mungkin diluar pikiran Alex. Tetapi, apa salahnya mencoba dulu? Siapa tahu Alex akan mengizinkan dan mau.

“Aku ingin meminta sesuatu, boleh?” tanya Aurel dengan suara pelan, matanya menatap mata Alex dengan lekat.

Alex menganggukkan kepalanya. Kenapa harus meminta izin? Jika Aurel ingin sesuatu ia bisa memberikannya dengan mudah jika Alex bisa. Bahkan raut wajah Aurel dan suara pelan Aurel menggambarkan bahwa Aurel ragu untuk meminta sesuatu kepada dirinya.

“Aku ingin menaiki itu,” ucap Aurel menunjuk angkutan umum yang sedang berhenti di pinggir jalan.

Alex mengikuti pandangan dan tunjukan jari Aurel. di sana terdapat angkutan umum yang sedang berhenti dengan banyak orang yang ada di dalamnya. Apa Aurel meminta dirinya agar mereka menaiki itu? Apakah Aurel tidak salah?

Alex menatap Aurel seolah meminta penjelasan. Aurel menghembuskan nafasnya.

“Aku ingin mencoba menaiki itu, Alex. Ayo kita pulang dengan naik itu!” rengek Aurel menggoyangkan lengan kekar Alex. 

Alex menggelengkan kepalanya. Selama apapun dan dengan cara apapun Aurel membujuknya, Alex tetap tidak akan mengizinkannya. Aurel baru saja sembuh dan mereka tidak pernah menaiki angkutan itu. Pasti akan banyak debu dan keringat, melihat banyak orang yang menaiki angkutan itu hingga penuh. Tentu saja ini berbahaya untuk kesehatan Aurel.

“Tidak boleh, di sana tidak sehat untuk dirimu yang baru saja sembuh. Lebih baik kita pulang dengan menaiki mobilku dan aku yang menyetir, ayo kita pergi ke tempat mobilku berada.” ajak Alex menarik tangan Aurel, tetapi Aurel tetap saja menahan.

“Ayolah, Alex. Sekali saja, aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya menaiki angkutan itu,” rayu Aurel dengan wajah yang sangat lucu.

“Sekali tidak tetap tidak!” tolak Alex dengan mentah-mentah.

“Atau aku akan memberitahu pada Om Mario?”

Saat Aurel ingin membalas ucapannya, dengan cepat Alex melanjutkan ucapannya yang membuat Aurel terdiam dan tidak berani lagi membalas untuk membujuknya menaiki angkutan itu.

Melihat Aurel tidak memintanya lagi, Alex menarik tangan Aurel untuk menuju mobilnya. Aurel mengikuti langkah Alex dengan pasrah. Ia tidak bisa membujuk Alex lagi, ia akan memintanya lain kali.

Di mobil Aurel hanya diam. Alex menoleh kepada Aurel yang sedang diam menatap ke depan, ia menghela nafasnya. Ia mengambil sesuatu dari kantongnya dan menyerahkan kepada Aurel.

“Sudah, tidak usah marah. Lebih baik kamu makan coklat,” ucap Alex, dengan senang Aurel menerimanya. Sudah beberapa hari ia tidak memakan coklat.

“Mau coklatnya lagi!” pinta Aurel ketika coklat di tangannya sudah habis.

“Tidak ada coklat lagi, aku akan memberimu lagi minggu depan.”

Jawaban Alex tentu saja membuat Aurel kesal. Tetapi tidak apa-apa, Aurel akan menunggu minggu depan untuk meminta banyak coklat kepada Alex.

1
Dul...😇
kreatif tapi tidak ada yang bagus ya 🤔
CutieBun
Go author! go author go! Biar author semangat, aku kasih ini :* saranghae
Kekasih Dropper
aaa d tunggu eps selanjutnya *baru kali ini ninggalin jejak hhwhw:› semangat ya author
thesunriseshack
Author.. semoga meskipun author sedang sibuk-sibuknya.. author tetep bisa nulis bab lanjutannya ya! (Yuk aminkan paling serius)
Mulya Damanik
Yuk lanjut yuk Thor!! Aku susah nelen air putih nih kalau belum ada kelanjutannya :(
SnuggleKitty
Thor chakep, kalau saya bilang lanjuut, lanjuuuut~ hahah
zuluandzephyr
Semangat ya, thor! Jangan lupa ambil komen yg positif dan membangun, ya
booksand peonies
lanjut tor..jngn tellu lama up nya..novelnya bagus👌
Intan Haryanti
Aku terhibur baca ceritanya kak, monggo dilanjuuut~
Winda Utami
Kiss jauh buat othor karena udah buat karya sekeren ini!
SnowySecret
mantap betul ni novel.. kapan up lg thor... thor klo bisa tiap chapter di kasih judul thor biar kita bisa lebih mudah memahami tentang crita di tiap chapter
sharing_genes
Terhura banget Thor! Ini karya yang bikin aku enggak mau move!
SoftMambo
Thor udah ga tahan nih pengen baca bab baru hihi
alchemyworks
Ayok thor mana nih kelanjutannya?
junemoment
Yailah kok udah sampe bab paling akhir aja.. semangat update thor!
with_mercii
Thor, aku bacanya sampe qerja lembur bagai quda. Pasti author ngetiknya juga ya sampe belum emam! Aku semangatin deh!! Semangat!
Diambil Oleh Anggur
Seru Thor!! Lanjut ya ya! Plis Thor!
SugaryHeaven
wahhh..bagus banget ceritanya,q suka banget.....cepat lanjutin ceritanya yha mbm.q tunggu kelanjutan ceritanya,seru banget.....
SugarGenius
Yes akhirnya upp!!,seneng bangett
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Ah, lanjutannya gimana nih? Aku udah kepo pake banget huhu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!