NovelToon NovelToon
Menikah Karena Balas Dendam

Menikah Karena Balas Dendam

Status: tamat
Genre:Patahhati / Balas Dendam / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: aulia rysa

Aku di jadikan alat balas dendam oleh suamiku.
Satu tahun menikah tak ada kelembutan dan tanggung jawab suami yang kudapatkan melainkan kehadiran ku hanya di anggap patung tak ternilai.

"Kau hanyalah boneka tidak lebih dari apapun yang berharga di dunia. Kesengsaraan hidup mu kebahagiaan terbesar bagiku," ucap Rizal penuh penekanan menatap benci wulan yang seketika melemas mendengar pengakuan pria tersebut.

"Apa salah ku hingga kau tega melakukan ini? kenapa tidak kau bunuh saja aku biar kau puas, kenapa harus seperti ini? kau bukanlah manusia, kau iblis berwujud manusia!" Teriak Wulan menggebu-gebu muak dengan tingkah rizal.

"Hahaha.... hahaha ... kau benar saya iblis berwujud manusia. Dan semua itu karena kakak mu!" jawab Rizal tertawa dan seketika langsung berubah dingin dengan tatapan pembunuh.

Sanggup kah aku menjalani pernikahan ini? atau mundur agar tak tersakiti lebih dalam?

Yuk baca kisah ku🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulia rysa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10: Satu Permintaan

🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻

🌹✨💞✨🌹

Tok... tok... tok...

"Kakak, kakak ipar ..." panggil Risma dari luar pintu.

Cekrek...

Pintu terbuka, dan wulan hanya menatap risma adik rizal dengan menaikkan alis.

Tak ada kata yang di ucapkan keluar dari mulut wulan.

Wanita itu benar-benar datar tak ada sedikit senyuman yang di perlihatkan.

Dan risma menyukai sikap kakak iparnya ini, rizal dari dulu selalu bertindak sesuka hati dan selalu mementingkan ego dari apapun.

Sekarang dengan adanya wulan di hidup rizal, dia yakin rizal akan berubah.

"Kakak ipar ku ini begitu datar dan cutek, tapi aku menyukai," batin Risma.

Wulan melihat adik iparnya senyum tidak jelas menggeleng kepala, dan berbalik masuk begitu saja.

Risma tersenyum dan mengikuti langkah kakak iparnya itu.

"Make-up apa yang kakak ipar pakai? kenapa terlihat cantik natural seperti tak mengenakan apapun?" tanya Risma duduk di ujung kasur menatap Wulan.

"Apa dia kemari ingin mengatakan ini?" batin Wulan bingung.

"Saya tidak menggunakan apapun." jawab wulan singkat.

"Ayolah kakak ipar jangan se ketus ini sama adik ipar mu," ucap Risma menatap wulan yang malas tau dengan keberadaan nya.

"Hmmm," wulan hanya menjawab dengan deheman.

"Bagaimana kakak bisa menikah dengan kakak ipar? apa kakak menjebaknya? tidak mungkin wanita seperti kakak ipar ini mudah lulu dengan rayuan pria. Ada yang tidak beres kayak nya," batin Risma bertanya-tanya.

"Kakak serius tidak menggunakan make-up?" tanya Risma kurang percaya.

"Ya, untuk apa saya membohongi mu." jawab wulan malas.

"Wah, kakak beruntung memiliki istri secantik kakak ipar, mau di make-up atau tidak aura kecantikan kakak ipar selalu terpancar," puji Risma kagum dan menginginkan kecantikan yang sama pada wajah nya.

"Mana ada beruntung, yang ada sial baru benar," gumam kecil Wulan.

"Kakak ipar bicara apa? risma gak dengar." tanya Risma hanya mendengar samar-samar ucapan wulan.

"Tidak ada," bohong Wulan.

"Hmmm, ya sudah jika begitu. Risma kesini hanya ingin menjalankan tugas mama memanggil kakak dan kakak ipar untuk sarapan," ujar Risma mengatasi tujuan nya datang.

