NovelToon NovelToon
Om Dokter Sarang Hae

Om Dokter Sarang Hae

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Dokter / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alarice

Gadis ABG yang di dekati seorang dokter tampan berwajah bule asli Perancis tapi sayangnya dia adalah seorang Casanova.
Sebuah pernikahan yang terjadi karena kondisi yang tidak diinginkan sang gadis, membuatnya frustasi, merasa kehilangan masa depannya. Cintanya dengan laki-laki yang telah mengisi hatinya semenjak pertama bertemu harus kandas sebelum di mulai.
Bagaimana kisah mereka bertiga? Akankah si gadis bahagia dengan pernikahannya, atau ia akan memperjuangkan cintanya kepada laki-laki yang ia cintai semenjak awal???

Nantikan dan simak terus ceritanya di sini sampai tamat yah ...

jangan lupa untuk di share ke teman, di like, juga klik favorit...🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alarice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Minta kepastian

Hari kian berganti dengan bulan. Dan bulanpun kian berganti. Hubungan Pipit dan Damar kian dekat. Bahkan Pipit sekarang juga sudah memutuskan hubungannya dengan kekasih yang satu sekolahan. Ia bertekad akan terus memepet Damar tanpa memberi celah sedikitpun. Apalagi sekarang Pipit seperti mendapatkan lampu hijau dari Damar.

Damar sudah tidak begitu malu-malu ataupun menutupi perasaannya ke Pipit seperti dulu. Tapi Damar masih belum berani memberikan komitmen apa-apa ke Pipit, mengingat statusnya dan status Pipit di keluarga Adiguna. Damar menjadi pesimis jika sudah mengingat hal itu.

Setelah pesta resepsi pernikahan Seno dan Armell beberapa bulan yang lalu, sudah beberapa kali Damar mendatangi kediaman Pipit di kampung, meski hanya sekedar menjalankan perintah dari atasannya. Tapi hal itulah yang membuat hubungannya dengan Pipit semakin dekat.

Bahkan sudah beberapa kali Pipit bertanya tentang hubungan yang mereka jalani itu seperti apa sebenarnya.

Flash back on

" Bang, sebenarnya perasaan Abang ke Pipit teh gimana? " tanya Pipit saat Damar datang ke kampung Pipit yang terakhir kali. Sebelum hari itu, sebenarnya Pipit sudah beberapa kali menyinggung hal ini ke Damar lewat chat, tapi Damar selalu berkilah.

" Kan Abang udah sering bilang ke Pipit, kalau Abang sayang sama Pipit. " jawab Damar yang sekarang sudah lebih bisa bicara informal ke Pipit.

" Arti sayang kan banyak bang. Sayang Abang ke Pipit masuk kategori yang mana? Jangan bilang, sayang Abang ke Pipit itu masuk kategori sayang seorang kakak ke adiknya. Karena jika Abang jawab kayak gitu, Pipit bakalan nangis kejer sekarang juga. " cecar Pipit.

Damar tersenyum sambil menunduk. Jujurly, dia saat ini sedang di landa kebingungan untuk menjawab pertanyaan Pipit.

" Bang....kok diem? Bang, jangan bikin Pipit berharap terus ke abang kayak gini dong. Nggak enak tahu bang, kalau di PHP. Pipit tuh sayang sama Abang. Bukan sayang adik ke kakak tapinya. Pipit sayang sama Abang sebagai perempuan ke lelaki. " ujar Pipit sambil menunduk dan bermain batang kayu kecil yang ada di dekatnya. Saat ini mereka sedang berada di pinggir sawah sambil menikmati pemandangan sore hari.

Damar menghela nafas panjang, " Kalau menurut Pipit, sikap abang ke Pipit gimana selama ini? "

" Mmm....Abang baik sama Pipit. Perhatian. "

" Maksud Abang bukan yang itu. Maksud Abang tu, sikap abang ke Pipit selama ini yang Pipit rasain, itu kayak kakak ke adik, apa kayak laki-laki ke perempuan? " tanya Damar sambil menatap ke arah Pipit yang masih sibuk bermain dengan batang kayu tadi.

" Ya...kalau Abang tanya ke Pipit, ya Pipit jawabnya laki-laki ke perempuan lah. Soalnya, Pipit berharapnya seperti itu. "

" Nah, berarti harapan Pipit nggak salah dong. Karena seperti itulah perasaan Abang ke Pipit. "

" Beneran bang? " tanya Pipit memastikan dengan ekspresi wajah yang berbinar-binar.