"Ya sudah kita kebawah sekarang," sahut Wulan bangkit dari sofa.

"Tapi.... "

"Kenapa? mas rizal? dia akan menyusul nanti," ucap cepat Wulan tau apa yang di pikirkan risma.

Risma menjadi lebih bingung dengan sikap kakak iparnya ini.

"Mungkin ini hanya perasaan ku saja ya?" batin Risma.

"Mantu mama sudah datang, ayo duduk sayang pasti kamu sangat lelah karena semalam rizal begitu ganas, meski sudah berkata tidak anak mama itu tetap saja melakukan, mama kadang berpikir sekarang rizal tak lagi konsisten dengan omongan nya. Dulu jika rizal sudah berkata A dia akan melakukan itu tak pernah berubah. Tapi semenjak hadirnya mantu cantik mama ini rizal berubah dan mama sedikit senang untuk perubahan nya," ungkap Mama alma jujur bahagia.

"Benar tuh ma, Risma setuju kakak ipar memiliki aura berbeda dari perempuan di luar sana. Bahkan meski sudah iparan kakak ipar masih saja jutek sama risma, bukannya itu tak adil?" aduh Risma.

"Hentikan obrolan ini, dan kau ikut saya," ucap Papa yusuf menatap tajam wulan.

"Saya Pa?" tanya Wulan.

"Ya, kau pikir siapa?" jawab sinis Papa yusuf pergi begitu saja.

Sedangkan yang lain sudah khawatir dengan wulan, mereka yakin ini bukan lah pertanda baik.

Wulan berjalan mengikuti papa yusuf dengan perasaan hati tak menentu.

Sikap papa yusuf sama dengan rizal hingga membuat nya begitu takut saat di ajak berbicara berdua.

Setiba di tempat dia mengikuti papa yusuf, ternyata wanita itu di bawa ke ruang kerja nya.

Jujur saat ini jantung wulan sudah berdebar tak karuan tak bisa terkontrol.

"Ayah, bunda, wulan takut." ingatan masa lalu nya sekilas terlintas di benak nya, rasa takut yang sama besar nya saat itu kembali di rasakan.

Di tempat gelap tak bercahaya keluarga nya di bunuh, menyisakan nya seorang diri. Perusahaan keluarga nya pun ikut hancur dengan pergi nya mereka.

Wulan tak mengenali wajah nya, tapi ada satu petunjuk yang di kenali dan itu membekas begitu dalam yang tidak bisa dia lupakan hingga kapan pun.

"Saya belum melakukan apapun padamu, tidak perlu takut. Saya hanya ingin mengatakan sesuatu padamu," papa yusuf buka suara menatap wajah takut gemetar wulan saat ini.

"Apa?" tanya Wulan.

"Ceraikan rizal, saya tidak ingin putra saya hidup dengan wanita murahan seperti mu, asal-usul mu saja tidak jelas. Dan mungkin nasib mu sedikit bagus hingga masih ada keluarga yang baik mengadopsi mu jika tidak kau pasti akan tatap menjadi wanita malam yang melayani pria di luar sana, bukan?" hina Papa yusuf.

"Kenapa tidak papa katakan pada mas rizal? kenapa pada saya?" tanya Wulan berusaha untuk tegar meski ucapan papa yusuf begitu tajam menyakiti hati nya.

"Kau tanya kenapa? semua itu karena anak saya sangat mencintai kau! Saya harap kau sedikit memiliki perasaan, jangan mementingkan ego mu dan akan saya kasih waktu enam bulan dari sekarang," ujar Papa yusuf.

"Enam bulan?"

"Ya, enam bulan. Apa terlalu lama? atau ingin lebih cepat lagi?"

"Tidak."

"Tidak apa nya? kau setuju atau tidak?" tanya Papa yusuf menatap wulan yang sedang berpikir.

"Saya tidak bisa berjanji apapun untuk setuju atau tidak, jika Papa menginginkan perpisahan kami katakan saja pada mas rizal bukan pada saya," jawab Wulan.

"Baiklah jika kau mau nya seperti itu, jangan sesali apa yang sudah kau putus kan, waktu enam bulan mu akan berlaku dan di mulai dari sekarang."

"Keluar lah," usir Papa yusuf.

Wulan pun segera keluar. Masalah menjadi rumit karena drama rizal semalam, jika saja rizal tidak memulai Papa yusuf tidak akan sebenci ini pada nya.

Wanita itu bingung harus melakukan apa, dia sebenarnya ingin membuktikan pada Papa mertua nya jika dia bukan wanita murahan seperti apa yang di pikirkan nya.

Hingga sekarang dia masih bisa menjaga diri, kesucian memang sudah di ambil, tapi itu di ambil paksa oleh pria tua dan itu adalah rizal suaminya sendiri.

Selain itu tak ada seorang pun lagi yang menyentuh nya.

"Kenapa keluarga ini selalu menghakimi orang tanpa mencari tau kebenarannya, mereka pikir mereka siapa bisa seenaknya," batin Wulan muak.

Wanita itu bertekad untuk mencari bukti mematikan tuduh pikiran kotor Papa mertua nya terhadapnya.

Diam tak menjawab tuduhan bukan berarti bersalah, diam seseorang yang benar punya alasan tersendiri.

Seseorang akan menjawab jika keadaan benar-benar mendesak hingga tak memiliki pilihan lain selain membungkam mereka yang sombong.

Sama hal nya dengan wulan sekarang membiarkan, sambil menunggu kebenaran terungkap.

"Bersabarlah wulan ini mungkin awal penderitaan yang di berikan pria tua itu padamu. Tapi ini juga akan menjadi awal persiapan membungkam mulut sombong mereka," batin Wulan dengan senyum kecil mengikuti alur permainan keluarga gila.

...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......

...✨____________ 🌼🌼_______________✨...

1
Ira Priskilla
Kecewa
Ira Priskilla
Buruk
KUSRINI DWI
Kecewa
KUSRINI DWI
Buruk
Sulis Triwinarni
paling bapaknya rizal yg bunuh keluarganya si wulan
Masuli Nainggolan
karakter Wulan dibuat lemah, gandengan tangan dg laki2 lain membuat karakter Wulan kurang menarik
Masuli Nainggolan
Wulan knp ga jaga nama baiknya juga y,sdh punya suami, keluarganya menghina dia pegangan tangan dg laki2 lain
sandi Gelau
tapi kan.. cinta tk blh paksa.. nnti menyakitkan mu Panji.. lbh baik Wulan mendiri dulu..
WA ODE AYU LESTARI
bagus
Fauzi Yulius
Luar biasa
Indri Sukawati
ya ampun, kalo aku jadi Wulan Aku udah kabur ke dunia antah berantah,. biar ga bisa ditemukan😡
Amelia Putri
assalamu'alaikum
yunna
berharap Rizal tau kbnrn nya, semoga Wulan Uda bahagia dgn Panji GK rela balikan dgn rizal
yunna
ngak nyadar dri
yunna
buat Rizal dan Wulan cerai Thor biar Rizal nyesel semoga Wulan dpt jodoh yg lebih baik lg
yunna
gimana mo perjuangan kn Rizal jk KSI pelakor masuk d dlm rumah tangga nya Dy yg KSI kesempatan tuk pelakor
Erlinda
dasar si Wulan goblok ,udah tau dan mempunyai bukti kejahatan papa mertua nya kok malah mendiamkan bukan nya menyerahkan bukti itu pada polisi sekarang baru kau rasakan akibat kebodohan mu ..
Soerya Abdul Soerya
Thankz banyak2 kakk authorrr
Ceritanya bagus dn endingnya bahagia
Tetap semangat kakk authorrr untuk karya2 selanjutnya
Kembang sekebon buat kk otor😍
Soerya Abdul Soerya
Pmn shin adalah ayah Rizal
Soerya Abdul Soerya
Hehehe Rizal Rizal bygooo nye di bagi2 napa🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!