Damar mengangguk tipis sambil tersenyum. " Tapi, Abang minta maaf, kalau Abang hanya bisa kasih hati dan pikiran Abang ke Pipit. Abang nggak bisa kasih lebih. Abang nggak bisa kasih komitmen apa-apa ke Pipit. "

" Kok gitu sih bang? Sama juga bo'ong dong. "

" Berkali-kali abang bilang ke Pipit. Pipit itu adik ipar tuan muda Adiguna yang merupakan bos abang. Nggak mungkin abang berani meminta lebih ke beliau. Abang udah di kasih pekerjaan aja, Abang udah sangat bersyukur. Abang nggak berani ngelunjak meminta lebih. "

Wajah cantik Pipit menjadi mendung. Ia terdiam jika Damar sudah membahas masalah ini.

" Pipit mending mikirin sekolah dulu. Bentar lagi ujian kan? Setelah ujian, Pipit harus kuliah kayak nona Armell. Jangan mikirin hal lain yang nggak penting kayak gini. " ujar Damar sambil hendak mengelus rambut panjang Pipit yang sedang menunduk. Tapi ia urungkan, karena ia tidak ingin terlalu terbawa perasaan.

" Pipit jangan sedih kayak gini dong. Abang jadi ngerasa bersalah banget kalau Pipit kayak gini. "

Sambil cemberut, Pipit mengangkat wajahnya dan menatap Damar.

" Tapi habis ini, Abang jangan jauhin Pipit ya? Kita harus tetap dekat. Apalagi, besok Pipit mau kuliah di Jakarta juga. Abang tungguin Pipit sampai Pipit selesai kuliah. Habis itu, kita berjuang bersama untuk mendapatkan restu dari bang Seno. " ujar Pipit sambil terus menatap Damar.

Mendengar omongan Pipit barusan, membuat Damar gemas, dan akhirnya dia mengacak rambut Pipit.

" Insyaallah...Jika memang kita berjodoh, Tuhan pasti kasih jalan buat kita biar bisa sama-sama "

Flash back off

Setelah pergi berbulan madu beberapa bulan yang lalu, Armell mengandung kembali. Dan waktu melahirkannya juga sudah dekat. Sesuai janji ibu sebelumnya kalau beliau akan selalu berada di dekat Armell saat Armell menunggu hari menjelang persalinan.

Pipit yang kebetulan sudah selesai ujian dan tinggal menunggu ijasah di terbitkan, ikut ibunya ke ibukota. Di sana, ia juga ikut memberikan semangat untuk kakaknya.

Tentu saja Pipit juga bahagia karena ia bisa bertemu dengan Damar. Damarpun demikian. Ia sangat bahagia saat sang bos menyuruhnya menjemput Pipit dan ibunya dari kampung.

Dan untuk hubungan Pipit dan Bryan, sama sekali tidak ada perkembangan. Setelah pertemuan mereka yang ketiga saat Bryan berada di kampung Pipit kemarin dulu, mereka tidak berkomunikasi sama sekali. Sampai akhirnya, mereka bertemu lagi untuk yang keempat kalinya saat Pipit hendak ke rumah kakak iparnya. ( Bagi kalian yang kepo sama pertemuan Pipit dan Bryan yang ketiga dan keempat, cus .... langsung ke " My Handsome Police " ...Ada di sana pokoknya )

🧚

🧚

( Nah, untuk pertemuan mereka yang kelima, othor kasih spoiler nya dikit deh di sini ..kalau mau versi lengkapnya, bisa langsung di buka tuh, " My Handsome Police " )

" Lo ngapain di luar sendirian? " tanya Bryan ketika ia hendak masuk ke dalam kamar rawat inap Armell dan mendapati Pipit sedang duduk sendirian di bangku depan kamar Armell. Pipit terlihat sedang termenung.

Pipit yang melihat kakaknya kesakitan seperti itu karena mau melahirkan, dia menjadi ketakutan.

" La Lo...La Lo....Saya nggak ngerti ya bahasa apa itu Lo gue. Gaje! " seru Pipit dengan nada agak tinggi.

" Iya...iya .. sorry...Aku ulang nih, kamu kenapa? Sakit? Pusing? Tangan kamu dingin banget. " ujar Bryan lembut karena ia sadar ia lupa telah menggunakan bahasa Lo gue lagi.

Pipit menggeleng. " Pipit nggak pa-pa kok bang. Pipit sehat. Wal Afiat. " jawab Pipit sambil sesekali menggoyang-goyangkan kedua kakinya.

" Terus kenapa badan kamu dingin. Kamu juga kayak gelisah gitu. Jangan-jangan bener kamu takut lihat kakak kamu mau lahiran. " ujar Bryan.

Pipit mengangguk pelan.

" Kenapa mesti takut? " tanya Bryan sambil mengernyit.

" Ya takut aja bang. Ngebayangin besok Pipit juga kayak gitu. " jawab Pipit.

" Semua perempuan juga pasti bakal mengalami masa itu. Tapi tiap orang beda-beda. " sahut Bryan.

" Ih, Abang kayak yang pernah ngelahirin aja. " gerutu Pipit.

" Ya emang begitu kalau melahirkan. Memang sakit. Kalau orang-orang bilang, sakitnya tiada duanya. Tapi masak iya kamu takut sampai badan kamu dingin gini. Emang kamu besok nggak pengen gitu punya anak? " tanya Bryan.

" Ya pengen lah bang. Tapi takut kalau sakitnya kayak gitu. Emang nggak ada ya caranya biar nggak sakit kalau mau lahiran? " tanya Pipit dengan memandang ke Bryan.

" Ada. Macem-macem. " jawab Bryan.

" Emang kayak apa itu bang caranya? " tanyanya.

" Kalau kamu jadi istriku nanti, pasti aku kasih tuh cara melahirkan yang nggak sakit. " jawab Bryan enteng.

' Sapa juga yang mau jadi istri seorang Casanova om-om kayak gini. Pipit kan udah punya bang Damar yang best of the best. ' gumam Pipit dalam hati.

Ini nih visualnya si om dokter..." Bryan Merryll Ernest "

Bang Damar muncul lagi nih....Tampang bang Damar jika sedang teleponan sama si Pipit... Wajahnya berseri.

Antara mereka berdua, keren dan cakepan yang mana menurut kalian, guys.....

***

bersambung

Update pagi-pagi ah sekali-sekali....😊😊🤭🤭

...Maaf ya kak, kalau di akhir part ini, othor ambil cerita dari My Handsome Police sedikit. Biar bisa nyambung dan nggak kepotong sama part yang selanjutnya......

...Insyaallah, setelah part yang besok, ceritanya udah nggak ada pengulangan dari my Handsome Police sama sekali yah.......

1
M
damar sudah menikah dikampung atas paksaan ibunya
fajar Rokman.
mampir lagi AQ thor..UD lama bnget baca novel ini smpe lupa ap y judulnya eh ketemu juga akhirnya kangen sama dokter bryan
Sari Annissa
love u tooo om dokterrrr🤣🤣🤣
Riska Trisna
hahaha secuil,, sekedik thor
Surtinah Tina
tinggal bang Resky sama Ikke belum nikah...Rio dan indomi
Surtinah Tina
ternyata emang udah ada dedeknya di perut Amel itu..makanya Sena tadi senyum"
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Surtinah Tina
😂😂😂😂😂😂😂😂
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣. ngidam yg ektrim
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣😂. saling berlomba"ya mereka
Surtinah Tina
Kam Ike g keliatan. masih sama Resky apa tidak itu
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣. lucu juga Dion jadi bahan ledekan terus sama tuan Adiguna
Sulaiman Efendy
PASTI SERU NI CERITA ANAK2 MEREKA.
Sulaiman Efendy
WAHH DPT ANAK KEMBAR SEPRTI ANAK DHARA & JULIO...
Sulaiman Efendy
BETUL ITU,, TRUTAMA PEBINOR.. PALING BENCI AKU DGN LAKI2 YG TROBSESI SAMA BINI ORANG...
KARNA BIKIN TRAUMA RMH TANGGAKU YG PERTAMA.😡😡😡😡😡😢😢😢😢😢
Sulaiman Efendy
JDI INCESS JUGA,, JODOHNYA ARVIN
Sulaiman Efendy
MAU DPT CALON DEDEKNYA DANI.....
Sulaiman Efendy
ANACONDA JDI KORBAN REMASAN PIPIT...🤣🤣🤣🤣🤣
Sulaiman Efendy
2X SENO DPT TENDANGN SAKTI SI ARMELL....🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!